Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERAN AKSES JALAN DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM DI DAERAH TERPENCIL Zahra Rahmatika; Paksi Tri Nugraha; Fajar Yanto Hasibuan; Kholifah Lestari; Istiqomah; Lusi Putri Pratiwi; Qhanita Deza Qat; Seyla Rismawati; Thoriq Vico Ardana
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 9 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi September
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i9.748

Abstract

Infrastruktur jalan memiliki dampak yang signifikan terhadap daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah terpencil. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana akses jalan mempengaruhi kinerja UMKM dan memberikan rekomendasi untuk peningkatan infrastruktur di wilayah tersebut. Melalui pendekatan kualitatif dan studi pustaka, penelitian ini mengidentifikasi berbagai faktor yang mempengaruhi infrastruktur dan aksesibilitas, serta bagaimana hal ini berdampak pada distribusi barang, biaya operasional, dan akses ke pasar. Temuan menunjukkan bahwa akses jalan yang baik berkontribusi pada efisiensi operasional dan pengurangan biaya logistik, yang pada akhirnya meningkatkan daya saing UMKM. Sebaliknya, hambatan dalam pengembangan infrastruktur, seperti keterbatasan anggaran, tantangan teknis, dan konflik sosial, menghambat pertumbuhan UMKM. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar pemerintah dan pemangku kepentingan meningkatkan alokasi anggaran, mempercepat proses administrasi, dan melibatkan masyarakat dalam perencanaan proyek. Penerapan teknologi yang sesuai dan pengembangan kapasitas tenaga kerja lokal juga merupakan langkah penting untuk mengatasi hambatan dan memastikan manfaat maksimal dari pembangunan infrastruktur jalan bagi UMKM dan ekonomi daerah terpencil.
Implementation of Character Education through Active Learning for Islamic Religious Education Teachers Rahmatika, Zahra; Asfahani, Asfahani; Afriani, Gusma; Saro’i, Mohammad; Muhammadong, Muhammadong
At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan Vol 11 No 2 (2024): At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan
Publisher : the Faculty of Education and Teacher Training of the Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/tarbawi.v11i2.9417

Abstract

The purpose of this study was to investigate how active learning strategies can enhance student engagement and facilitate the internalization of Islamic values. This study used a qualitative approach, data were collected through semi-structured interviews, classroom observations, and document analysis involving IRE teachers. The study findings revealed that active learning significantly increased student participation and moral reflection, offering a more dynamic and practical approach to character education. Teachers reported that activities such as role-playing, group discussions, and problem-solving not only made religious teachings more relevant but also encouraged students to apply Islamic principles in real-life situations. However, the study also identified challenges, including lack of training and resources, and the need to contextualize active learning within an Islamic framework. This study contributes to the broader discourse on educational strategies that nurture intellectual and moral development, offering insights and recommendations for improving character education in Islamic educational settings. Future research should focus on the long-term impact of these strategies and the development of specific training programs for IRE teachers.
Shaping Teenagers' Moral in the Digital Era: Islamic Education Perspective Erni Yusnita; Andika Eko Prasetiyo; Uswatun Hasanah; Era Octafiona; Zahra Rahmatika
Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol. 13 No. 1 (2023): Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, April 2023
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/ji.v13i1.3529

Abstract

One of the elements contributing to teenagers' moral deterioration is technological advancements in the digital era that are not aligned with their moral progress. This study aims to discover the moral issues of teenagers in the digital age, the concept of morality in Islam, and moral teaching from the perspective of Islamic education. This study employed library research with a descriptive-analytic approach. The study findings indicate that the sophistication of digital technology has negative consequences for teenagers, pushing them further away from religious ideals. The purpose of moral education in Islamic education for teenagers is to live according to Allah's commands and carry out their duties as servants of Allah and His representatives on earth. As a result, Islamic education is inextricably linked to efforts to instill Islamic educational values, including moral values known as akhlak.
A Bibliometric Analysis of Islamic Parenting Trend in Indonesia Risa Nalwi Fatimah; Baharudin Baharudin; Wan Jamaluddin Z; Imam Syafe’i; Umi Hijriyah; Zahra Rahmatika; Mohamad Fauzan Adima
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 6 No. 4 (2024): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v6i4.227

Abstract

This study aims to analyze the development, trends, and identify the novelty of scholarly publications on Islamic Parenting in Muslim families in Indonesia from 2019 to 2024. The research method used is a Systematic Literature Review with Bibliometric Analysis data processing technique. A total of 33 articles from 220 indexed in Sinta 1 and Sinta 2 were included and visualized using VOSViewer 1.6.20. The results show that the highest number of publications occurred in 2022, with the most citations recorded in 2019. Of the 25 journals contributing to articles on Islamic Parenting, 64% employed qualitative methods. Based on the overlay visualization co-occurrence, research topics related to the “Sandwich Generation” and the “Digital Era” emerged as the most recent developments in the field.
The Talaqqi Method: Its Effectiveness on Students’ Ability to Memorize the Qur’an Fajrin, Dewi Fortuna; Syafe’i, Imam; Azizah, Nurul; Hasanah, Uswatun; Rahmatika, Zahra
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jirpe.v4i3.1443

