Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Gaya Bahasa Respon Warganet Terhadap Penayangan Segmen Pondok Pesantren Dalam Xpose Uncensored Di TRANS7 Cerelia Edgina Andriadi; Roma Kyo Kae Saniro; Ananda Trisya Ihsan; Nadhira Alifia Zahra; Syahrani Aprillia; Ahmad Zaki; Hafizh Zuhdi; Fajar Mulya Pratama; Mutianda Rezkia Putri
Journal of Media and Communication | E-ISSN : 3063-9581 Vol. 2 No. 2 (2025): Oktober - Desember
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berangkat dari masalah munculnya kontroversi publik terhadap penayangan segmen pondok pesantren dalam Xpose Uncensored di Trans7. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi bentuk gaya bahasa sindiran yang digunakan narator serta menganalisis respon warganet terhadap tayangan tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus eksploratif melalui analisis konten dan komentar warganet di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ironi, sarkasme, satire, dan sinisme menjadi gaya bahasa dominan yang memengaruhi cara warganet menafsirkan tayangan, sehingga memunculkan respons beragam seperti dukungan, kritik tajam, hingga pembelaan terhadap pesantren. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya kehati-hatian media dalam memilih diksi dan perlunya literasi digital masyarakat agar dapat merespons konten secara kritis dan proporsional.
OPTIMASI PRODUKSI DAN PENGUATAN MEREK POKLAHSAR NILA PELANGI AGAM UNTUK MENINGKATKAN NILAI TAMBAH OLAHAN PERIKANAN MANINJAU Saniro, Roma Kyo Kae; Silmi, Silmi; Hidayat , Danny
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.3247

Abstract

Lake Maninjau is a freshwater fisheries center with significant production potential. However, the Agam Tilapia Pelangi Group (Poklahsar Tilapia Pelangi) as one of its drivers still faces limited production equipment, low hygienic practices, unattractive packaging, and suboptimal digital media utilization, resulting in suboptimal product value and market expansion. This community service program aims to increase the added value of fishery products through production optimization and strengthening group branding. The program was implemented using a Participatory Action Research (PAR) approach through problem identification, outreach, hygienic production training, modern equipment procurement, packaging design training, product photography, and digital marketing assistance, which were evaluated through observation and active participation of partners. This program increased production capacity by 30% in six months, extended product shelf life through s packaging, and improved quality standards through the use of modern equipment. In terms of marketing, packaging design and digital marketing training strengthened the product's visual identity, including the use of paper bags with the group's logo as a collective identity, and activated promotions through Instagram and WhatsApp Business, which are projected to increase online sales by 10%. These results indicate that the integration of production optimization, packaging innovation, and digital marketing effectively increases the competitiveness of the Tilapia Pelangi Group. Sustainability is directed at routine mentoring, halal certification and distribution permits, product diversification, and integration of a digital village roadmap to strengthen business independence.
INTEGRASI PROFIL WILAYAH, KOMPOS ORGANIK, DAN TANAMAN OBAT KELUARGA DI NAGARI BUKIT BUAI, TAPAN Saniro, Roma Kyo Kae; Lubis, Muhammad Iqbal Abdi; Aziira, Aina Hubby
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.3275

Abstract

This dedication aims to analyze the implementation of digital transformation in Nagari Bukit Buai Tapan through the integration of regional profiles, management of organic compost, and the use of family medicinal plants (Toga) as an effort to support sustainable development. The methodology used includes socialization of programs to local stakeholders, training in nagari and community devices in the use of digital information systems, regional mapping with simple software, as well as direct practice of cultivating toga and making household compost. This program is implemented in a participatory manner by involving nagari devices, farmer groups, health cadres, youth, and beneficiary households. The results of this service indicate that the digital information system is successfully operated by the Nagari device to manage population data and local potential. The regional mapping produces administrative maps that are printed and installed in the Nagari office and are available in digital format. More than 20 households planted toga, including ginger, turmeric, and lemongrass, while three units of household composter began to be actively used with kitchen waste and EM4. Analysis shows a significant increase in public knowledge related to herbal -based health and environmentally friendly waste management. The discussion confirms that the integration of digitalization, organic compost, and toga not only strengthens data-based governance, but also encourages food independence, health, and preservation of local wisdom. This finding implies that holistic digital nagari transformation models can be an effective strategy to strengthen governance, improve welfare, and support sustainable development. This research contributes conceptual and practical to the development of local village based on local wisdom that can be replicated in other nagari.
Krisis Kepercayaan Publik: Kritis Terhadap Pengesahan Undang-undang Perampasan Aset Pada Akun @dpr_ri Putriaji, Namira Azzahra; Roma Kyo Kae Saniro; Anggun Putri Herlina; Hasyif Raqi Al Fadhen; Nanda Gita Aurellia; Rori Islami Sandika; Wulan Sari; Danial Julianda; Nayaka Artalya Marela
Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik | E-ISSN : 3031-8882 Vol. 3 No. 1 (2025): Juli - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/pkpcqw41

