Claim Missing Document
Check
Articles

Synthesis of CdS Nanoparticles Using The Brimstone Suryajaya, Suryajaya; Safitri, Ayu; Suarso, Eka; Haryanti, Ninis Hadi; Manik, Tetti Novalina; Darminto, Darminto
POSITRON Vol 14, No 2 (2024): Vol. 14 No. 2 Edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/positron.v14i2.77273

Abstract

This paper explains and demonstrates how to synthesize Cadmium Sulphide (CdS) nanoparticles (NPs) using brimstone. The brimstone is obtained from Ijen volcanic crater in East Java Indonesia and used as the source of sulfur gas (S2) instead of Na2S. The brimstone was crushed and dissolved in potassium hydroxide (KOH) solution while heated. Acetic acid (CH3COOH) was added, to release the S2 gas. The liquid-gas method was used to prepare the CdS colloid solution. In this study, the effect of variations in the concentration and volume of CH3COOH, temperature variation, and exposure time on the synthesis of colloidal solutions of CdS NPs will be investigated. The absorption edge of the CdS colloidal solution compared to the bulk material experienced a blue shift. This is the evidence of the formation of NPs in solution. It is confirmed by FTIR which shows a CdS absorption peak at 467 cm-1. The radius of CdS NPs was calculated using the Efros equation to obtain a result of approximately 2 nm. Particle size analyzer (PSA) provides a much larger particle size of 20.8 nm. It is assumed that the NPs were agglomerated. Several treatments given, such as varying the volume of CH3COOH, varying temperature, stirring, and varying synthesis time, did not affect the size of the NPs.  The cadmium sulfide produced would be used as photocatalist in water treatment application.
KARAKTERISASI BRIKET KULIT KAYU GALAM DAN CANGKANG BIJI KARET DENGAN VARIASI KOMPOSISI DAN PEREKAT GETAH DAMAR PADA PENCELUPAN MINYAK JELANTAH Damayanti, Dian Khatimah; Annisa, Nova; Haryanti, Ninis Hadi; Prihatini, Nopi Stiyati; Nilawati, Indah Nirtha
Jernih: Jurnal Tugas Akhir Mahasiswa Vol 7 No 2 (2024): JERNIH
Publisher : Prodi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jernih.v7i2.1261

Abstract

Biomass energy can be used as a substitute for petroleum fuel (fossil) by converting it into briquettes which have a high calorific value. The aim of the study was to analyze the effect of variations in the composition of raw materials on the characteristics of the waste briquettes of galam bark and rubber seed shells in used cooking oil immersion. The independent variables in this study were variations in the composition of raw material for galam bark waste: rubber seed shell, namely 70%: 30%; 60%:40%; 50%:50%; 40%:60%; 30%:70%, and control variations of galam bark:rubber seed shell, namely 100%:0% and 0%:100%. The particle size of galam bark charcoal and rubber seed shell was 60 mesh, pressure was 200 kg/cm2 and resin adhesive was 9%. The best composition variation is 40% Galam bark and 60% rubber seed shell with a calorific value of 8006 cal/gr, 3.1% moisture content, 2.98% ash content, 84.26% volatile content, and 10.24 compressive strength. kg/cm2.
Sosialisasi pembuatan briket dari sekam padi di kelompok usaha tani penggilingan padi “Setia Budi” Gambut Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan Suryajaya, Suryajaya; Haryanti, Ninis Hadi; Suarso, Eka; Ginanjar, Awal; Ayu, Futri; Hazizah, Nur
SERIBU SUNGAI: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): July
Publisher : Master Program of Natural Science Education, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/seru.v1i1.199

