Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pemanfaatan Pangan Fungsional Lokal : Inovasi Moringa Oleifera Menjadi Produk Bergizi Darmin, Darmin; M. Noris, M. Noris; Rumaf, Fachry; Ningsih, Suci Rahayu; Tutu, Christien Gloria; Rumjani, Zuarda Jumainap; Juraidin, Juraidin; Hidayah, Nurul; Ardianti, Ardianti; A’yuni, Kurata; Nisah, Fitratun; Yuliani, Yuliani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.5767

Abstract

Moringa oleifera dapat dijadikan sebagai makanan kaya nutrisi untuk alternatif mengatasi malnutrisi.Berdasarkan hasil survey pendahuluan bahwa masih rendah pengetahuan siswa SMA Negeri 1Belo tentang pangan fungsional lokal moringa oleifera sebagai pangan fungsional lokal bergizi. Berdasarkan hasil observasi lapangan diatas, maka diperlukan upaya edukasi melalui penyuluhan dan sosialisasi terkait pangan fungsional lokal moringa oleifera sebagai pangan fungsional lokal bergizi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan dan meningkatkan pengetahuan siswa sekolah SMA Negeri 1Belo tentang pangan fungsional lokal moringa oleifera sebagai pangan fungsional lokal bergizi.Populasi dan sampel dalam kegiatan pengabdian masyarkat ini yaitu siswa SMA Negeri 1Belo, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima sebanyak 58 orang. Analisis data mengunakan Spss dengan analisis deskriptif. Hasil pre test pengetahuan responden tentang pangan fungsional lokal moringa oleifera dapat diketahui bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang kurang yaitu sebesar 77.6%. sementara hasil post test pengetahuan responden tentang pangan fungsional lokal moringa oleifera dapat diketahui bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik yaitu sebesar 89.7%. Artinya setelah diberikan edukasi dan penyuluhan terdapat pengaruh yang signifikan peningkatan pengetahuan siswa SMA Negeri 1Belo tentang pangan fungsional lokal moringa oleifera sebagai pangan fungsional bergizi
Upaya Pencegahan Malnutrisi Pada Siswa – Siswi Kelas 5 SDN 4 Bilalang 1 Dengan Melakukan Edukasi Gizi Seimbang Fauzan, Moh Rizki; Sarman, Sarman; Dimkatni, Ni Wayan; Rumaf, Fachry; Sayariah, Novia Fitruatus; Mokodompit, Hafsia Khairunisa
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6326