Abstract

This study aims to analyze lexical meaning, situational meaning, and the intended purpose conveyed in comments related to the issue of the "Ratification of the Asset Seizure Law" on the official Instagram account of the Indonesian House of Representatives (@dpr_ri). The high public response on social media, especially on the @dpr_ri Instagram account, shows that Instagram serves as a platform for people to express criticism, opinions, and aspirations. This study uses a descriptive qualitative method with data sourced from 25 netizen comments on @dpr_ri posts, dominated by non-standard sentences, emotional expressions, and sarcasm regarding the slow process of ratifying the Asset Seizure Bill. This study contributes to the public understanding of proper language use on social media as well as the importance of language literacy in expressing criticism ethically and effectively.
Analisis Penggunaan Diksi dalam Konteks Ujaran Kebencian pada Komentar Akun Instagram @arya.m.sinulingga Oktavia Rahmadani; Roma Kyo Kae Saniro; Aisya Andesti; Attahira Kholifah; Fikri Ahmad Trasuni; Muhammad Adib Alfikri; Muhammad Ikhsan; Muhammad Rifki Ilahi; Pujayeti Putri; Muhammad Shohibul Wafa; Aviv Musthopa A
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i4.3811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan diksi yang mengarah pada ujaran kebencian dalam komentar warganet pada unggahan Instagram akun Arya Sinulingga yang berkaitan dengan isu persepakbolaan nasional. Fenomena komentar bernada kasar, sarkastis, dan merendahkan sering muncul sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap kinerja pengurus sepak bola Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menganalisis pilihan kata dalam komentar untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk ujaran kebencian serta kesesuaiannya dengan etika berbahasa dalam perspektif kewarganegaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warganet cenderung menggunakan diksi yang tidak santun, provokatif, bahkan menjatuhkan martabat individu tanpa memperhatikan nilai persatuan dan kesatuan bangsa sebagaimana tercantum dalam nilai kewarganegaraan. Temuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penggunaan bahasa yang santun, kritis, dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial, terutama dalam konteks ruang diskusi publik mengenai olahraga nasional.
ANALISIS PENGGUNAAN KALIMAT AJAKAN DALAM POSTER KAMPANYE PEDULI SAMPAH DI UNIVERSITAS ANDALAS Ramadhani, Sarah Nabila; Saniro, Roma Kyo Kae; Aljais, Wahyu Rafi; Hamdani, Tazkia Zahra; Shani, Alma Sadhrina; Habibburrahman, Habibburrahman; Yulia, Yulia; Nur, Habibah; Rezeki, Aditya
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i1.22446

Abstract

Permasalahan sampah di Indonesia terus meningkat karena masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan, termasuk di lingkungan kampus. Salah satu upaya yang banyak digunakan untuk menumbuhkan kesadaran adalah kampanye kebersihan melalui poster yang memuat kalimat ajakan, larangan, dan imbauan. Kalimat-kalimat imperatif dalam poster tersebut tidak hanya berfungsi sebagai perintah, tetapi juga sebagai tindak tutur pragmatis yang dirancang untuk mengubah sikap dan perilaku warga kampus terhadap pengelolaan sampah.
Developing Intercultural Competence through Children’s Literature in German Language Learning Andina Meutia Hawa; Anne Pratiwi; Dyani Prades Pratiwi; Fakhria Nesa; Roma Kyo Kae Saniro; Ahmad Hamidi
Jurnal Bahastra Vol 10, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v10i2.13201