Abstract

Daerah Gambut di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan memiliki lahan pertanian yang luas. Setiap kali panen, sekam padi akan terlihat menimbun di sekitar penggilingan padi. Biasanya sekam ini dibiarkan teronggok atau dibakar menjadi abu gosok. Pengabdian masyarakat ini bertujuan melatih masyarakat untuk membuat briket dari limbah biomassa yang ada di sekitar secara sederhana. Briket sekam padi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangga. Mengingat masyarakat yang tidak mau berbelit-belit maka briket dibuat dari sekam padi yang tidak dikarbonisasi. Untuk meningkatkan nilai kalor briket dibuat dengan damar sebagai perekat. Untuk alasan efisiensi briket dicetak dengan bentuk lempengan tipis. Pada saat sosialisasi, respon masyarakat sangat positif karena proses pembuatan briket yang mudah dan murah. Pada saat uji coba, masyarakat juga tertarik karena briket mudah terbakar dengan sedikit asap.Abstract. The Peat area in Banjar Regency, South Kalimantan has a large area of agricultural land. Every time it is harvested, rice husks will be seen piled up around the rice mill. Usually this husk is left sitting or burned to become ashes. This community service aims to train the community to make briquettes from biomass waste around them in a simple way. The rice husk briquettes can be used as an alternative energy that can be used for household needs. Considering that people don't want to be complicated, briquettes are made from uncarbonized rice husks. To increase the calorific value, briquettes are made with resin as an adhesive. For efficiency reasons, the briquettes are printed in the form of thin plates. During the socialization, the public's response was very positive because the process of making briquettes was easy and cheap. During the trial, people were also interested because the briquettes burned easily with little smoke. Keyword: Peat; Rice husks; Resin; Briquettes
INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN CANVA BERORIENTASI AUTHENTIC LEARNING PADA TOPIK GETARAN DAN GELOMBANG Munir, M. Jiddan Mishbahul; Zaini, Muhammad; Haryanti, Ninis Hadi; Suyidno, Suyidno; Fahmi, Fahmi
Journal of Banua Science Education Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v4i2.245

Abstract

Media pembelajaran dengan konten yang relevan berperan penting dalam memudahkan peserta didik untuk memahami informasi secara lebih bermakna. Tujuan riset ini adalah untuk mendeskripsikan validitas media pembelajaran Canva berorientasi authentic learning pada topik getaran dan gelombang. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model ADDIE. Data diperoleh dari penilaian tiga validator menggunakan instrumen lembar validasi media pembelajaran yang ditinjau berdasarkan aspek media dan materi. Hasil validitas pada aspek media diperoleh skor rata-rata 3,71 dengan kategori sangat baik. Adapun validitas pada aspek materi diperoleh skor rata-rata 3,82 dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, media pembelajaran Canva berorientasi authentic learning pada topik getaran dan gelombang dapat diujicobakan lebih lanjut dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN DENGAN LEARNING CYCLE 7E MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN BERBASIS POTENSI LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMP Navisah, Saidatun; Yunus, Rahmat; Haryanti, Ninis Hadi
Journal of Banua Science Education Vol. 4 No. 1: 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v4i1.253

Abstract

Peserta didik sebagai generasi muda harus memiliki kemampuan berpikir kritis untuk menganalisis permasalahan terkait pencemaran lingkungan di sekitar tempat tinggalnya. Kemampuan tersebut berperan sebagai dasar bagi peserta didik untuk mewujudkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Kemampuan berpikir kritis dapat ditingkatkan dengan mengembangkan video pembelajaran dengan model learning cycle 7E dan berbasis potensi lokal di Kabupaten Tapin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan video pembelajaran yang dikembangkan yang ditinjau dari aspek validitas, kepraktisan, dan efektivitas. Penelitian ini menggunakan model pengembangan dengan desain 4D (Define, Design, Development, and Disseminate). Video pembelajaran diujicobakan kepada 9 peserta didik untuk uji coba kelompok kecil dan 36 peserta didik untuk uji coba lapangan. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon peserta didik dan guru, serta tes hasil belajar. Analisis data menggunakan rata-rata, persentase, dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) video pembelajaran dinyatakan valid dengan memperoleh nilai sebesar 4,37; (2) video pembelajaran dinyatakan praktis dengan memperoleh nilai sebesar 80,86% pada respon peserta didik dan 82,35% pada respon guru; dan (3) video pembelajaran dinyatakan efektif dengan memperoleh nilai sebesar 0,73. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan layak karena telah memenuhi aspek validitas, kepraktisan, dan efektivitas.Kata kunci: Kemampuan Berpikir Kritis, Model Learning Cycle 7E, Pencemaran Lingkungan, Potensi Lokal; Video Pembelajaran. Students as the younger generation must have critical thinking skills to analyze problems related to environmental pollution around where they live. This ability acts as a basis for students to create awareness of the importance of protecting the environment. Critical thinking skills can be improved by developing learning videos using the 7E learning cycle model and based on local potential in Tapin Regency. This research aims to analyze the feasibility of the learning videos developed in terms of validity, practicality and effectiveness. This research uses a development model with a 4D design (Define, Design, Development, and Disseminate). The learning video was tested on 9 students for small group trials and 36 students for field trials. The research instruments used in this research were validation sheets, student and teacher response questionnaires, and learning outcomes tests. Data analysis uses average, percentage, and N-gain test. The research results showed that: (1) the learning video was declared valid by obtaining a score of 4.37; (2) the learning video was declared practical by obtaining a score of 80.86% in student responses and 82.35% in teacher responses; and (3) the learning video was declared effective by obtaining a score of 0.73. Based on these results, it can be concluded that the learning video developed is declared feasible because it meets the aspects of validity, practicality and effectiveness.Keywords: Critical Thinking Skills, 7E Learning Cycle Model, Environmental Pollution, Local Potential, Tutorial Video.
Bio-briquettes from tea fluff biochar: a response surface methodology study on particle size, resin gum-adhesive, and used cooking oil immersion time Suryajaya, Suryajaya; Agustian, Egi; Haryanti, Ninis Hadi; Prasetia, Hafiizh; Rahmah, Siti; Kurniawan, Hendris Hendarsyah; Wianto, Totok; Ramadhoni, Benni F; Manik, Tetti Novalina; Annisa, Nova; Rezamela, Erdiansyah; Sulaswatty, Anny
International Journal of Renewable Energy Development Vol 14, No 5 (2025): September 2025
Publisher : Center of Biomass & Renewable Energy (CBIORE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61435/ijred.2025.60877

