Claim Missing Document
Check
Articles

Found 46 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Deteksi Adanya Cacat Pada Kayu Menggunakan Metode Local Binary Pattern Faisal Nur Achsani; Ratri Dwi Atmaja; Rita Purnamasari
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan kayu sebagai bahan bangunan sampai sekarang ini masih tetap diminati banyak masyarakat meskipun banyak alternatif bahan lain yang dapat digunakan. Dalam industri pengolahan kayu di Indonesia sangat perlu adanya proses pemilahan kayu mentah yang nantinya akan diproses dalam tahap selanjutnya. Namun hingga sekarang proses pemilahan kayu mentah dilakukan dengan manual, dan dilakukan dengan menggunakan tenaga manusia, sehingga akan membutuhkan waktu yang cukup lama dan tidak efisien. Tugas akhir ini dibuat dengan tujuan untuk mensimulasikan suatu sistem yang mampu menganalisis ada tidaknya cacat pada kayu yang digunakan dalam proses pemilahan di industri pengolahan kayu. Dengan menggunakan metode Local Binary Pattern (LBP) untuk tahap awal ekstraksi cirinya. LBP didefinisikan sebagai perbandingan nilai biner piksel pada pusat citra dengan nilai piksel disekelilingnya. Hasil dari LBP ini akan diproses pada ekstraksi ciri statistik, sehingga menghasilkan vektor ciri yang dijadikan masukan pada klasifikasi citra dengan menggunakan metode K-Nearest Neighbor (KNN). Hasil dari simulasi yang dilakukan sistem dapat mendeteksi adanya cacat pada kayu dengan tingkat akurasi tertinggi adalah 89,4%, FAR sebesar 7,6% dan FRR sebesar 3%, dengan waktu komputasi rata-rata sistem sebesar 0,3069 detik. Kata kunci : cacat kayu, LBP, ekstraksi ciri statistik, K-NN, FAR, FRR
Analisis Sequential Searching Aplikasi Kesehatan Balita Dan Ibu Hamil Serta Pencarian Puskesmas Berbasis Android Fitriah Halimah; Rita Purnamasari; Inung Wijayanto
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat di Indonesia menjadikan smartphone sebagai peralatan telekomunikasi utama, termasuk untuk mengakses internet. Tetapi, hal ini tidak diimbangi oleh pemanfaatan smartphone terhadap kesehatan. Buktinya, 4,6 juta anak balita di Indonesia mengalami gizi buruk dan dapat bertambah setiap harinya. Kesadaran masyarakat masih sangat kurang mengenai kesehatan, terutama kesehatan balita dan ibu hamil. Pada tugas akhir ini dibuat sebuah aplikasi pemantau gizi balita dan ibu hamil serta pencarian puskesmas dengan menggunakan metode sequential search. Selain itu digunakan tabel (array) dalam pencarian gizi balita dan ibu hamil. Sehingga pencarian dengan metode sequential search dilakukan dengan mencocokan input user dengan tabel. Aplikasi yang diusulkan di implementasikan dengan bantuan software Android SDK dan JDK. Aplikasi ini menggunakan bahasa pemrograman JAVA. Analisis yang dilakukan berupa pengecekan waktu komputasi pencarian data, data usage, rata-rata RAM dan kesesuaian program pada Android itu sendiri. Aplikasi ini dapat membantu masyarakat dalam pengecekan secara berkala status gizi balita dan ibu hamil, rata-rata data usage 2.03 MB, rata-rata RAM 11.85 MB, dan waktu komputasi yang dibutuhkan dalam pencarian data adalah 44.13 ms untuk puskesmas, 0.013 ms untuk gizi balita, dan 0.011 ms untuk gizi ibu hamil Kata kunci : Android, metode sequential search, gizi, dan JAVA