Abstract

This study aimed to examine the effect of the Talaqqi learning model on students’ Qur’an memorisation ability in the Al-Qur’an Hadith subject. Employing a quantitative approach with a quasi-experimental method and a posttest-only control group design, the study involved a sample of 63 eleventh-grade students selected through simple random sampling. The experimental group received instruction using the Talaqqi method, while the control group was taught using the Wahdah method. Memorisation ability was assessed based on three indicators: fluency, tajwid accuracy, and clarity of recitation. The research instrument was a questionnaire comprising 12 items, of which 5 were validated, yielding a reliability score of 0.740. Data were analysed using an independent sample t-test. The results indicated that the Sig. (2-tailed) value was 0.082 > 0.05, and the t-value did not exceed the critical t-table value, leading to the acceptance of H₀. Thus, it can be concluded that there was no significant difference between the Talaqqi and Wahdah methods in enhancing students’ Qur’an memorisation ability. These findings suggest that while both methods are applicable, the Talaqqi model does not offer a statistically significant advantage over the Wahdah method. Educators may consider selecting between the two approaches based on contextual needs, teaching style, and student preferences.
INSIDE-OUTSIDE-CIRCLE (IOC) INSIDE-OUTSIDE-CIRCLE (IOC); INOVASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK: 1. Model Pembelajaran Inside-Outside Circle (IOC) Pada Mata Pelajaran PAI, 2. Model Pembelajaran Inside-Outside-Circle (IOC) Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik, 3. Tantangan Implementasi Model Pembelajaran Inside-Outside-Circle (IOC) Nena Ayu Agustin; hasanah, ida faridatul; Imam Syafe’i; baharudin; zahra rahmatika
al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 1 (2025): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/alt.v10i1.9345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan model pembelajaran Inside-Outside Circle (IOC) terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model IOC dan kelas kontrol yang mengikuti metode pembelajaran konvensional. Hasil analisis data menunjukkan nilai t-hitung sebesar 3,904 melebihi nilai t-tabel sebesar 1,667 dengan taraf signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,005. Hal ini menegaskan bahwa model IOC berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Pendekatan pembelajaran ini terbukti mampu meningkatkan interaksi, partisipasi aktif, dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran yang pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan motivasi belajar. Penelitian ini mendukung keefektifan model pembelajaran berbasis interaksi sosial dalam pendidikan agama untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Oleh karena itu, model IOC direkomendasikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah .
Budaya Pendidikan Islam di Sekolah Menengah Atas: Tinjauan Bibliometrik terhadap Tren Penelitian Global Putra, Egis Permana; Baharudin, Baharudin; Octafiona, Era; Rahmatika, Zahra; Sabrina, Qonita
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.364

Abstract

Meskipun penelitian tentang budaya dalam Pendidikan Islam terus berkembang, masih terdapat keterbatasan kajian sistematis yang menganalisis tren global dan keterbaharuan dalam integrasi budaya Islam di sekolah menengah atas. Dari banyaknya penelitian mengenai Budaya dalam Pendidikan Islam, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan, tren, dan menemukan keterbaharuan publikasi dan penelitian ilmiah mengenai integrasi budaya Islam dalam Pendidikan Islam di sekolah menengah atas di seluruh dunia dalam rentang waktu 2019-2024. Metode penelitian yang digunakan dalam karya ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan teknik olah data Analisis Bibliometrik, yang menghasilkan data inklusi sebanyak 32 artikel dari 150 artikel yang terindeks di Scopus, yang kemudian divisualisasikan menggunakan perangkat lunak VOSviewer versi 1.6.20 Instrumen penelitian berupa artikel ilmiah yang terindeks Scopus dan dipilih menggunakan perangkat lunak Covidence. Teknik analisis data dilakukan dengan pemetaan tren publikasi, sitasi, kolaborasi penulis, dan analisis kata kunci utama menggunakan VOSviewer. Hasil analisis menunjukkan tren penulisan terbanyak pada tahun 2021 adanya penurunan sitasi pada tahun 2022-2024. Dari total 10 negara yang berpartisipasi Indonesia yang paling banyak berkontribusi dan dalam publikasi terkait topik ini, 66% di antaranya menggunakan pendekatan kualitatif. Berdasarkan overlay visualization co-occurrence, penelitian dengan topik tambahan seperti "Pengintegrasian Nilai-Nilai Islam dalam Kurikulum" dan "Pendidikan Karakter Berbasis Budaya" menjadi keterbaharuan yang muncul hingga saat ini. Penelitian ini berdampak pada penguatan dasar pengembangan kurikulum berbasis budaya Islam yang relevan dengan kebutuhan global. Berdasarkan analisis visualization co-occurrence dalam penelitian ini, diperlukan studi lanjutan berupa penelitian lapangan dan longitudinal tentang penerapan budaya Islam dalam pendidikan yang disesuaikan dengan tantangan global dan perkembangan pendidikan di era modern.
Think Talk Write Model Improves Student Learning Outcomes in Islamic Education Nurfuad, Muhamad; Bahri, Saiful; Azizah, Nurul; Rahmatika, Zahra; Susilawati, Beti
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 26 No. 3 (2025): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v26i3.1443

