Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PELATIHAN PROGRAM EDUWISATA DIGITAL UNTUK MEINGKATKAN WISATA PENDIDIKAN BERKELANJUTAN DI WISATA KK26 SITUBONDO Nuris Hidayat; Desi Indriyani; Nurul Avidhah Elhany; Shinta Nuriya Prayudi; Rike Andika Aris Susanti
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v9i2.7411

Abstract

Edutourism is an effort to increase new knowledge through tourism activities. Educational and recreational tourism activities should be a means of socializing and fostering a sense of pride and love for culture and nation. The purpose of this activity is to provide training and mentoring on educational tourism for KK26 managers so that they can develop tourist destinations into educational and recreational tourism that is busy with visitors so that it can improve the economy of the village community. This PKM program is implemented at KK26 Tourism, Olean Village, Situbondo Regency. The implementation period of this PKM program starts from June 2025-August 2025. The target of this PKM program is the KK26 tourism management group, Olean Village, Situbondo. The method of implementing the community service consists of several stages, namely activity socialization, edutourism program training and marketing training on social media. The training and mentoring activities of the edutourism program at KK26, Olean Village, Situbondo Regency were very well received by partners, this is evidenced by the very high involvement and active participation of partners in the implementation of the program. The educational tourism training program provided included seedling planting for kindergarten and elementary school children and the benefits of each plant. Based on monitoring and evaluation results, partners have acquired the knowledge and skills to create the products taught.
DETEKSI DAN IDENTIFIKASI JAMUR KONTAMINAN PADA PRODUK ROTI DI SITUBONDO Susita Prasati, Nur; Burhan, Syohibul; Hasanah, Muzzayanatul; Nisa, Isyaroh Khairatun; Avidhah Elhany, Nurul; Ikbal, Muhammad
PRIMA EKSAKTA Vol 3 No 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v3i1.7721

Abstract

Roti merupakan salah satu pangan berbahan dasar tepung yang populer di masyarakat. Produk ini disukai karena rasanya yang lezat serta kandungan gizinya yang cukup baik. Di pasaran tersedia berbagai jenis roti, seperti roti tawar dan roti sobek, yang sering menjadi pilihan menu sarapan bagi sebagian masyarakat Indonesia. Selama masa penyimpanan, roti sangat rentan mengalami penurunan mutu apabila disimpan dalam jangka waktu yang melebihi batas atau pada kondisi lingkungan yang tidak sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jamur kontaminan pada sampel roti yang dijual di wilayah Situbondo. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh roti kemasan yang dijual di area Situbondo Kota, dengan jumlah sampel sebanyak 20 roti yang diambil menggunakan metode total sampling. Sampel diperoleh dari beberapa warung. Media kultur yang digunakan untuk identifikasi makroskopis dan mikroskopis jamur adalah Sabouraud Dextrose Agar (SDA) dan pewarna Lactophenol Cotton Blue (LPCB). Hasil identifikasi mikroba pada beberapa sampel roti adalah Aspergillus flavus dan neurospora sp.
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI ANAEROB PENGURAI BAHAN ORGANIK DARI SUNGAI TERCEMAR LIMBAH DOMESTIK RUMAH TANGGA Syarofah, Huuriyah Alfiatus; Indatun Nikmah, Firdaus Kamil; Burhan, Syohibul; Hasanah, Muzzayanatul; Nisa, Isyaroh Khairatun; Maulana, Aldy; Avidhah Elhany, Nurul
PRIMA EKSAKTA Vol 3 No 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pe.v3i1.7657

