Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Health Belief Model Keteraturan Pemeriksaan Antenatal Ibu Hamil Selama Pandemi Covid-19 Nisa, Juhrotun; Rahmanindar, Nora
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 11, No 1 (2023): EDITION MARCH 2023
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v11i1.2648

Abstract

During the Covid-19 pandemic, maternal and neonatal death still becomes a challenging issue in Indonesia, especially since there was a social restriction on maternal and newborn health services. Pregnant women are advised to perform a pregnancy check-up during the pandemic, but most are reluctant due to afraid of being infected with the virus. The health belief model is used to analyze the assessment of individual health actions. The study aimed to determine the relation of the health belief model in antenatal examinations during the covid-19 pandemic. This research was a quantitative study with a cross-sectional approach. The population was whole pregnant women in the Dukuhwaru Health Center as many as 208 people. About 53 people sample recruited using accidental sampling techniques. Independent variables include perceptions of vulnerability, perceptions of seriousness, perception of threats, perception of benefits, perception of obstacles, and cues to action, while the dependent variables are the regularity of pregnant women in conducting antenatal care examinations. Data was collected through questionnaires and analyzed using Fisher's Exact test. The results showed that there was a relationship between the perception of seriousness (p=0.03), perception of threat (p=0.000), and perception of obstacles (p=0.04) with the regularity of antenatal checks. However, there was no significant correlation between perception of susceptibility (p=0.46), perception of benefit (p=0.07), and cues for action (p=1) to the regularity of antenatal checks. 3 out of 6 of the health belief model factors were related to the regularity of antenatal checks. The regularity of antenatal visits on the incidence of Covid-19 needs to be explored in subsequent studies.
STUDI FENOMENOLOGI PERSEPSI REMAJA TENTANG PUPPY LOVE (CINTA MONYET) Siti Fatimah, Okta Zenita; Hidayah, Seventina Nurul; Rahmanindar, Nora
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v12i02.5027

Abstract

Puppy Love (Cinta Monyet) merupakan cerminan dari perasaan hati yang begitu kuat atau sangat tergila-gila di awal saat mendekati seseorang. Studi awal yang dilakukan di Madrasah Aliyah Al Ihsan dari 10 siswa sudah mengarah pada cinta monyet seperti tahap dini sampai pada tahap yang mengarah ke dalam seks bebas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fenomena persepsi remaja tentang cinta monyet. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, dilakukan di Madrasah Aliyah Al Ihsan bulan November 2022. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 4 responden memiliki persepsi yang berbeda-beda mengenai cinta monyet, pengetahuan mengenai cinta monyet sangat penting diberikan untuk menentukan perilaku remaja sekarang. Disarankan para remaja khususnya siswa  dapat memilih  informasi-informasi yang didapatkan mulai dari yang negative sampai yang positif, sehingga tidak salah dalam mengambil tindakan.
PENDIDIKAN GIZI DAN PENILAIAN STATUS GIZI BAGI REMAJA CALON IBU SEHAT SEBAGAI UPAYA UNTUK MENCEGAH STUNTING DI SMA IKHSANIAH KOTA TEGAL Umriaty, Umriaty; Rahmanindar, Nora; Ratih Zukrufiana, Ilma; Qudriani, Meyliya
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2532-2537

Abstract

Sepanjang daur kehidupan manusia tidak pernah terlepas dari pengaruh asupan gizi. Terdapat dua tahapan paling penting yang berkaitan dengan pemenutuhan kebutuhan, yaitu pada tahap bayi dan tahap remaja. Masalah gizi yang banyak terjadi pada remaja antara lain kegemukan, Kurang Energi Kronis (KEK), dan kekurangan zat gizi mikro dan anemia. Stunting merupakan salah satu dari dampak anemia maupun kekurangan gizi remaja putri yang berlanjut sampai tahap kehamilan. Oleh karena itu sangat penting memutus mata rantai penyebab stunting pada tahapan remaja. Kegiatan pendidikan gizi pada remaja putri diharapkan mampu mengubah perilaku pemenuhan kebutuhan gizi yang selama ini masih kurang baik. Kegiatan ini menggunakan rangkaian kegiatan pengukuran pengetahuan, pemberian informasi tentang gizi serta deteksi dini adanya gangguan status gizi dan resiko anemia yang dialami oleh remaja. Sasaran kegiatan ini diikuti oleh 15 siswi di SMA Ikhsaniah Kota Tegal. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan gizi. Selain itu sebesar 19% siswi terdeteksi mempunyai IMT kurus, 25% mengalami Kurang Energi Kronis, dan 19% siswi menggalami anemia. Perlu adanya program yg lebih komprehensif untuk mengatasi keadaan tersebut. Program pemberian tablet tambah darah yang sudah berlangsung saat ini perlu dibarengi dengan pemberian informasi tentang tablet tambah darah itu sendiri. Dengan status gizi yang baik pada remaja putri diharapkan mampu menciptakan calon ibu yang lebih sehat.
Studi Pengabdian Masyarakat Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Mengenai Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal Rahmanindar, Nora; Zukrufiana, Ilma Ratih; Umriaty, Umriaty; Mayasari Rizqi, Intan Cristy; Zulfiana, Evi; Hidayah, Seventina Nurul; Ulhaq, Syafiqoh Dhiya; Zhyakiyah, Dheffi Nanta
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.21086

