Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Metode Alhaqiem; Inovasi Baru Dalam Membantu Proses Hafalan Al-Qur'an Yang Lebih Mudah Dan Menyenangkan Lu’lu’ Syuroiyah Nadliroh; Miftakhul Ilmi Suwignya Putra; Nur Ulwiyah
Quoba: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 1 (2024): 2024
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qouba.v1i1.152

Abstract

Al-Qur'an adalah petunjuk hidup bagi umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan metode alhaqiem; inovasi baru dalam membantu proses hafalan al-quran yang lebih mudah dan menyenangkan. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, yang menjadi informan kunci dalam penelitian ini adalah peserta didik sebanyak 15 orang. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Metode Alhaqiem adalah sebuah inovasi yang efektif dan menyenangkan dalam membantu proses hafalan Al-Qur'an.baik pada usia dini maupun senja, Metode ini memberikan kemudahan dalam menghafal dengan mengintegrasikan teknik pengulangan, pemahaman makna, dan gerakan fisik serta selipan kisah-kisah yang berhubungan dengan makna dari ayat tersebut. Peserta yang menggunakan Metode Alhaqiem mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan hafalan, motivasi, konsentrasi, dan pemahaman makna ayat-ayat Al-Qur'an. Selain itu, meskipun ada tantangan awal dalam penerapan metode ini, terutama dalam menggabungkan gerakan fisik dengan penghafalan, penelitian ini menunjukkan bahwa Metode Alhaqiem memiliki potensi besar untuk digunakan dalam lembaga pendidikan Islam sebagai alternatif dalam pengajaran hafalan Al-Qur'an, khususnya untuk anak-anak dan peserta yang kesulitan dalam metode hafalan konvensional.
Kepemimpinan Transformasional Kiai dalam Meningkatkan Self-Efficacy Pendidik: Studi Kasus Yayasan Darul Ulum Rebalas Pasuruan Mukhammad Baihaqi; Miftakhul Ilmi Suwignya Putra; Moh. Makmun; Hidayati, Beti Malia Rahma
JOM Vol 6 No 3 (2025): Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, September
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ijhass.v6i3.8081

Abstract

This study investigates the enduring impact of KH. Abdi Manaf’s transformational leadership on the self-efficacy of educators at Yayasan Darul Ulum Rebalas Pasuruan after his passing. Addressing the gap in existing literature, it explores how Islamic spiritual and charismatic leadership values persist within organizational culture. Using a qualitative intrinsic case study design, data were collected through interviews, participant observation, and document analysis, and analyzed thematically. Four key themes emerged: exemplary conduct, inspiration and motivation, adaptation and innovation, and the inheritance of leadership values, supported by contextual factors such as intergenerational challenges and external assistance. The findings reveal that KH. Abdi Manaf’s leadership fostered a sustainable value system that continues to guide educators’ professional identity and confidence. The study extends transformational leadership theory by integrating spiritual-cultural dimensions specific to Islamic education, offering both theoretical contributions and practical implications for leadership development and organizational sustainability
Pembelajaran Fisika Dengan Pendekatan Keterampilan Berpikir Kritis Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP Unggulan Amanatul Surabaya: Learning Physics Using Critical Thinking Skills Approach to Improve Student Learning Outcomes at Amanatul Surabaya Superior Middle School Putra, Miftakhul Ilmi S
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2015): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v4i2.15

Abstract

Pembelajaran Fisika bagi siswa kelas 9 SMP merupakan mata pelajaran yang memiliki kesulitan untuk dipelajari. Akibatnya, siswa selama mengikuti pembelajaran tidak termotivasi untuk mengemukakan pendapat dan berpikir kritis dalam pembelajaran. Hal ini merupakan tantangan bagi guru IPA fisika untuk mencari solusi bagaimana kegiatan pembelajaran menjadi bermakna dan siswa dapat mengikuti dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh pembelajaran IPA dengan Pendekatan Keterampilan Berpikir Kritis dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas IX A SMP Unggulan Amanatul Ummah Surabaya. Penelitian dilaksanakan pada bulan November-Desember 2014 menggunakan metode eksperimen dengan teknik pengumpulan data melalui tes kognitif, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran fisika dengan pendekatan keterampilan berpikir kritis dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Setelah mengikuti pembelajaran fisika dengan Pendekatan Keterampilan Berpikir Kritis, rata-rata proporsi jawaban benar dari siswa pada uji awal dan uji akhir dapat meningkat dari 40,83 % menjadi 95,38%.
Penerapan Media Angpau Kata Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum 3 Jombang Galuh Tisna Widiana; Miftakhul Ilmi S. Putra; Uzair Hasan Hidayatulloh
Management and Education Journal Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Institute Development of Social Economic Cociety

