Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Aplikasi Fly Ash Batu Bara di Industri Pembuatan Batako Dusun Peseng, Bumi Ayu Lombok Barat Sujita Sujita; Nur Kaliwantoro; Ahmad Zainuri; Emy Dyah Sulistyowati; Pandri Pandiatmi
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v5i2.153

Abstract

The existence of industrial waste has a negative impact, so it often becomes a problem for people's lives. One example is the waste from burning coal called coal fly ash (Faba). The problem-solving method uses Faba as a mixture of bricks through community service activities in the brick-making home industry group. Activities in the form of counseling and training on making bricks using Faba as a mixed material. In general, the quality of the bricks resulting from community service activities is in accordance with the standard SNI 03-0349-1989 the results of the minimum average compressive strength test for bricks are 27 Kg/cm2, and the highest compressive strength is 65 Kg/cm2, with a volume ratio of sand: cement is 6:1, Faba 60%, The benefits for the target audience (block makers in Peseng Hamlet, Bumi Ayu Village, Gerung District, West Lombok) are very helpful. Can save production costs and better brick quality, according to SNI 03-0349-1989 standards. Faba which is considered a waste material, can be utilized, and has a higher economic value.
Pengenalan Produk Modifikasi Mesin Ketinting Dengan Penambahan Alternator Kepada Nelayan Tradisional i dewa ketut okariawan; I Kadek Wiratama; Achmad Zainuri; I Made Mara; Nur Kaliwantoro
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol. 6 No. 1 (2024): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v6i1.166

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyakakat di desa Dara Kunci kepada kelompok masyarakat nelayan tradisional ini bertujuan untuk mengurangi beban operasional dan meningkatkan produktifitas dan mengentaskan kemiskinan dalam jangka panjang. Dalam operasionalnya terutama melaut di malam hari, nelayan menggunakan aki untuk mensuplai daya lampu penerangan. Untuk penerangan 4 lampu 5 watt aki 12 volt hanya mampu bertahan selama 4 jam sehingga perlu melakukan inovasi/modifikasi mesin perahu agar bisa mengisi aki sendiri. Dengan menggunakan lampu penerangan yang telah modifikasi ini diharapkan nelayan dapat menambah jam operasionalnya yang biasanya hanya disiang hari menjadi malam hari. Bertambahnya jam operasi nelayan akan dapat meningkatkan tangkapan nelayan. Begitu pula dengan kemampuan nelayan merawat mesin perahu secara baik dan benar akan dapat menambah umur pemakain mesin. Sehingga kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan kegiatan adalah metode penyuluhan perawatan mesin prahu dan pelatihan tentang teknologi lampu penerangan nelayan saat melaut pada malam hari. Untuk penerapan lampu penerangan saat melaut di malam hari dan penyuluhan perawatan mesin perahu digunakan metode Participatory Action Research (PAR) yaitu; melibatkan masyarakat kelompok nelayan secara langsung dalam kegiatan mulai dari penyiapan, perencanaan, dan pembuatan maupun pengoperasian alat sehingga nelayan dapat melaksanakan sendiri pembuatan lampu penerangan saat melaut di malam hari dan perawatan ringan perahu setelah kegiatan berakhir. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah Mesin ketinting sebagai penggerak perahu dapat dimodifikasi dengan menambahkan alternator sebagai carge aki, dengan lama pengisian aki selama 4 jam dan peningkatan konsumsi bahan bakar sangat kecil yaitu 7 persen. Hasil dari penyuluhan ini adalah sekarang masyarakat lebih aman dan nyaman untuk melaut pada malam hari karena sudah ada lampu diperahunya yang sekaligus dapat membuat ikan mendekatinya. Dengan adanya pengisian aki mereka tidak lagi cemas akan kehabisan daya aki saat melaut. Begitu juga untuk perbaikan kerusakan kecil perahu sudah dapat ditangani sendiri.
Penyuluhan dan Pelatihan Maintenance Mesin Diesel Satu Silinder Type Horisontal Wirawan Made; Rudy Sutanto; Tri Rachmanto; Yudhyadi I.G.N; Nur Kaliwantoro
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol. 6 No. 1 (2024): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v6i1.171

