Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Penggunaan Antibiotik Infeksi Saluran Pernapasan Atas pada Anak di Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi Tahun 2018 Rasmala Dewi; Deny Sutrisno; Fhatia Medina
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 17 No. 01 Juli 2020
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v17i1.6936

Abstract

Prevalensi penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas) tahun 2018 di Provinsi Jambi sebesar 5,5%. Hal ini berdampak pada meningkatnya kunjungan berobat ke Puskesmas dan penggunaan obat, salah satunya antibiotik. Hasil survey di Puskesmas Olak Kemang, Kota Jambi menunjukkan masih ada ketidakrasionalan dalam penggunaan antibiotik pada penderita ISPA, khususnya pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik demografi, pola, dan kerasionalan penggunaan antibiotik pada anak di Puskesmas Olak Kemang, Kota Jambi Tahun 2018. Sampel dalam penelitian yaitu anak berusia 5-11 tahun, yang didapat dari data register harian dan data sekunder berupa rekam medik dan resep obat. Pengambilan data secara retrospektif, dan data dianalisis dengan kriteria kerasionalan penggunaan obat yang disesuaikan dengan acuan Pharmaceutical Care untuk infeksi saluran pernapasan. Terdapat 70 kasus anak yang didiagnosis ISPA, dengan penggunaan antibiotik terbesar berupa amoksisilin (88,5%). Kerasionalan penggunaan antibiotik, meliputi parameter ketepatan indikasi, ketepatan pasien, ketepatan obat, ketepatan dosis berdasarkan frekuensi pemberian, dan durasi pemberian, masing-masing dengan skor 100; 98,5; 54,2; 48,5; dan 1,4%. Dapat disimpulkan bahwa kerasionalan penggunaan antibiotik pada anak di Puskesmas Olak Kemang, Kota Jambi untuk diagnosis ISPA, dari empat parameter ketepatan hanya ketepatan indikasi yang dinilai sudah rasional.
VIDEO-BASED LEARNING MEDIA DESIGN AS A GUIDE TO USING TENSIOMETER DUNOY Deny Sutrisno; Rahmadevi Rahmadevi; Barmi Hartesi
Jurnal Teladan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Teladan Vol.4 No.1 Mei 2019
Publisher : FKIP Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.993 KB)

Abstract

Program Studi Farmasi STIKES Harapan Ibu Jambi telah memiliki berbagai fasilitas yang diperlukan dalam mendukung proses pembelajaran. Diantaranya adalah laboratorium beserta fasilitas di dalamnya. Oleh karena itu perlu adanya media pembelajaran yang agar penggunaan fasilitas yang ada dapat lebih maksimal lagi. Penggunaan alat laboratorium dengan benar dapat membantu dalam menjaga terawatnya alat tersebut. Oleh karena itu, adanya media pembelajaran yang menerangkan tentang cara penggunaan alat laboratorium merupakan hal yang sangat penting. Maka perlu untuk mendesain media pembelajaran untuk untuk menjadi tutorial penggunaan alat laboratorium. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat media pembelajaran berbasis video sebagai petunjuk penggunaan Tensiometer Dunoy dan mengetahui hasil uji media pembelajaran berbasis video tersebut. Metode pengembangan media pembelajaran melalui 6 tahap kegiatan yakni: (1) menganalisa kebutuhan mahasiswa; (2) merumuskan tujuan perkuliahan; (3) merumuskan butir-butir materi; (4) menyusun instrumen evaluasi; (5) menulis naskah media; (6) melakukan tes/evaluasi. Di samping enam langkah tersebut, tahap validasai ahli sebainya dilakukan terhadap naskah media/ prototipe yang sudah disusun, yaitu sebelum uji coba lapangan. Penelitian ini menghasilkan produk berupa bahan ajar berbentuk video pembelajaran penggunaan Tensiometer Dunoy.
EVALUASI KELENGKAPAN ADMINISTRASI, FARMASETIK DAN KLINIS RESEP DI PUSKESMAS SAROLANGUN TAHUN 2019 Rasmala Dewi; Deny Sutrisno; Ovi Aristantia
Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi Vol 6 No 2 (2021): Pharma Xplore : Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jpx.v6i2.1937

