Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KURIKULUM MERDEKA PADA MAHASISWA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR UNIVERSITAS UBUDIYAH INDONESIA Rafni Fajriati; Mutiawati Mutiawati; Said Ashlan; Herawati Herawati; Murnia Suri; Soraya Lestari; Khairul Ihsan; Rafika Hanum
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan Kurikulum Merdeka memberikan otonomi kepada sekolah untuk merancang kurikulum sesuai dengan kebutuhan lokal dan potensi siswa, termasuk integrasi nilai-nilai karakter sebagai bagian penting dari pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang pendidikan karakter dan praktiknya dalam proses pengajaran. Melalui seminar dan workshop, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis tetapi juga pengalaman praktis dalam mengimplementasikan nilai-nilai karakter dalam konteks Kurikulum Merdeka. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan di antara mahasiswa terkait dengan konsep dan penerapan pendidikan karakter. Partisipasi aktif mereka dalam kegiatan seminar menunjukkan komitmen untuk mengembangkan kompetensi yang diperlukan dalam membentuk karakter siswa yang tangguh dan berintegritas. Langkah ini penting untuk memastikan bahwa pendidikan di Indonesia tidak hanya menghasilkan individu yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai moral yang kuat untuk berkontribusi positif dalam masyarakat.Kata kunci: Pendidikan Karakter, Kurikulum MerdekaThe Kurikulum Merdeka approach provides schools with the autonomy to design curricula according to local needs and students' potential, including the integration of character values as a crucial part of learning. Community service activities undertaken by students aim to enhance their understanding of character education and its practical application in teaching processes. Through seminars and workshops, students gain not only theoretical knowledge but also practical experience in implementing character values within the context of Kurikulum Merdeka. Evaluation results indicate a significant improvement in students' understanding of the concepts and application of character education. Their active participation in seminar activities demonstrates a commitment to developing the competencies necessary to shape resilient and integrity-driven student characters. This initiative is crucial to ensuring that education in Indonesia not only produces academically proficient individuals but also instills strong moral values to contribute positively to society.Keywords: Character Education, Kurikulum Merdeka 
MEMBANGUN KESADARAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KELUARGA DI GAMPONG KAJHU KECAMATAN BAITUSSALAM ACEH BESAR Nelliraharti Nelliraharti; Rahmat Fajri; Murnia Suri; Soraya Lestari; Mastura Mastura
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital saat ini perlu diberikan pemahaman lebih kepada masyarakat agar mereka cerdas dalam memanfaatkannya sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengedukasi dan membangun kesadaran masyarakat dalam meningkatkan keluarga yang sehat, pemberdayaan ekonomi kreatif dan produktif untuk keluarga serta cerdas dalam menggunakan teknologi digital untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Bentuk kegiatannya berupa sosialisasi dengan pemaparan materi menggunakan metode ceramah dan tanya jawab, pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu, pembagian buku dan alat tulis bagi anak-anak sekolah dasar yang kurang mampu dan penyerahan pohon untuk desa. Kegiatan ini terlaksana karena terwujudnya kerjasama antara seluruh anggota kelompok pengabdian masyarakat dalam menjalankan kegiatan serta dukungan berbagai pihak terutama kepala desa dan warga gampong Kajhu Kecamatan Baitussalam Aceh Besar dengan harapan dapat berlanjut di lain kesempatan dengan berbagai program lainnya.Kata kunci : kesadaran masyarakat, teknologi digital, perekonomian keluargaThe development of digital technology today needs to be given more understanding to the community so that they are smart in using it so that they can improve the family economy. The purpose of this service activity is to educate and build public awareness in increasing healthy families, empowering the creative and productive economy for families and being smart in using digital technology to improve the family economy. The form of activity is in the form of socialization with material exposure using lecture and question and answer methods , distribution of basic necessities to underprivileged communities, distribution of books and stationery for underprivileged elementary school children and delivery of trees to villages. This activity was carried out because of the realization of cooperation between all members of the community service group in carrying out activities and the support of various parties, especially the village head and residents of the Kajhu gampong, Baitussalam District, Aceh Besar in the hope that it can continue on other occasions with various other programs.Keywords: public awareness, digital technology, family economy
GREEN ACCOUNTING: NILAI EKONOMIS SAMPAH DI MASA PANDEMI COVID-19 Soraya Lestari; Sarini Vita Dewi; Ulfa Husna Dhirah; Rulia Meilina
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan hasil dari aktivitas manusia yang tidak dimanfaatkan lagi. Namun demikian bukan berarti sampah tersebut tidak bermanfat. Hanya saja banyak masyarakat yang belum terbiasa untuk memilah sampah berdasarkan jenisnya sehingga sampah tersebut bisa didaur ulang. Hal ini sangat penting, karena sampah yang tidak dimanfaatkan akan terus menumpuk dan berdampak buruh terhadap manusia. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memelihara lingkungan dengan melakukan daur ulang sampah menggunakan konsep 3R (reduce, reuse dan recycle). Hal ini dikarenakan sampah juga memiliki nilai ekonomis yang dapat dimanfaatkan masyarakat sehingga juga dapat meningkatkan pendapatan terutama di masa pandemi Covid-19. Di Masa Pandemi Covid-19, masyarakat dituntut untuk lebih memperhatikan kesehatan, hidup bersih dengan mengelola sampah rumah tangga dengan baik, serta memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat dan bernilai. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan antusias masyarakat yang baik dalam mengelola sampah. Karena banyak dari masyarakat yang belum mengerti bagaimana cara memisahkan sampah yang baik, dan mengasah kreativitas untuk membuat produk-produk yang dapat dijual kembali. Keywords: Green Accounting, Pengelolaan Sampah, Pandemi Covid-19 
EVALUASI STRATEGI GREEN MARKETING TERHADAP VOLUME PENJUALAN PRODUK PADA PLATFORM E-COMMERCE Lestari, Soraya; Lisnawati, Lisnawati; Usfari, Muji
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v11i2.5590