Abstract

Dewasa ini perkembangan teknologi semakin pesat di berbagai bidang dengan tujuan untuk efisiensi dan efektivitas. Tidak terkecuali pada bidang pertanian menggunakan mesin diesel satu silinder sebagai motor penggerak pada peralatan penunjangnya . Pada saat ini kelompok tani dharma karya memiliki beberapa peralatan yang berpengerak mesin diesel. Dari diskusi dengan ketua kelompok tani disampaikan beberapa masalah dalam pemeliharaan mesin diesel. Maka tim pengabdian pada masyarakat Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Mataram dirasa perlu untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan terhadap kelompok tani tentang cara memelihara dan servis ringan terhadap peralatannya. Materi pelatihan disampaikan secara diskusi dengan beberapa anggota kelompok tani. Pada saat diskusi ada bebrapa masalah dan pertanyaan dalam penggunaan mesin yang dimilki oleh kelompok tani misalnya, Salah satu mesin dieselnya, jika bahan bakarnya kurang dari setengah tangki mesin sulit hidup, hal-hal apa yang perlu dilakukan agar mesin diesel awet dan tahan lama.Secara umum kegiatan pengabdian ini dapat berjalan dengan baik dan lancar dengan adanya kerjasama antara tim pengabdian dan perwakilan kelompok tani dimana Pekasek kelompok tani yang memfasilitasi tempat untuk pelaksanaan kegiatan ini, perwakilan dari kelompok tani untuk mengikuti kegiatan ini.
Aplikasi Material Partikel Komposit Untuk Perbaikan Perahu Di Pantai Medana Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara Sujita Sujita; Achmad Zainuri Zainuri; Nur Kaliwantoro Nur; Sinarep Sinarep
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol. 6 No. 1 (2024): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Jurusan Teknik Mesin FT Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jkp.v6i1.172

Abstract

Desa Medana Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara dikenal sebagai daerah penghasil ikan laut. Ciri khas ikan yang dihasilkan sudah diolah dalam bentuk ikan pindang, ikan asap, ikan asin, cemilan dari kacang mete dan juga ukiran lampu hias dari pipa bekas PVC dan masih banyak lagi. Ikan pindang, ikan asap dan ikan asin yang telah dipasarkan di pasar tradisional wilayah Lombok Barat, Lombok Tengah dan Kodya Mataram. Ikan Asap asal Desa Medana merupakan produk unggulan, oleh-oleh khas Lombok Utara yang paling banyak dicari oleh wisatawan baik wisatawan lokal maupun mancanegara, yang mengunjungi obyek wisata di Pantai Medana dan obyek wisata di Kawasan Lombok Utara lainnya. Karena bau, rasa dan tekstur ikan asap yang khas dan bentuk fisik ikan yang besar. Kendala yang dialami oleh para nelayan di Desa Medana adalah langkanya ketersediaan material komposit, dan usaha perbengkelan perbaikan body perahu nelayan , karena bodi perahu sering mengalami kerusakan, sehingga para nelayan terpaksa berhenti melaut 1 sampai 2 minggu. Perahu fiberglass yang digunakan sangat membantu nelayan dalam meningkatkan hasil tangkapannya. Berdasarkan observasi awal ditemukan kerusakan perahu fiberglass yang mereka pakai tidak bisa dihindari akibat kondisi perairan lokasi penangkapan ikan yang tidak bersih dan besarnya ombak. Perbaikan perahu fiberglass secara tepat tidak bisa mereka lakukan secara mandiri karena pengetahuan dan keterampilan teknik reparasi perahu fiberglass yang mereka miliki masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam teknik reparasi perahu nelayan dengan material komposit partikel. Kegiatan dilakukan dengan tiga tahap yaitu: Penyuluhan tentang teknologi bahan fiberglass, jenis-jenis kerusakan pada perahu fiberglass dan teknik perbaikannya. Pelatihan reparasi perahu fiberglass. Evaluasi peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 80% dari 35 orang peserta yang mengikuti pelatihan telah memiliki pengetahuan yang baik tentang bahan komposit partikel. Dan teknik reparasi perahu nelayan dengan material komposit partikel secara benar. Kegiatan penggunaan material partikel komposit sangat efektif untuk menutup kebocoron kerusakan, body perahu nelayan. Pengaplikasiannya sangat mudah, cepat kering (6 jam waktu pengeringan), sehingga bisa segera dioperasikan untuk menangkap ikan.
APLIKASI BAJA RINGAN (GALVALUM) SEBAGAI PAGAR DI PERUMAHAN GRIYA PRAJA ASRI JATISELA KECAMATAN GUNUNGSARI KABUPATEN LOMBOK BARAT Darmo, Sujita; Zainuri, Achmad; Kaliwantoro, Nur; ., Sultan
Jurnal Bakti Nusa Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL BAKTI NUSA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v5i1.122