Abstract

Gizi seimbang merupakan asupan harian yang jenis dan jumalah zat gizinya sesuaia dengan kebutuhan tubuh. Pemenuhan asupan gizi tersebut juga harus memperhatikan prinsip keanekaragaman pangan, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih, dan menjaga berat badan normal untuk mencegah terjadinya masalah gizi. Gizi seimbang sangat dibutuhkan oleh tubuh agar bisa menjalankan fungsinya dengan baik terlebih anak sekolah. Gizi seimbang sangat dibutuhkan oleh anak sekolah untuk masa pertumbuhan akan tetapi kebanyakan anak sekolah belum mengetahui apa itu gizi seimbang. Tujuan dari edukasi ini adalah untuk memberikan pemahaman serta pengetahuan mengenai gizi seimbang. Metode yang digunakan dalam edukasi ini adalah metode ceramah serta menggunakan media powerpoint dan pembagian poster. Edukasi ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan serta pemahaman yang pada akhirnya akan mempengaruhi sikap dan tindakan anak memperbaiki kebiasaan hidup sesuai dengan anjuran gizi seimbang dan mengetahui ukuran porsi makanan apa yang ada di piringku.
Hubungan Penggunaan Alat Pelindung Diri Dengan Keluhan Penyakit Kulit Pada Nelayan Di Desa Motandoi Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Hairil Akbar; Rumaf, Fachry; Tanib, Nurul Amel; Fauzan, Moh. Rizki; Asri, Abdul Malik Darmin
Health Safety Environment Vol 4 No 2 (2025): Health Safety Environment Journal (Oktober 2025)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The use of personal protective equipment (PPE) is an effort by workers to protect all or part of their body from workplace hazards or accidents. Factors influencing the use of PPE include human factors, such as knowledge, comfort, and availability of protective equipment. This study aims to identify the factors associated with the use of PPE among fishermen in Motandoi Village, South Bolaang Mongondow Regency. Methods: This is an analytical observational study using a cross-sectional design. The study was conducted in Motandoi Village, with a population of 80 fishermen. The sample size consists of 80 fishermen, and the sampling technique used was total sampling. Data analysis was conducted using the chi-square test. Result : The analysis revealed a statistically significant association between the use of personal protective equipment (PPE) and skin-related complaints. Specifically, the use of gloves (p = 0.003), protective clothing (p = 0.001), head protection (p = 0.045), and rubber boots (p = 0.021) was each significantly associated with a lower prevalence of skin complaints. Conclusion: There is a relationship between the use of personal protective equipment (boots, gloves, protective clothing, and head protection) and skin disease complaints among fishermen in Motandoi Village, South Bolaang Mongondow Regency.
Analisis Faktor Kelelahan Kerja Pada Perawat Dirumah Sakit X Kotamobagu Sarman; Fachry Rumaf; Moh. Rizki Fauzan; Anggi Della Anggaria
Miracle Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/mj.v5i2.1546

Abstract

Kelelahan kerja merupakan suatu kondisi yang biasanya terjadi pada pekerja, yang menyebabkan penurunan produktivitas di lingkungan kerja, mengakibatkan mereka tidak sapat menyelesaikan tugas mereka.penerapan standar kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan kerja rumah sakit (K3RS) sangat penting yntuk mengurangi kemungkinan penyakit dan kecelakaan kerja di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada perawat dirumah sakit x kotamobagu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sentional. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 55 responden. Teknik pengambilan data yang digunakan pada penelitian ini adalah simple random sampling. Teknik pengambilan data terbagi menjadi dua yaitu data primer dengan pembagian kuesioner pada perawat dan data sekunder yang diperoleh dari rumah sakit x kotamobagu. Data di analisis menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian ini terdapat hubungan kelelahan kerja dengan umur dengan nilai p value 0,001 < 0,05, shift kerja dengan nilai p value 0,001 <0,05, massa kerja dengan nilai P value 0,001 <0,05 dan beban kerja dengan nilai 0,001 <0,05. Oleh karena itu pihak rumah sakit dapat meningkatkan kebiasaan istirahat dengan duduk setalah menangani pasien ditempat yang sudah disediakan untuk menyeimbangi posisi kerja dan memberikan fasilitas yang memadai dan mendukung kenyamanan bagi perawat dalam bekerja untuk menghindari terjadinya kelelahan kerja.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecelakaan Kerja Pada Perawat Diruang Rawat Inap Rumah Sakit X Kota Kotamobagu Fachry Rumaf; Moh. Rizki Fauzan; Sarman; Henny Kaseger; Niar Tanaeyo
Miracle Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/mj.v5i2.1602