Abstract

Fluff tea is the residual solid waste generated in the green tea industry and holds the potential for development as a solid fuel in bio-briquettes. This study transformed fluff tea into bio-briquettes utilizing biochar produced through slow pyrolysis. The study aimed to optimize bio-briquettes production from fluff tea using the Response Surface Methodology (RSM) approach through proximate analysis. The cylindrical bio-briquettes were produced using biochar particle sizes of 850, 500, and 150 μm, resin gum adhesive concentrations of 10%, 15%, and 20%, and immersion times in cooking oil of 0, 3, and 6 minutes. The results showed that the overall response by the p-value was <0.05, and the lack of fit was insignificant (p-value >0.05). The findings indicated that the calorific value of tea fluff rose from 4,482.56 cal/g to 6,374.98 cal/g after conversion to biochar. The optimum conditions for producing tea fluff bio-briquettes were a particle size of 850 μm, adhesive concentration of 11%, and immersion time of 5 minutes. The bio-briquettes exhibited a moisture content of 3.53%, ash content of 5.65%, volatile matter of 14.75%, fixed carbon of 76.14%, calorific value of 7,796.37 cal/g, combustion rate of 0.11 g/min, density of 1.22 g/cm3, and compressive strength of 35.57 N/cm2. Most tea fluff briquettes' properties had met Indonesia's briquettes standard. The production of bio-briquettes from tea fluff waste is a viable alternative fuel for both industrial and domestic applications.
Geofisika dan Geokimia Lahan Gambut Terdegradasi Tanah Timbun Manik, Tetti Novalina; Purba, Santi Carolina; Khayanti, Yuni Sri; Haryanti, Ninis Hadi; Sudarningsih, Rusdiansyah; Siregar, Simon Sadok
Lontar Physics Today Vol 4, No 2 (2025): June 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/lpt.v4i2.23153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis proyek yang valid dan praktis untuk melatihkan creative thinking skills dan self-regulated learning pada materi energi alternatif. Jenis penelitian ini adalah Design and Development Research (DDR) yang diadaptasi dari Richey Klien (2007) dengan menggunakan uji validitas yang terdiri atas validasi empiric dan validasi expert, serta uji kepraktisan yang terdiri atas uji keterbacaan, uji persepsi guru, dan uji respon peserta didik, uji keefektifan terdiri atas hasil analisis terlatihnya creative thinking skills dan self-regulated learning dalam kelompok kecil. Hasil uji validasi empiric dilihat berdasarkan keberhasilan produk biobaterai. Hasil uji validasi expert didapatkan rata-rata nilai dari ketiga expert sebesar 3,24, dengan rata-rata nilai pada aspek media dan desain diperoleh sebesar 3,32 dengan kategori sangat valid, dan aspek materi dan konstruk diperoleh sebesar 3,15 dengan kategori valid. Hasil uji kepraktisan diperoleh skor rata-rata untuk uji keterbacaan sebesar 83,8% dengan kategori sangat praktis, uji persepsi guru sebesar 87,3% dengan kategori sangat baik, serta uji respon peserta didik sebesar 84,7% dengan kategori sangat baik, didapatkan rerata skor uji kepraktisan sebesar 85,3% dengan kategori sangat praktis. Uji keefektifan dilihat berdasarkan hasil analisis terlatihnya creative thinking skills diperoleh hasil 81% dan analisis terlatihnya self-regulated learning diperoleh hasil 83,6%. Telah dihasilkan LKPD untuk melatihkan creative thinking skills dan self-regulated learning yang valid, praktis, dan efektif dalam kelompok kecil.
PERFORMANCE OF ACTIVATED CARBON FROM WATER CHESTNUT (ELEOCHARIS DULCIS) as Fe ADSORBENT Safitri, Maya; Haryanti, Ninis Hadi; Suryajaya, Suryajaya; Husain, Sadang
Indonesian Physical Review Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ipr.v8i3.483