Abstract

Pagar rumah merupakan salah satu elemen penting dalam properti. Pilihan pagar rumah yang tepat akan meningkatkan nilai estetika rumah dan memberikan keamanan tambahan bagi penghuni rumah. Biasanya pagar rumah terdiri dari dua bagian, Pondasi terbuat dari bahan utama bata, pasir dan semen. Rangka pagar terbuat dari baja karbon tinggi dan baja tahan karat (stainless steel). Harga material bangunan rangka pagar sangat mahal. Sehingga banyak warga perumahan BTN Griya Praja Asri menunda membangun pagar rumahnya. Dampaknya  sering terjadi tindak pidana pencurian, air masuk ke pekarangan rumah, sehingga menjadikan kondosi linkungan di wilayah tersebut tidak sehat dan tidak indah dipandang mata.  Salah satu alternatif pemecahan masalah dengan pilihan material baja galvalum untuk pagar rumah yang sedang populer saat ini adalah baja ringan, melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Hasil kegiatan masyarakat BTN Griya Praja Asri Desa Jatisela Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat mulai menggunakan  baja galvalum sebagai bahan pagar rumah. Dengan alasan harga lebih murah dan cara membuatnya lebih mudah dibanding pagar dari bahan baja tahan karat.
Ergonomics-Based Redesign of Tourist Boat Stairs Using a Quality Function Deployment (QFD) Approach to Improve Traveler Security and Comfort Hidayatullah, Rizki; Kurnia, Fikrihadi; Suartika, I Made; Kaliwantoro, Nur
Operations Excellence: Journal of Applied Industrial Engineering Vol. 17 No. 1 March 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/oe.2025.v17.i1.129

Abstract

This research aims to redesign an ergonomic tourist boat ladder to improve the comfort and safety of tourists in the context of marine tourism. Tanjung Luar Tourism Village, East Lombok, was chosen as the research location due to the high potential of tourists using boats as a means of transportation to marine tourism destinations. Currently, many tourist boats are not equipped with safe and comfortable stairs, increasing the risk of accidents. The method used in this research is Quality Function Deployment (QFD), which identifies the needs and preferences of tourists through surveys and questionnaires. The research sample consisted of 57 respondents, including tourists, boat crew, and ergonomics experts. The House of Quality (HoQ) results showed that the main needs of tourists include comfortable and safe handrails, anti-slip stair surfaces, and corrosion-resistant stair materials. Based on these needs, three alternative boat ladder designs were developed that consider aspects of safety, durability, and ease of use in marine environmental conditions. Products with ergonomic handrails, stainless steel material, and design flexibility were prioritized in the development. These designs are expected to not only provide a safer and more comfortable solution for users but also contribute to the development of safety standards for tourist boats in Indonesia. This research provides a foundation for the improvement of tourist boat facilities, especially in areas with great potential in marine tourism.
PENGARUH VARIASI TEMPERATUR FERMENTASI TERHADAP KADAR DAN VOLUME ALKOHOL DALAM PEMBUATAN BIOETANOL DARI LIMBAH GULA (Molasse) MENGGUNAKAN MIKROAERASI: THE EFFECT OF FERMENTATION TEMPERATURE VARIATION ON ALCOHOL CONTENT AND VOLUME IN THE PRODUCTION OF BIOETHANOL FROM WASTE SUGAR (Molasses) USING MICROAERATION Tri Rachmanto; Luis Pratama Putra; Nur Kaliwantoro
Energy, Materials and Product Design Vol. 4 No. 1 (2025): Energy, Materials and Product Design
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/empd.v4i1.2358