Abstract

General Background: Effective learning strategies are critical in enhancing student engagement and academic outcomes, particularly in Islamic Religious Education (PAI), which requires both cognitive and affective comprehension. Specific Background: The Think, Talk, Write (TTW) model fosters active learning through sequential stages—critical reflection, collaborative discussion, and synthesis in writing. Knowledge Gap: Despite its theoretical potential, empirical studies evaluating the TTW model's effectiveness in the context of Islamic education, especially at the junior high school level, remain scarce. Aim: This study investigates the impact of the TTW model on students' learning outcomes in PAI at SMP Negeri 16 Bandar Lampung. Results: Using a quasi-experimental design with simple random sampling, students in the experimental group (Class A) showed significantly higher achievement compared to the control group (Class C), with an independent t-test significance of 0.006 (<0.05). Novelty: This study contributes novel insights by applying the TTW model to Islamic education and assessing its cognitive impact based on Bloom’s taxonomy. Implications: The findings suggest that TTW enhances critical thinking, communication, and comprehension in PAI, supporting its adoption as an effective pedagogical strategy in similar educational contexts. Highlights: Enhances students' critical thinking and engagement. TTW outperforms conventional teaching methods. Fills research gap in Islamic Education strategies. Keywords: Think Talk Write, Learning Outcomes, Islamic Education, Critical Thinking, Junior High School
The Role of the Nurul Mahdor Jam'iyah Sholawat Assembly in Instilling Religious Values in Jati Agung Youth in South Lampung Yudha Kapindo; Istihana; Zahra Rahmatika
Quality : Journal Of Education, Arabic And Islamic Studies Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/qwt.v3i3.101

Abstract

The purpose of this study was to determine and analyze the role of the Majelis Sholawat Jam'iyah Nurul Mahdor in instilling religious values in adolescents in Jati Agung, South Lampung. In addition, this study also aims to examine the factors that support and hinder the Majelis Sholawat in its efforts to guide adolescents to have an understanding and practice of religious values. This study uses a qualitative approach with data collection methods in the form of observation, in-depth interviews, and documentation studies. Observations were made on various activities carried out by the assembly, while interviews were conducted with adolescents, mentors, and administrators of the assembly. All data collected were then analyzed descriptively-interpretively to understand in depth how the role and influence of the assembly's activities on the development of faith, worship, and morals of adolescents. The results of the study show that the Majelis Sholawat Nurul Mahdor has a very important role in shaping the religious character of adolescents. Through various routine activities such as reciting sholawat, monthly religious studies, and hadrah art training, this assembly instills values of faith, fosters a sense of love for Allah and the Prophet Muhammad, and increases awareness in carrying out daily worship. The presence of the assembly also helps shape teenagers' self-confidence as devout Muslims, as well as guiding them to become individuals with noble character through teaching morals and ethics in Islamic teachings.
PELATIHAN PEMBUATAN ECOPRINT  MENGGUNAKAN TEKNIK POUNDING UNTUK MENINGKATKAN SOFTSKILL ANAK DI DESA REJOMULYO KECAMATAN TANJUNG BINTANG KABUPATEN LAMPUNG  SELATAN Rahmatika, Zahra; Susanti, Agus; Hijriyah, Umi; Isti’ana, Ais; Susilawati, Beti
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Mei 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/hj282q76

Abstract

Ecoprint  merupakan teknik membuat motif berbahan dasar tumbuhan dari alam yang ramah lingkungan. Ecoprint  sudah dikenal sejak dahulu, namun teknik dalam pembuatan ecoprint  selalu mengalami perkembangan hingga saat ini motif yang dapat dihasilkan sangat menarik bahkan bernilai ekonomis. Bahan dasar ecoprint  merupakan tumbuh-tumbuhan di alam, hal ini yang menjadikan alasan tim  melakukan pelatihan pembuatan ecoprint  dengan teknik pounding terhadap anak-anak di Desa Rejomulyo yang berkisaran umur 9-10 tahun sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan alam yang ada di Desa Rejomulyo serta untuk menambah soft skill anak-anak di Desa Rejomulyo. Metode penelitian yang gunakan adalah deskriptif kualitatif. Objek dalam penelitian ini adalah penerapan ecoprint  menggunakan teknik pounding. Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak di Desa Rejomulyo.Pada tahap persiapaan, tim pelatihan melakukan pengumpulan bahan baku yang akan digunakan untuk membuat ecoprint  dengan teknik pounding. Pelaksanaan pelatihan dilakukan pada hari jumat tanggal 01 maret  2024, 16.00 WIB.Hasil pelatihan ecoprint  dengan teknik pounding terhadap anak-anak di Desa Rejomulyo masih memerlukan pendalaman lebih lanjut, namun sudah cukup baik untuk pengalaman pertama mereka.Jadi rekam jejak kegiatan yang telah dilakukan terlihat bakat dan kreatifitas yang tinggi sebagai bentuk perwujudan dari soft skill anak di Desa Rejomulyo yang sudah cukup baik namun masih memerlukan mimbingan yang lebih lanjut.