Abstract

Meningkatnya jumlah pasien dan rawat inap menyebabkan beban kerja tenaga kesehatan termasuk perawat semakin meningkat. Semakin berat beban kerja maka semakin besar pula risiko perawat mengalami kecelakaan kerja. Berdasarkan hasil observasi di lapangan terdapat beberapa perawat yang mengalami kecelakaan kerja seperti tertusuk jarum dan ampul pecah setelah memeriksa pasien, terdapat perawat yang tidak mematuhi penggunaan alat pelindung diri, tidak mematuhi prosedur operasi standar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecelakaan kerja pada perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit X Kota Kotamobagu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian crosssectional. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 58 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Teknik pengumpulan data dibagi menjadi dua yaitu data primer dengan menyebarkan kuesioner perawat dan data sekunder yang diperoleh dari rumah sakit x kota kotamobagu. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kecelakaan kerja dengan masa kerja dengan nilai ρ sebesar 0,026 < 0,05 dan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri dengan nilai ρ sebesar 0,009 < 0,05 serta penerapan prosedur operasi standar dengan nilai ρ sebesar 0,000 < 0,05.
Work Tenure and Marital Status as Determinants of Job Stress among Nurses in the Inpatient Ward of Hospital X in Kotamobagu Henny Kaseger; Christien Gloria Tutu; Moh. Rizki Fauzan; Hairil Akbar; Fachry Rumaf; Sri Bunga Mawarni Paputungan
Jurnal EduHealth Vol. 16 No. 04 (2025): Jurnal EduHealt, Edition October-December , 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nurses are the frontline of healthcare services and are highly vulnerable to work-related stress due to complex tasks and heavy responsibilities. This study aimed to analyze the relationship between work tenure and marital status with job stress among nurses in the inpatient ward of Hospital X in Kotamobagu. A quantitative study with a cross-sectional design and correlational analysis was conducted. The population consisted of 272 nurses, from which 73 respondents were selected using simple random sampling. Data were collected through a structured questionnaire covering three main variables: work tenure, marital status, and job stress. Univariate analysis was used to describe frequency distributions, and bivariate analysis using the Chi-Square test was applied to examine associations between independent and dependent variables. The findings showed that work tenure (p = 0.000) and marital status (p = 0.004) were significantly associated with nurses’ job stress. Nurses with longer work tenure (≥3 years) and those who were married were more likely to experience job stress. Emotional support, a healthy work environment, and adequate rest are essential to effectively manage job stress among nurses.
Hubungan Penggunaan Alat Pelindung Diri Dengan Keluhan Penyakit Kulit Pada Nelayan Di Desa Motandoi Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Hairil Akbar; Rumaf, Fachry; Tanib, Nurul Amel; Fauzan, Moh. Rizki; Asri, Abdul Malik Darmin
Health Safety Environment Vol 4 No 2 (2025): Health Safety Environment Journal (Oktober 2025)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The use of personal protective equipment (PPE) is an effort by workers to protect all or part of their body from workplace hazards or accidents. Factors influencing the use of PPE include human factors, such as knowledge, comfort, and availability of protective equipment. This study aims to identify the factors associated with the use of PPE among fishermen in Motandoi Village, South Bolaang Mongondow Regency. Methods: This is an analytical observational study using a cross-sectional design. The study was conducted in Motandoi Village, with a population of 80 fishermen. The sample size consists of 80 fishermen, and the sampling technique used was total sampling. Data analysis was conducted using the chi-square test. Result : The analysis revealed a statistically significant association between the use of personal protective equipment (PPE) and skin-related complaints. Specifically, the use of gloves (p = 0.003), protective clothing (p = 0.001), head protection (p = 0.045), and rubber boots (p = 0.021) was each significantly associated with a lower prevalence of skin complaints. Conclusion: There is a relationship between the use of personal protective equipment (boots, gloves, protective clothing, and head protection) and skin disease complaints among fishermen in Motandoi Village, South Bolaang Mongondow Regency.
EDUKASI PENCEGAHAN LEPTOSPIROSIS PADA PETANI DI DESA NONAPAN Hairil Akbar; Henny Kaseger; Fachry Rumaf; Jefri Monoarfa; Rifqi Raji Potabuga; Andini Nur Aisyah Rasjid; Nadira Aulia Mokoagow
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2025): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis yang berisiko tinggi bagi petani karena paparan lingkungan yang terkontaminasi urin hewan, khususnya tikus. Berdasarkan kebutuhan masyarakat mengenai penyebab, cara penularan, gejala, dan upaya pencegahan mendorong dilaksanakannya kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran petani serta mendorong praktik hidup bersih dan sehat. Kegiatan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan demonstrasi dengan tahapan perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Materi edukasi mencakup pengertian leptospirosis, cara penularan, gejala, langkah pencegahan, serta pentingnya deteksi dini dan penanganan medis. Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, dengan rata-rata peningkatan pengetahuan sebesar 54%, dan observasi perilaku menunjukkan kesadaran peserta untuk menerapkan pencegahan dalam aktivitas sehari-hari. Kegiatan ini memberikan manfaat langsung bagi mitra berupa peningkatan pengetahuan dan kemampuan menerapkan praktik hidup bersih dan sehat, serta menjadi model untuk replikasi dan keberlanjutan edukasi pencegahan leptospirosis di desa lain.
Convergensi Pencegahan Stunting Melalui Rumah Desa Sehat Rumaf, Fachry; Kaseger, Henny; Sarman, Sarman; Fauzan, Moh. Rizki; Dimkatni, Ni Wayan; Akbar, Hairil; Gloria Tutu, Christien
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i3.3510

