This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara JPS Unimus Pedagogia: Jurnal Pendidikan Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar SEJ (Science Education Journal) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal IPA Terpadu Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Natural Science and Integration EKSAKTA : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar PENDIPA Journal of Science Education SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam JKPD : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Surya Abdimas JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Abdimasa Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) JURNAL PENDIDIKAN MIPA Science Education and Application Journal JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ScienceEdu : Jurnal Pendidikan IPA Academia Open Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Jurnal Inovasi Pendidikan Sains (JIPS) Journal of Banua Science Education IJORER : International Journal of Recent Educational Research VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA INSECTA: Integrative Science Education and Teaching Activity Journal Jurnal Kajian Pendidikan IPA International Journal of STEM Education for Sustainability Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) Elementar : Jurnal Pendidikan Dasar Indonesian Journal of Education Methods Development Jurnal Kiprah Pendidikan DIKSAINS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains Proceedings of The ICECRS Procedia of Social Sciences and Humanities Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram PERISAI: Pendidikan dan Riset Ilmu Sains Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Academic Journal Research International Journal Multidisciplinary Journal of Social Comunity Services Prosiding Seminar Nasional Unimus Unnes Science Education Journal Jurnal Pendidikan MIPA Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar Jurnal kiprah pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Profile of Student Learning Motivation in Limited Offline Learning Natural Science Subject Dewi Ayu Mulyani; Septi Budi Sartika
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 11, No 1 (2022): June 2022
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v11i1.9584

Abstract

Learning motivation is one of the most important things students must have in supporting learning success. This study aims to describe male and female students' learning motivation profiles in limited offline learning of science subjects. This research uses qualitative methods of a phenomenological approach. The subjects of this study were one male student and one female student in grade IX of SMP Muhammadiyah 4 Porong. Data collection techniques use observation, questionnaires, and interviews. The results of this study show that the learning motivation profile of male students in limited offline learning in science subjects is relatively good by achieving five indicators of learning motivation in limited offline learning. The learning motivation profile of female students in limited offline learning of science subjects is classified as very good by achieving all indicators of learning motivation in limited offline learning. This study concludes that students' learning motivation in offline learning is limited to science subjects is relatively good. Female students have better motivation to learn in offline learning than male students, which may be due to intrinsic motivational factors; female students are better than male students, while other factors are due to student behavior.
Relationship of Students’ Activities, Responses, and Cognitive Learning Outcomes on Natural Science Learning-Based Ethno-STEM in Secondary School Septi Budi Sartika; Nur Efendi; Fitria Eka Wulandari
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol 10, No 1: January 2022
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2280.056 KB) | DOI: 10.33394/j-ps.v10i1.4655

Abstract

The research aims to describe the relationship of students' activities, responses, and cognitive learning outcomes in natural science learning based ethno-STEM in secondary school. Research methods use quantitative approaches with this type of correlation research. The population and research sample are class VIII students at SMP Muhammadiyah 5 Tulangan Sidoarjo. Data collection techniques use questionnaires and documentation. Questionnaires are used to determine students' activities and responses during natural science learning based ethno-STEM. Documentation in the form of documented student learning test results. In the study results test used cognitive learning results that refer to Bloom's C4 taxonomy, namely analytical thinking skills. Data analysis techniques use descriptive statistics that use SPSS-assisted product-moment correlation tests. The results showed that in the implementation of natural science learning based ethno-STEM there was a weak relationship between: 1) there is an activity relationship to students' cognitive learning outcomes with a contribution of 0.2%, 2) there is a response relationship to student cognitive learning outcomes with a contribution of 0.9%, and 3) there is a relationship of activity and response to student cognitive learning outcomes with a contribution of 1%. There are allegations that other variables also affect students' cognitive learning outcomes, these variables need to be revealed through further.
Tingkatan Faktor-Faktor Penyebab Kesulitan Belajar IPA di SMP Negeri 2 Gedangan Anisa Baroroh Khoyumu Jannah; Septi Budi Sartika
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v12i3.711

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkatan faktor-faktor penyebab kesulitan belajar pada siswa dalam pembelajaran IPA. Metode penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif Survey. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket/kuesioner. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah random sampling. Analisis data menggunakan deskriptif. Hasil analisis data pada penelitian ini Tingkatan Faktor penyebab kesulitan belajar siswa paling tinggi adalah minat belajar 80%, kemudian faktor lingkungan sekolah 74%, selanjutnya faktor cara mengajar guru 70%, faktor kebiasaan belajar 49%, dan faktor minat belajar 38%. Dapat disimpulkan bahwa Faktor penyebab kesulitan belajar paling tinggi dari faktor internal yaitu minat belajar pada siswa dan faktor penyebab kesulitan belajar paling rendah yaitu kebiasaan belajar.
Pendampingan Akreditasi Pos PAUD Al-Hayyu Desa Banjar Bendo Kecamatan Sidoarjo Septi Budi Sartika; Nova Firda Alsya
Surya Abdimas Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i4.1847

