Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PEDAGOGIA

KESIAPAN GURU MI/SD MENERAPKAN PEMBELAJARAN DALAM JARINGAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 Emilzoli, Mario
PEDAGOGIA Vol 19, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pdgia.v19i1.32585

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai tingkat kesiapan guru khususnya pada jenjang Pendidikan Dasar (MI/SD) dalam mengimplementasikan pembelajaran dalam jaringan di tengah-tengah pandemi COVID-19. Guru pada jenjang MI/SD memiliki tantangan yang lebih berat dibandingkan pada jenjang menengah dan tinggi. Pada jenjang ini terdapat kompleksitas yang cukup tinggi baik dalam hal kompetensi guru terhadap penguasaan IT maupun kondisi siswa yang cenderung belum mampu melaksanakan pembelajaran secara mendiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Adapun subjek penelitian ini yaitu berjumlah 10 orang guru MI/SD yang berasal dari Kabupaten Bandung Barat, Jawab Barat yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui survei. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) tingkat pemahaman guru tentang konsep pembelajaran dalam jaringan tergolong Cukup (54%); (2) tingkat kesiapan pada aspek perencanaan pembelajaran dalam jaringan tergolong Sangat Tinggi (86,5%); (3) tingkat kesiapan pada aspek pelaksanaan pembelajaran dalam jaringan tergolong Cukup (64,5%); (4) tingkat kesiapan pada asepek evaluasi pembelajaran dalam jaringan tergolong Sangat Rendah (30,5%). Secara umum kesiapan guru SD/MI berada pada kategori Cukup (60,5%), sehingga diperlukan peningkatan kualitas guru dalam menerapkan pembelajaran dalam jaringan melalui pelatihan atau workshop. AbstractThe COVID-19 pandemic has hit the world, including Indonesia and gavi an impact to implementation of educational activities. Educational activities that were previously held conventionally turned into online classes that need various technologies. In this case, teachers as an implementer need to have good readiness so that educational activities can run properly. This study aims to obtain information about the level of readiness of teachers, especially at the Primary Education in implementing online learning in the midst of the COVID-19 pandemic. The method used in this research is descriptive method with a quantitative approach. Subjects in this study were 10 teachers who came from West Bandung Regency, West Java who were selected through simple random sampling technique. Data collection was carried out through surveys. The results of this study indicate that (1) the level of teacher understanding of the concept of online learning is enought (54%); (2) the level of readiness in the planning aspects of learning in the network is classified as very high (86.5%); (3) the level of readiness in the aspect of implementing online learning is classified as enought (64.5%); (4) the level of readiness in the learning evaluation aspect of the network is classified as very low (30.5%). In general, SD / MI teachers' readiness is in the Enough category (60.5%), so it is necessary to improve the quality of teachers in implementing online learning through training or workshops.
LEARNING COMPETENCE IN MADRASAH IBTIDAIYAH TEACHER NETWORK IN WEST JAVA Mario Emilzoli; Pipih Nurhayati; Dzikra Fu'adiah
PEDAGOGIA Vol 20, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pdgia.v20i3.51810

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi atas semakin meningkatnya kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di dalam jaringan sebagai upaya untuk senantiasa memfasilitasi siswa yang tidak dapat belajar secara langsung di sekolah selama masa Pandemi COVID-19. Peningkatan aktivitas pembelajaran dalam jaringan tersebut nyatanya memberikan masalah baru baik bagi guru, siswa maupun orang tua. Khusus guru, cukup banyak permasalahan yang ditemui, salah satu yang paling mendasar yaitu kurangnya pemahaman dan kemampuan guru dalam menyusun desain pembelajaran dalam jaringan dimana terdapat berbagai perbedaan terutama dalam hal pemanfaatan beberapa teknologi informasi dan komunikasi yang selama ini tidak terlalu diperhatikan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggali kompetensi yang dibutuhkan guru Madrasah Ibtidaiyah dalam penerapan pembelajaran dalam jaringan. Populasi yang terdapat di dalam penelitian ini adala seluruh guru MI di Jawa Barat dengan sampel yang dilibatkan yaitu sejumlah 300 orang guru melalui simple random sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dalam hal mengumpulkan informasi tentang kebutuhan guru terkait kompetensi TIK dengan menggunakan instrumen pengukuran (Rating scale).