Abstract

This study aims to determine how the evaluation of green marketing strategies affects product sales volume on e-commerce platforms. In the implementation of green marketing, four elements of the marketing mix are adopted, known to consist of the 4Ps are Product, Price, Place, and Promotion. Based on the philosophy of green marketing, each element in the marketing mix must have a green perspective in its marketing activities. Data collection techniques used in this study include observation, questionnaires, and documentation. The data analysis technique used is a quantitative approach with a sample size of 43 respondents. The results of the study show that, partially, green products have a positive and significant influence on product sales volume on e-commerce platforms. Similarly, green place is also proven to have a positive and significant effect on product sales volume on e-commerce platforms. However, green promotion and green price do not have a significant effect on product sales volume on e-commerce platforms. Nevertheless, simultaneously, green product, green price, green promotion, and green place have a significant effect on product sales volume on e-commerce platforms. Keywords: E-Commerce, Green Product, Green Price, Green Promotion, Green Place, MSMEs, Sales Volume
Digitalization of Local Culture Products as a Strategy to Enhance the Competitiveness of Creative Trade (The Case of Aceh Rencong) Gunawan, Doni; Annisa Qadrunnada; Lestari, Soraya
Journal of Social and Policy Issues Vol. 6 No. 1 (2026): January - March
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/jspi.v6i1.592

Abstract

This study aims to analyze and develop a digitalization strategy for the local cultural product Rencong Aceh as an effort to increase competitiveness in creative trade. Rencong as a symbol of Acehnese identity has high historical, artistic, and economic value, but its development still faces challenges in modern marketing, particularly in aspects of market access, product visualization, and cultural branding. To address these needs, this study collaborated with the Informatics study program in designing and building a web-based e-commerce platform specifically designed for the marketing of Rencong Aceh products. The research method used a qualitative descriptive approach combined with user-centered design (UCD) in the system development process. Data were obtained through observations of Rencong artisans, interviews with MSMEs, and literature studies on the digitalization of culture and creative trade. The system development stages included user needs analysis, interface design, digital catalog creation, cultural storytelling feature integration, and platform functionality testing. The research results show that digitalization through e-commerce significantly increases the visibility and market access of Acehnese Rencong products. Craftsmen gain a broader marketing space, cultural documentation becomes more standardized, and consumers can understand the historical value of Rencong through an integrated digital narrative. Cross-disciplinary collaboration between Accounting, Creative Economy, and Informatics has been shown to strengthen innovation while maintaining the authenticity of cultural products. This research recommends further developments in the form of digital payment integration, product tracking features, and social media-based promotions to strengthen global marketing.