Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengendalian Vektor Nyamuk Aedes Aegypti Pembawa Virus Dengue Untuk Pencegahan DBD di Lingkungan Sekolah Rumaf, Fachry; Akbar, Hairil; Rismayani, Besse; Lasabuda, Ainul Djulfa; Mokodongan, Aliftha Nadzriya; Muhaling, Fachrel Achmad; Mokodompit, Julia Ananta; Ganggai, Laisya Febri Alawiyah; Lantong, Sasta; Mokodompit, Vidia Azzahra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.694

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa sekolah dasar mengenai pengendalian vektor nyamuk Aedes aegypti sebagai upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di SD Negeri 1 Motoboi Kecil. Penyakit DBD masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Rendahnya pengetahuan siswa serta kurangnya kebersihan lingkungan sekolah menjadi faktor risiko utama penularan. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab yang melibatkan siswa dan guru. Materi yang diberikan mencakup pengertian nyamuk Aedes aegypti, ciri-ciri, bahaya yang ditimbulkan, serta langkah pencegahan melalui penerapan 3M Plus dan perilaku hidup bersih dan sehat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah perkembangbiakan nyamuk. Siswa tampak antusias mengikuti kegiatan, aktif bertanya, dan memahami langkah-langkah pencegahan DBD. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan meliputi dukungan pihak sekolah, kerja sama tim pelaksana, dan partisipasi aktif siswa. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pemberdayaan siswa untuk menerapkan perilaku pencegahan DBD secara berkelanjutan di lingkungan sekolah dasar.
Edukasi Bahaya dan Upaya Pencegahan Penyakit Menular Seksual pada Remaja di SMK Negeri 1 Kotamobagu Akbar, Hairil; Sarman, Sarman; Fauzan, Moh Rizki; Rumaf, Fachry; Dimkatni, Ni Wayan; Rismayani, Besse; Muda, Alfarezi; Paputungan, Dio Alief Saputra; Kaonal, Enjelina; Ngandu, Nayla; Hulukati, Fika Reva Agisty; Timbuleng, Stevania Pricilia; Damogayo, Fika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.714

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai bahaya serta upaya pencegahan penyakit menular seksual (PMS) di SMK Negeri 1 Kotamobagu. Remaja merupakan kelompok yang rentan terpapar PMS akibat rasa ingin tahu yang tinggi, paparan informasi yang kurang tepat, dan perilaku berisiko. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi, serta tanya jawab dengan menggunakan media presentasi. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas XI Asisten Keperawatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai jenis PMS, cara penularan, dan strategi pencegahan setelah mengikuti penyuluhan. Selain itu, siswa mulai menunjukkan sikap lebih terbuka dalam berdiskusi mengenai kesehatan reproduksi. Kegiatan ini menegaskan bahwa edukasi kesehatan yang berkelanjutan di lingkungan sekolah sangat penting dalam mencegah PMS pada remaja. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan meliputi respon yang baik dari pihak sekolah mengenai kegiatan pengabdian atau penyuluhan yang akan dilakukan, Oleh karena itu diperlukan dukungan pihak sekolah dan orang tua untuk menciptakan komunikasi yang sehat serta memberikan informasi yang benar mengenai kesehatan reproduksi.
Penyuluhan Tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Serta Edukasi Cara Cuci Tangan di SDN 2 Bintauna Dimkatni, Ni Wayan; Rumaf, Fachry; Fauzan, Moh Rizky; Sarman, Sarman; Akbar, Hairil; Dolot, Nurhalisa; Paputungan, Nadilla
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.716

Abstract

Program Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat adalah program yang dilakukan pada saat kegiatan Kuliah Kerja Nyata mahasiswa Institut Kesehatan dan Teknologi Graha  Medika di Desa  Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memberikan informasi yang bermanfaat bagi siswa salah satunya yaitu Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Kegiatan ini berupa Penyuluhan tentang dampak jika tidak mencuci tangan setelah beraktivitas, cara untuk mencuci tangan tujuh langkah dan bagaimana menjadikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat menjadi kebiasaan di sekolah maupun dirumah. Kegiatan pengabdian ini didukung oleh masyarakat,Pemerintah, para Guru. Meskipun kegiatan ini hanya dilaksanakan dalam berapa hari namun hal ini bisa menumbuhkan inspirasi bagi siswa untuk rutin menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.
Hubungan Perilaku dengan Kecelakaan Kerja Pada Petani di Kecamatan Kotamobagu Barat Akbar, Hairil; Rumaf, Fachry; Mokodompit, Putra Jufriyandi; Rismayani, Besse; Tutu, Christien Gloria
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2025): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v10i3.541

Abstract

Occupational accidents are unintended and unforeseen events, not caused by deliberate actions, which may result in losses in terms of time, property, and even human life. Behaviors associated with occupational accidents among farmers include inadequate use of Personal Protective Equipment (PPE), non-compliance with safety procedures, errors in operating tools and machinery, lack of concentration, and negligence in following safety instructions for products such as pesticides. This study aims to examine the relationship between behavior (knowledge, attitudes, and practices) and occupational accidents among farmers in West Kotamobagu District. This research employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. The study was conducted in West Kotamobagu District with a total population of 946 farmers. A sample of 90 farmers was selected using the Simple Random Sampling technique. Data analysis was carried out using the Chi-Square test. The findings revealed that knowledge (p = 0.000), attitude (p = 0.017), and practice (p = 0.007) were significantly associated with occupational accidents among farmers in West Kotamobagu District. Poor knowledge regarding occupational health and safety (OHS) and agricultural hazards, negative attitudes toward PPE usage, and undisciplined practices in its application were closely linked to the high incidence of occupational accidents among farmers. Adequate knowledge and awareness positively influence the adoption of safe behaviors, such as the proper and consistent use of complete PPE, thereby reducing the risk of occupational accidents.