Abstract

Mastering a foreign language requires not only linguistic skills but also the development of intercultural competence. This study aims to analyze the use of the German children's novel entitled Emil und die Detektive by Erich Kästner as a medium for developing students' intercultural competence in German language learning in Indonesia. This study uses a descriptive qualitative approach with thematic analysis of literary works. Data in the form of narratives, dialogues, and character actions were collected through listening and note-taking, then analyzed using literary analysis with reference to Michael Byram's Intercultural Communicative Competence (ICC) framework. Data validity was strengthened through triangulation of sources and theories. The results of the study indicate that the novel Emil und die Detektive embodies values of intercultural understanding, such as independence, solidarity, honesty, vigilance, and equal relations between children and adults. These values have the potential to be integrated into German language learning through discussion activities, interpretive writing, and literary appreciation. Therefore, language learning is not only oriented towards linguistic mastery but also contributes to the development of empathy, interpretation skills, cross-cultural interaction, and critical cultural awareness in line with Byram's ICC model.
Aktivitas Event Sastra melalui Pameran Manuskrip Minangkabau dan Produk Industri Kreatif oleh SURI Hanifa, Septiara; Saniro, Roma Kyo Kae
Puitika Vol. 19 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.v19i1.183

Abstract

A descriptive research method with a philological approach is used in this study. Field study methodologies and literature research were used to collect data. The article will explain the illumination of manuscripts through the formulation of the problem, which includes the understanding of SURI, the Relationship between Literary Event Activities and the Purpose of Forming a Creative Industry from SURI, the Exhibition of Manuscripts and Creative Products of the SURI Industry as a Form of Tourism Literary Event Activities, and the meaning behind the illumination of manuscripts contained in SURI products. The goal of this article is to understand and know that the SURI exhibition may be used as a valuable event activity involving tourism, as well as to explain why there are still many manuscripts that have not been researched about the meanings and philosophies in West Sumatra. The findings of this study are theoretical in terms of the research hypotheses proposed, as well as practical in terms of revealing how the literary activities, as well as the philosophy and meaning behind the illumination of Minangkabau manuscripts in West Sumatra.
Transformasi Folklor Indonesia dalam Game Roblox sebagai Media Pendidikan Nilai, Kearifan Lokal, dan Kreativitas Budaya Digital Roma Kyo Kae Saniro; M. Yusuf; Alvin Pratama; Andina Meutia Hawa; Ahmad Hamidi
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2026: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengkaji transformasi folklor Indonesia dalam gim Roblox sebagai sastra digital, media pendidikan nilai, kearifan lokal, dan kreativitas budaya digital, dengan menempatkan gim sebagai praktik budaya, bukan sekadar hiburan. Hal ini dilatarbelakangi oleh perkembangan media interaktif telah mendorong transformasi folklor Indonesia dari tradisi lisan dan teks ke dalam medium gim digital. Roblox, sebagai platform dunia virtual partisipatoris, membuka ruang baru bagi folklor untuk dihadirkan sebagai pengalaman naratif interaktif. Metode yang digunakan berupa metode deskriptif-analitis dengan pendekatan kualitatif berbasis humaniora digital. Data diperoleh melalui studi pustaka dan analisis terhadap transkrip siaran langsung permainan gim horor Roblox bertema folklor Indonesia yang dipublikasikan di platform digital. Data dianalisis sebagai teks budaya digital multimodal yang mencakup aspek naratif, visual, audio, bahasa lisan, dan interaksi sosial, untuk memahami bagaimana folklor direpresentasikan, dinegosiasikan, dan dimaknai dalam praktik bermain dan streaming. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Roblox berfungsi sebagai teks sastra digital interaktif yang bersifat ergodik, di mana narasi folklor tidak disajikan secara linear, melainkan dibangun melalui eksplorasi ruang, mekanika permainan, dan pilihan tindakan pemain. Folklor hadir sebagai pengalaman imersif dan performatif, yang melibatkan emosi, tubuh, dan respons afektif pemain. Kearifan lokal direpresentasikan melalui sistem tanda budaya yang terintegrasi dalam lingkungan virtual dan struktur permainan, seperti norma sosial, larangan adat, dan konsekuensi naratif. Pendidikan nilai berlangsung secara eksperiensial melalui logika sebab–akibat, bukan melalui pesan moral eksplisit, sehingga pemain menginternalisasi nilai budaya melalui pengalaman bermain. Selain itu, transformasi folklor ke dalam estetika horor dan mekanika gim modern menunjukkan praktik kreativitas budaya digital, di mana tradisi lokal direinterpretasi dan dihidupkan kembali sesuai dengan logika media interaktif.
Co-Authors Adilla, Ivan Adiputra Pratama, Bintang Aditia, Farel Afifah Atika Ahmad Hamidi Ahmad Hamidi Ahmad Zaki Aisya Andesti Alex Darmawan Aljais, Wahyu Rafi Alvin Pratama Ananda Trisya Ihsan Andes Pernando N Anggun Putri Herlina Anjani, Audrey Syakira Anne Pratiwi Aprilia Wulandari Arbain, Armini Arrohim Tinendung, Salwa Aslinda Aslinda Atika, Afifah Attahira Kholifah Audrey Syakira Anjani Aura Lovery Triazhani Aviv Musthopa A Aziira, Aina Hubby Cahya Kamila Aulia F. Cerelia Edgina Andriadi Cesar Welya Refdi Damai Zefanya Pasaribu Danial Julianda Delisha Dita Winelda Dian Afifah Dian Rahayu, Anisa Dinanti, Putri Ayiendra Dinda, Mutiara Donny Eros Dyani Prades Pratiwi Dyani Prades Pratiwi Fadilla Novyta Sary Fadiyah Mawaddah Fajar Mulya Pratama Fakhria Nesa Felga Zulfia Rasdiana Fikri Ahmad Trasuni Firly Fariza Firma Lara Oktavia Firyal Fauziah Ghina Syanmid Fit, Asa Fitri Agustia Friska Ainur Rohmah Habibburrahman, Habibburrahman Hafizh Zuhdi Hamdani, Tazkia Zahra Hanifa, Septiara Harahap, Azhar Luthfiy Hasyif Raqi Al Fadhen Hawa, Andina Meutia Hidayat , Danny Hidayat, Dani Ihsan Hanafi, Muhammad Iqbal Akbar Jennof Kezie Aurella, Xendria Khairani, Ailla Khairany Aurellia Kurairah Anggun Salsabila M. Hazim Al-Muafii.K M. Yusuf M. Yusuf Manalu, Christoper Maulana, Zaky Muhammad Adib Alfikri Muhammad Fhadhillah Akbar Muhammad Ikhsan Muhammad Iqbal Abdi Lubis Muhammad Rifki Ilahi Muhammad Shohibul Wafa Mutianda Rezkia Putri Mutiara Azzahra Nadhira Alifia Zahra Naila Arlena Putri Nanda Gita Aurellia Nayaka Artalya Marela Nesa, Fakhria Noni Sukmawati Noni Sukmawati Nur, Habibah Nurul Hidayah Okta Firmansyah Oktavia Rahmadani Prabowo, Bayu Ade Prades Pratiwi, Dyani Pratiwi, Anne Pratiwi, Dyani Prades Pujayeti Putri Putri, Diantri Seprina Putriaji, Namira Azzahra Ramadhani, Sarah Nabila Reniwati . reniwati reniwati Rezeki, Aditya Rizky Amelya Furqan Rori Islami Sandika Sabrina, Nabila Sadina, Kayana Salsabila, Tiara Salwa Hasanah, Nailah Salwa Yumna Faridah Sativo Yance, Bova Sensi, Faradilla Putri Septiara Hanifa Shani, Alma Sadhrina Shelfi Diani Yustian Silmi Silmi Syafril syafril Syahrani Aprillia Tama, Duma Putri Tesalonika, Clarissa Virgie Kayla Biyentami Vivi Indriyani Wulan Sari Yulia Yulia Zahwalia, Zahwalia Zulfitri, Amelya