Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Illea

A REVIEW : SENYAWA BIOAKTIF LENGKUAS MERAH (ALPINIA PURPURUTA) DAN APLIKASINYA DALAM BIDANG KESEHATAN jumrah, Elfira
Illea : Journal of Health Sciences, Public Health and Medicine Vol.1, No.2 (2025): Juni 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lengkuas merah (Alpinia purpurata) merupakan tanaman obat tropis yang dikenal memiliki berbagai manfaat farmakologis. Tinjauan ini bertujuan untuk mengulas kandungan senyawa bioaktif yang terdapat dalam lengkuas merah serta aplikasinya dalam bidang kesehatan. Beberapa senyawa aktif yang telah diidentifikasi meliputi flavonoid, senyawa fenolik, terpenoid, dan minyak atsiri, yang berkontribusi terhadap aktivitas biologis seperti antiinflamasi, antimikroba, antioksidan, dan antikanker. Studi eksperimental menunjukkan bahwa ekstrak dari bagian tanaman ini efektif dalam menghambat pertumbuhan mikroorganisme patogen, menangkal radikal bebas, serta menurunkan respon peradangan. Potensi aplikasinya mencakup pengembangan obat herbal, bahan aktif dalam formulasi kosmetik, serta kandidat terapi penyakit degeneratif dan infeksius. Meski hasil studi awal sangat menjanjikan, diperlukan penelitian lanjutan untuk memastikan keamanan, efektivitas, serta mekanisme kerja senyawa aktifnya melalui uji toksisitas dan uji klinis. Secara keseluruhan, lengkuas merah merupakan sumber alami yang menjanjikan dalam inovasi pengobatan modern berbasis tanaman obat.
Senyawa Bioaktif Tanaman Tarum (Indigofera tinctoria): Potensi dan Aplikasi di Bidang Kesehatan jumrah, elfira
Illea : Journal of Health Sciences, Public Health and Medicine Vol.1, No.2 (2025): Juni 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indigofera tinctoria, yang secara tradisional dikenal sebagai tanaman penghasil pewarna alami, memiliki potensi farmakologis yang signifikan melalui kandungan senyawa bioaktifnya. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai senyawa aktif dalam tanaman I. tinctoria, serta mengevaluasi kemungkinan aplikasinya dalam bidang kesehatan. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka deskriptif kualitatif dengan mengkaji artikel ilmiah dari berbagai database seperti PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar selama periode 2010–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa tanaman ini mengandung flavonoid fenolik, alkaloid, saponin, tanin, indigotin, dan indirubin yang memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, antimikroba, antidiabetik, dan antikanker. Meskipun hasil praklinis menjanjikan, validasi melalui uji klinis dan toksikologi masih sangat dibutuhkan. Dengan demikian, I. tinctoria berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai bahan baku obat herbal modern yang berbasis keanekaragaman hayati lokal.
Analisis Kualitatif Kandungan Formalin dan Boraks pada Daging Ayam Di Beberapa Pasar Makassar Husain, Halimah; jumrah, elfira
Illea : Journal of Health Sciences, Public Health and Medicine Vol.1, No.3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to qualitatively analyze the presence of formalin and borax in chicken meat sold in several traditional markets in Makassar City. The method used is a qualitative test using specific reagents for detecting formalin and borax on five chicken meat samples randomly collected from five different markets. The results show that no borax was detected in any of the tested samples. However, four out of five chicken meat samples were found to contain formalin. These findings indicate that there are still vendors or producers using hazardous substances that are prohibited in food processing. This highlights the need for increased supervision by relevant authorities and public education on the dangers of consuming food products containing harmful chemicals. This study is expected to serve as a reference for policymaking to ensure food safety in Makassar City.