Desain Dan Implementasi Sistem Pengaturan Cahaya, Temperatur Dan Kelembaban Pada Kebun Indoor Menggunakan Mikrokontroler Ariando Ariando; Angga Rus Dinar; Rita Purnamasari
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pros es penyinaran, penghangatan dan perlindungan dari cuaca eks trim terhadap s uatu tanaman yang baik dapat menjamin dan meningkatkan kualitas tanaman. Diperlukan s uatu s is tem yang dapat memberi k an kondis i ideal ters ebut. Pada umumnya, s is tem diciptakan pada ruang tertutup dan mas ih s angat tergantung dengan kondis i cuaca dis ekitarnya dalam hal ini adalah s inar matahari . Maka diperlukan s is tem yang dapat memberikan kondis i ideal dalam ruangan s ecara otomatis tanpa terlalu be rgantung pada kondis i cuaca dis ekitar. Pada penelitian ini penulis telah merancang s is tem kendali otomatis s uhu, kelembaban dan intens itas cahaya pada s uatu ruangan tertutup dengan menggunakan algoritma fuzzy dan metode konvens ional berbas is mikrokontroler. Berdas arkan has il implementas i, s is tem dapat memberikan kondis i yang ideal untuk bertumbuh yaitu s uhu 23 0C - 280C, kelembaban 50% - 70% dan intens itas cahaya (+/-) 400 lux pada waktu penyinaran. Kata kunci : penyinaran dan penghangatan, mikrokontroler, fuzzy.
Implementasi Ifft 64 Titik Menggunakan Radiks-4 Pada Fpga Khairul Anas; Rita Purnamasari; Estananto Estananto
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IFFT (Inverse Fast Fourier Transform) adalah algoritma komputasional yang merupakan invers dari FFT (Fast Fourier Transform). Metode IFFT tersebut berfungsi sebagai algoritma untuk mempercepat perhitungan dari IDFT (Inverse Discrete Fourier Transform). Dengan adanya IFFT, perhitungan dari IDFT dapat berkurang secara signifikan sehingga perhitungannya menjadi sederhana dan efisien dalam implementasinya. Beberapa implementasinya adalah pada bidang kesehatan, navigasi, telekomunikasi, dan pengolahan suara.  Pada tugas akhir ini, penulis telah merancang sistem IFFT 64 titik dengan menggunakan algoritma radiks-4 dan berhasil diimplementasikan pada FPGA Altera Cyclone II – EP2C20F484C7. Implementasi ini bertujuan untuk membuktikan apakah desain sistem ini dapat dirancang pada perangkat keras FPGA. Sistem ini dirancang menggunakan VHDL, yaitu sebagai bahasa yang bertujuan untuk mengkodekan blok- blok dari sistem yang telah dibuat. Rancangan VHDL nya disimulasikan terlebih dahulu menggunakan modelsim sebelum diimplementasikan ke FPGA. Hasil simulasi tersebut akan dibandingkan dengan simulasi pada MATLAB dan perhitungan manual pada Microsoft Excel.  Setelah simulasi dilakukan dan didapatkan hasilnya, maka dilanjutkan dengan mensintesis desain VHDL ke dalam perangkat keras FPGA dengan menggunakan fitur Programmer pada software Quartus. Jumlah resource yang dibutuhkan berdasarkan hasil sintesis ke hardware FPGA adalah total logic elements berjumlah 9648 (51%), total combinational functions berjumlah 8535 (46%), dedicated logic registers berjumlah 4406 (23%), total pins berjumlah 65 (21%), total memory bits sebesar 71680 (30%), dan embedded multiplier 9-bit elements berjumlah 52(100%). Hasil ini menunjukkan bahwa sistem IFFT 64 titik menggunakan radiks-4 dapat diimplementasikan ke perangkat keras FPGA Altera Cyclone II – EP2C20F484C7.