Abstract

Penyediaan pasokan energi pada masa depan merupakan suatu masalah yang selalu menjadi perhatian seluruh masyarakat dunia. Hal ini disebabkan karena sumber penghasil bahan bakar minyak (BBM) yaitu fosil semakin lama semakin berkurang. Salah satu upaya untuk mengurangi konsumsi masyarakat terhadap bahan bakar fosil adalah dengan memanfaatkan energi alternatif terbarukan yaitu bioetanol. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari variasi temperatur fermentasi terhadap kadar dan volume alkohol dari limbah gula (molases) dengan menggunakan mikroaerasi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode experiment. Variasi temperatur fermentasi yang digunakan yaitu 30oC, 32oC, 34oC, 36oC, 38oC. Proses fermentasi dilakukan selama 48 jam terhadap 30 Liter cairan molase. Namun sebelum itu, untuk memproduksi bioetanol dilakukan proses pengembangbiakan mikroorganisme selama 3 jam. Kemudian dilakukan proses destilasi untuk mendapatkan kadar dan volume alcohol dari proses fermentasi molases. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor variasi tersebut berpengaruh terhadap kadar dan volume alkohol yang dihasilkan. Perlakuan yang paling optimal untuk menghasilkan kadar alkohol paling tinggi adalah temperatur 34oC dengan rata-rata kadar alkohol sebanyak 84% sedangkan perlakuan yang paling optimal untuk menhasilkan volume alkohol paling tinggi adalah temperatur 32oC dengan rata-rata volume alkohol sebanyak 668,7 mL.
ANALISA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN MINAT MASYARAKAT MELALUI APLIKASI MESIN BUBUR KERTAS PADA KERAJINAN BERBAHAN DASAR LIMBAH KERTAS Wijana, Made; Triadi, Anak Agung Alit; Suartika, I Made; Kaliwantoro, Nur; Kurnia, Fikrihadi; Gawahi, Fransiskus Risky; Rohil, Lalu M.
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 5 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i5.2429

