Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Edukasi Tentang Peningkatan Produksi Asi Ibu Nifas Berbasis Asuhan Komplementer di Kaligangsa Rahmanindar, Nora; Umriaty, Umriaty; Zukrufiana, Ilma Ratih; Zulfiana, Evi; Qudriani, Meyliya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v7i1.5457

Abstract

Produksi ASI menjadi salah satu perhatian pelayanan pada ibu nifas karena peran pentingnya dalam pemenuhan nutrisi bayi. ASI merupakan sumber utama makanan bayi yang tidak hanya mudah dicerna namun mengandung micro dan macro nutrient yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh dan kembangnya. Dalam praktek pelayanan kesehatan, saat ini telah berkembang berbagai pendekatan asuhan komplementer yang mendukung adanya peningkatan produksi ASI pada ibu nifas Tujuan pengabdian ini untuk Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu nifas tentang peningkatan produksi ASI berbasis komplementer. Pemberian informasi Kesehatan terkait peningkatan produksi ASI menjadi hal yang sangat penting sehingga dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang peningkatan produksi ASI ibu nifas. Harapannya dengan meningkatnya pengetahuan dan adanya pendampingan ibu nifas tentang produksi ASI berbasis asuhan komplementer dapat memberikan ASI Ekslusif pada bayinya. Pelaksanaan pengabdian tanggal 21-22 Juni 2023 di ikuti oleh 40 orang ibu nifastempat di Posyandu RW 5 Kaligangsa Kota Tegal. Kegiatan dilakukan dengan cara penyuluhan mengenai edukasi tentang peningkatan produksi ASI ibu nifas berbasis asuhan komplementer. Dari Pretest dan Posttest yang sudah terdapat peningkatan tentang pengetahuan tentang caranya meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas berbasis asuhan komplementer. Hal ini terbbukti dengan rata-rata posttest adalah 35 orang ibu nifas (87,5%) 
Terapi Sari Kurma dalam Meningkatkan Kadar Hb pada Remaja Maulida, Iroma; Rahmanindar, Nora; Baroroh, Umi; Latifah, Ulfatul
Jurnal Keperawatan Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v17i2.2208

Abstract

Anemia ditandai dengan menurunnya jumlah eritrosit atau kadar hemoglobin dibawah 11g/dl. Anemia pada remaja putri (rematri) akan berdampak pada kesehatan dan prestasi di sekolah. Remaja kelas XII biasanya disibukkan dengan pembelajaran sebagai persiapan ujian kelulusan serta persiapan ujian masuk Perguruan Tinggi. Aktivitas yang padat tersebut tentu rawan mengakibatkan kekurangan asupan termasuk kadar Hb dalam darah. Sari kurma mengandung serat tinggi dan zat  berguna lainnya seperti kalium, mangan, fosfor besi dan kalsium.  Olehkarena itu penelitian ini ditujukan untuk mengetahui hubungan konsumsi sari kurma dengan kadar Hb pada siswa SMU kelas XII. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan konsumsi sari kurma terhadap peningkatan kadar Hb pada Siswa SMA Kelas XII. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif analitik dengan disain eksperimen semu yaitu Non randomized Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi adalah siswa kelas XII IPA SMU Muhammadiyah dan diambil 40 siswa sebagai sampel dengan purpossive sampling, serta memiliki kriteria inklusi tidak sedang berpuasa, tidak sedang menstruasi, tidak sedang menderita penyakit infeksi/kronis, tidak sedang mengkonsumsi obat-obatan termasuk tablet tambah darah dan tidak sedang sakit pada saat proses pengambilan data. Pengukuran kadar Hb dilaksanakan 2 kali, di awal penelitian dan setelah 10 hari, baik pada kelompok intervensi maupun pada kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata Hb siswa sebelum minum sari kurma sebesar 15.72 sedangkan setelah minum sari kurma adalah 15.74. Diketahui tidak ada berbedaan yang bermakna antara konsumsi sari kurma dengan rata-rata perubahan kadar Hb antara kelompok intervensi dan kelompok control (p-value 0.604; 95% Confident Interfal).
Anemia Ringan dan Diabetes Melitus Gestasional (Studi Kasus Terhadap Ny. E di Puskesmas Slawi Kabupaten Tegal) Jannah, Roudhotul; Hidayah, Seventina Nurul; Rahmanindar, Nora
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol 2, No 2 (2024): November 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v2i2.3741

