Claim Missing Document
Check
Articles

Metafiksi, Memori, dan Otoritas Moral dalam Novel Atonement karya Ian McEwan Prabowo, Bayu Ade; Saniro, Roma Kyo Kae
Puitika Vol. 21 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.v21i2.746

Abstract

Novel Atonement karya Ian McEwan menempati posisi penting dalam diskursus sastra kontemporer karena mempertanyakan hubungan antara fiksi, memori, dan tanggung jawab moral melalui strategi metafiksional yang kompleks. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana metafiksi, memori, dan otoritas moral berinteraksi dalam novel serta mengkaji implikasi etis dari konstruksi naratif sebagai bentuk penebusan. Penelitian menggunakan desain kajian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, mengintegrasikan teori metafiksi (Waugh, Hutcheon), studi memori (Erll, Nora), dan etika naratif. Analisis dilakukan melalui pembacaan tertutup terhadap enam kutipan inti yang merepresentasikan tiga dimensi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi metafiksional mengonstruksi memori bukan sebagai representasi objektif melainkan sebagai produk dari hasrat untuk menguasai; Briony mengklaim otoritas moral secara sepihak dan totaliter melalui mekanisme miniaturisasi; dan novel secara eksplisit mengkritik legitimasi etis penebusan naratif dengan mengidentifikasi paradoks fundamental bahwa kekuasaan absolut penulis justru menghilangkan kemungkinan penebusan autentik. Signifikansi penelitian ini terletak pada integrasi komprehensif tiga dimensi—metafiksi, memori, dan otoritas moral—yang belum dilakukan penelitian sebelumnya. Implikasinya adalah pemahaman bahwa kemampuan mengontrol narasi tidak sama dengan legitimasi moral, dan penebusan autentik memerlukan dialog dengan perspektif orang lain, bukan konstruksi naratif sepihak.
Analisis Gaya Bahasa Respon Warganet Terhadap Penayangan Segmen Pondok Pesantren Dalam Xpose Uncensored Di TRANS7 Cerelia Edgina Andriadi; Roma Kyo Kae Saniro; Ananda Trisya Ihsan; Nadhira Alifia Zahra; Syahrani Aprillia; Ahmad Zaki; Hafizh Zuhdi; Fajar Mulya Pratama; Mutianda Rezkia Putri
Journal of Media and Communication | E-ISSN : 3063-9581 Vol. 2 No. 2 (2025): Oktober - Desember
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berangkat dari masalah munculnya kontroversi publik terhadap penayangan segmen pondok pesantren dalam Xpose Uncensored di Trans7. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi bentuk gaya bahasa sindiran yang digunakan narator serta menganalisis respon warganet terhadap tayangan tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus eksploratif melalui analisis konten dan komentar warganet di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ironi, sarkasme, satire, dan sinisme menjadi gaya bahasa dominan yang memengaruhi cara warganet menafsirkan tayangan, sehingga memunculkan respons beragam seperti dukungan, kritik tajam, hingga pembelaan terhadap pesantren. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya kehati-hatian media dalam memilih diksi dan perlunya literasi digital masyarakat agar dapat merespons konten secara kritis dan proporsional.
OPTIMASI PRODUKSI DAN PENGUATAN MEREK POKLAHSAR NILA PELANGI AGAM UNTUK MENINGKATKAN NILAI TAMBAH OLAHAN PERIKANAN MANINJAU Saniro, Roma Kyo Kae; Silmi, Silmi; Hidayat , Danny
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.3247

