Claim Missing Document
Check
Articles

INTEGRASI PROFIL WILAYAH, KOMPOS ORGANIK, DAN TANAMAN OBAT KELUARGA DI NAGARI BUKIT BUAI, TAPAN Saniro, Roma Kyo Kae; Lubis, Muhammad Iqbal Abdi; Aziira, Aina Hubby
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.3275

Abstract

This dedication aims to analyze the implementation of digital transformation in Nagari Bukit Buai Tapan through the integration of regional profiles, management of organic compost, and the use of family medicinal plants (Toga) as an effort to support sustainable development. The methodology used includes socialization of programs to local stakeholders, training in nagari and community devices in the use of digital information systems, regional mapping with simple software, as well as direct practice of cultivating toga and making household compost. This program is implemented in a participatory manner by involving nagari devices, farmer groups, health cadres, youth, and beneficiary households. The results of this service indicate that the digital information system is successfully operated by the Nagari device to manage population data and local potential. The regional mapping produces administrative maps that are printed and installed in the Nagari office and are available in digital format. More than 20 households planted toga, including ginger, turmeric, and lemongrass, while three units of household composter began to be actively used with kitchen waste and EM4. Analysis shows a significant increase in public knowledge related to herbal -based health and environmentally friendly waste management. The discussion confirms that the integration of digitalization, organic compost, and toga not only strengthens data-based governance, but also encourages food independence, health, and preservation of local wisdom. This finding implies that holistic digital nagari transformation models can be an effective strategy to strengthen governance, improve welfare, and support sustainable development. This research contributes conceptual and practical to the development of local village based on local wisdom that can be replicated in other nagari.
Analisis Penggunaan Diksi dalam Konteks Ujaran Kebencian pada Komentar Akun Instagram @arya.m.sinulingga Oktavia Rahmadani; Roma Kyo Kae Saniro; Aisya Andesti; Attahira Kholifah; Fikri Ahmad Trasuni; Muhammad Adib Alfikri; Muhammad Ikhsan; Muhammad Rifki Ilahi; Pujayeti Putri; Muhammad Shohibul Wafa; Aviv Musthopa A
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i4.3811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan diksi yang mengarah pada ujaran kebencian dalam komentar warganet pada unggahan Instagram akun Arya Sinulingga yang berkaitan dengan isu persepakbolaan nasional. Fenomena komentar bernada kasar, sarkastis, dan merendahkan sering muncul sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap kinerja pengurus sepak bola Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menganalisis pilihan kata dalam komentar untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk ujaran kebencian serta kesesuaiannya dengan etika berbahasa dalam perspektif kewarganegaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warganet cenderung menggunakan diksi yang tidak santun, provokatif, bahkan menjatuhkan martabat individu tanpa memperhatikan nilai persatuan dan kesatuan bangsa sebagaimana tercantum dalam nilai kewarganegaraan. Temuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penggunaan bahasa yang santun, kritis, dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial, terutama dalam konteks ruang diskusi publik mengenai olahraga nasional.
Developing Intercultural Competence through Children’s Literature in German Language Learning Andina Meutia Hawa; Anne Pratiwi; Dyani Prades Pratiwi; Fakhria Nesa; Roma Kyo Kae Saniro; Ahmad Hamidi
Jurnal Bahastra Vol 10, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v10i2.13201

Abstract

Mastering a foreign language requires not only linguistic skills but also the development of intercultural competence. This study aims to analyze the use of the German children's novel entitled Emil und die Detektive by Erich Kästner as a medium for developing students' intercultural competence in German language learning in Indonesia. This study uses a descriptive qualitative approach with thematic analysis of literary works. Data in the form of narratives, dialogues, and character actions were collected through listening and note-taking, then analyzed using literary analysis with reference to Michael Byram's Intercultural Communicative Competence (ICC) framework. Data validity was strengthened through triangulation of sources and theories. The results of the study indicate that the novel Emil und die Detektive embodies values of intercultural understanding, such as independence, solidarity, honesty, vigilance, and equal relations between children and adults. These values have the potential to be integrated into German language learning through discussion activities, interpretive writing, and literary appreciation. Therefore, language learning is not only oriented towards linguistic mastery but also contributes to the development of empathy, interpretation skills, cross-cultural interaction, and critical cultural awareness in line with Byram's ICC model.
Aktivitas Event Sastra melalui Pameran Manuskrip Minangkabau dan Produk Industri Kreatif oleh SURI Hanifa, Septiara; Saniro, Roma Kyo Kae
Puitika Vol. 19 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.v19i1.183