Abstract

Angka kematian ibu di Kabupaten Tegal sebesar 29,78% dan AKB 4.027 kasus. Data di Pueskesmas Slawi kasus Anemia Ringan sebesar 29,78%, Diabetes Melitus Gestasional sebesar 20,60%, dari keseluruhan ibu hamil 840 orang. Ibu hamil penderita Anemia Ringan tentu akan mengalami berbagai permasalahan kesehatan. Kesehatan ibu hamil sangat penting karena dapat mempengaruhi kesehatan bayi yang dikandungnya. Anemia Ringan merupakan akan menambah resiko melahirkan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), resiko perdarahan saat persalinan bahkan dapat menyebabkan kematian pada ibu dan bayi. Berkolaborasi dengan tenaga kesehatan untuk pemberian Tablet Fe mengenai Anemia Ringan dan factor yang mempengaruhi serta bagaimana menanggulanginya. Salah satunya penyuluhan dengan menyebarkan pesan menanamkan keyakinan. Tujuan dilakukan studi kasus ini untuk melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, dan bayi baru lahir secara komprehensif dengan menggunakan manajemen asuhan kebidanan menurut varney dan pendokumentasian dengan metode SOAP. Obyek kasus ini adalah Ny. E G2P1A0 umur 28 tahun dengan hamil, bersalin, dan nifas normal. Studi kasus ini dilaksanakan pada bulan 24 September 2023 diwilayah kerja Puskesmas Slawi. Asuhan tersebut dijabarkan secara menyeluruh, dimulai sejak pasien hamil TM III (34 minggu 3 hari sampai 37 minggu 5 hari) dan nifas normal (4 jam postpartum sampai 40 hari postpartum). Hasil yang diproses yaitu Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. E sejak umur 34 minggu 3 hari, pada saat bersalin sampai nifas 21 hari postpartum. Penyusunan menyimpulkan bahwa masa kehamilan normal, bersalin secara Spontan, BBL dan nifas normal.
Edukasi Dampak Bullying bagi Remaja melalui Pendidikan Kesehatan di SMK Harapan Bersama Kota Tegal Zulfiana, Evi; Prastiwi, Ratih Sakti; Andari, Istiqomah Dwi; Oktavia, Vivin Avianti; Hidayah, Seventina Nurul; Rahmanindar, Nora; Jannah, Asa Roudhotul; Permana, Liza Luthfia
Jurnal Surya Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.7.1.2024.154-158

Abstract

Adolescence is a phase of development between childhood and adulthood. Where at this time adolescents have emotional, social, physical and psychological maturity. Adolescents have developmental stages that must be passed with various difficulties. The reality in the field is that there are still many adolescent students who unconsciously commit acts of bullying against their own friends, so education on the impact of bullying is very important to prevent bullying in adolescents. The solution to prevent and overcome this problem is with Community Service Activities in the form of providing health education, the purpose of this service is to increase knowledge about bullying, the activities carried out are by providing a pre-test before providing material to find out the knowledge of students, then providing bullying materials, the first step taken is to provide pre-test and post-test,  the implementation of service on January 11-12, 2024 at Harapan Bersama Vocational High School with the city of Tegal on 40 students, The results of the post-test showed an increase in knowledge about bullying so that it can be concluded that there is an increase in knowledge of bullying in female students.
Forum Edukasi Orang Tua tentang Tumbuh Kembang Anak di HEbAT Community Tegal Raya Umriaty, Umriaty; Rahmanindar, Nora; Oktavia, Vivin Avianti; Habibah, Siti; Aleyda, Reyska; Khumayah, Siti; Agustin, Novita Nur
Jurnal Surya Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.7.1.2024.66-71