Abstract

Lake Maninjau is a freshwater fisheries center with significant production potential. However, the Agam Tilapia Pelangi Group (Poklahsar Tilapia Pelangi) as one of its drivers still faces limited production equipment, low hygienic practices, unattractive packaging, and suboptimal digital media utilization, resulting in suboptimal product value and market expansion. This community service program aims to increase the added value of fishery products through production optimization and strengthening group branding. The program was implemented using a Participatory Action Research (PAR) approach through problem identification, outreach, hygienic production training, modern equipment procurement, packaging design training, product photography, and digital marketing assistance, which were evaluated through observation and active participation of partners. This program increased production capacity by 30% in six months, extended product shelf life through s packaging, and improved quality standards through the use of modern equipment. In terms of marketing, packaging design and digital marketing training strengthened the product's visual identity, including the use of paper bags with the group's logo as a collective identity, and activated promotions through Instagram and WhatsApp Business, which are projected to increase online sales by 10%. These results indicate that the integration of production optimization, packaging innovation, and digital marketing effectively increases the competitiveness of the Tilapia Pelangi Group. Sustainability is directed at routine mentoring, halal certification and distribution permits, product diversification, and integration of a digital village roadmap to strengthen business independence.
INTEGRASI PROFIL WILAYAH, KOMPOS ORGANIK, DAN TANAMAN OBAT KELUARGA DI NAGARI BUKIT BUAI, TAPAN Saniro, Roma Kyo Kae; Lubis, Muhammad Iqbal Abdi; Aziira, Aina Hubby
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.3275

Abstract

This dedication aims to analyze the implementation of digital transformation in Nagari Bukit Buai Tapan through the integration of regional profiles, management of organic compost, and the use of family medicinal plants (Toga) as an effort to support sustainable development. The methodology used includes socialization of programs to local stakeholders, training in nagari and community devices in the use of digital information systems, regional mapping with simple software, as well as direct practice of cultivating toga and making household compost. This program is implemented in a participatory manner by involving nagari devices, farmer groups, health cadres, youth, and beneficiary households. The results of this service indicate that the digital information system is successfully operated by the Nagari device to manage population data and local potential. The regional mapping produces administrative maps that are printed and installed in the Nagari office and are available in digital format. More than 20 households planted toga, including ginger, turmeric, and lemongrass, while three units of household composter began to be actively used with kitchen waste and EM4. Analysis shows a significant increase in public knowledge related to herbal -based health and environmentally friendly waste management. The discussion confirms that the integration of digitalization, organic compost, and toga not only strengthens data-based governance, but also encourages food independence, health, and preservation of local wisdom. This finding implies that holistic digital nagari transformation models can be an effective strategy to strengthen governance, improve welfare, and support sustainable development. This research contributes conceptual and practical to the development of local village based on local wisdom that can be replicated in other nagari.
Krisis Kepercayaan Publik: Kritis Terhadap Pengesahan Undang-undang Perampasan Aset Pada Akun @dpr_ri Putriaji, Namira Azzahra; Roma Kyo Kae Saniro; Anggun Putri Herlina; Hasyif Raqi Al Fadhen; Nanda Gita Aurellia; Rori Islami Sandika; Wulan Sari; Danial Julianda; Nayaka Artalya Marela
Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik | E-ISSN : 3031-8882 Vol. 3 No. 1 (2025): Juli - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/pkpcqw41

