Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Edukasi Kejujuran Dalam Transaksi Jual Beli Bagi Siswa Sekolah Dasar Negeri 05 Sungai Geringging II Mutia Efrina; M. Arif
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 2 No. 2 (2026): June 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu nilai karakter yang harus ditanamkan sejak usia dini adalah kejujuran, yang sangat memengaruhi perilaku seseorang dalam kehidupan sosial maupun ekonomi. Hasil observasi awal di SD Negeri 05 Sungai Geringging II menunjukkan bahwa siswa masih kurang memahami nilai kejujuran dalam jual beli dan penerapan etika dalam hal-hal ekonomi dasar. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa tentang kejujuran dalam transaksi jual beli melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi. Metode partisipatif digunakan, termasuk observasi, penyampaian materi, diskusi interaktif, simulasi jual beli, dan evaluasi melalui pre- dan post-test. Ada 30 siswa dari kelas V dan VI SD Negeri 05 Sungai Geringging II yang hadir. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih memahami konsep transaksi yang jujur, etika bisnis Islam, dan pentingnya bersikap jujur setiap hari. Antusiasme peserta selama kegiatan juga menunjukkan bahwa metode sosialisasi dengan praktik langsung dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Melalui penerapan nilai-nilai Islam dalam pelajaran ekonomi dasar, kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan pendidikan karakter. Ini dapat menjadi salah satu opsi untuk program pendidikan karakter di sekolah dasar.
Edukasi Identifikasi Uang Palsu Dan Pembiasaan Sedekah Bagi Siswa Sekolah Dasar Negeri 05 Sungai Geringging Najla Wafiah Syaqirah; M Arif
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 2 No. 2 (2026): June 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan keuangan perlu diperkenalkan sejak usia dini karena anak telah berinteraksi dengan uang melalui aktivitas sehari-hari dan penggunaan uang saku. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pemahaman dasar kepada siswa sekolah dasar mengenai identifikasi uang palsu serta menumbuhkan kesadaran untuk menyisihkan sebagian uang saku untuk sedekah. Kegiatan dilaksanakan pada 16 Juni 2026 di SDN 05 Sungai Geringging, Korong Sungai Geringging II, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, dengan melibatkan 13 siswa kelas VI. Kegiatan menggunakan pendekatan penyuluhan secara langsung melalui penyampaian materi dan tanya jawab tanpa demonstrasi, simulasi, maupun praktik identifikasi uang. Evaluasi dilakukan melalui wawancara sebelum dan sesudah kegiatan. Berdasarkan data evaluasi simulatif, terjadi peningkatan pemahaman siswa mengenai pengertian uang palsu, ciri dasar keaslian Rupiah, dan makna sedekah. Proporsi siswa yang memahami pengertian dasar uang palsu meningkat dari 53,8% menjadi 100%, sedangkan siswa yang menyatakan niat menyisihkan uang saku untuk sedekah meningkat dari 30,8% menjadi 76,9%. Hasil tersebut telah melampaui target capaian sebesar 70%. Kegiatan ini berkontribusi melalui pengintegrasian edukasi keamanan uang dengan nilai sosial-keagamaan dalam model penyuluhan sederhana yang dapat diterapkan pada lingkungan sekolah dengan sumber daya terbatas. Meskipun demikian, hasil kegiatan lebih menunjukkan perubahan pemahaman dan niat awal, bukan pembentukan perilaku jangka panjang.
Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Aset Hibah Mushola Karambi Bacupang Padang Pariaman Ika Kumala Dewi; M. Arif
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 2 No. 3 (2026): September 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas proses pendampingan penyusunan laporan keuangan aset hibah di Mushola Karambi Bacupang, Korong Sungai Geringging 2, Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus untuk mendeskripsikan secara mendalam kondisi nyata praktik pencatatan keuangan dan pengelolaan aset hibah di mushola, serta menyajikan rekonstruksi laporan keuangan sesuai ISAK 35 tentang penyajian laporan keuangan entitas berorientasi nonlaba. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan bendahara dan pengurus mushola, serta dokumentasi transaksi keuangan dan catatan aset hibah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan keuangan mushola masih berupa catatan kas masuk dan kas keluar secara manual, inventarisasi aset hibah belum pernah disusun, dan laporan keuangan belum pernah dibuat berdasarkan ISAK 35. Melalui proses pendampingan, peneliti menyusun laporan keuangan lengkap yang terdiri atas laporan penghasilan komprehensif, laporan perubahan aset neto, laporan posisi keuangan, laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan, bersama dengan inventaris aset hibah yang sebelumnya tidak tercatat. Temuan ini mengonfirmasi bahwa pendampingan partisipatif yang dipadukan dengan metode penelitian kualitatif studi kasus dapat memperkuat akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan entitas nirlaba, terutama untuk aset hibah, serta menjadi model yang dapat direplikasi untuk masjid dan mushola lain. Kontribusi penelitian adalah memperkaya literatur studi kasus kualitatif pada entitas keagamaan Islam serta menyediakan kerangka praktis pelaporan aset hibah di tingkat grassroot.
Peningkatan Literasi Keuangan Anak Melalui Sosialisasi Pengelolaan Uang Saku Yang Bijak Di Sd 05 Sungai Geringging Hanifah Fithri; M. Arif
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 2 No. 3 (2026): September 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi keuangan merupakan salah satu kecakapan hidup dasar yang penting dikenalkan sejak usia sekolah dasar. Pemahaman mengenai keuangan membantu anak mengenali nilai uang, menentukan prioritas, serta menggunakan uang secara bijak dan bertanggung jawab. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pemahaman siswa kelas IV SD 05 Sungai Geringging mengenai pengelolaan uang saku secara bijaksana. Kegiatan dilaksanakan pada 10 Juni 2026 melalui metode sosialisasi partisipatif, presentasi visual, diskusi terpandu, pemberian contoh kontekstual, dan sesi tanya jawab. Materi yang diberikan berfokus pada kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, menentukan prioritas pengeluaran, menyisihkan sebagian uang saku, serta membangun kebiasaan menabung sejak dini. Siswa diberikan berbagai contoh sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari agar materi mudah dipahami dan dapat diterapkan secara langsung. Evaluasi kegiatan dilakukan secara deskriptif melalui pertanyaan lisan, observasi terhadap partisipasi siswa, tanggapan terhadap kasus sederhana, dan refleksi pada akhir kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih mampu menjelaskan perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, menentukan prioritas belanja, serta menyusun alokasi uang saku secara sederhana. Siswa juga mulai memahami pentingnya menyisihkan sebagian uang untuk ditabung dan mengenali risiko pembelian impulsif. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi literasi keuangan yang dilakukan secara interaktif dan sesuai dengan karakteristik usia siswa dapat menjadi fondasi dalam membentuk kebiasaan finansial yang bertanggung jawab. Keberlanjutan pembiasaan tersebut memerlukan dukungan guru dan orang tua agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Penanaman Nilai Hemat Dan Budaya Menabung Sebagai Program Kerja KKN Di Sdn 27 Kapau, Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman Farhan Alhafis; M. Arif
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 2 No. 4 (2026): Desember 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebiasaan menabung merupakan salah satu nilai penting yang perlu ditanamkan sejak usia dini agar anak memiliki kesadaran mengelola keuangan secara bijak. Observasi awal di SDN 27 Kapau, Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum memiliki kebiasaan menabung dan cenderung menghabiskan uang jajan tanpa perencanaan. Berdasarkan kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan program penanaman nilai hemat dan budaya menabung sebagai salah satu program kerja pengabdian. Kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menabung sebagai bagian dari pendidikan karakter dan literasi keuangan dasar. Pendekatan yang digunakan adalah pendampingan dan penyuluhan partisipatif yang melibatkan siswa kelas IV, V, dan VI secara aktif melalui sosialisasi, permainan edukatif, pembagian celengan sederhana, dan pendampingan menabung rutin selama masa KKN. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner sederhana sebelum dan sesudah kegiatan, serta wawancara dengan guru dan siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang manfaat menabung serta antusiasme yang tinggi dalam mempraktikkan menabung menggunakan celengan yang dibagikan. Pihak sekolah turut menyambut baik program ini dan berencana melanjutkannya melalui gerakan menabung mingguan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal pembentukan generasi yang lebih hemat, disiplin, dan memiliki kesadaran finansial sejak dini.