Abstract

Medication error dalam peresepan mengakibatkan kerugian terhadap pasien akibat kesalahan dalam penggunaan obat. Dampak dari kesalahan tersebut sangat beragam mulai dari yang tidak menimbulkan resiko sama sekali hingga bisa menyebabkan kematian bahkan kecacatan. Permasalahan dalam peresepan yang dimaksud seperti kesalahan pemberian obat, duplikasi pengobatan, kesalahan dosis dan tidak adanya nama dokter penulis resep yang termasuk dalam kelengkapan administrasi, farmasetik dan klinis resep. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kelengkapan administrasi, farmasetik, dan klinis resep di Puskesmas Sarolangun Tahun 2019. Metode penelitian yaitu secara observasional yang bersifat deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif, dengan kriteria inklusi semua resep yang ada di puskesmas tersebut pada tahun 2019 dan kriteria ekslusi yaitu resep yang sudah rusak dan tidak bisa terbaca. Hasil penelitian berupa Kelengkapan kategori administrasi berupa aspek nama pasien (100%), aspek umur (98,75%), aspek jenis kelamin (0%), aspek berat badan (0,5%), aspek tinggi badan (0%), aspek nama dokter (71%), aspek SIP dokter (0%), aspek alamat dokter (100%), aspek paraf dokter (57,5%), aspek tanggal resep (79,25%), dan aspek nomor rekam medis (0%). Kategori farmasetik berupa aspek nama obat (100%), aspek bentuk sediaan (93,75%), aspek kekuatan sediaan (93,75%), aspek jumlah obat (93,75%), dan aspek aturan pakai (98%). Kategori klinis berupa aspek tepat dosis yaitu (92,75%), aspek duplikasi (1%), dan aspek interaksi obat (10,75%). Jadi, dapat disimpulkan bahwa kelengkapan resep pada kategori Administrasi, Farmasetik dan Klinis masih belum lengkap sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan No. 74 Tahun 2016.
STUDI PROFIL PENGGUNAAN OBAT, SUPPLEMENT KESEHATAN DAN BAHAN ALAM PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN DANAU TELUK KOTA JAMBI DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 TAHUN 2020 Jelly Permatasari; Deny Sutrisno; Retno Agustia Ningsih
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 3 No. 4 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v3i4.10740

Abstract

Pada awal 2020, seluruh dunia digemparkan dengan adanya kejadian infeksi virus, Virus tersebut bernama Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Di provinsi Jambi terdapat 1.149 kasus yang terkonfirmasi COVID-19. Upaya yang dilakukan untuk menangani Covid-19 yaitumeningkatkan imunitas dengan memanfaatkan bahan alam seperti temulawak, jahe, sambiloto, jambu biji, dan kunyit. Bahan tersebut dapat digunakan dengan cara diolah dengan baik dan benar sehingga bermanfaat untuk meningkatkan respon imun dan daya tahan tubuh. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui profil penggunaan obat, supplement kesehatan dan bahan alam yang digunakan masyarakat di Kecamatan Danau Teluk Kota Jambi dalam menghadapi pandemi covid-19. Metode penelitian ini menggunakan metode survey deskriptif, pengumpulan data menggunakan data yang diperoleh dari lembar wawancara berisi pertanyaan yang dilakukan secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat di Kecamatan Danau Teluk Kota Jambi lebih banyak memanfaatkan bahan alam jahe (26%), kunyit (20%), temulawak (23%), serai (19%), dan jambu biji (12%) dengan jumlah terbanyak 65 orang dibandingkan dengan penggunaan obat paracetamol (41%), OBH (22%), bodrex (17%), komix (12%), sanmol (8%) dengan jumlah 59 orang dan penggunaan supplement vitacimin (43%), imboost (26%), CDR (31%) dengan jumlah 62 orang. Kesimpulan dari 387 responden, masyarakat di Kecamatan Danau Teluk Kota Jambi terbanyak memanfaatkan bahan alam sebanyak 65 orang, di bandingkan penggunaan obat 59 orang dan supplement kesehatan 62 orang.
Pemanfaatan Tanaman Tradisional Sebagai Penunjang Kesehatan di Kelurahan Olak Kemang Kecamatan Danau Teluk Kota Jambi Santi Perawati; Lia Anggresani; Yuni Andriani; Lili Andriani; Barmi Hartesi; Rahmadevi Rahmadevi; Desi Sagita; Deny Sutrisno; Fhatia Medina; Muhammad Randa; Indah Astridawati
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.389 KB) | DOI: 10.30644/jphi.v2i1.371