Abstract

Akreditasi lembaga merupakan kegiatan untuk menjaga mutu lembaga itu sendiri, apakah telah sesuai dengan standar nasional atau belum. Bukanlah perkara mudah untuk mempersiapkan akreditasi lembaga. Pos PAUD merupakan lembaga PAUD non-formal yang dikelola oleh desa. Kebanyakan Pos PAUD belum terakreditasi, tentu hal ini disebabkan oleh beberapa faktor dan juga mengakibatkan beberapa faktor lainnya. Pendampingan akreditasi untuk lembaga mutlak diperlukan dalam rangka menyiapkan dokumen pendukungnya. Metode kegiatan meliputi 3, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. Kegiatan pendampingan ini meliputi 3, yaitu 1) seminar tips sukses menyiapkan akreditasi PAUD, 2) penelusuran dokumen pendukung, dan 3) pengadministrasian dokumen pendukung 8 standar akreditasi. Hasil kegiatan pendampingan sebagai berikut: 1) Pos PAUD Al-Hayyu telah mengetahui persiapan akreditasi melalui seminar yang telah dilakukan, 2) Pos PAUD Al-Hayyu telah didampingi dalam menelusuri dokumen lampau untuk mendukung akreditasi, dan 3) Pos PAUD Al-Hayyu telah mempunyai arsip 8 standar akreditasi di google drive, sewaktu-waktu apabila persyaratan akreditasi telah terpenuhi maka dapat segera melakukan pengusulan akreditasi kepada BAN PAUD & PNF Provinsi Jawa Timur.
Hubungan Gaya Mengajar Guru Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa SMP Anjar Rahmawati; Septi Budi Sartika
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA Vol. 3 No. 2 (2022): VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : HMPS Tadris IPA FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/vektor.v3i2.64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) 2) mendeskripsikan hubungan gaya mengajar guru terhadap hasil belajar kognitif IPA, mendeksripsikan hubungan motivasi belajar terhadap hasil belajar kognitif IPA, dan 3) mendeskripsikan hubungan gaya mengajar guru dan motivasi belajar terhadap hasil belajar kognitif IPA. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif non eksperimen yang termasuk dalam penelitian korelasional dengan teknik analisis Regresi Ganda dan dihitung menggunakan software SPSS versi 24.0. Populasi dan sampel penelitian ialah siswa kelas VIII SMP IT Darul Fikri Sidoarjo. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) ada hubungan yang signifikan antara gaya mengajar guru dan hasil belajar kognitif siswa mata pelajaran IPA siswa kelas VIII SMP IT Darul Fikri Sidoarjo, 2) tidak ada hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dan hasil belajar kognitif siswa mata pelajaran IPA siswa kelas VIII SMP IT Darul Fikri Sidoarjo, dan 3) tidak ada hubungan yang signifikan antara gaya mengajar guru dan motivasi belajar terhadap hasil belajar kognitif siswa mata pelajaran IPA siswa kelas VIII SMP IT Darul Fikri Sidoarjo. Simpulan dari penelitian bahwa banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar seorang siswa untuk mencapai hasil belajar yang maksimal tidak hanya motivasi dan gaya mengajar guru saja. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengungkap faktor-faktor lainnya yang turut berperan dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa selain gaya mengajar guru. Kata Kunci: gaya mengajar Guru, hasil belajar Kognitif, IPA, motivasi belajar, SMP This study aims to 1) 2) describe the relationship of teacher's teaching style to natural science cognitive learning outcomes, describe the relationship of learning motivation to natural science cognitive learning outcomes, and 3) describe the relationship of teacher's teaching style and learning motivation to natural science cognitive learning outcomes. The type of research used is non-experimental quantitative research which is included in correlational research with Multiple Regression analysis techniques and calculated using SPSS software version 24.0. The population and sample of the study were 8th grade students of SMP IT Darul Fikri Sidoarjo. Data collection techniques were obtained through questionnaires and documentation. The results of the study show that 1) there is a significant relationship between the teaching style and the cognitive learning outcomes of students in natural science 8th grade students of SMP IT Darul Fikri Sidoarjo, 2) there is no significant relationship between learning motivation and cognitive learning outcomes of students in natural science subjects 8th grade SMP IT Darul Fikri Sidoarjo, and 3) there is no significant relationship between the teaching style and learning motivation on students' cognitive learning outcomes in natural science subject students of 8th grade SMP IT Darul Fikri Sidoarjo. The conclusion from the research is that many factors influence the success of a student's learning to achieve maximum learning outcomes, not only the teacher's motivation and teaching style. Future research is expected to uncover other factors that play a role in improving students' cognitive learning outcomes besides the teacher's teaching style.Keywords: cognitive learning outcomes, learning motivation, Natural Science, Teaching Style, Secondary School
The Analysis Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) of Natural Science Secondary School Teachers' Based on School Accreditation Herry Suryanto; Septi Budi Sartika; Mochamad Nashrullah
SEJ (Science Education Journal) Vol 6 No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/sej.v6i2.1631