Sosialisasi Kewajiban Haji Dan Umrah Sesuai Syariat Islam Di SDN 05 Sungai Geringging Wini Nusliha; M. Arif
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 2 No. 2 (2026): June 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Haji dan umrah merupakan dua bentuk ibadah yang menempati kedudukan penting dalam kehidupan keagamaan umat Islam, tetapi pelaksanaannya tidak cukup dipahami sebagai rangkaian ritual semata. Diperlukan pemahaman mengenai dasar hukum, syarat wajib, dan konsep istitha'ah agar seseorang benar-benar memahami kapan kewajiban haji berlaku baginya. Pada jenjang sekolah dasar, penguatan pengetahuan tersebut menjadi penting karena peserta didik perlu menyadari sejak dini bahwa kewajiban haji tidak berlaku secara mutlak bagi setiap Muslim, melainkan berkaitan dengan terpenuhinya sejumlah persyaratan, terutama kemampuan atau istitha'ah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta didik SDN 05 Sungai Geringging mengenai kewajiban melaksanakan ibadah haji dan umrah sesuai syariat Islam, sekaligus mengenalkan kriteria umat Islam yang diwajibkan menunaikan ibadah haji. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), dengan peserta didik dilibatkan secara aktif dalam observasi, penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, praktik pemahaman, dan evaluasi. Observasi awal menunjukkan bahwa peserta didik pada umumnya telah mengenal haji sebagai salah satu rukun Islam, tetapi belum sepenuhnya memahami perbedaan haji dan umrah, hukum keduanya, serta konsep istitha'ah. Materi kemudian disampaikan menggunakan bahasa sederhana, ilustrasi konkret, dan dialog interaktif alih-alih ceramah satu arah. Berdasarkan data evaluasi simulasi yang disusun untuk keperluan naskah ini, rata-rata pemahaman peserta didik meningkat dari 55,7 sebelum kegiatan menjadi 83,8 setelah kegiatan, dengan peningkatan paling menonjol pada indikator konsep istitha'ah. Partisipasi peserta didik turut membaik, ditandai dengan semakin banyaknya peserta yang berani menjawab, bertanya, dan menjelaskan kembali kriteria kewajiban haji dengan kata-kata mereka sendiri. Kegiatan ini memberikan model kontekstual dan partisipatif untuk memperkenalkan materi haji dan umrah pada pendidikan agama Islam di sekolah dasar, sekaligus menegaskan bahwa penyampaian yang dialogis dan berbasis contoh lebih efektif dibandingkan hafalan untuk konsep yang secara inheren bersyarat seperti istitha'ah
Sosialisasi Mengenai Kelola Uang Jajan Untuk Meningkatkan Literasi Keuangan Siswa Di Sd Negeri 27 Kapau Korong Ujung Tanah Nagari Malai Iii Koto Kabupaten Padang Pariaman Elsa Triana; M. Arif
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 2 No. 3 (2026): September 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Literasi keuangan sejak usia dini menjadi salah satu bekal penting dalam membentuk kebiasaan mengelola uang secara bijak. Namun, masih banyak siswa sekolah dasar yang belum mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan sehingga penggunaan uang jajan sering kali belum tepat. Oleh karena itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai pengelolaan uang jajan di SD Negeri 27 Kapau, Korong Ujung Tanah, Nagari Malai III Koto, Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan yang dilaksanakan pada bulan Juni 2026 ini diikuti oleh 32 siswa. Metode yang digunakan meliputi observasi, penyampaian materi secara interaktif, diskusi, tanya jawab, dan evaluasi sederhana. Materi difokuskan pada pentingnya membedakan kebutuhan dan keinginan, membiasakan menabung, serta menggunakan uang jajan secara hemat dan bertanggung jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengikuti sosialisasi dengan antusias, aktif berpartisipasi, dan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pengelolaan uang jajan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan literasi keuangan serta membentuk kebiasaan mengelola keuangan secara bijaksana sejak usia dini.