Abstract

This research aims to investigate the performance of activated carbon from water chestnut (WC) as an Fe adsorbent on river water samples in South Kalimantan. The WC was carbonized at a temperature of 400 °C. Then the carbon was activated with two types of activators, KOH and H2SO4 solutions. The carbonization and the activation time were also varied in two different times, 1 and 2 hours. The electrical conductivity of Martapura River water was measured to investigate its condition or quality, and yielded about 0.56   or 5600 µS/cm. It is quite large compared to the standard 1000 µS/cm. After activated carbon treatment, the electrical conductivity is reduced by about 6.67 – 13.81%. For Fe adsorption, the reduction efficiency and adsorption capacity were in the range of 7.73 % – 22.94 % and 0.50 – 1.47 mg/g. The results showed that the prepared activated carbon is effective in adsorption and decreases the Fe metal content at room temperature.
Adsorpsi Karbon Aktif Berbasis Limbah Sawit terhadap Metilen Biru dengan Spektrofotometri UV-Vis : Perbandingan Sumber Bahan Safitri, Maya; Haryanti, Ninis Hadi; Oktafiansyah, Rahmad; Najmi, M. Ikhwan; Asyiah, Nor; Muhaemina, Maulanie
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1196

Abstract

Pencemaran air oleh zat pewarna sintetis seperti metilen biru menjadi permasalahan lingkungan yang serius karena sifatnya yang toksik dan resisten terhadap degradasi biologis. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja adsorpsi karbon aktif dari dua jenis biomassa kelapa sawit yaitu cangkang dan tandan kosong kelapa sawit terhadap metilen biru. Kedua bahan dikarbonisasi pada suhu 400 °C selama 1 jam, kemudian diuji kemampuan adsorpsinya pada tiga variasi waktu kontak (5, 10, dan 15 menit). Analisis dilakukan menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 659 nm untuk menentukan nilai absorbansi sebelum dan sesudah adsorpsi. Hasil menunjukkan bahwa efisiensi penurunan absorbansi meningkat seiring waktu kontak, dengan efisiensi tertinggi pada menit ke-15, karbon aktif dari tandan menunjukkan efisiensi tertinggi sebesar 79,91%, sedangkan cangkang mencapai 77,50%. Karbon aktif dari tandan kosong kelapa sawit menunjukkan kinerja terbaik diikuti oleh cangkang kelapa sawit. Temuan ini menunjukkan bahwa biomassa kelapa sawit dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku karbon aktif yang efektif, ramah lingkungan, dan berpotensi diterapkan dalam pengolahan limbah cair industri.
VALIDITAS MODUL TERMOKIMIA BERBASIS PROJECT-BASED LEARNING (PjBL) UNTUK LITERASI PERUBAHAN IKLIM Fitriani, Fitriani; Haryanti, Ninis Hadi; Yunus, Rahmat; Sholahuddin, Arif; Irhasyuarna, Yudha; Sukmana, M. Laily Qadry
Journal of Banua Science Education Vol. 6 No. 2 (2025): In Process
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v6i2.357