Abstract

A descriptive research method with a philological approach is used in this study. Field study methodologies and literature research were used to collect data. The article will explain the illumination of manuscripts through the formulation of the problem, which includes the understanding of SURI, the Relationship between Literary Event Activities and the Purpose of Forming a Creative Industry from SURI, the Exhibition of Manuscripts and Creative Products of the SURI Industry as a Form of Tourism Literary Event Activities, and the meaning behind the illumination of manuscripts contained in SURI products. The goal of this article is to understand and know that the SURI exhibition may be used as a valuable event activity involving tourism, as well as to explain why there are still many manuscripts that have not been researched about the meanings and philosophies in West Sumatra. The findings of this study are theoretical in terms of the research hypotheses proposed, as well as practical in terms of revealing how the literary activities, as well as the philosophy and meaning behind the illumination of Minangkabau manuscripts in West Sumatra.
Transformasi Folklor Indonesia dalam Game Roblox sebagai Media Pendidikan Nilai, Kearifan Lokal, dan Kreativitas Budaya Digital Roma Kyo Kae Saniro; M. Yusuf; Alvin Pratama; Andina Meutia Hawa; Ahmad Hamidi
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2026: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengkaji transformasi folklor Indonesia dalam gim Roblox sebagai sastra digital, media pendidikan nilai, kearifan lokal, dan kreativitas budaya digital, dengan menempatkan gim sebagai praktik budaya, bukan sekadar hiburan. Hal ini dilatarbelakangi oleh perkembangan media interaktif telah mendorong transformasi folklor Indonesia dari tradisi lisan dan teks ke dalam medium gim digital. Roblox, sebagai platform dunia virtual partisipatoris, membuka ruang baru bagi folklor untuk dihadirkan sebagai pengalaman naratif interaktif. Metode yang digunakan berupa metode deskriptif-analitis dengan pendekatan kualitatif berbasis humaniora digital. Data diperoleh melalui studi pustaka dan analisis terhadap transkrip siaran langsung permainan gim horor Roblox bertema folklor Indonesia yang dipublikasikan di platform digital. Data dianalisis sebagai teks budaya digital multimodal yang mencakup aspek naratif, visual, audio, bahasa lisan, dan interaksi sosial, untuk memahami bagaimana folklor direpresentasikan, dinegosiasikan, dan dimaknai dalam praktik bermain dan streaming. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Roblox berfungsi sebagai teks sastra digital interaktif yang bersifat ergodik, di mana narasi folklor tidak disajikan secara linear, melainkan dibangun melalui eksplorasi ruang, mekanika permainan, dan pilihan tindakan pemain. Folklor hadir sebagai pengalaman imersif dan performatif, yang melibatkan emosi, tubuh, dan respons afektif pemain. Kearifan lokal direpresentasikan melalui sistem tanda budaya yang terintegrasi dalam lingkungan virtual dan struktur permainan, seperti norma sosial, larangan adat, dan konsekuensi naratif. Pendidikan nilai berlangsung secara eksperiensial melalui logika sebab–akibat, bukan melalui pesan moral eksplisit, sehingga pemain menginternalisasi nilai budaya melalui pengalaman bermain. Selain itu, transformasi folklor ke dalam estetika horor dan mekanika gim modern menunjukkan praktik kreativitas budaya digital, di mana tradisi lokal direinterpretasi dan dihidupkan kembali sesuai dengan logika media interaktif.
Analisis Komentar Warganet di X tentang Pernyataan Arifah Fauzi terkait Pemindahan Gerbong Wanita Angelia Malika; Roma Kyo Kae Saniro; M. Aliffio Arya Putra; Afiya Ramadhani Juiza; M. Ibnu Jiwa Saputra; Rasya Triansyah; Aurenza Triazdy; Ferdinand Sundapa
Journal of Media and Communication | E-ISSN : 3063-9581 Vol. 2 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to identify the nature of public responses, analyze the language used in comments, and examine their alignment with the values of Pancasila in digital communication. The subject of this study is netizens’ comments on the X platform regarding a statement by the Minister of Women’s Empowerment and Child Protection, Arifah Fauzi, concerning the proposal to move women-only carriages to the middle of the train following a train accident in East Bekasi in April 2026. This study employs a qualitative method with a document analysis approach. The data sources consist of 20 netizen comments on posts from the @MafiaWasit and @MiskinTV_ accounts on the X platform, collected through observation and documentation. This study is expected to serve as a useful reference for research on digital communication and the evaluation of the application of language ethics on social media. The results indicate that the majority of netizens reject this proposal. The language used includes criticism, sarcasm, and rude remarks. These findings suggest that communication ethics and the application of Pancasila values on social media remain relatively low.
Codicological Patterns And Regional Variation On Islamic Manuscripts In Sumatra Roma Kyo Kae Saniro; Ahmad Hamidi
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 02 (2026)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v7i02.14425