Deteksi Tumor Otak Dengan Ekstraksi Ciri Dan Feature Selection Menggunakn Linear Discriminant Analysis (lda) Dan Support Vector Machine (svm) Agung Adinegoro; Ratri Dwi Atmaja; Rita Purnamasari
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Dunia kesehatan dewasa ini tidak bisa dipisahkan dengan teknologi yang terus berkembang. Pengembangan teknologi yang erat kaitannya dengan dunia kesehatan atau dunia kedokteran adalah pengolahan citra digital Dengan penggunaan teknologi pengolahan citra digital seperti MRI, para dokter radiolog bisa menganalisis dan mendiagnosa anatomi dan tumor otak yang menyerang pasiennya tanpa harus melakukan pembedahan secara langsung hanya untuk mengetahui keadaan pada pasien. Pada tugas akhir ini akan dikembangkan sebuah sistem berbasis komputer yang akan digunakan untuk mendeteksi tumor pada otak. Citra MRI yang masuk sebagai input akan mengalami proses normalisasi, ekstrak si ciri, seleksi ciri dan klasifikasi. Untuk proses ekstraksi ciri, akan digunakan LDA (Linear Discriminant Analysis) akan mengambil perannya sebagai ekstraksi ciri dan seleksi ciri. Ciri yang direduksi setelah mengalami proses ekstraksi ciri tidak akan kehilangan arti, sehingga akan membantu proses klasifikasi dengan lebih cepat dan akurat. Klasifikasi nantinya akan dilakukan oleh metode SVM (Support Vector Machine). SVM akan mentranformasi input yang sudah direduksi dimensinya dengan mengkonstruksi hyperplane yang memiliki jarak maksimum dari titik-titik terdekat dari data latih. Kata kunci : MRI, LDA, ekstraksi ciri, SVM
Desain Arsitektur Dan Implementasi Pengkode-pendekode Hard Decision Ldpc Menggunakan Algoritma Message Passing Aditia Tarigan; Rita Purnamasari; Efa Maydhona Saputra
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Low Density Parity Check atau LDPC merupakan teknik channel coding yang dikembangkan oleh Robert G. Gallager pada tahun 1962. LDPC dikenal akan kemampuannya sebagai teknik pengkode yang terdekat untuk mencapai maksimum dari Shannon capacity dan kompleksitas rendah pada implementasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang arsitektur dan mengimplementasikan teknik pengkode dan pendekode LDPC pada FPGA. Metode koreksi error yang digunakan pada implementasi adalah algoritma message passing. Proses implementasi menggunakan dua jenis code rate yaitu code rate ½ dan code rate ¾. Pada code rate ½, matriks yang digunakan adalah matriks 4x8, matriks 8x16, dan matriks 24x48. Pada code rate ¾, matriks yang digunakan adalah matriks 4x16. Dari hasil percobaan menunjukkan bahwa algoritma message passing dapat melakukan koreksi error lebih dari satu bit error. Hasil implementasi sistem menunjukkan bahwa frekuensi kerja matriks 4x8 adalah 1,35 MHz, frekuensi kerja matriks 8x16 adalah 0,909 MHz, frekuensi kerja matriks 24x48 adalah 0,156 MHz, dan frekuensi kerja matriks 4x16 adalah 1,35 MHz. Kata kunci : code rate, FPGA, LDPC, message passing.