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67538/mej.v2i2.28

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan latar belakang dari hasil wawancara kepada guru dan melakukan observasi peneliti terhadap siswa kelas IV B MI Da- rul Ulum 3 Jombang. Data yang peneliti dapatkan: keterampilan berpikir kritis siswa masuk dalam kategori cukup mampu berpikir kritis menggunakan acuan kategori penilaian Arikunto. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan ke- terampilan berpikir kritis siswa kelas IV B MI Darul Ulum 3 Jombang menggunakan media angpau kata. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindak Kelas (PTK) dengan dua siklus. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pe- doman wawancara, dokumentasi, dan lembar pengamatan keterampilan berpikir kritis. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif dan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan yang cukup signifikan mengenai keterampilan berpikir kritis siswa ke- las IV B MI Darul Ulum 3 Jombang menggunakan penerapan media angpau kata. Ditunjukkan dengan hasil keterampilan berpikir kritis dengan kondisi awal 45.42 yang berada pada kategori cukup mampu berpikir kritis terjadi peningkatan men- jadi 62.5 pada siklus I yang berada pada kategori mampu berpikir kritis, kemudian pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 80.62 yang berada pada kategori sangat mampu berpikir kritis.
Learning Fiqh Joyfully: Developing Snakes and Ladders Game to Enhance Students' Understanding of Thaharah Ainun Munzidah; Miftakhul Ilmi Suwignya Putra; Lilik Maftuhatin; Anjuma Paradisa; Amjad Ali Jokhio
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/edudeena.v9i2.6803

Abstract

This study was driven by the lack of students’ interest and understanding in learning Fiqh, particularly in the topic of thaharah, despite the fact that it is a fundamental concept for every Muslim. A contributing factor to this issue is thought to be the limited use of innovative and engaging learning media. This research aims to develop a learning media (snakes and ladders) to enhance student learning outcomes in Fiqh, focusing on thaharah, at MTs Babussalam Kalibening Jombang. The study employs a Research and Development (R&D) approach, adapting the ten-step model by Borg & Gall. These steps include data collection, planning, initial product development, individual trials, product revision, small group trials, second revision, and large group trials. The resulting product is a large-scale snakes and ladders game integrated with a quiz related to thaharah content. Validation results show that it received an average score of 4.2 from media experts (valid), 4.25 from subject matter experts (very valid), and 4.3 from practitioners/teachers (very valid). Trial implementations (individual, small group, and large group) revealed high levels of student engagement. This is also supported by the result of post test that shows improvement in learning outcomes. In conclusion, the snakes and ladders media is feasible and effective for improving students’ learning outputs in Fiqh subject.
Pengembangan dan Efektivitas Media PAHISNA untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa Kelas III Madrasah Ibtidaiyah Putri Amilia; Miftakhul Ilmi Suwignya Putra; Eka Nurjanah
YASIN Vol 6 No 5 (2026): YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v6i5.11776

Abstract

Mathematics instruction in Grade III of Madrasah Ibtidaiyah continues to face limited variation in instructional media, the predominant use of student worksheets, a learning environment that tends to be monotonous, and students’ difficulties in understanding multiplication concepts, resulting in numeracy skills that have not developed optimally. This study aimed to develop PAHISNA (Papan Alat Hitung Sederhana) media and evaluate its feasibility and effectiveness in improving the numeracy skills of Grade III Madrasah Ibtidaiyah students in multiplication. The study employed a research and development method using the Borg and Gall model. Data were collected through observations, interviews, expert validation, response questionnaires, and pretests and posttests. The data were analyzed descriptively, while improvements in numeracy skills were analyzed using the N-gain test. The results showed that PAHISNA media received highly feasible ratings from the media expert, subject-matter expert, and subject teacher, with respective percentages of 95%, 95%, and 100%. The initial trial yielded an N-gain score of 0.30. After the media were revised based on the evaluation results, the second trial yielded an N-gain score of 0.73, which was classified as high. The students’ mean score increased from 62.4 on the pretest to 90.0 on the posttest. These results indicate that PAHISNA media are feasible and effective for improving students’ numeracy skills in multiplication. These findings have implications for the use of PAHISNA as an alternative concrete and interactive instructional medium that can support mathematics instruction in Madrasah Ibtidaiyah.
IMPLIKASI APLIKASI PESANTREN-QU TERHADAP KEUANGAN SANTRI DAN PERSEPSI WALI SANTRI DI PONDOK PESANTREN DARUL ULUM PETERONGAN JOMBANG Nur Ahmad Mauludi; Miftakhul Ilmi Suwignya Putra; Nur Ulwiyah
Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/tarbiyatuna.v5i2.3715

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pondok pesantren akan sistem pengelolaan keuangan yang lebih efisien dan transparan di era digital, serta minimnya penelitian terkait penerimaan wali santri terhadap teknologi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi penggunaan aplikasi Pesantren-Qu terhadap manajemen keuangan santri dan persepsi wali santri di Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan Jombang. Aplikasi Pesantren-Qu dikembangkan sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan santri. Metode riset yang digunakan yaitu mix methods dengan desain concurrent embedded, menggabungkan analisis kuantitatif melalui angket yang dibagikan kepada 100 wali santri secara acak dan analisis kualitatif melalui wawancara mendalam dengan pengasuh dan pembina asrama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Pesantren-Qu berkontribusi signifikan dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan santri, serta diterima dengan baik oleh wali santri, meskipun terdapat beberapa tantangan dalam penggunaannya. Kesimpulannya, aplikasi ini dapat menjadi solusi inovatif untuk manajemen keuangan pesantren. Penelitian merekomendasikan pengembangan lebih lanjut aplikasi untuk meningkatkan efisiensi dan perluasan implementasinya di pesantren lain.