Abstract

Pencemaran sungai akibat limbah domestik rumah tangga dapat meningkatkan kandungan bahan organik yang berdampak pada perubahan komunitas mikroorganisme perairan, termasuk bakteri anaerob. Bakteri anaerob memiliki peran penting dalam proses penguraian bahan organik serta siklus biogeokimia di lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri anaerob pengurai bahan organik dari air Sungai Patokan, Situbondo, yang tercemar limbah domestik rumah tangga. Penelitian dilaksanakan pada bulan September–Desember 2025. Isolasi bakteri dilakukan menggunakan metode cawan tuang pada media Tryptic Soy Agar (TSA) dengan tingkat pengenceran hingga 10⁻⁶ dan diinkubasi selama ±4 hari pada suhu 36°C. Identifikasi bakteri dilakukan berdasarkan pengamatan karakteristik makroskopis koloni, pewarnaan Gram, serta pengamatan mikroskopis yang selanjutnya dibandingkan dengan Bergey’s Manual of Determinative Bacteria dan Cowan and Steel’s Manual. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua isolat bakteri anaerob, yaitu isolat A1 yang teridentifikasi sebagai Clostridium sp. (bakteri Gram positif berbentuk batang dengan endospora) dan isolat A2 yang teridentifikasi sebagai Thiobacillus denitrificans (bakteri Gram negatif berbentuk batang).
Pemanfaatan Limbah Kulit Kelapa Sebagai Media Tanam Dalam Budidaya Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreotus) dan Jamur Tiram Cokelat (Pleurotus pulmonarius) Ahmad Taufikur Rahman; Rahman, Ahmad Taufikur; Mahendra, Yusri; Eriyanto, Wahyu; Qomariyah, Rofi'atul; Elhany, Nurul Avidhah
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 18 No 02 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.18.02.10784.%p

Abstract

One of the important biological resources in the Indonesian plantation sector is coconut. Coconut trees grow widely in several regencies in Indonesia, including Situbondo Regency. Based on data from the Situbondo Regency Statistics Agency (BPS), coconut plantation production in Situbondo Regency in 2023 reached 4.9 thousand tons. Coconut husks in Situbondo have been considered waste that is sold cheaply to prevent accumulation. Therefore, further processing or utilization is needed to provide greater productive value for coconut husks. Rarely used coconut husk waste can be an alternative to the hard-to-find sawdust media, thereby increasing productivity in mushroom cultivation, especially in the Situbondo region. This study used two types of oyster mushrooms: white oyster mushrooms and brown oyster mushrooms. Each received five treatments with three replications, resulting in a total of 15 white oyster mushroom bags and 15 brown oyster mushroom bags used. The treatment carried out was the addition of coconut fiber with different concentrations to the planting media. The planting medium that has the best influence on mycelium growth, fruit body growth time, fruit body wet weight is P1 (100% wood powder without the addition of coconut shells), while the best fruit cap diameter is obtained from the P4 treatment (75% wood powder + 25% coconut shell powder).   Keywords: Cultivation; Oyster Mushrom; Planting Media; Coconut shell
KEKERABATAN FENETIK VARIETAS MANGGA ARUM MANIS, ARUM MERAH, GADUNG, GARIFTA DAN MANALAGI DI SITUBONDO Fajar, Muhammad Thoifur Ibnu; Elhany, Nurul Avidhah; Rahman, Ahmad Taufikur
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v9i2.7205

Abstract

Situbondo merupakan sentral penghasil mangga. Mangga popular meliputi varietas arum manis, arum merah, gadung, garifta dan manalagi. Tujuan penelitian menentukan hubungan kekerabatan fenetik varietas mangga dengan pendekatan fenotip pohon, daun, dan buah. Sampel penelitian diambil dari beberapa sentral mangga Situbondo. Parameter pengamatan terdiri dari 62 karakter, meliputi bentuk kanopi, diameter kanopi, tinggi tanaman, lingkar batang, kerapatan daun, panjang daun, lebar daun, panjang tangkai daun, warna daun, jenis daun, bentuk ujung daun, bentuk ujung daun, jenis tulang daun, bentuk daun, bentuk buah, panjang buah, diameter buah, warna buah, warna kulit buah, tekstur permukaan kulit buah, bau buah dan bentuk ujung buah. Metode penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data skoring karakter fenotip kualitatif dan kuantitatif dianalisis menggunakan software MVSP dengan koefisien korelasi Jaccard Coefficient. Hasil dendogram terbagi menjadi tiga klaster dengan indeks similaritas 17%. Kekerabatan fenetik menunjukkan mangga arum manis berkerabat dekat dengan mangga arum merah, mangga garifta berkerabat dekat dengan mangga manalagi dan mangga gadung berkerabat jauh dengan mangga arum manis dan mangga arum merah. Keseragaman fenotip kelima varietas mangga diharapkan untuk pemuliaan dalam menghasilkan keturunan mangga berfenotip unggul.