Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PERAN PEMERINTAH DAN MASYARAKAT DALAM MEMPERTAHANKAN PERAYAAN TRADISI 10 MUHARRAM DI DESA MEKAR JAYA KECAMATAN MERBAU MATARAM KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Susanti, Agus; Rahmatika, Zahra
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 7 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/3adwwd68

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk perayaan semarak 10 muharram 1445 H ini dilaksanakan atas dasar kerjasama dosen dan mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung dengan pejabat dan masyarakat desa Mekar Jaya Kecamatan Merbau Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung dalam upaya merayakan 10 muharram sekaligus mempertahankan nilai Islami dan membangkitkan semangat anak-anak di desa Mekar Jaya dalam belajar mengaji. Metode yang digunakan ialah dengan mengadakan lomba kepada anak-anak desa Mekar Jaya yaitu seperti lomba MTQ, lomba adzan,dll yang diselenggarakan di aula masjid Al-Mujahidin Desa Mekar Jaya. Tujuan pengabdian ini ialah sebagai wadah untuk mempertahankan perayaan tradisi, memotivasi dan menambah wawasan keagamaan dan kepercayaan diri bagi peserta agar giat dalam menghafal dan juga belajar Al-Qur’an. Perayaan tradisi 10 muharram yang bersifat tradisional sampai sekarang masih tetap eksis dan bertahan di kalangan masyarakat Desa Mekar Jaya. Bertahannya perayaan tradisi 10 muharram di kalangan masyarakat muslim yang sudah modern sampai sekarang di Desa Mekar Jaya karena adanya peran pemerintah daerah Desa Mekar Jaya yang ikut serta melestarikan perayaan tradisi tersebut yaitu dengan cara menjadikan agenda tahunan. Penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat Desa Mekar Jaya Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan karena mereka sudah ikut serta dalam kegiatan perayaan tradisi 10 muharram yang diadakan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.
Autonomy and Responsibility in Self-Directed Learning: A Correlational Study on Students’ Learning Motivation Sani, Falah Aulia; Khasanah, Uswatun; Rahmatika, Zahra; Baharudin, Baharudin
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): Takuana (October-December)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i3.262

Abstract

This study aims to examine the relationship between learning motivation and learning autonomy in Fiqh learning at Al Hikmah Islamic Boarding School, Bandar Lampung. A quantitative correlational design was employed. The sample consisted of 32 third-grade Wustho students, representing the entire population (N = 32). Data were collected using validated and reliable Likert-scale questionnaires and analyzed using Pearson correlation. The results revealed a very weak correlation between learning motivation and learning autonomy (R = 0.030), with a coefficient of determination of R² = 0.001. The significance test yielded a Sig. value of 0.873 (> 0.05), indicating that the relationship between the two variables is not statistically significant. These findings suggest that learning motivation explains only a negligible proportion of the variance in students’ learning autonomy within the context of Fiqh learning in a pesantren environment.
EFEKTIVITAS QUESTION STUDENT HAVE TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR PAI azzura, nalita; Sada, Heru Juabdin; Yusnita, Erni; Anwar, Syaiful; Rahmatika, Zahra
Jurnal Bilqolam Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi PAI Sekolah Tinggi Agama Islam Serdang Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51672/jbpi.v6i2.791

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of the Question Student Have (QSH) method in enhancing students’ learning activeness in Islamic Religious Education (PAI) at SMK Negeri 7 Bandar Lampung, with a particular focus on student engagement in problem-solving activities. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental posttest-only control group design, involving class XI FM 2 as the experimental group and XI FM 3 as the control group. The instrument, a learning activeness questionnaire, was validated and found to be reliable, with a Cronbach’s Alpha of 0.858. Results from the independent sample t-test revealed a significance value of 0.012 (< 0.05), indicating a significant difference between the QSH class and the conventional learning class. These findings suggest that QSH can enhance students’ participation in problem-solving through an anonymous mechanism, thereby reducing feelings of embarrassment and fear of making mistakes. The novelty of this study lies in the application of QSH in the context of vocational education, implying that this method contributes to the development of students’ activeness, critical thinking, communication skills, and collaboration.
Efektivitas Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap Kemandirian Belajar Peserta Didik Aziz, Fikri; Khasanah, Uswatun; Rahmatika, Zahra
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.9166

Abstract

Penelitian ini didasari permasalahan yang terjadi di SMP PGRI 6 Bandar Lampung mengenai kemandirian belajar peserta didik khusus nya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, maka dari itu peneliti mengambil model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFE) untuk mengukur tingkat kemandirian belajar peserta didik tersebut. Dengan menggunakan metodologi kuantitatif dengan jenis model desain eksperimental dan instrumen berupa kuesioner yang diuji menggunakan uji T, normalitas dan reliabilitas di SPSS 25. Pendekatan pembelajaran SFE secara signifikan meningkatkan kemandirian belajar peserta didik, menutrut data penelitian. Analisis yang menggunakan baris pertama hasil uji T dianggap sah karena nilai signifikansi uji Levene sebesar 0,884 menunjukkan bahwa asumsi kesamaan varians terpenuhi. Dengan derajat kebebasan (df) = 50 dan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p< 0,05), nilai t sebesar 6,146 menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa pendekatan SFE mampu mendorong kemandirian belajar sebaik mungkin dan telah berhasil memotivasi peserta didik untuk lebih terlibat, percaya diri dan bertanggung jawab dalam proses belajar.