Abstract

Basically, every child will go through a growth and development process according to their age stages. To properly monitor children's growth and development, parents, health workers, educators, cadres and other staff who are interested in children's growth and development need to take their respective roles. Because the process of children's growth and development is almost the same, knowing the characteristics and principles of children's growth and development will make it easier for parents to provide growth and development stimulation in accordance with what is needed and expected by children to achieve optimal growth and development. One of the efforts to overcome this is by educating parents about stimulating growth and development using simple instruments. One of the tools/instruments used to determine whether a child's development is normal or whether there are deviations is by using the KIA book. This service activity aims to increase parents' knowledge and skills in monitoring children's growth, development and stimulation by utilizing the parenting activity community that already exists in Tegal City, namely the HEbAT Community. This activity takes the form of providing material on parenting concepts and improving skills in monitoring and stimulating children's development. The learning stages contain parenting concepts according to Nurturing Care recommended by WHO. At the practical stage, there will be practice assessing children's development through the KIA book. The monitoring results will show the child's developmental status and the type of stimulation needed. The service was carried out on May 30 2024 at the Pendopo, East Tegal District, Tegal City, which was attended by 32 mothers of toddlers and their children.
PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KESADARAN KESEHATAN MENTAL MELALUI EDUKASI INTERAKTIF DAN PENDEKATAN PSIKOEDUKATIF Andari, Istiqomah Dwi; Rahmanindar, Nora; Zukrufiana, Ilma Ratih; Rizqi, Intan Cristy Mayasari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29035

Abstract

Abstrak: Tekanan sosial menjadi faktor yang signifikan dalam memengaruhi kesehatan mental remaja. Media sosial sering kali menjadi sumber stres dan kecemasan akibat standar yang tidak realistis dan budaya perbandingan diri. penggunaan media sosial yang berlebihan dapat meningkatkan risiko depresi dan kecemasan pada remaja hingga 70%. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatkan pemahaman remaja mengenai kesadaran kesehatan mental melalui pendekatan edukatif yang interaktif. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat adalah siswa sejumlah 40 orang. Metode kegiatan yang dilaksanakan adalah dengan penyampaian materi dengan sosialisasi atau ceramah selanjutnya dilakukan diskusi tanya jawab dan melihat seberapa paham siswa mengetahui tentang kesehatan mental. Post Test yang dilakukan kepada 40 peserta pengabdian masyarakat, 79% siswa dapat memahami materi pengetahuan remaja tentang kesadaran kesehatan mental dan 21% siswa belum begitu mengetahui. meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa, khususnya dalam memahami dan mendukung upaya peningkatan kesadaran kesehatan mental di kalangan remaja. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan mental, mengenali tanda-tanda tentang pentingnya memahami kesehatan mental.Abstract: Social pressure is a significant factor in influencing adolescent mental health. Social media is often a source of stress and anxiety due to unrealistic standards and a culture of self-comparison. Excessive use of social media can increase the risk of depression and anxiety in adolescents by up to 70%. This suggests that increasing adolescents' understanding of mental health awareness through an interactive educational approach. The targets of community service activities are 40 students. The method of activity carried out is by delivering material by socialisation or lecture, then conducting a question and answer discussion and seeing how much students understand about mental health. Post Test conducted to 40 community service participants, 79% of students can understand the material on adolescents‘ knowledge of mental health awareness and 21% of students do not really know. Increase students’ knowledge and skills, especially in understanding and supporting efforts to increase mental health awareness among adolescents. Through this activity, it is hoped that the participants can better understand the importance of maintaining mental health, recognising signs about the importance of understanding mental health.
PERAN DUKUNGAN KELUARGA DALAM KESEHATAN MENTAL IBU POSTPARTUM Rahmanindar, Nora; Umriaty
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Women are very vulnerable to depression after childbirth, the postpartum period is the period after birth, from the time the baby is born until the 6th week (40 days), which is the time when the reproductive organs and body systems return to their pre-pregnancy state. In fact, mothers experience an adaptation process during the postpartum period due to changes in their role as mothers. The purpose of this study was to determine the role of family support for postpartum mothers, determine the level of mental health of postpartum mothers, and determine the effect of family support on postpartum mental health in Tegal Regency. The research design was crossectional with a sample of 110 postpartum mothers (0-6 weeks). Data collection used Depression Anxiety and Stress Scale (DASS) assessment questionnaire. Data analysis using Chi-square. The results showed that family support Most postpartum mothers get good family support (79.5%), with only a small proportion feeling that the support provided is sufficient (12.5%) or lacking (6.3%). Mental Health Most postpartum mothers had good mental health, with 76.8% not experiencing stress, 75.9% experiencing anxiety, but the majority not experiencing depression (92.9%). P-value analysis showed statistically significant results for all three mental health variables tested: stress (p value = 0.000), anxiety (p value = 0.000), and depression (p value = 0.004).
Peningkatan Pengetahuan Pada Remaja Tentang Program Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) di MAN Kota Tegal Zulfiana, Evi; Qudriani, Meyliya; Cikmah, Adevia Maulida; Arisanti, Novia Ludha; Rahmanindar, Nora; Hidayah, Seventina Nurul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i2.4732