Abstract

This study aims to determine the ability of natural science secondary school teachers’ to use information and communication technology to assist the learning process (Technological Knowledge), the ability of natural science secondary school teachers’ to manage classes (Pedagogical Knowledge), and the ability of natural science secondary school teachers’ to mastery learning (Content Knowledge). This research is a qualitative research with a phenomenological approach. The research subjects were a natural science teachers’ at SMP Negeri 1 Prambon who was accredited A and a natural science teachers’ at SMP Perjuangan Prambon who was accredited B. Data collection techniques in this study used documentation, observation and interviews. The data analysis phase uses the Miles and Huberman model. Test the validity of the data using technical triangulation. Based on the research results, it was revealed that the ability of natural science secondary school teachers’ in mastering information and communication technology (Technological Knowledge) is quite good. Teachers at schools accredited A and B are quite good at operating Microsoft Word, Microsoft Power Point. Teachers at schools accredited A are not good at operating Microsoft Excel, while teachers at schools accredited B are not very good at operating Microsoft Excel. The ability of secondary school natural science teachers’ at accredited A schools to manage classes (Pedagogical Knowledge) is very good, while the ability of natural science secondary school teachers’ at schools accredited B is quite good. The ability of natural science secondary school teachers’ in schools accredited A is very good in mastering the subject matter they teach (Content Knowledge), while the ability of natural science teachers in schools accredited B is quite good. In future research it is expected to be able to uncover the TPACK of science teachers based on the length of time the teacher has been teaching or the other factor.
ANALISIS PEMBELAJARAN GURU IPA SMP MELALUI MODEL EVALUASI CIPP DI MASA PANDEMI COVID-19 Nur Rochmayanti; Septi Budi Sartika
Jurnal IPA Terpadu Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v5i2.27280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menungkap fakta/ fenomena tentang pembelajaran guru IPA melalui model evaluasi CIPP (Context, Input, Procces, Product) di masa pandemi covid-19. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif jenis fenomenologi. Subjek penelitian ialah guru IPA SMP Muhammadiyah 9 Boarding School Tanggulangin Sidoarjo. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada contextpembelajaran guru IPAdi masa pandemi covid-19 berkategori baik, padainputdiperoleh aspek sarana dan prasarana yang menunjang pembelajaran IPA termasuk dalam kategori baik pada ruang kelas, namun pada laboratorium IPA dan perpustakaan termasuk dalam kategori kurang baik, pada procces pembelajaran guru IPA termasuk dalam kategori baik, dan padaproduct,diperoleh pembelajaran guru IPA sudah termasuk dalam kategori baik dengan hasil ketuntasan sebesar 87,23% di mana dapat dinyatakanmemenuhi ketuntasan klasikal. Penelitian ini melakukan evaluasi pembelajaran IPA dari sudut pandang guru IPA, penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggali data melalui subjek yang lainnya, misalnya siswa, kepala sekolah, dan wali murid,sehingga akan diperoleh kajian analisis yang lebih mendalam. 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MATA PELAJARAN IPA Eka Mulyati Ningsih; Nur Efendi; Septi Budi Sartika
DIKSAINS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Diksains Edisi Desember 2022
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diksains.3.1.1-6

Abstract

ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dan mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap keterampilan berpikir kritis siswa SMP dalam mata pelajaran IPA. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pre expereimental dengan desain penelitian one group pretest and posttest design yaitu menggunakan satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol di SMP Negeri 2 Bangil Pasuruan. Populasi penelitian siswa kelas VIII sejumlah 281 siswa, dengan Teknik sampling secara convenience sampling dengan kelas VIII-A sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Instrumen penelitian dengan soal uraian keterampilan berpikir kritis. Teknik analisis data menggunakan uji N-Gain dan uji-t paired sample t-test. Hasil rata-rata skor N-Gain kedua kelas mengalami peningkatan dengan kategori sedang dan hasil uji-t menunjukkan terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap keterampilan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran IPA di kelas VIII SMP. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengungkap fakta alas an tidak terjadi peningkatan dengan kategori tinggi atau penelitian dengan menambah jumlah sampel replikasi sehingga analisis yang dilakukan akan lebih mendalam. Kata kunci—Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Keterampilan Berpikir Kritis, IPA, SMP ABSTRACT The research aims to describe the increase in students' critical thinking skills and describe the effect of problem-based learning models on secondary school students' critical thinking skills in natural science subjects. The research used was a quantitative study with a weak-experimental research design with a one group pretest and posttest design, namely using one experimental class and one control class at SMP Negeri 2 Bangil Pasuruan. The research population for 8th grade at students was 281 students, using a convenience sampling technique with 8th-A grade as the experimental class. Data collection techniques using tests. Research instrument with a description of critical thinking skills. Data analysis techniques used the N-Gain test and paired sample t-test. The results of the average N-Gain score for both classes increased to the moderate category and the results of the t-test showed that there was an effect of the problem-based learning model on students' critical thinking skills in natural science subjects in 8th grade secondary school. Future research is expected to reveal the fact that unfortunately there was no increase in the high category or research by increasing the number of reflection samples so that the analysis carried out would be more in-depth. Keywords—Problem-based Learning Models, Critical Thinking Skills, Natural Science, Secondary School
Profil Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal IPA Nisa Iic Dwi Rochmadanty; Septi Budi Sartika
PERISAI: Jurnal Pendidikan dan Riset Ilmu Sains Vol. 2 No. 1 (2023): Februari Jurnal Perisai
Publisher : LPPM - Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3449.427 KB) | DOI: 10.32672/perisai.v2i1.133

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa SMP dalam menyelesaikan soal IPA di SMP Islam Parlaungan Waru Sidoarjo. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis fenomenologi. Subjek penelitian ialah 2 siswa SMP Kelas VIII, yaitu siswa laki-laki dan perempuan yang mempunyai kemampuan kognitif setara. Indikator keterampilan berpikir tingkat tinggi dari Taksonomi Bloom meliputi C4, C5, dan C6. Teknik pengambilan data menggunakan tes, observasi, dan wawancara. Instrumen penelitian meliputi tes keterampilan berpikir tingkat tinggi, lembar observasi, dan pedoman wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles & Hubberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, verifikasi dan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa laki-laki dikatakan tercapai pada indikator analisis dan evaluasi, sedangkan indikator mencipta belum tercapai, sedangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa perempuan dikatakan tercapai pada indikator analisis dan mencipta, sedangkan indikator evaluasi belum tercapai. Penelitian ini dilakukan pada subjek dan objek berdasarkan jenis kelamin dengan kemampuan kognitif tinggi (setara), penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggali kendala-kendala yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan soal IPA sehingga seluruh indikator keterampilan berpikir tingkat tinggi dapat tercapai, serta mampu melakukan peninjauan dari lainnya misalnya gaya kognitif, gaya belajar, akreditasi sekolah, dan sebagainya.
WORKSHOP PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DAN BERMAKNA DI SD MUHAMMADIYAH 2 SIDOARJO Septi Budi Sartika; Fitri Mur Fatimah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13249

