Pendidikan karakter merupakan salah satu tujuan pendidikan nasional yang bertujuan mengembangkan siswa yang beretika, bertanggung jawab, dan memiliki karakter mulia. Namun, kegiatan pembelajaran di sekolah dasar cenderung lebih berfokus pada pencapaian kognitif, sehingga mengakibatkan perkembangan karakter siswa yang kurang optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat karakter siswa melalui implementasi permainan edukatif di UPT SD Negeri 064033 Medan, Kabupaten Johor. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 2026, melibatkan 21 siswa kelas lima. Metode yang digunakan meliputi presentasi pendidikan karakter, pelatihan melalui permainan edukatif, dan evaluasi melalui observasi dan refleksi siswa. Permainan yang diimplementasikan adalah “Kucing dan Tikus” dan versi modifikasi dari “Tepuk Ampar Pisang”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan edukatif efektif dalam meningkatkan kerja sama, tanggung jawab, disiplin, dan perilaku membantu siswa. Hasil observasi menunjukkan bahwa disiplin mencapai persentase tertinggi (95,24%), diikuti oleh perilaku membantu (90,48%), tanggung jawab (85,71%), dan kerja sama (80,95%). Meskipun beberapa siswa belum menunjukkan kerja sama yang optimal, kegiatan ini secara umum memberikan dampak positif pada perkembangan karakter siswa. Oleh karena itu, permainan edukatif dapat berfungsi sebagai alternatif pembelajaran yang efektif untuk mendukung pendidikan karakter di sekolah dasar melalui aktivitas menyenangkan yang sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa.