Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Persistent tonsillitis may become another symptom of covid-19 and immuno-nutrition supports healing process in patient with history of tonsillitis: a case report Fikri, Al Mukhlas; Sulaeman, Ahmad; Andriani, Eka
BKM Public Health and Community Medicine Vol 37 No 02 (2021)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v37i2.1567

Abstract

At the end of data collection, a health survey supervisor aged 26 years old with normal body temperature conducted a PCR swab test as a research protocol. He already felt unwell three days before the PCR swab test. The test showed positive for COVID-19. He self-isolated and consumed nutritional supplements, including B vitamins, vitamin C, vitamin D, zinc, propolis, and probiotics. This case found persistent tonsillitis with odynophagia as the primary symptom. Other symptoms like sore throat, hot sensation in feet and hands, headache and mucus production behind the nose appeared only for one or two days. No fever, dry cough, and diarrhea were found. On day 8 of confirmation, the PCR swab test showed a negative result. Even several days after the negative result, an enlarged tonsil was still observed, but without odynophagia. We propose that persistent tonsillitis should be regarded as a new symptom of COVID-19, and immuno-nutrition supports the healing process in a patient with a history of tonsillitis.
ANALISIS UJI ORGANOLEPTIK DAN FISIKOKIMIA PEMBUATAN ES KRIM BERBAHAN SUSU KURMA Rahayu, Ikeu Sri; Andriani, Eka; Elvandari, Milliyantri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.29355

Abstract

Es krim adalah makanan penutup yang kini diminati oleh orang-orang dari berbagai kelompok usia. Namun, tingginya kandungan lemak jenuh pada es krim dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Selain itu, rasa es krim di Indonesia masih kurang bervariasi. Oleh sebab itu, perlu dilakukan inovasi pada produk es krim yang memberikan varian rasa baru serta lebih baik dari segi kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh produk berbahan susu kurma terhadap uji organoleptik dan fisikokimia es krim. Desain penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dari tiga taraf perlakuan yaitu F1 (susu kurma homemade), F2 (susu kurma nestle), dan F3 (susu tujuh kurma). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh produk berbahan susu kurma terhadap uji organoleptik dan fisikokimia es krim. Formula terbaik adalah formula kedua (F2) yaitu es krim berbahan susu kurma nestle. Nilai overrun es krim F1 39,13%, es krim F2 42,59%, dan es krim F2 43,39%. Daya leleh es krim F2 13 menit 33 detik. Total padatan terlarut 45,5oBrix. Es krim dengan formula terbaik (paling banyak disukai) mengandung kadar air 52,66%,  kadar abu 1,73%, protein 6,75%, lemak 3,41%, dan karbohidrat 35,5%. Kesimpulan penelitian ini adalah jenis susu kurma memberikan pengaruh terhadap sifat organoleptik dan fisikokimia es krim.
Analisis Uji Organoleptik Dan Uji Proksimat Pada Pembuatan Kue Bolu Kukus Berbahan Susu Kurma Wahyuni, Teti Sri; Andriani, Eka; Elvandari, Millyantri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10010

Abstract

Kesadaran dari masyarakat terkait kesehatan semakin meningkat, sehingga kebutuhan akan makanan juga berubah. Hal ini telah mendorong produk makanan untuk terus dikembangkan agar lebih sehat. Salah satu makanan penutup yang saat ini disukai oleh masyarakat dari segala kalangan umur adalah kue bolu kukus. Namun, tingginya kandungan gula dan lemak jenuh pada kue bolu kukus dapat menyebabkan gangguan kesehatan, baik pada orang yang sudah memiliki penyakit maupun orang yang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukkan formulasi terbaik, mengetahui sifat dan mutu kue bolu kukus berbahan susu kurma, dan mengetahui kadar proksimat. Penentuan formulasi terpilih menggunakan metode uji organoleptik untuk selanjutnya dilakukan analisis proksimat menggunakan metode pengeringan, gravimetri, kjeldahl, soxhlet, dan by difference. Hasil menunjukkan formulasi kue bolu kukus dengan menggunakan susu kurma nestle sebagai formulasi terbaik dan paling banyak disukai serta pemilihan rangking yang paling tinggi dibangdingkan sampel lainnya.
Analisis Tingkat Pengetahuan Terhadap Personal Higiene Serta Gambaran Keberadaan E. Coli Dan Salmonella sp di Pasantren Azzahro, Siti Muthi’ah; Elvandari, Milliyantri; Andriani, Eka
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.11961

