Claim Missing Document
Check
Articles

Exploring Students' Critical Thinking Skills Through Expressive Responses: Science And Religion Integration Training Hanafi, Yusuf; Saefi, Muhammad; Diyana, Tsania Nur; Ikhsan, M. Alifudin; Anam, Faris Khoirul; Ramadhan, Mochammad Rizal
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v8i2.1059

Abstract

Questions about the origins of humanity are challenging and motivating inquiries that can serve as a tool to encourage students to think critically. That context can also be provided to students when discussing the integration of science and religion. In this study, we measured the effectiveness of science and religion integration training specifically for Muslim students. This training intervention consists of three seminars, namely the integration of science and Islam methods, the context of human origins, and its writing, each developed by a mixed team of science and religion experts. By combining training observations and reflective essays, this study evaluates the training approach and how the program influences students' opinions/beliefs about the compatibility of science and religion. Specifically, this study explores students' ability to engage in critical thinking and express themselves when faced with explanations of science and religion simultaneously. As a result, there was a change in the beliefs of the students before and after the training, where the students shifted their opinions towards a more reconciliatory stance. However, the presence of a small number of students who are moving in opposite directions encourages educators to explore various methodologies for integrating science and religion that are more appropriate. Overall, this research contributes to the fundamental understanding of how students interpret science and religion, as well as the pedagogical approaches that can be used to navigate their interpretations from conflict to integration.
Integrasi sekolah berbasis peace culture education: program, refleksi, dan implikasi Hanafi, Yusuf; Anam, Faris Khoirul; Sultoni, Achmad; Thoriquttyas, Titis; Saefi, Muhammad; Diyana, Tsania Nur; Ikhsan, M. Alifudin
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v5i1.13127

Abstract

Tulisan ini mencoba menjelaskan program edukasi sekolah berbasis peace education (PE) yang diprakarsai oleh tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Negeri Malang dengan mitra majelis Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sub Rayon 33 Wagir Kabupaten Malang. Secara rinci, kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang bertujuan menanamkan nilai-nilai perdamaian dan semangat hidup berdampingan antar umat beragama, khususnya diantara sekolah yang beragam corak keagamaanya di Kecamatan Wagir. Program edukasi berbasis PE dilaksanakan melalui rangkaian kegiatan seminar, focus group discussion (FGD), hingga pelaksanaan langsung kepada siswa dalam pembelajaran di kelas. Program ini dilakukan dalam dua sesi utama, yakni kegiatan seminar dengan pembahasan tentang moderasi beragama dan FGD dengan fokus pada implementasinya. Dari kegiatan ini, dihasilkan sejumlah poin penting yang dapat dilakukan di sekolah dan kelas yakni membangun atmosfer atau budaya sekolah yang mendukung dengan mengapresiasi budaya yang berbeda, melakukan resolusi konflik, mendorong  partisipasi aktif dan kolaboratif, membangun sikap toleransi, dan membuat nilai-nilai agama menjadi pegangan kepala sekolah, guru, dan siswa dalam menjalankan tugas di sekolah. 
Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Berbasis Articulate Storyline Dengan Topik Gerak Lurus Adiyatma, Jovan; Diyana, Tsania Nur
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 3 No. 1 (2024): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol3.Iss1.953

Abstract

a Penelitian pengembangan media articulate storyline topik gerak lurus bertujuan mengembangkan media pembelajaran fisika berbasis Articulate Storyline adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar aspek kognitif dan keterampilan pada proses pembelajaran fisika berbeda  dengan kemampuan awal siswa melalui pembelajaran terbimbing melalui pemodelan/aplikasi berbasis web atau aplikasi .Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analyse, Design, Develop, Implement and Evaluate). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik persentase lembar validasi ahli media dan ahli materi. Uji kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline pada materi gerak lurus diperoleh hasil 82 persen. Respon siswa terhadap media pembelajaran mendapat hasil 85 persen dengan kriteria sangat positif. Hal ini dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline sangat layak digunakan sebagai media belajar.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK MENGOPTIMALKAN STUDENT CENTERED LEARNING MATERI GERAK LURUS Arrazi, Miftah Hidayat; Diyana, Tsania Nur
Jurnal Pendidikan Fisika FKIP UM Metro Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jpf.v12i1.9243

Abstract

Penggunaan teknologi dalam pendidikan dapat membantu memaksimakan siswa dalam belajar mandiri (student centered learning) serta dapat membantu siswa untuk memahami konsep dengan baik, salah satu alternatifnya adalah dengan penggunaan multimedia interaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasikan produk multimedia interaktif pada mata pelajaran Fisika topik Gerak Lurus untuk siswa kelas X. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4-D. Multimedia yang telah kembangkan diuji oleh 2 validator ahli dengan hasil validasi dari keseluruhan indikator mendapatkan presentase rata-rata sebesar 86,68% dengan kriteria sangat layak. Berdasarkan hasil penelitian kelayakan media yang telah dilaksanakan maka diperoleh kesimpulan bahwa multimedia interaktif topik Gerak Lurus dinyatakan layak sebagai media pembelajaran yang dapat membantu mengoptimalkan student centered learning dan membantu siswa memahami konsep gerak lurus dengan lebih baik.Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan dapat membantu siswa dalam belajar mandiri (student centered learning) dan dapat membantu siswa untuk memahami konsep dengan baik, salah satu alternatifnya adalah penggunaan multimedia interaktif. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk multimedia interaktif pada mata pelajaran Fisika Gerak Lurus untuk siswa kelas X. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4-D. Multimedia yang telah dikembangkan diuji oleh 2 orang validator ahli dengan hasil validasi seluruh indikator mendapatkan persentase rata-rata sebesar 86,68% dengan kriteria sangat layak. Berdasarkan hasil penelitian kelayakan media yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa multimedia interaktif pada topik Gerak Lurus dinyatakan layak sebagai media pembelajaran yang dapat membantu mengoptimalkan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan membantu siswa memahami konsep gerak lurus. lebih baik.
Pengembangan Video Interaktif Model Brain Based Learning untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Materi Hukum Newton Wulandari, Novita; Diyana, Tsania Nur
Kappa Journal Vol 7 No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v7i1.7677