Abstract

ABSTRAKKegiatan abdimas ini dilatarbelakangi adanya kekhawatiran guru tentang materi pembelajaran yang disampaikan kepada peserta didik hanya bersifat akademik, belum sampai pada memaknai konsep materi. Tujuan kegiatan abdimas ini ialah memberikan materi salah satu model pembelajaran yang kontekstual dan bermakna, yaitu model pembelajaran pemaknaan. Kegiatan ini diikuti oleh 20 guru SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo dengan latar belakang guru kelas dan guru mata pelajaran. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi 3 yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan sebagai berikut: 1) pada tahap perencanaan telah terlaksana dengan baik, mulai penyusunan materi dan kisi-kisi soal pretest dan posttest, 2) pada tahap pelaksanaan telah terlaksana dengan baik, mulai pemberian pretest, materi, pendampingan, dan posttest dimana mengalami peningkatan pemahaman guru dengan kategori rendah dari 56,68 menjadi 66,84, dan 3) pada tahap evaluasi telah dilakukan refleksi dan rencana tindak lanjut yaitu akan melakukan revisi perangkat dan instrumen setelah direview dan mengimplementasikan di kelas masing-masing untuk mencatat kendala-kendala yang dihadapi untuk perbaikan perangkat dan instrumen. Kegiatan abdimas ini bisa dilanjutkan dengan pendampingan implementasi model pembelajaran pemaknaan di kelas. Kata kunci: guru; kontekstual dan bermakna; kompetensi; SD; workshop ABSTRACTThis community service activity was motivated by the teacher's concern about the learning material presented to students only academically, not yet understanding the concept of the material. The purpose of this community service activity is to provide material for one of the contextual and meaningful learning models, namely the meaning learning model. This activity was attended by 20 teachers of SD Muhammadiyah 2 Sidoarjo with the background of classroom teachers and subject teachers. The method of implementing the activities includes 3, namely planning, implementation, and evaluation. The results of the activities are as follows: 1) at the planning stage it has been carried out well, starting with the preparation of materials and grids of pretest and posttest questions, 2) at the implementation stage it has been carried out well, starting with the provision of pretest, material, mentoring, and posttest which has increased understanding of teachers in the low category from 56.68 to 66.84, and 3) at the evaluation stage, reflection and follow-up plans have been carried out, namely revising tools and instruments after being reviewed and implementing them in their respective classes to note the obstacles faced for repair of devices and instruments. This community service activity can be continued with assistance in implementing the meaning learning model in the classroom. Keywords: teacher; contextual and meaningful; competency; primary school; workshop
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Agus Salim Agus Satriyo Pamungkas Aisah, Uswatun Akbar Wiguna Alfiyatul Maghfiroh Lil Ummah Amantha, Sacherly Anas, Aswar Anisa Baroroh Khoyumu Jannah Anjar Rahmawati Aprilia, Vindy Arbiya Maghfiroh Rohmi Ardent Dhamar Kenda Aryani, Dian Fitra Astuti, Aprilin Aswar Anas Baroud, Najah Chandrika Rahmania Cahyani Cholifah, Cholifah Citra Dwi Rahayu Dedi Kuswandi Devi Safitri Kafulillah Dewi Ayu Mulyani Didik Hermanto Dini Hariyanti Dwi Sari Rachmawati Eka Mulyati Ningsih Enik Setiyawati Enik Setiyawati Fatoni, Rahmad Kaosar Fauziah, Putri Nanda Fitri Mur Fatimah Fitria Eka Wulandari Hana Agustin Herry Suryanto Hidayatulloh Hidayatulloh Ima Faizah Isnaini Dwi Aprillia Izza Anshory Jamaaluddin KHOIRI Laila, Rizqi Nur Luluk Iffatur Rocmah Mar’atus Sholikhati Mardiyono Mega Novita Syafitri Mirna Yustiani Ningsih Mochamad Nashrullah Mohamad Hardyman bin Barawi Mufidah, Nofi Elmi Muhammad Amanuddin Muhibuddin Fadhli Nadia Indra Ruchmana Naila Rahmatin Mazidah Ni'mah, Alfa Rohmatun Nia Sari Ningtyas, Rindiya Nisa Iic Dwi Rochmadanty Nita Lailatul Fauzia Noly Shofiyah Nova Firda Alsya Novia Dwi Rahmaningtyas Nur Afdila NUR EFENDI Nur Efendi Nur Pratiwi, Elena Dwi Nur Rochmayanti Nurhayati, Hanik Oktaviya Nuril Maghfiroh Nuril Maghfiroh, Nuril Olivia Disjayanti Fauzi Pamungkas, Agus Satriyo Prastyo , Dwi Prihma Sinta Utami, Prihma Sinta Putri, Deby Eviana Lestari Rachmawati, Dwi Sari Raden Muhammad Syamsul Huda Rahmaningtyas, Novia Dwi Rohmah, Nur Farida Rosita, Nur Laily Ruchmana, Nadia Indra Salasavira, Alya Savira Amalia Damayanti Silfanah, Kofifah Siti Nur Afifah Siti Shofiya Siti Shofiya, Siti Solly Aryza Sulistianik, Sulistianik Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Suyidno Suyidno Syaidha, Fitri Halimatus Tania, Andini Putri Tinara, Dinda Tia Umi Khoirun Nisak Vevy Liansari Yuni Mayangsari, Novi Zachri, Putri Utami Zulfa Nur Maulidah Zulfah Nurdiana