Abstract

Latar Belakang:Survei dan sosialisasi tentang pemanfaatan tanaman tradisional, penggunaan obat sintetis yang baik dan benar, bahaya kosmetik ilegal dan kanker serviks dilakukan atas dasar menyadarkan kembali kepada masyarakat akan pentingnya pengobatan yang berasal dari alam, bahaya penggunaan kosmetik yang tidak terdaftar serta cara mendeteksi kanker serviks khususnya pada wanita. Penggunaan obat sintetis dipilih jika suatu penyakit tidak dapat diatasi oleh obat-obatan tradisional. Selain itu, perlu diimbau kembali kepada masyarakat khususnya para wanita agar mewaspadai kosmetik ilegal yang masih beredar karena bahaya yang ditimbulkan akan sangat serius di kemudian hari. Adapun pengenalan tentang kanker serviks dimana penyakit ini masih menjadi ancaman yang mematikan bagi kaum wanita dikarenakan sulitnya untuk mendeteksi penyakit ini. Metode:Data survei dikumpulkan melalui pemberian kuesioner ke masing-masing rumah warga.Menindaklanjuti hasil survei, maka diadakan sosialisasi yang disampaikan dengan metode ceramah dan tanya jawab seputar tema yang dibicarakan Hasil: Hasil survei didapatkan bahwa pertama, warga belum banyak mengetahui kegunaan atau cara memanfaatkan tanaman di sekitar rumah mereka untuk tujuan pengobatan. Kedua, warga sebagian besar tidak mengetahui cara membuang obat yang benar, ketiga para wanita atau ibu-ibu di RT.06 masih ada memakai kosmetik yang ternyata mengandung zat berbahaya dan keempat para wanita atau ibu di RT.06 belum mengetahui apa itu kanker serviks dan bagaimana cara mendeteksi penyakit ini. Kesimpulan:setelah diadakannya sosialisasi masyarakat telah mengetahui manfaat tanaman tradisional, informasi seputar penggunaan obat, bahaya kosmetik ilegal, dan cara mendeteksi sejak dini kanker serviks.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Minyak Kelapa di Kabupaten Muaro Jambi deny sutrisno; m habibie; wiwit mujaeni; rizka afrina; melisa melisa; sri wahyuni; siti aniasih; rini dwi lestari; rizliya safitri
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.678 KB) | DOI: 10.30644/jphi.v1i1.186

Abstract

Permasalahan yang dikeluhkan masyarakat Desa Teluk Jambu Kecamatan Taman Rajo Kabupaten Muaro Jambi adalah penyakit kulit yang umumnya banyak terjadi pada orang dewasa. Desa Teluk Jambu memiliki banyak pohon kelapa. Minyak kelapa merupakan potensi alam yang dapat digunakan untuk menjadi obat penyakit kulit. Metode pengabdian ini adalah dengan penyuluhan dan pelatihan. Hasil dari pengabdian ini adalah peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit kulit dan masyarakat mampu membuat minyak kelapa untuk mengobati penyakit kulit yang diderita warga.
Penyuluhan dan pemanfaatan jahe merah sebagai sistem kekebalan tubuh (imunodator) Halimatusaa'diyah Halimatussa'diyah Halimatussa'diyah; Marni Septya Damanik; Kharis Marshanda Marshanda; Deny Sutrisno
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/jphi.v5i1.749

Abstract

Sekolah Tinggi Kesehatan Harapan Ibu Jambi merupakan perguruan tinggi kesehatan yang terletak di kota Jambi, salah satu program dari STIKES HI yaitu pengadian masyarakat. Sistem imun adalah sistem daya tahan tubuh terhadap paparan substansi asing pada tubuh, pada metode pelaksanaan hal yang dilakukan mahasiswa KKN dari STIKES HI adalah Survei awal dan perizinan dan Pelaksanaan kegiatan didapatkan rata-rata responden untuk nilai pre-test yang didapatkan 37% yang merupakan hasil sebelum dilakukanya penyuluhan tentang penggunaan jahe merah dan setelah melakukan penyuluhan tentang jahe merah mendapatkan hasil post test 63% yang merupakan pengetahuan masyarakat tentang penyuluhan jahe merah sebagai imunitas atau dayatahan tubuh meningkat. pengadian masyarakat di Desa Koto Tengah kecamatan Danau kerinci kabupaten Kerinci dapat disimpulkan bahwa kerinci memiliki kekeayaan alam yang dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan sehingga dengan adanya penyuluhan dan pemanfaatan jahe merah sebagai sistem kekebalan tubuh mengalami peningkatan pengetahuan tentang pemanfaatan bahan alam sekitar hal tersebut dapat dilihat dari hasil nilai post-test dan pre-test responden terhadap kegiatan pengadian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa KKN.
Analisis Biaya Penyakit Diabetes Melitus Tipe II Pasien BPJS di Bangsal Penyakit Dalam RSUD Raden Mattaher Jambi Tahun 2016 deny sutrisno
Riset Informasi Kesehatan Vol 6 No 1 (2017): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/rik.v6i1.28

