Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Publikasi Pendidikan

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI METODE SURVEY, QUESTION, READ, RECITE, REVIEW (SQ3R) PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 46 PAREPARE Wawan Krismanto; Abdul Halik; Sayidiman Sayidiman
Publikasi Pendidikan Vol 5, No 3 (2015)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v5i3.1616

Abstract

Berbagai studi internasional menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa di Indonesia bergategori rendah. Kemampuan membaca pemahaman di sekolah dasar terutama di kelas lanjut sering diabaikan sehingga hasilnya rendah. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menelaah penerapan metode SQ3R untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa Kelas IV SD Negeri 46 Parepare. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek penelitianyaitu siswa dan guru kelas IV SD Negeri 46 Parepare. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 3 siklus. Data diperoleh dengan tehnik observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualifikasi proses pembelajaran membaca pemahaman dengan metode SQ3R di siklus I, II dan III semakin baik. Seiring dengan itu, kemampuan membaca pemahaman siswa juga semakin meningkat di siklus I, II dan III. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan metode Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) mampu meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SD Negeri 46 Parepare.Kata Kunci: metode SQ3R, membaca pemahaman
Kemampuan Menyusun Skripsi Ditinjau Dari Tingkat Literasi Media Informasi Yulia Yulia; Wawan Krismanto; Hasnah Hasnah
Publikasi Pendidikan Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.752 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v7i1.2831

Abstract

The world community agreed on the importance of information media literacy for the world's population, not least the students, to the era of media saturated world. The general objective of this study is determine the level of information media literacy students of Primary School Teacher Education, Faculty of Education, University of Makassar, especially at UNM Campus V Parepare. Interest in particular to determine: 1) The influence of the level of media literacy in the student information on the ability of writing his thesis, 2) Influence of gender on the ability of a student thesis, and 3) Interaction between the level of media literacy and sex of the student information with the ability thesis. This study uses causal comparative (ex post facto) with a 2x2 factorial design. Subjects were students who complete the thesis in the second semester 2015/2016. Collecting data using questionnaires and documentation study. Test the hypothesis using analysis of variance (ANOVA) with a two-way interaction. The results showed that the average score of the level of media literacy of information the students were in the category of basic level and only 18% that are at an advanced level that indicates a high access of information media among students of Primary School Teacher Education, Faculty of Education, University of Makassar, especially at UNM Campus V Parepare has not been matched by the good ability of information media literacy. Hypothesis test results show: 1) There is the influence of the level of media literacy in the student information on the ability of writing his thesis, 2) there is no influence of the sex of the students in the ability of his thesis, and 3) there is interaction between the level of media literacy information and gender with the ability of students in thesis.Keywords: information media literacy; information literacy; media literacy; ability of writing thesis
Pendampingan Optimalisasi Fungsi Perpustakaan Untuk Menumbuhkan Budaya Baca dan Meningkatkan Kemampuan Literasi Siswa Sekolah Dasar Di Kota Parepare Wawan Krismanto
Publikasi Pendidikan Vol 7, No 3 (2017)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3272.744 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v7i3.4080

Abstract

Based on the results of studies on literacy skills, analysis of the empirical situation and condition of libraries in various elementary schools in Kota Parepare, it can be concluded that the problems faced by the majority of primary schools related to library functions to improve reading culture and literacy skills of students are: 1) governance libraries are still low, 2) the competence of human resources library managers are still low and 3) empowerment of library utilization programs in primary schools to improve reading culture and literacy skills of students who are still low too. So this devotional program provides solutions to overcome the problems of partners in the form of assistance to optimize the function of school libraries. Assistance involves implementers of service programs, lecturers and students in course of Pengelolaan Perpustakaan di SD, principals, teachers, staff and students at 6 partner schools. Stages of mentoring is to rearrange the management of libraries both administration and governance of the room and collections, upgrading the ability of library management and library program development activities to improve reading culture and literacy skills of students. Based on the results of assistance, it can be concluded that the mentoring has succeeded in restoring the function of the library as a center of literacy activities in primary schools. Arrangement of administrative, interior and collections make the library in 6 partner schools an interesting and fun place for student literacy activities. Facilities and programs to improve reading culture and literacy skills of students have also been established and implemented in 6 partner schools.
Menumbuhkan Motivasi Belajar Dari Aspek Value, Expectancy dan Self Regulated Learning Lilik Tahmidatien; Wawan Krismanto
Publikasi Pendidikan Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v9i1.8509

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengulas tentang: 1) bagaimanakah aspek Value, Expectancy dan Self Regulation pada konsep motivasi?, 2) bagaimana strategi menumbuhkan Value dan Expectancy positif serta kemampuan Self Regulated Learning pada siswa?. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dari berbagai buku dan jurnal ilmiah. Membahas tentang motivasi, maka ada dua konsep yang penting yaitu value dan ekspektasi, yang kemudian oleh Eccles dan Wigfild diistilahkan dengan Expectancy-Value Model. Value yaitu nilai subyektif terhadap tujuan yang ingin dicapai, dengan kata lain value mengacu pada sejauh mana seseorang peduli atau menghargai tugas yang ada. Dengan demikian seberapa keras siswa belajar akan dipengaruhi oleh value yang mereka miliki atas tujuan yang telah mereka tetapkan. Agar termotivasi dalam mengejar tujuan belajar, siswa juga harus memegang harapan terhadap hasil belajar yang positif (Expectancy), yaitu harapan untuk keberhasilan mencapai tujuan. Ekspektasi atau harapan dapat memberikan pengaruh yang kuat pada motivasi siswa. Seberapa keras siswa belajar sangat bergantung pada seberapa besar harapan yang ingin mereka capai. Harapan terhadap hasil juga mencerminkan keyakinan bahwa tindakan spesifik yang dilakukannya akan membawa hasil yang diinginkan. Harapan positif akan terhubung/terkait dengan perilaku siswa dan berujung pada hasil positif yang diinginkan. Lingkungan belajar yang dekat dengan penggunaan teknologi (digital) juga menuntut keterlibatan diri karena minimnya bimbingan dan dukungan terstruktur dan intensif sepanjang proses pembelajaran berlangsung. Untuk mendorong pembelajaran yang efektif pada lingkungan seperti itu, siswa harus dilatih dalam menguasai strategi self regulation. Secara umum, self regulation dapat menjelaskan proses pembelajaran siswa dan keberhasilan mereka di kelas. Ketika siswa termotivasi untuk belajar, mereka cenderung lebih menginvestasikan waktu dan energi yang diperlukan untuk belajar dan menerapkan keterampilan self regulation yang sesuai. Maka menjadi tantangan bagi para pendidik saat ini untuk menumbuhkan value dan Expectancy yang positif pada siswa serta meningkatkan kemampuan self regulated learning mereka agar termotivasi mencapai tujuan belajar yang dingginkan.