Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KURANGNYA MINAT IBU TERHADAP PEMILIHAN KONTRASEPSI IUD Septia Winanda Silitonga; Yesica Geovany Sianipar; Riska Oktavia Sihotang; Magdalena br Barus
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/ks87q635

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat menimbulkan berbagai tantangan sosial dan ekonomi, sehingga pengendalian angka kelahiran menjadi hal yang penting. Salah satu metode efektif yang dapat digunakan adalah Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (IUD). Namun, tingkat adopsi IUD masih tergolong rendah di Indonesia, termasuk di PMB Tri Wahyuni, Kota Sibolga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan kontrasepsi IUD, khususnya dari segi pengetahuan, sikap, pendidikan, dan dukungan suami. Metode yang digunakan adalah studi cross-sectional dengan analisis Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara keempat faktor tersebut dengan keputusan ibu dalam memilih IUD. Rendahnya tingkat pemakaian IUD sebagian besar disebabkan oleh kurangnya informasi, sikap negatif, dan minimnya dukungan suami.
Impact of Clean and Healthy Living Education on Parental Knowledge and Independence in Supporting Child Growth at Sarfina Johor Clinic, Medan Sianipar, Yesica Geovany; Ika Damayanti Sipayung; Sonia Novita Sari; Yarman Gulo; Yeni Aprilia; Viona Manik; Sarfina Sembiring
Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 5 No. 1 (2026): Februari: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukeke.v5i1.2594

Abstract

The first 1,000 days of life are a critical window for long-term health, yet many urban parents still prioritize curative care over preventive practices that support optimal child growth and development. Objective: This study aims to evaluate the impact of Clean and Healthy Living Behavior (CHLB) education on parental knowledge and independence in maintaining child growth and development at Sarfina Johor Clinic, Medan. Methodology: A quasi-experimental one-group pre-test and post-test design was applied. A total of 50 parents were recruited using purposive sampling. Data were collected using validated questionnaires and analyzed with the Paired Sample T-test. Findings: CHLB knowledge increased significantly from a mean of 61.44 to 87.82 (mean difference = 26.38; p = 0.000). Parental independence also improved from 56.52 to 83.24 (mean difference = 26.72; p = 0.000). Implications: Structured clinic-based education can strengthen parental self-efficacy and shift family practices toward preventive care, positioning parents as proactive managers of child health at home. This approach can be adopted by primary clinics as an operational strategy to support stunting prevention programs. Originality: This study offers a clinical-based intervention model that connects routine medical consultation with domestic health maintenance, providing a practical framework for strengthening preventive parenting practices.
Growing Healthy Together : Edukasi Phbs Untuk Mendukung Tumbuh Kembang Optimal Anak Di Sd Negeri 060933 Medan Johor Sianipar, Yesica Geovany; Sipayung, Ika Damayanti; Gulo, Yarman; Silitonga, Hillden J; Sianturi, Devi Angelia Br
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/5678r775

Abstract

Rendahnya kepatuhan siswa dalam mempraktikkan higiene personal, seperti mencuci tangan tanpa sabun dan konsumsi jajanan sembarangan, menjadi masalah utama di SD Negeri 060933 Medan Johor yang berisiko menghambat tumbuh kembang anak. Pengabdian masyarakat bertajuk program "Growing Healthy Together" ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dan kemandirian siswa dalam menerapkan delapan indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sekolah. Metode yang digunakan adalah Community Based Intervention dengan teknik Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui tahapan identifikasi, edukasi audiovisual, workshop demonstrasi enam langkah cuci tangan standar WHO, serta evaluasi menggunakan data pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan transformasi signifikan dengan peningkatan capaian kognitif dan psikomotorik siswa mencapai 98%. Kesimpulan dari intervensi ini adalah edukasi partisipatif efektif mengubah perilaku kesehatan siswa yang berdampak pada perlindungan stabilitas berat badan dan dukungan pertumbuhan tinggi badan optimal melalui pencegahan infeksi kronis. Meskipun terkendala keterbatasan infrastruktur sanitasi permanen, program ini berhasil menciptakan kesadaran kritis siswa sebagai subjek aktif dalam menjaga kesehatan.
Hubungan Pemberian ASI Ekslusif dengan Kejadian Diare pada Bayi Usia 6-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tolamaera Kecamatan Gunungsitoi Idanoi Provinsi Sumatera Utara Yesica Geovany Sianipar; Ratna Abigail Zebua; Friza Novita Sari Situmorang; Magdalena Br Barus; Rismalia Tarigan
Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus : Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/antigen.v2i3.339

Abstract

Early and exclusive breastfeeding is very important for a child's survival, and to protect them from various diseases to which they are susceptible and which can be fatal, such as diarrhea and pneumonia. The aim of this study was to determine the relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of diarrhea in infants aged 6-12 months in the Tolamaera Community Health Center Working Area, Gunungsitoli Idanoi District, Gunungsitoli City, North Sumatra Province. This research is an analytical research using a cross sectional design, a sample of 75 people taken by total sampling. Analysis was carried out univariately and bivariately using the chi square test with a p- value <0.05. The results of this study show that there is a relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of diarrhea in babies aged 6-12 months in the Tolamaera Community Health Center Working Area, Gunungsitoli Idanoi District, Gunungsitoli City, North Sumatra Province with a p value = 0.000. It is hoped that midwives in the Tolamaera Community Health Center Working Area, Gunungsitoli Idanoi District, Gunungsitoli City, North Sumatra Province, can provide education about exclusive breastfeeding to the community, especially to mothers of babies and for mothers. It is hoped that they will try to provide exclusive breastfeeding to babies up to 6 months old.