Abstract

Pemerintah telah mencanangkan Program Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) sejak tahun 2006. PUP adalah upaya untuk meningkatkan usia pada perkawinan pertama sehingga mencapai usia minimal pada saat perkawinan yaitu usia 20 tahun bagi wanita dan 25 tahun bagi pria. PUP bukan sekedar menunda sampai usia tertentu saja tetapi juga mengusahakan agar kehamilan pertamapun terjadi pada usia yang cukup dewasa. Dengan adanya PUP diharapkan remaja mempunyai pengertian dan kesadaran dalam merencanakan keluarga, mempertimbangkan berbagai aspek berkaitan dengan kehidupan berkeluarga, kesiapan fisik, mental, emosional, pendidikan, sosial, ekonomi serta menentukan jumlah dan jarak kelahiran mempertimbangkan berbagai aspek berkaitan. Metode untuk mencegah dan mengatasi permasalahan ini adalah dengan memberikan peningkatan pengetahuan tentang Program pendewasaan usia perkawinan, pada remaja, tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang Program pendewasaan usia perkawinan, dan kesehatan reproduksi pada remaja, metode yang dilakukan adalah dengan memberikan pre test sebelum pemberian materi untuk mengetahui pengetahuan siswi kemudian pemberian materi PUP untuk mengevaluasi siswi diberikan post tes, hasil yang sudah diberikan pada siswi dari jumlah 33 sebelum diberikan materi pengetahuan baik hanya 8 setelah diberikan pengetahuan tentang PUP 33 sudah berpengetahuan baik semua.
Peningkatan Pengetahuan pada Remaja tentang Pencegahan Pernikahan Dini di MAN Kota Tegal Zulfiana, Evi; Harnawati, Riska Arsita; Mutiarawati, Mutiarawati; Arti, Tias Dwi; Hidayah, Seventina Nurul; Rahmanindar, Nora; Zhyakiyah, Dheffi Nanta; Fauzi, Cyrilla Azzahra Athir
Jurnal Surya Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.7.2.2025.284-288

Abstract

Early marriage is mostly carried out by someone who is on average under 19 years old and is not ready in various aspects of marriage. This is likely to have an impact on reproductive health for both men and women. Therefore, it is necessary to prepare preparations from various aspects in carrying out marriage so that efforts to avoid the adverse impact of early marriage on reproductive health can be minimized, MAN Tegal City is a school with a large number of teenagers so it is necessary to be given increased knowledge about the prevention of early marriage. The method to prevent and overcome this problem is by Community Service Activities in the form of providing health education, the purpose of this service is to increase knowledge about the prevention of early marriage and the method carried out is to provide a pre-test before providing material to find out the knowledge of students then providing material and finally a post test.
Peningkatan Pengetahuan pada Remaja tentang Pencegahan Pernikahan Dini di MAN Kota Tegal Zulfiana, Evi; Harnawati, Riska Arsita; Mutiarawati, Mutiarawati; Arti, Tias Dwi; Hidayah, Seventina Nurul; Rahmanindar, Nora; Zhyakiyah, Dheffi Nanta; Fauzi, Cyrilla Azzahra Athir
Jurnal Surya Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.7.2.2025.284-288

Abstract

Early marriage is mostly carried out by someone who is on average under 19 years old and is not ready in various aspects of marriage. This is likely to have an impact on reproductive health for both men and women. Therefore, it is necessary to prepare preparations from various aspects in carrying out marriage so that efforts to avoid the adverse impact of early marriage on reproductive health can be minimized, MAN Tegal City is a school with a large number of teenagers so it is necessary to be given increased knowledge about the prevention of early marriage. The method to prevent and overcome this problem is by Community Service Activities in the form of providing health education, the purpose of this service is to increase knowledge about the prevention of early marriage and the method carried out is to provide a pre-test before providing material to find out the knowledge of students then providing material and finally a post test.