Abstract

Penjamah makan memegang peran penting dalam mengolah makanan agar makanan tidak mengandung kandungan yang berbahaya. Jika seseorang mengkonsumsi makanan yang mengandung bakteri berbahaya akan mengakibatkan beberapa gejala seperti diare, mual, muntah, hingga kematian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan terhadap personal higiene penjamah makan, serta gambaran keberadaan bakteri e. coli dan salmonella sp di pesantren. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dan kuantitatif. Populasi penelitian ini penjamah makan dengan total sampel 30 responden. Analisis data menggunakan uji spearman rank, sementara uji compact dry untuk mengetahui keberadaan bakteri e. coli dan salmonella sp. Hasil penelitian di dapat terdapat hubungan antara pengetahuan terhadap personal higiene dengan p value 0.000. Sementara berdasarkan hasil uji compact dry di dapat seluruh makanan dalam kategori memenuhi.  
Hubungan Asupan Protein Hewani Dan Tingkat Kesukaan Menu Lauk Hewani Terhadap Status Gizi Di Pondok Pesantren X Sulistiawati, Tiara; Andriani, Eka; Saryono, Saryono
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12301

Abstract

Remaja merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami permasalahan gizi, baik kekurangan maupun kelebihan gizi. Permasalahan gizi pada remaja harus mendapat perhatian khusus karena dapat mempengaruhi pertumbuhannya yang akan berdampak pada masa dewasa. Konsumsi makanan sehari-hari seorang pelajar dapat mempengaruhi status gizinya. Makanan hewani banyak mengandung protein berkualitas tinggi, rata-rata konsumsi protein penduduk Indonesia hanya 18,4%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan asupan protein hewani dan tingkat kesukaan lauk hewani terhadap status gizi di pondok pesantren x. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode Random Sampling. Analisis data menggunakan uji rank spearman. Hasil penelitian jenis kelamin sebagian besar berjenis kelamin perempuan sebanyak 113 responden (55,94%), responden terbanyak berusia 14 tahun (26,73%), tingkat pendidikan terbanyak SMP sebanyak 114 responden (56,44%), status gizi dari mayoritas responden. baik 183 responden (90,59%), asupan protein hewani sebagian besar cukup 191 responden (95%), dan tingkat kesukaan terhadap lauk pauk sebagian besar responden baik 103 responden (51%). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan asupan protein hewani dengan status gizi di pondok pesantren x (p value 0,000) dan tidak ada hubungan antara tingkat kesukaan lauk hewani terhadap status gizi di pondok pesantren.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Pedagang Jajanan Dengan Perilaku Penggunaan Bahan Tambahan Pangan di Sekitar Unsika Amalia, Galuh Rizka; Elvandari, Milliyantri; Andriani, Eka
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12919

Abstract

Keamanan pangan merupakan suatu hal yang harus diperhatikan karena dapat berdampak pada kesehatan. Ancaman bahaya kimiawi sering diabaikan karena dampaknya biasanya tidak langsung terlihat dan bersifat akumulatif. Bahaya kimiawi ini bisa berasal dari penggunaan bahan tambahan pangan berizin yang melebihi batas aman, atau bahan kimia berbahaya yang sengaja ditambahkan ke dalam pangan,dampaknya meliputi masalah kesehatan seperti pada jantung, ginjal, dan hati. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap pedagang jajanan dengan perilaku penggunaan BTP. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional, penentuan sampel menggunakan total sampling sebanyak 52 orang, analisis data yang digunakan yaitu spearman. Hasil penelitian sebanyak 67,5% pedagang memiliki tingkat pengetahuan dengan kategori baik, 85,5% memiliki sikap baik dan sebanyak 82,7% memiliki perilaku baik, adapun hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan (p value = 0,001) dan sikap (p value = 0,000) dengan perilaku penggunaan BTP. Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku penggunaan BTP di sekitar Unsika.
Pengetahuan Keamanan Pangan dan Fasilitas Sanitasi dengan Personal Hygiene di Rumah Makan Padang Kecamatan Kedung Waringin Aulia, Dinda; Elvandari, Miliyantri; Andriani, Eka
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.13769