Abstract

The Islamic books of Sumatra provide primary evidence for mapping the material heritage, intellectual history and social transmission of Islam in Southeast Asia. While these manuscripts are frequently noted as significant, textual work has advanced much more thoroughly than the codicology of such objects This study examines the codicological features of Islamic manuscripts in Sumatra and identifies regional variations and local adaptations in relation to textual functions and social uses. This study employs a qualitative descriptive-analytical method using a codicological approach. The data consist of codicological descriptions of Islamic manuscripts from various regions in Sumatra, including information on manuscript materials, script types, ink colors, page layout, orientation, dimensions, and physical characteristics. The data were compared and analyzed thematically to identify similarities and differences among manuscripts from different regions. The findings show that Islamic manuscripts in Sumatra share several codicological features, including the widespread use of European paper and Arabic-based scripts, while regional differences reflect local adaptations and specific social functions. The analysis also shows that codicological features are closely related to textual genres and patterns of manuscript use. Ultimately, a codicological reading of Islamic manuscripts not only provides an important way of reading these documents as socio-historical artefacts but also supports philology by embedding texts within their materiality and culture.   Manuskrip Islam dari Sumatra merupakan sumber penting untuk memahami budaya material, sejarah intelektual, dan transmisi sosial Islam di Asia Tenggara. Meskipun penting, studi tentang manuskrip ini sebagian besar berfokus pada konten tekstual, sementara aspek kodikologis kurang mendapat perhatian sistematis. Studi ini bertujuan untuk menganalisis unsur-unsur kodikologis manuskrip Islam di Sumatra guna mengidentifikasi pola regional, variasi lokal, dan hubungannya dengan fungsi tekstual dan penggunaan sosial. Metode deskriptif-analitis kualitatif dengan analisis kodikologis digunakan pada penelitian ini. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan komparatif manuskrip Islam yang terdokumentasi dari beberapa wilayah di Sumatra, dengan fokus pada bahan tulis, aksara, tata letak halaman, tinta, ukuran manuskrip, dan kondisi fisik. Analisis data dilakukan secara tematik untuk memeroleh persamaan dan perbedaan antarwilayah. Temuan menunjukkan bahwa manuskrip Islam di Sumatra memiliki ciri-ciri kodikologis yang sama, seperti penggunaan dominan kertas Eropa dan aksara berbasis Arab, yang menunjukkan integrasi ke dalam jaringan Islam yang lebih luas. Pada saat yang sama, variasi regional dalam media, tata letak, dan aksara mencerminkan adaptasi lokal dan fungsi sosial yang berbeda. Studi ini juga menunjukkan hubungan erat antara bentuk kodikologis, genre tekstual, dan pola penggunaan. Kesimpulannya, pendekatan kodikologis memberikan wawasan kritis terhadap manuskrip Islam di Sumatra sebagai artefak sosial dan memperkuat penelitian filologis dengan menempatkan teks dalam konteks material dan budayanya.
ANALISIS PENGGUNAAN KALIMAT AJAKAN DALAM POSTER KAMPANYE PEDULI SAMPAH DI UNIVERSITAS ANDALAS Sarah Nabila Ramadhani; Roma Kyo Kae Saniro; Wahyu Rafi Aljais; Tazkia Zahra Hamdani; Alma Sadhrina Shani; Habibburrahman Habibburrahman; Yulia Yulia; Habibah Nur; Aditya Rezeki
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i1.22446