Abstract

Motivasi belajar dapat mempengaruhi keberhasilan proses pembelajaran fisika. Salah satu upaya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa yaitu dengan mengembangkan media pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video interaktif dengan model brain based learning yang memenuhi kriteria kelayakan untuk digunakan dalam pembelajaran fisika. Pengembangan video interaktif dalam penelitian ini dikhususkan untuk materi Hukum Newton dengan mengintegrasikan kearifan lokal berupa permainan nekeran. Jenis penelitian yang digunakan, yaitu Research and Development dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Pengumpulan data dilakukan dengan uji kelayakan yang dilakukan oleh dua validator ahli. Adapun teknik analisis data pada penelitian ini dihitung menggunakan rata-rata skor hasil validasi dan dikategorikan berdasarkan acuan kriteria kelayakan skala empat. Hasil kelayakan secara keseluruhan menunjukkan rata-rata skor 3,5 dan hasil rata-rata reliabilitas 87%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa video interaktif dengan model brain based learning terintegrasi kearifan lokal termasuk layak digunakan sebagai media pembelajaran fisika dalam meningkatkan motivasi belajar.
Pengembangan E-Modul Flipbook Hukum Hukum Newton Berbasis Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Rukmi, Ima Puspita; Diyana, Tsania Nur
DIFFRACTION: Journal for Physics Education and Applied Physics Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/diffraction.v5i2.6751

Abstract

Saat ini, kemampuan berpikir kritis siswa SMA masih rendah. Hal ini dikarenakan metode serta model pembelajaran yang digunakan kurang melibatkan aktivitas siswa. E-Modul flipbook berbasis discovery learning menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa sehingga meningkatkan kemampuan berpikir kritisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan dari E-Modul flipbook pada materi hukum-hukum newton yang dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah RD dengan jenis 4-D yang dimodifikasi menjadi 3-D yang terdiri dari tahap define, design, dan develop. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi yang dinilai oleh 1 dosen ahli dan 1 guru fisika SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata rata keseluruhan penilaian terhadap E-Modul yang dikembangkan sebesar 93% sehingga masuk ke kategori sangat layak untuk digunakan. Dengan demikian, E-Modul yang dikembangkan ini layak untuk digunakan dalam pembelajaran fisika.
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI FISIKA MELALUI THREE-TIER DIAGNOSTIC TEST: SEBUAH KAJIAN LITERATUR Laras Anindita Maharani; Tsania Nur Diyana
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2025): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v9i2.5932

Abstract

Miskonsepsi dalam pembelajaran fisika merupakan tantangan serius yang berdampak pada keberlanjutan pemahaman konseptual siswa. Three-tier diagnostic test hadir sebagai instrumen yang efektif karena mampu mengevaluasi tingkat pemahaman siswa secara menyeluruh melalui tiga komponen utama: jawaban konsep, alasan jawaban, dan tingkat keyakinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas three-tier diagnostic test dalam mengidentifikasi miskonsepsi fisika melalui kajian literatur sistematis terhadap 13 artikel ilmiah terkini. Pendekatan kualitatif digunakan dalam menganalisis artikel yang diperoleh dari database Scopus dan Google Scholar dengan menggunakan kata kunci “three-tier”, “diagnostic test”, “physics”, dan “misconception”. Hasil kajian menunjukkan bahwa three-tier diagnostic test tidak hanya mampu mendeteksi keberadaan miskonsepsi, tetapi juga memetakan jenis serta tingkat keparahannya, menjadikannya alat asesmen formatif yang akurat dan adaptif. Meski demikian, tantangan seperti durasi analisis, kebutuhan pelatihan guru, dan keterbatasan infrastruktur masih menjadi hambatan implementasi yang perlu diperhatikan. Oleh karena itu, integrasi asesmen diagnostik berbasis three-tier perlu disesuaikan secara strategis dengan karakteristik materi dan jenjang peserta didik untuk mendukung pembelajaran fisika yang lebih efektif.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ENERGI TERBARUKAN BERBANTUAN SCRATCH TERINTEGRASI KEHIDUPAN DESA DI BALI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Setya Dwi Waluyo; Riki Perdana; Tsania Nur Diyana
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol. 13 No. 2 (2025): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/inpafi.v13i2.66690

Abstract

Media pembelajaran yang interaktif dan menarik memiliki peran krusial dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Media pembelajaran berbasis Scratch dikembangkan untuk materi Energi Terbarukan dengan tujuan meningkatkan hasil belajar siswa, menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, serta memperdalam pemahaman siswa tentang topik Energi Terbarukan. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D, yang mencakup tahap: (1) Pendefinisian, (2)Perancangan, (3) Pengembangan, dan (4) Penyebaran. Berdasarkan data evaluasi melalui kuisoner, ditemukan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis Scratch 3D pada topik energi terbarukan secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa. Validasi terhadap 5 aspek menunjukkan nilai rata-rata untuk desain sebesar 4,16, rekayasa sebesar 4,28, kualitas sebesar 4,32, hasil belajar sebesar 4,22, dan budaya local sebesar 4,2, sehingga media ini layak digunakan sebagai sarana pembelajaran fisika.