Perbandingan Metode Surf Dan Sift Dalam Sistem Identifikasi Tanda Tangan Felix Pidha Hilman; Ledya Novamizanti; Rita Purnamasari
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Identifikasi tanda tangan merupakan langkah yang penting untuk menghindari tindakan pemalsuan tanda tangan. Sebuah sistem identifikasi tanda tangan sangat dibutuhkan agar pemalsuan tanda tangan tidak merugikan orang lain. Metode ekstraksi ciri Speed Up Robust Features dan Scale Invariant Feature Transform akan sesuai digunakan untuk sistem tersebut. Selain itu didukung juga penggunaan k-Nearest Neighbour untuk proses klasifikasi. Data yang digunakan di dalam penelitian ini adalah tanda tangan dari 10 orang dengan masing-masing memberikan 30 tanda tangan. Jumlah total 300 tanda tangan akan dibagi untuk data latih sebanyak 100 buah dan data uji sebanyak 200 buah. Hasil yang diperoleh dari pengujian adalah dengan jumlah poin=100 menggunakan ekstrasi ciri SIFT, rata-rata persentase citra benar tertinggi adalah 68% dari 200 data uji yang terbagi dalam 10 kelas. Sedangkan dengan ekstraksi ciri SURF dengan jumlah poin=125, rata -rata persentase citra benar tertinggi adalah 68% dari 200 data uji yang terbagi dalam 10 kelas. Kata kunci : Pengenalan tanda tangan, ekstraksi ciri, SURF, SIFT, k-NN
Analisis Performansi Video Encoder Dan Decoder (codec) High Efficiency Video Coding Dan Advanced Video Coding Pada Video Digital Firos Fathul Alam; Rita Purnamasari; R. Yunendah Nur Fuadah
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah informasi dalam bentuk data yang dihasilkan semakin banyak setiap harinya, diiringi dengan terus meningkatnya kebutuhan akan kapasitas dan kecepatan pengiriman informasi yang semakin meningkat. Untuk mendukung efisiensi dalam pengiriman dan penyimpanan data video dapat dilakukan pendekatan berupa kompresi video. Kompresi pada video dilakukan dengan bantuan video codec. Video codec memiliki beragam standar, antara lain H.265/MPEG-H HEVC codec dan H.264/MPEG-4 AVC codec Analisis terhadap codec High Efficiency Video Coding dan Advanced Video Coding dilakukan dengan perhitungan terhadap parameter kualitas objektif menggunakan metode Full Reference. Parameter yang dianalisis meliputi kecepatan kompresi, nilai PSNR, MSE, dan rasio kompresi, dengan melakukan analisis komparasi secara objektif dari hasil kompresi menggunakan kedua video codec tersebut, akan dihasilkan informasi yang mampu menunjukkan codec manakah yang menghasilkan hasil kompresi yang lebih baik.
Rancang Bangun Electromyograph Untuk Deteksi Wicara Huruf Vokal Pada Penderita Tuna Rungu Edwin Rizki Handiarno; Mas Sarwoko Suraatmadja; Rita Purnamasari
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuna rungu adalah kondisi dimana seseorang memiliki masalah dalam pendengaran baik permanen maupun non permanen yang berkebutuhan khusus karena memiliki hambatan dalam pendengaran individu tunarungu memiliki hambatan juga dalam berbicara sehingga mereka disebut tunawicara. Pada tugas akhir ini akan dirancang sebuah kesatuan sistem elektromiograf untuk mendeteksi wicara huruf vocal yang akan ditampilkan pada lcd 16x2.Metode yang digunakan untuk pengolahan data pada tugas akhir ini menggunakan jaringan syaraf tiruan dengan metode pembelajaran backpropagation dengan mengambil nilai ADC yang menjadi sumber informasi pengolaahan data yang didapatkan dari kontraksi pada otot daerah wajah. Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk perancangan jaringan syaraf tiruan dapat bekerja pada deteksi huruf vokal dengan learning rate 0.01, epoch 100, target eror sebesar 0. 265 dengan hidden layer 10 neuron mengasilkan menghasilkan tingkat akurasi 74 % Kata kunci : tunarungu, elektromiograf, huruf vokal