Abstract

Latar Belakang : Terapi penyakit diabetes melitus dilakukan terus menerus seumur hidup, sehingga memerlukan biaya yang sangat besar. Estimasi biaya penyakit merupakan elemen penting dalam proses pengambilan keputusan dari penyakit kronis seperti diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pola biaya langsung dan biaya tidak langsung pasien diabetes melitus tipe II dengan komplikasi selama dirawat di bangsal penyakit dalam RSUD Raden Mattaher Jambi tahun 2016. Metode : Metode buttom up dan human capital dilakukan secara deskriptif dan datanya dikerjakan secara prospektif. Data diambil dari bagian administrasi rawat inap bangsal penyakit dalam pasien diabetes melitus tipe II dan wawancara pasien diabetes melitus tipe II datanya meliputi biaya langsung dan biaya tidak langsung. Biaya dianalisis dengan perhitungan analisisi biaya menggunakan biaya total pengobatan. Hasil : Total biaya komplikasi paling kecil adalah pasien diabetes melitus tipe II komplikasi GEA dengan biaya total sebesar Rp.858.740, sedangkan total biaya terbesar adalah pasien diabetes melitus tipe II komplikasi CKD hipoalbumin dan anemia dengan biaya total sebesar Rp.3.649.890. Kesimpulan : Analisisi biaya diabetes melitus tipe II membutuhkan biaya terkecil Rp.858.740, dan terbesar Rp.3.649.890.
STUDI ETNOFARFARMASI PADA SUKU ANAK DALAM (SAD) DI DESA PEMAYONGAN KECAMATAN SUMAY KABUPATEN TEBO PROVINSI JAMBI: STUDI ETNOFARFARMASI PADA SUKU ANAK DALAM (SAD) DI DESA PEMAYONGAN KECAMATAN SUMAY KABUPATEN TEBO PROVINSI JAMBI Santi Perawati; Deny Sutrisno
Jurnal Khazanah Intelektual Vol. 7 No. 2 (2023): Khazanah Intelektual
Publisher : Balitbangda Provinsi Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37250/khazanah.v7i2.198

Abstract

Background : Suku Anak Dalam is one of the tribes in Indonesia who still upholds their customs and culture, including their local knowledge about medicine using medicinal plants. One of the Suku Anak Dalam community lives in Pemayongan Village, Tebo Regency, Jambi Province. This ethnopharmaceutical research was conducted to find out various diseases experienced by Suku Anak Dalam and to know various natural resources that are used as treatment. Method : This type of research is a descriptive study using qualitative methods and sampling techniques, namely snowball sampling through open-ended interviews with informants. Results: The results of the study stated that diseases that was often experienced by the Suku Anak Dalam included fever, coughing, itching, shortness of breath and abdominal pain. Treatment of the disease by utilizing natural resources in the form of plants and animals. Plant parts used are roots, leaves, bark, and fruit sap, while for animals the parts used are fat, scales, and meat. The processing method is scraped, crushed, boiled, fried, while the use of these ingredients is eaten, drunk, and applied to the affected part. Conclusion : Based on the results of research that has been done there are 5 diseases that often occur and there are 9 kinds of plants and 5 animals that are used as traditional medicine. Keywords : Ethnopharmacy, Disease, Jambi, Suku Anak Dalam, Natural Resources
UJI PERBANDINGAN METODE ANALISA VITAMIN C PADA KULIT JERUK MANIS (Citrus sinensis (L.) Osbeck) DENGAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VISIBLE Yulianis .; Hairani Hairani; Deny Sutrisno
Jurnal Katalisator Vol 5, No 2 (2020): KATALISATOR
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22216/jk.v5i2.4952