Abstract

Literasi perubahan iklim merupakan kompetensi kunci dalam pendidikan abad ke-21 yang menuntut integrasi strategis ke dalam pembelajaran sains, khususnya kimia. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar termokimia berbasis project-based learning (PjBL) yang mengintegrasikan indikator literasi perubahan iklim secara sistematis. Modul dirancang untuk meningkatkan pemahaman konseptual, keterampilan ilmiah, dan kesadaran ekologis peserta didik Madrasah Aliyah. Penelitian menggunakan metode research and development (R&D) dengan model 4D; define, design, develop, dan disseminate. Proses pengembangan mencakup analisis kebutuhan, perancangan modul, validasi ahli, dan uji coba terbatas. Validasi dilakukan oleh lima ahli menggunakan instrumen berbasis lima aspek kelayakan. Hasil menunjukkan bahwa modul memiliki tingkat validitas sangat tinggi (rerata 97,45), dengan skor sempurna pada aspek pedagogi dan penilaian PjBL. Uji coba menunjukkan bahwa modul efektif meningkatkan partisipasi aktif, pemahaman materi, dan refleksi ekologis peserta didik. Fitur interaktif seperti simulasi, padlet, dan pojok literasi mendorong keterlibatan peserta didik dalam konteks nyata. Studi ini membuktikan bahwa pendekatan PjBL efektif untuk menghubungkan konsep kimia dengan isu keberlanjutan. Modul yang dikembangkan dapat direplikasi dan dikembangkan lebih lanjut untuk memperkuat literasi iklim lintas kurikulum. Implikasinya mendukung transformasi pedagogi kimia menuju pendidikan sains berkelanjutan.
Co-Authors Agus Riyanto Akhmad Safi'i Anny Sulaswatty, Anny Arif Sholahuddin Asyiah, Nor Ayu, Futri Damayanti, Dian Khatimah Darminto . Dicky Audi Rahman Egi Agustian Erdiansyah Rezamela, Erdiansyah Ernawati Fahmi Fahmi Fahrunnisa, Hasiarni Fitriani Fitriani Futri Ayu Ginanjar, Awal Hafiizh Prasetia, Hafiizh Hendris Hendarsyah Kurniawan, Hendris Hendarsyah Hendry Wardhana Henri Wardhana Henry Wardhana Henry Wardhana Herin Hutri Istyarini Husain, Sadang I Gusti Ngurah Krisna Wijaya Ida Ayu Putu Sri Widnyani Irma Rifina Irmawati Istyarini, Herin Hutri Khayanti, Yuni Sri Lies Banowati Manik, Tetti N. Manik, Tetti Novalina Mawaddatur Rahmah Maya, Safitri Meilina, Putri Michael William Sihombing Muhaemina, Maulanie Muhammad Rijal Bashri Muhammad Zaini Munir, M. Jiddan Mishbahul Nada Sofi Andini Najmi, M. Ikhwan Navisah, Saidatun Nilawati, Indah Nirtha Nopi Stiyati Prihatini Nova Annisa Nova Annisa, Nova Nur Hazizah Oktafiansyah, Rahmad Permitaria, Antung Purba, Santi Carolina Rahmat Basuki Rahmat Yunus Ramadhoni, Benni F Rifina, Irma Rijali Noor Rodiansono Rodiansono Rony Riduan Sadang Husain Sari, Putri Sembiring, Rinawati Sepfina Monica Hutasoit Simon Sadok Siregar Simon Sadok Siregar, Simon Sadok Siti Rahmah Sri Cahyo Wahyono Suarso, Eka Sudarningsih Sudarningsih Sudarningsih Sudarningsih Sudarningsih, Rusdiansyah Sukmana, M. Laily Qadry Surini Surini Suryajaya Suryajaya Suryajaya Suryajaya Suryajaya Suryajaya Suryajaya Suryajaya Suryajaya Suryajaya Suryajaya Suryajaya Suryajaya Suryajaya Suryajaya Suryajaya, Suryajaya Suyidno Suyidno Taufik Hidayat Tetti Novalina Manik Totok Wianto Yoga Saputra Yudha Irhasyuarna Yulia Anggraini