Implementasi Discrete Cosine Transform (dct) Pada Field Programmable Gate Array (fpga) Untuk Aplikasi Kompresi Citra Taufik Yumna; Rita Purnamasari; Estananto Estananto
eProceedings of Engineering Vol 5, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak DCT adalah transformasi data yang mengubah dari domain waktu ke domain frekuensi, yang mampu memisahkan informasi pada frekuensi rendah hingga frekuensi tinggi. Manfaat dari transformasi ini cukup banyak, namun yang terasa saat era digital saat ini adalah pada kompresi citra. Dengan bantuan transformasi ini dapat mengurangi besar data yang dikandung oleh citra tanpa merusak kulaitas citra tersebut. Pada tugas akhir ini penulis telah merancang sistem DCT dengan N=8 dan N=2 dan berhasil diimplementasikan pada FPGA Altera Cyclone II – EP2C20F484C7. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa DCT dapat diimplementasikan pada FPGA dan hasilnya tidak jauh beda dengan perhitungan menggunakan MATLAB. Sistem ini dirancang menggunakan bahasa VERILOG yang merupakan bahasa hardware yang dimengerrti oleh FPGA, pemilihan bahasa ini untuk memudahkan dalam mengkodekan perhitungan sistem DCT. Sistem ini dikodekan menggunakan Quartus Lite 16.0.0.2.1.1 dan disimulasikan dengan MODELSIM lalu kemudian disintesa pada FPGA. Hasil keluaran dari FPGA akan dibandingkan dengan hasil keluaran dari MATLAB. Setelah disimulasikan dan didapatkan hasilnya, sistem disintesa ke board FPGA Altera Cyclone II – EP2C20F484C7. Dari hasil simulasi yang dapat diimplementasikan pada board FPGA Altera Cyclone II – EP2C20F484C7 hanya DCT dengan N=2 karena DCT dengan N=8 memakan resource memory yang cukup besar yaitu 3285% sedangkan sistem DCT dengan N=2 sebesar 92%. Dari hasil simulasi juga didapatkan perbandingan waktu delay dan BER antara perhitungan menggunakan MATLAB dan FPGA. Hasilnya adalah waktu delay yang dibutuhkan oleh MATLAB untuk menghitung DCT dengan N=8 adalah 0.10894 s dan dengan N=2 adalah 0.12107 s sedangkan waktu yang dibutuhkan oleh FPGA untuk menghitung DCT dengan N=8 adalah 0.00000024 s dan dengan N=2 adalah 0,00000136 s. BER yang dihasilkan antara MATLAB dengan FPGA adalah 0.2930 untuk DCT dengan N=2 dan 0.0503 untuk DCT dengan N=8. Kata kunci : Discrete Cosine Transform, Kompresi Citra, Field Programmable Gate Array. Abstract DCT is a data transform that converts from time domain to frequency domain, it capables to separating informations from low frequency to high frequency. The benefits of this data transform quite a lot, because with the help of this data transform can reduce the amount of data contained by the image without damaging the image's quality. In this final project the author has designed DCT system with N = 8 and N = 2 and successfully implemented on FPGA Altera Cyclone II - EP2C20F484C7. This study aims to prove that DCT can be implemented on FPGA and the result is not much different from the calculation using MATLAB. This system is designed using VERILOG language which is a hardware language dimeringrti by FPGA, this language selection to facilitate in coding calculation of DCT system. The system is encoded using Quartus Lite 16.0.0.2.1.1 and simulated with MODELSIM and then synthesized on FPGA. The output of the FPGA will be