Abstract

Pemanfaatan kertas bekas sebagai bahan kerajinan di Indonesia, khususnya NTB, masih terbatas dan dilakukan secara tradisional, menyebabkan minat masyarakat menurun. Proses pembuatan bubur kertas yang rumit, memakan waktu, dan kapasitas kecil menjadi hambatan utama. Untuk mengatasi masalah ini, tim pengabdian dari Fakultas Teknik Universitas Mataram bekerja sama dengan The Griya Lombok, sebuah UKM unggulan, untuk mengaplikasikan mesin pembuat bubur kertas. Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan minat masyarakat terhadap kerajinan berbahan dasar limbah kertas. Metode kegiatan ini ialah pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan diskusi kelompok terarah (FGD) yang dilakukan dalam tiga tahap: persiapan mesin dan materi, pelaksanaan pelatihan penggunaan mesin pembuat bubur kertas, serta evaluasi produktivitas dan minat masyarakat terhadap kerajinan berbahan limbah kertas. Hasil kegiatan ini ialah terciptanya mesin pembuat bubur kertas oleh tim dosen dan mahasiswa bersama mitra nelayan dan UMKM di Ampenan Selatan. Mesin ini mampu meningkatkan produktivitas hingga 900% dibanding metode tradisional. Setelah pelatihan dan pendampingan, minat masyarakat terhadap kerajinan berbahan bubur kertas meningkat signifikan, dengan rata-rata peningkatan 71,53% pada empat aspek utama. Kecepatan proses mencatat peningkatan tertinggi (108,33%). Kegiatan ini berhasil memberikan solusi praktis dalam meningkatkan efisiensi produksi dan potensi ekonomi lokal melalui pemanfaatan limbah kertas sebagai bahan baku kerajinan. Kesimpulan kegiatan ini ialah terjadi peningkatan produktivitas sebesar 900% dan peningkatan minat masyarakat rata-rata 71,53%, dengan produk peserta memenuhi standar serta pelatihan berlangsung antusias dan efektif.
PERANCANGAN CHASIS KENDARAAN LISTRIK UNIVERSITAS MATARAM Triadi, A.A. Alit; Rachmanto, Tri; Mara, I Made; Yudhyadi, I G. N. K.; Kaliwantoro, Nur
Energy, Materials and Product Design Vol. 2 No. 1 (2023): Energy, Materials and Product Design
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chassis is the main component of the vehicle that functions to support the engine, body, suspension system, electrical system and driver. Chassis is one part of the vehicle that has an important role so careful planning is needed in its manufacture. Chassis must be strong and sturdy to support the load of the driver, electric motor and accessories. In addition, the chassis must also be light so as not to overload the work of the electric motor and be able to go through various road conditions. The vehicle body is its function to shape the vehicle and also protect the people inside. In this design, steel and aluminum materials are used, then simulated using the Autodesk Inventor software. The goal is to determine the Von Mosses stress value on the chassis design. AISI 1018 steel material with a load of 700 kg, 800 kg, and with a load of 900 kg obtained a value of 5.56. The safety factor obtained is still safe because it is above the safety factor for industrial construction design, namely 4. Aluminum 6061 material with a load of 700 kg, 800 kg and with a load of 900 kg obtained a value of 7.46. The safety factor obtained is still safe because it is above the safety factor for industrial construction design, namely 4.
PENGARUH VARIASI TEMPERATUR FERMENTASI TERHADAP KADAR DAN VOLUME ALKOHOL DALAM PEMBUATAN BIOETANOL DARI LIMBAH GULA (Molasse) MENGGUNAKAN MIKROAERASI: THE EFFECT OF FERMENTATION TEMPERATURE VARIATION ON ALCOHOL CONTENT AND VOLUME IN THE PRODUCTION OF BIOETHANOL FROM WASTE SUGAR (Molasses) USING MICROAERATION Rachmanto, Tri; Putra, Luis Pratama; Kaliwantoro, Nur
Energy, Materials and Product Design Vol. 4 No. 1 (2025): Energy, Materials and Product Design
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/empd.v4i1.2358

Abstract

Penyediaan pasokan energi pada masa depan merupakan suatu masalah yang selalu menjadi perhatian seluruh masyarakat dunia. Hal ini disebabkan karena sumber penghasil bahan bakar minyak (BBM) yaitu fosil semakin lama semakin berkurang. Salah satu upaya untuk mengurangi konsumsi masyarakat terhadap bahan bakar fosil adalah dengan memanfaatkan energi alternatif terbarukan yaitu bioetanol. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari variasi temperatur fermentasi terhadap kadar dan volume alkohol dari limbah gula (molases) dengan menggunakan mikroaerasi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode experiment. Variasi temperatur fermentasi yang digunakan yaitu 30oC, 32oC, 34oC, 36oC, 38oC. Proses fermentasi dilakukan selama 48 jam terhadap 30 Liter cairan molase. Namun sebelum itu, untuk memproduksi bioetanol dilakukan proses pengembangbiakan mikroorganisme selama 3 jam. Kemudian dilakukan proses destilasi untuk mendapatkan kadar dan volume alcohol dari proses fermentasi molases. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor variasi tersebut berpengaruh terhadap kadar dan volume alkohol yang dihasilkan. Perlakuan yang paling optimal untuk menghasilkan kadar alkohol paling tinggi adalah temperatur 34oC dengan rata-rata kadar alkohol sebanyak 84% sedangkan perlakuan yang paling optimal untuk menhasilkan volume alkohol paling tinggi adalah temperatur 32oC dengan rata-rata volume alkohol sebanyak 668,7 mL.