Abstract

This study aims to analyze lexical meaning, situational meaning, and the intended purpose conveyed in comments related to the issue of the "Ratification of the Asset Seizure Law" on the official Instagram account of the Indonesian House of Representatives (@dpr_ri). The high public response on social media, especially on the @dpr_ri Instagram account, shows that Instagram serves as a platform for people to express criticism, opinions, and aspirations. This study uses a descriptive qualitative method with data sourced from 25 netizen comments on @dpr_ri posts, dominated by non-standard sentences, emotional expressions, and sarcasm regarding the slow process of ratifying the Asset Seizure Bill. This study contributes to the public understanding of proper language use on social media as well as the importance of language literacy in expressing criticism ethically and effectively.
Analisis Penggunaan Diksi dalam Konteks Ujaran Kebencian pada Komentar Akun Instagram @arya.m.sinulingga Oktavia Rahmadani; Roma Kyo Kae Saniro; Aisya Andesti; Attahira Kholifah; Fikri Ahmad Trasuni; Muhammad Adib Alfikri; Muhammad Ikhsan; Muhammad Rifki Ilahi; Pujayeti Putri; Muhammad Shohibul Wafa; Aviv Musthopa A
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i4.3811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan diksi yang mengarah pada ujaran kebencian dalam komentar warganet pada unggahan Instagram akun Arya Sinulingga yang berkaitan dengan isu persepakbolaan nasional. Fenomena komentar bernada kasar, sarkastis, dan merendahkan sering muncul sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap kinerja pengurus sepak bola Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menganalisis pilihan kata dalam komentar untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk ujaran kebencian serta kesesuaiannya dengan etika berbahasa dalam perspektif kewarganegaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warganet cenderung menggunakan diksi yang tidak santun, provokatif, bahkan menjatuhkan martabat individu tanpa memperhatikan nilai persatuan dan kesatuan bangsa sebagaimana tercantum dalam nilai kewarganegaraan. Temuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penggunaan bahasa yang santun, kritis, dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial, terutama dalam konteks ruang diskusi publik mengenai olahraga nasional.
Co-Authors Adilla, Ivan Adiputra Pratama, Bintang Aditia, Farel Afifah Atika Ahmad Hamidi Ahmad Zaki Aisya Andesti Alex Darmawan Ananda Trisya Ihsan Andes Pernando N Anggun Putri Herlina Anjani, Audrey Syakira Aprilia Wulandari Arbain, Armini Arrohim Tinendung, Salwa Aslinda Aslinda Atika, Afifah Attahira Kholifah Audrey Syakira Anjani Aura Lovery Triazhani Aviv Musthopa A Aziira, Aina Hubby Cahya Kamila Aulia F. Cerelia Edgina Andriadi Cesar Welya Refdi Damai Zefanya Pasaribu Danial Julianda Delisha Dita Winelda Dian Afifah Dian Rahayu, Anisa Dinanti, Putri Ayiendra Dinda, Mutiara Donny Eros Dyani Prades Pratiwi Dyani Prades Pratiwi Fadilla Novyta Sary Fadiyah Mawaddah Fajar Mulya Pratama Felga Zulfia Rasdiana Fikri Ahmad Trasuni Firly Fariza Firma Lara Oktavia Firyal Fauziah Ghina Syanmid Fit, Asa Fitri Agustia Friska Ainur Rohmah Hafizh Zuhdi Harahap, Azhar Luthfiy Hasyif Raqi Al Fadhen Hawa, Andina Meutia Hidayat , Danny Hidayat, Dani Ihsan Hanafi, Muhammad Iqbal Akbar Jennof Kezie Aurella, Xendria Khairani, Ailla Khairany Aurellia Kurairah Anggun Salsabila M. Hazim Al-Muafii.K M. Yusuf M. Yusuf Manalu, Christoper Maulana, Zaky Meutia Hawa, Andina Muhammad Adib Alfikri Muhammad Fhadhillah Akbar Muhammad Ikhsan Muhammad Iqbal Abdi Lubis Muhammad Rifki Ilahi Muhammad Shohibul Wafa Mutianda Rezkia Putri Mutiara Azzahra Nadhira Alifia Zahra Naila Arlena Putri Nanda Gita Aurellia Nayaka Artalya Marela Nesa, Fakhria Noni Sukmawati Noni Sukmawati Nurul Hidayah Okta Firmansyah Oktavia Rahmadani Prabowo, Bayu Ade Prades Pratiwi, Dyani Pratiwi, Anne Pratiwi, Dyani Prades Pujayeti Putri Putri, Diantri Seprina Putriaji, Namira Azzahra Reniwati . reniwati reniwati Rizky Amelya Furqan Rori Islami Sandika Sabrina, Nabila Sadina, Kayana Salsabila, Tiara Salwa Hasanah, Nailah Salwa Yumna Faridah Sativo Yance, Bova Sensi, Faradilla Putri Septiara Hanifa Shelfi Diani Yustian Silmi Silmi Syafril syafril Syahrani Aprillia Tama, Duma Putri Tesalonika, Clarissa Virgie Kayla Biyentami Vivi Indriyani Wulan Sari Zahwalia, Zahwalia Zulfitri, Amelya