compared with the output of MATLAB. Once simulated and obtained the result, the system is synthesized to the Altera Cyclone II FPGA board - EP2C20F484C7. From the simulation results that can be implemented on the Altera Cyclone II FPGA board - EP2C20F484C7 only DCT with N = 2 because DCT with N = 8 consumes a large resource memory of 3285% while the DCT system with N = 2 is 92%. From the simulation results also obtained comparison of time delay and BER between calculations using MATLAB and FPGA. The result is the time delay required by MATLAB to calculate DCT with N = 8 is 0.10894 s and with N = 2 is 0.12107 s whereas the time required by FPGA to calculate DCT with N = 8 is 0.00000024 s and with N = 2 is 0, 00000136 s. The BER produced between MATLAB and FPGA is 0.2930 for DCT with N = 2 and 0.0503 for DCT with N = 8. Keywords: Discrete Cosine Transform, Image Compression, Field Programmable Gate Array
Co-Authors Abdurrahman Rahim Thaha Aditia Tarigan Aditia, Tarigan Agung Adinegoro Aji Fajar Suryo Antoro Alfin, Muhammad Aliefiya Rachman Anam, Nasehun Anatasya Bella Anatasya Bella Andriyan Bayu Suksmono, Andriyan Bayu Angga Rus Dinar Annaria Anggi Putri Siagian Anton Wachidin Widjaja Ariando Ariando Awlia, Winda Bainuri, Aulia Novria Basudewa, Muhammad Imansyah Bimo Rian Tri Nugroho Citra Fairuz Ghina Dadan Nur Ramadan Darmawan, Galang Aditya Dewi Zakiawati Dimarta, Rafli Caesario Dimata, Rafli Caesario Edwin Rizki Handiarno Efri Suhartono Estananto Fahmi Oscandar Faisal Nur Achsani Fatur Rizki, Dwiki Feliana Putri Anindyta Efendi Felix Pidha Hilman Fenty Alia Firos Fathul Alam Fitriah Halimah Fityanul Akhyar Gading Aurelia Nabila Lubis Gaol, Satya Wira Fernanda Lumban Gelar Budiman Hannissa Sanggarini Hashfi Fadhillah Hasril Hasril INDRA PRATAMA PUTRA SALMON Indrarini Dyah Irawati Inung Wijayanto Irawan, Meisi Iwan Iwut Tritoasmoro Janah Eka Widiarni Jony Oktavian Haryanto Kamil, Muhammad Zulvikar Fadlillah KHAERUDIN SALEH Khaerudin Saleh Khairul Anas Kris Sujatmoko Ledya Novamizanti Lubis, Gading Aurelia Nabila M.Fauzi Ishak M.Fauzi Ishak Mahanani, Edo Lutfi Majid, Muhammad Adam Mangesti, Dewi Sri Mas Sarwoko Suraatmadja Mohamad Ramdhani Mua, Edward Christhoper Muhamad Reinaldi Kurniawan Muhammad Fikri Aufa Muhammad Hablul Barri Muhammad Obi Nugraha Murnisari Dardjan Murnisari Dardjan Murnisari Dardjan Mustikasari, Ira Nani Murniati Nugraha Nugraha Nugraha Nugraha Nur Arviah Sofyan Nur Ibrahim Nurwan Reza Fachrurrozi Parameswara, Prastama Agung Yusuf Pramuji, Mochammad Chandra Prasojo, M Heru Pratama , M Hidayatullah Pratiwi, Yullia Sartika Putri Purwanto Purwanto Putu Harry Gunawan R. Yunendah Nur Fu’adah Raditiana Patmasari Rahman, Muhammad Harits Rahman, Nurfadilah Ramadhana, Rexy Yusuf Ratnasari, Pungky Eka Ratri Dwi Atmaja Resandy, Refsi Reza Yudistira Rizki Amalia Ulfa Rizki, Chaerul Rustam Rustam Rustam Saputra, Efa Maydhona SAPUTRA, EFA MAYDHONA Sasmi Hidayatul Yulianing Tyas Satria Mandala Savitri Amalia Siti Lainatul Afifah Siti Zahrotul Fajriyah Soetedjo, Erlangga Rahmat SOFIA SAIDAH Suci Aulia Sugondo Hadiyoso Suryo Adhi Wibowo Syauqi, Nabil Ali Syifa Nurgaida Yutia Tarigan Aditia Taufik Yumna Tilawatila, Wawa Tora Fahrudin Wahid, Gloria Shekinah Florensia Wahidin Wahidin Wibawa, Made Hady Sadya Wibisono Sabdo Utomo Yonita Ersalina Leksono Yoren, Muhammad Ikhlashul Yudhi Afriyana Yudiansyah Yudiansyah Yulinda Eliskar Yunita Sri Wulandari, Kristina Yurika Ambar Lita Yurika Ambar Lita Yuti Malinda Yuti Malinda