Abstract

Kulit jeruk manis seringkali dibuang sebagai limbah padahal didalamnya terkandung vitamin C yang mempunyai aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan kadar vitamin C dalam ekstrak kulit jeruk manis menggunakan Spektrofotometri UV-Vis pada metode oksidasi dengan bromin, metode oksidasi dengan KMnO4 dan metode ekstraksi dengan pelarut air serta membandingkan hasil dari ketiga metode tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengekstraksi kulit jeruk manis dengan pelarut etanol 70% dengan cara maserasi. Uji kadar vitamin C dilakukan dengan tiga cara yaitu metode oksidasi dengan bromine dan KMnO4 serta uji kadar langsung dengan pelarut air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin C pada ekstrak kulit jeruk manis yang diperoleh pada metode oksidasi dengan bromin, metode oksidasi dengan KMnO4 dan metode ekstraksi dengan pelarut polar secara berturut-turut adalah 0,4817 ± 0,0451 %, 0,495 ± 0,1371 %, 1,1350 ± 0,2301 %. Kadar vitamin C yang diperoleh  pada metode oksidasi dengan bromin dan metode oksidasi dengan KMnO4 tidak jauh berbeda. Kadar vitamin C pada metode ekstraksi dengan pelarut polar lebih besar dari kedua metode lainnya dikarenakan pengaruh kandungan metabolit sekunder lain di dalam kulit jeruk manis.Kata kunci : Vitamin C, Kulit jeruk manis, Spektrofotometri UV-Visible, Metoda oksidasi, Ekstraksi Abstract The sweet orange peel is often thrown away as waste even though it contains vitamin C which has antioxidant activity. This study aims to determine levels of vitamin C in sweet orange peel extract using UV-Vis spectrophotometry in the oxidation method with bromine, oxidation method with KMnO4 and extraction method with polar solvents and compare the results of the three methods. This research was conducted by extracting sweet orange peel with 70% ethanol by maceration. Vitamin C levels were tested in three ways, namely the oxidation method with bromine and KMnO4 and direct levels of testing with polar solvents. The results showed that vitamin C levels in sweet orange peel extract obtained by the oxidation method with bromine, the oxidation method with KMnO4 and the extraction method with polar solvents were 0.4817 ± 0.0451%, 0.495 ± 0.1371%, 1.1350 ± 0.2301%. Vitamin C levels obtained in the oxidation method with bromine and the oxidation method with KMnO4 are not much different. Vitamin C levels in the extraction method with polar solvents are greater than the other two methods due to the effect of the content of other secondary metabolites in sweet orange peel.Keywords : Vitamin C, Sweet orange peel, UV-Vis spectrophotometry, Oxidation method, Extraction 
Co-Authors afrina, rizka Al Munawwar, Muhammad Syahid Aqil Amelia, Mita Andayani, Siska Andral Pramirta Andriani, Medi Anggresani, Lia aniasih, siti Ara Ofiana Armini Hadriyati Armini Hadriyati armini hadriyati, armini Assiya, Fery Lidiya Astridawati, Indah Atriani, Atriani Hidayati Badri, Chelisia Putri Barmi Hartesi Desi Sagita Deti Florentina Dewi, Rasmala Dewi, Rasmala Farah, Zahratul Fernando, Febri Fhatia Medina Fhatia Medina Fitri Diana Fitria Fitria habibie, m Hairani Hairani Halimatusaa'diyah Halimatussa'diyah Halimatussa'diyah Halizah, Siti Heri Retnawati Hesty Murtiah Ihsan, Neneng Zulmaidha Indah Astridawati Jelly Permatasari Juliani, Loly Kharis Marshanda Marshanda Lia Anggresani Lili Andriani Lili Andriani Lili Andriani Lofitasasri, Sylvhia M Habibie Maharani, Aulia Putri Maila, Ana Manik, Feranika Mariana, Tiwi Jaya Marni Septya Damanik Medina, Fhatia Meilita, Tia Melisa Melisa Mitra, Aisa Dinda Mohamad Rauf Amin Muammar Khadafi Muhammad Randa mujaeni, wiwit Munti, Putri Delina Cupa Mustika, Nethy Novena Zuama Okmadini, Rena Ovi Aristantia Permatasari, Ririn Puja Ariska Putra, Rizky Yulion Putra, Unra Mahari Putri Mariska, Ruri Rahmadevi Randa, Muhammad Rasmala Dewi Rasmala Dewi Rasmala Dewi Rasmala Dewi Rasmala Dewi Rayandra Asyhar Retno Agustia Ningsih Ridwan, Regina Amanda Rini Dwi Lestari Rini Dwi Lestari, Rini Dwi Riski Herdiyanti rizka afrina Rizky Amalia , Yola Rizky Yulion rizliya safitri Rozalti Rozalti Ruri Putri Mariska Ryzki Purnamasari Safitri, Miftah Riski safitri, rizliya Samarati, Lailatul Santi Perawat Santi Perawati Santi Perawati Santi Perawati Santi Perawati Santi Perawati, Santi Septyawati, Marni Sirait, Shania siti aniasih Siti Chairani Siti Hamidatul 'Aliyah Siti Hamidatul Aliyah Snaini, Cindy Sri Gustini Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sulasama, Eka Fitri Susanti Susanti Syamsul Arifin Tahta Kirana, Sahla Tri Wasilah Ulfa, Zakia W, Yola Pramita wiwit mujaeni Wiwit Wulan Safitri Yulianis . Yulianis Yulianis Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yuliawati Yulion Putra, Rizky Yuni Andriani ‘Aliyah, Siti Hamidatul