Abstract

Makanan adalah kebutuhan paling dasar bagi manusia, namun penyakit yang ditularkan melalui makanan menyebabkan masalah kesehatan yang sering dijumpai. Masalah kesehatan yang berhubungan dengan makanan salah satunya disebabkan oleh jasa boga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tentang pengetahuan keamanan pangan dan fasilitas sanitasi dengan personal hygiene penjamah makanan di rumah makan padang Kecamatan Kedung Waringin menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel dikumpulkan menggunakan teknik total sampling dan didapatkan sampel sebanyak 34 responden. Proses pengumpulan data dilakukan dengan lembar kuesioner dan observasi. Data dianalisis menggunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan keamanan pangan (p=0,017) dengan personal hygiene dan tidak terdapat hubungan antara Fasilitas sanitasi  dengan personal hygiene penjamah makanan di rumah makan padang Kecamatan Kedung Waringin (p=0,545).
Hubungan Stres dan Eating Disorder Dengan Status Gizi Pada Siswa Kelas XII di SMAN 1 Telukjambe Timur Karawang Oktaviani, Delia; Andriani, Eka; Sabrina, Sabrina
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 8 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11096023

Abstract

Stress is a condition where the body becomes unstable due to psychological triggers. Stress can cause depression, anxiety, frustration, and hinder concentration and has the potential to cause eating disorders. The severity of stress will affect abnormal eating patterns which can lead to more severe eating disorders that affect nutritional status. This study aims to determine the relationship between stress, eating disorders and nutritional status in class XII students at SMAN 1 Telukjambe Timur. This study used a cross-sectional design with a total sample of 122 respondents. Bivariate analysis used the Spearman rank test to determine the relationship between levels of stress, eating disorders and nutritional status. The results of this study were 31% mild stress, 46% moderate stress and 12% severe stress. As many as 31% of students experience eating disorders and 69% of students do not experience eating disorders. Nutritional status of students 38% were underweight, 49% were normal, 10% were overweight and 3% were obese. Bivariate analysis of the relationship between stress and nutritional status using the Spearman rank test obtained a p value of 0.642. Analysis of the relationship between eating disorders and nutritional status obtained a p value of 0.03. The conclusion of this study is that there is no relationship between stress levels and nutritional status and there is a relationship between eating disorders and nutritional status
The Influence of Nutrition Education Media (Brochures, Videos & Fans) on Increasing Knowledge and Attitudes of Balanced Nutrition on Worker Productivity at PT X & PT Z Karawang Silaen, Cristhin Lusiana; Kurniasari, Ratih; Andriani, Eka
PROMOTOR Vol. 8 No. 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v8i6.1719

Abstract

In the national industrial sector, good and competent workers are needed, so it is necessary to increase worker productivity so that a company can compete with other companies. Productivity is a comparison between output and input relating to a person's ability to complete work based on the specified time. Factors that influence work productivity are the physical condition or nutritional status of a worker. Education can increase knowledge, attitudes and healthy living behavior. Providing nutrition education can be done using various media such as auditive, visual and audiovisual media. The aim of this research is to determine the effect of nutritional education media (brochures, videos & fans) on increasing knowledge and attitudes towards balanced nutrition on worker productivity. Quasi experimental research with a pretest and post-test group design. The sampling technique uses simple random sampling. The research sample consisted of 30 respondents. The results of the Paired Sample T-test show the influence of nutrition education media on increasing knowledge and attitudes about balanced nutrition on the productivity of PT. Based on the results of the paired sample t-test, it is known that there is a significant influence of providing nutrition education (brochures, videos and fans) on increasing knowledge and attitudes towards balanced nutrition on worker productivity.
The Relationship Between Stress Levels, Eating Patterns, and Caffeine Consumption and Gastritis Symptoms Among Adolescents in Karawang Zahrah, Hanifah; Elvandari, Milliyantri; Andriani, Eka
PROMOTOR Vol. 8 No. 6 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v8i6.1733

Abstract

Adolescence is a transitional stage that makes individuals vulnerable to health issues such as gastritis, a common digestive disorder often linked to stress, poor eating patterns, and caffeine intake. This study aimed to analyze the relationship between stress levels, eating patterns, and caffeine consumption with gastritis symptoms among adolescents at SMAN 2 Telukjambe Timur, Karawang. Using a cross-sectional design, data were collected from 92 students through validated questionnaires and analyzed with the Spearman correlation test. The results showed no significant relationship between stress levels and gastritis symptoms (p = 0.074) or caffeine consumption and gastritis symptoms (p = 0.102). However, there was a significant relationship between eating patterns (type, frequency, and timing) and gastritis symptoms (p = 0.001 and p = 0.002). This indicates that healthy and regular eating habits play a crucial role in preventing gastritis among adolescents.