Abstract

Kegiatan pengabdian Masyarakat dengan Topik Convergensi Pencegahan Stunting Melalui Rumah Desa Sehat dilaksanakan pada 09 November 2022. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Mogolaing Kecamatan Kotamobagu Barat. Kegiatan pengabdian ini dihadiri oleh peserta dengan jumlah total sebanyak 25 orang, laki-laki berjumlah 7 orang dan perempuan sebanyak 18 orang. Pengabdian dilakukan dengan bentuk edukasi kesehatan tentang Stunting dengan pemberian materi kepada remaja, calon pengantin, dan ibu balita yang hadir dalam edukasi sebagai upaya pencegahan stunting dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Metode yang digunakan yaitu ceramah yang diringi dengan pemberian contoh yang relevan tentang stunting serta pemberian leaflet tentang stunting. Topik dalam pengabdian ini dipilih berdasarkan permasalahan yang terjadi pada masyarakat kecamatan mogolaing, dimana belum semua masyarakat yang mengetahui dan mengerti tentang stunting, di Indonesia stunting juga masih menjadi permasalahan kesehatan yang belum tuntas. Secara lebih rinci materi yang disampaikan berupa definisi dari stunting, dampak stunting, cara untuk mengidentifikasi anak stunting, Instrumen untuk melihat status gizi pada anak, Gizi untuk bayi balita. Respon Masyarakat begitu baik dalam menerima edukasi tentang stunting apalagi dibarengi dengan pemberian contoh kongkrit sehingga mudah dipahami oleh Masyarakat, stunting masih menjadi salah satu masalah Kesehatan di Indonesia yang belum tuntas penyelesaiannya oleh karena itu sangat penting bagi kita untuk ikut membantu dalam Upaya penuntasan stunting di Indonesia.
PENYULUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PETANI DI DESA ABAK, KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Dimkatni, Ni Wayan; Akbar, Hairil; Fauzan, Moh. Rizki; Sarman, Sarman; Rumaf, Fachry; Dadu, Mohammad Fauzi Pratama Putra; Imban, Putri Natasya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35632

Abstract

Penggunaan pestisida dalam kegiatan pertanian merupakan hal yang umum dilakukan oleh petani. Namun, kurangnya pemahaman mengenai pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dapat meningkatkan risiko paparan pestisida yang berbahaya bagi kesehatan. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan mengenai penggunaan APD yang tepat kepada petani di Desa Abak, Kabupaten Bolaang Mongondow. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi melalui penyuluhan dan demonstrasi langsung tentang jenis-jenis APD serta cara penggunaannya selama proses penyemprotan pestisida. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman petani mengenai pentingnya APD dalam melindungi diri dari paparan pestisida, serta adanya perubahan perilaku dalam penerapan APD saat bekerja di lapangan. Penyuluhan ini diharapkan dapat mengurangi risiko kesehatan yang terkait dengan penggunaan pestisida, serta meningkatkan kesejahteraan dan keselamatan kerja para petani di Desa Abak.