Abstract

Permasalahan sampah di Indonesia terus meningkat karena masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan, termasuk di lingkungan kampus. Salah satu upaya yang banyak digunakan untuk menumbuhkan kesadaran adalah kampanye kebersihan melalui poster yang memuat kalimat ajakan, larangan, dan imbauan. Kalimat-kalimat imperatif dalam poster tersebut tidak hanya berfungsi sebagai perintah, tetapi juga sebagai tindak tutur pragmatis yang dirancang untuk mengubah sikap dan perilaku warga kampus terhadap pengelolaan sampah.
Analisis Struktural Cerpen “Bengawan Solo” Karya Danarto Melalui Pendekatan Objektif Tomi Pratama; Roma Kyo Kae Saniro
Vilvatikta: Jurnal Pengembangan Bahasa dan Sastra Daerah Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/vilvatikta.v3i1.240

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterkaitan unsur intrinsik cerpen “Bengawan Solo” karya Danarto melalui pendekatan objektif. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data primer berupa teks cerpen “Bengawan Solo”. Data berupa kata, frasa, kalimat, dialog, dan rangkaian peristiwa dikumpulkan melalui teknik baca dan catat. Analisis dilakukan dengan menyeleksi, mengelompokkan, menafsirkan, serta menghubungkan data berdasarkan kategori tema, tokoh dan penokohan, alur, sudut pandang, latar, gaya bahasa, dan amanat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen mengangkat tema kepedulian sosial yang berhadapan dengan kekerasan, ketidakpedulian, dan kecemasan kolektif bernuansa mistis. Tokoh Aku digambarkan sederhana, peduli, dan empatik; Nining tampil polos dan rentan; Pak Darkin temperamental; sedangkan Kiai Kintir misterius. Cerita menggunakan alur maju dan sudut pandang orang pertama pelaku utama. Latar Pasar Kliwon, Bengawan Solo, dan waktu malam tidak hanya menjadi tempat peristiwa, tetapi juga membentuk atmosfer sosial dan mistis. Gaya bahasa metaforis, ironis, dan imajis memperkuat daya sugesti cerita. Keseluruhan unsur tersebut membangun amanat bahwa kepedulian tidak ditentukan oleh kekayaan, empati perlu diwujudkan dalam tindakan, dan kekerasan terhadap pihak yang lemah harus ditolak. Kebaruan penelitian terletak pada pembacaan hubungan antarelemen secara terpadu, melengkapi kajian terdahulu yang lebih banyak menyoroti tindak tutur dan nilai moral cerpen.
Developing Intercultural Competence through Children’s Literature in German Language Learning Andina Meutia Hawa; Anne Pratiwi; Dyani Prades Pratiwi; Fakhria Nesa; Roma Kyo Kae Saniro; Ahmad Hamidi
Jurnal Bahastra Vol 10, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v10i2.13201

Abstract

Mastering a foreign language requires not only linguistic skills but also the development of intercultural competence. This study aims to analyze the use of the German children's novel entitled Emil und die Detektive by Erich Kästner as a medium for developing students' intercultural competence in German language learning in Indonesia. This study uses a descriptive qualitative approach with thematic analysis of literary works. Data in the form of narratives, dialogues, and character actions were collected through listening and note-taking, then analyzed using literary analysis with reference to Michael Byram's Intercultural Communicative Competence (ICC) framework. Data validity was strengthened through triangulation of sources and theories. The results of the study indicate that the novel Emil und die Detektive embodies values of intercultural understanding, such as independence, solidarity, honesty, vigilance, and equal relations between children and adults. These values have the potential to be integrated into German language learning through discussion activities, interpretive writing, and literary appreciation. Therefore, language learning is not only oriented towards linguistic mastery but also contributes to the development of empathy, interpretation skills, cross-cultural interaction, and critical cultural awareness in line with Byram's ICC model.
Co-Authors Adiputra Pratama, Bintang Aditia, Farel Aditya Rezeki Afifah Atika Afiya Ramadhani Juiza Ahmad Hamidi Ahmad Hamidi Aisya Andesti Alex Darmawan Alma Sadhrina Shani Alvin Pratama Andes Pernando N andini Andini Sewalra Widuna Angelia Malika Anjani, Audrey Syakira Anne Pratiwi Aprilia Wulandari Apriwansyah Rymon Saputra Arbain, Armini Arrohim Tinendung, Salwa Aslinda Aslinda Atika, Afifah Attahira Kholifah Audrey Syakira Anjani Aura Lovery Triazhani Aurenza Triazdy Aviv Musthopa A Aziira, Aina Hubby Cahya Kamila Aulia F. Cesar Welya Refdi Damai Zefanya Pasaribu Delisha Dita Winelda Dian Afifah Dian Rahayu, Anisa Dinda, Mutiara Donny Eros Dyani Prades Pratiwi Fadilla Novyta Sary Fadiyah Mawaddah Fakhria Nesa Felga Zulfia Rasdiana Ferdinand Sundapa Fikri Ahmad Trasuni Firly Fariza Firma Lara Oktavia Firyal Fauziah Ghina Syanmid Fit, Asa Fitri Agustia Friska Ainur Rohmah Habibah Nur Habibburrahman Habibburrahman Hafizah Ramadhani Hanifa, Septiara Harahap, Azhar Luthfiy Hawa, Andina Meutia Hidayat , Danny Hidayat, Dani Ihsan Hanafi, Muhammad Iqbal Akbar Jennof Kelvin Pradifta Riadi Kezie Aurella, Xendria Khairani, Ailla Khairany Aurellia Kurairah Anggun Salsabila M. Aliffio Arya Putra M. Hazim Al-Muafii.K M. Ibnu Jiwa Saputra M. Yusuf M. Yusuf Manalu, Christoper Maulana, Zaky Muhammad Adib Alfikri Muhammad Fhadhillah Akbar Muhammad Ikhsan Muhammad Iqbal Abdi Lubis Muhammad Rifki Ilahi Muhammad Shohibul Wafa Mutiara Azzahra Naila Arlena Putri Nesa, Fakhria Noni Sukmawati Noni Sukmawati Nurul Hidayah Okta Firmansyah Oktavia Rahmadani Prabowo, Bayu Ade Pujayeti Putri Putri, Diantri Seprina Rasya Triansyah Reniwati . reniwati reniwati Rizky Amelya Furqan Sabrina, Nabila Sadina, Kayana Salsabila, Tiara Salwa Hasanah, Nailah Salwa Yumna Faridah Sarah Nabila Ramadhani Sativo Yance, Bova Sensi, Faradilla Putri Septiara Hanifa Shelfi Diani Yustian Silmi Silmi Syafril syafril Tama, Duma Putri Tazkia Zahra Hamdani Tesalonika, Clarissa Tiara Oktaviana Situmorang Tomi Pratama Virgie Kayla Biyentami Vivi Indriyani Wahyu Rafi Aljais Yulia Yulia Zahara Amirela Putri Zahwalia, Zahwalia Zulfitri, Amelya