Abstract

Background: Peningkatan derajat kesehatan Ibu dan anak menjadi prioritas program pembangunan kesehatan di Indonesia.  Terutama pada kelompok yang paling rentan kesehatan yaitu ibu hamil, bersalin dan bayi pada masa perinatal. Angka Kematian Ibu an Angka Kematian Bayi merupakan salah satu indikator derajat Kesehatan suatu negara.  Penyebab kematian ibu dan bayi adalah tiga terlambat. Tiga terlambat adalah terlabat mengambil keputusan, terlambat mendapatkan pelayanan kesehatan dan terlambat dalam merujuk.  Ketiga terlambat tersebut disebabkan oleh banyak faktor. Salah satunya adalah kurangnya pengetahuan tentang kegawatdaruratan maternal dan neonatal.  Kelas Ibu Hamil adalah sala satu cara untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang kegawatdaruratan maternal neonatal. Metode: Pengabdian masayarakat dilaksanakan di Wilayah Puskesmas Sumur Panggang Kota Tegal. Hasil: Melalui program kegiatan Kelas Ibu Hamil,bidan dapat memberikan  banyak pembelajaran yang lebih terarah dan mendukung upaya kemandirian ibu dalam kegawatdaruratan maternal neonatal sehingga ibu  mampu menentukan sikap berkenaan dengan hak reproduksinya secara mandiri. Kesimpulan: Kegiatan ini berupa pemberian materi tentang pengetahuan ibu hamil tentang kegawatdaruratan maternal neonatal. Respon peserta dalam kegiatan ini menunjukkan umpan balik yang positif, menandakan bahwa informasi yang diberikan mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan mereka.
Penerapan Hidup Sehat dengan Mengkonsumsi Madu dan Vitamin untuk Meningkatkan Imunitas Petugas Kesehatan serta Mencegah Covid-19 Di RSUD Kardinah Kota Tegal Rahmanindar, Nora; Zulfiana, Evi; Harnawati, Riska Arsita
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 4 No 2 (2021): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v4i2.14705

Abstract

The Covid-19 virus has become a global pandemic that has claimed many lives. The Covid-19 virus is worrying because it is transmitted very quickly and everyone is at risk of contracting it. In Indonesia, Covid-19 has seen more than 141,000 positive cases. The Corona or Covid-19 virus which is increasingly prevalent in a number of countries, now everyone is required to start increasing stamina, including health workers because health workers are at the forefront of handling positive patients with corona virus or Covid-19 infections. What is very important is that health workers must be healthy to ensure that they can be fulfilled so that the immune system remains stable and healthy to deal with corona patients who are currently in a pandemic, so that dangerous viruses do not easily attack. The risk of contracting the Covid 19 disease for health workers is very large, even many cases where health workers have died in handling cases of Covid-19 disease. The aim of this service is to improve the quality of health workers specifically to handle Covid-19, increase immunity by consuming vitamin C and honey during the Covid-19 Pandemic at RSUD Kardinah, Tegal City. Service method by providing honey and vitamins to health workers who handle Covid-19 at the Kardinah Hospital, Tegal City. Community service activities in the form of giving honey, vitamin C and isotonic drinks for the immune system of health workers handling Covid-19 patients at Kardinah Hospital in Tegal City were received by the Director of Kardinah Hospital, Tegal City, namely Dr. Heri Susanto, Sp.A. This activity was held on 18-19 May 2020.
Peningkatan Pengetahuan Tentang Metode Bermain Aktif Pada Kelompok Guru Untuk Meningkatkan Perkembangan Anak Di Tk Miftahul ‘Ulum Kabupaten Tegal Harnawati, Riska Arsita; Rahmanindar, Nora; Oktavia, Vivin Avianti
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 5 No 2 (2021): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v5i2.16249

Abstract

One method that can improve children’s development is the active play method. Active play is an activity to get pleasure by involving the limbs. In this activity, children will play an active role by involving various aspect to respond. Apart from parents children can play with teachers at school. Teachers are an important group in the process og child development especially pre-school age, the purpose oh this community servise is to increase teacher knowladge about activity play which is beneficial for the child’s development process. This community servise activity is carried out in 3 stages (coordination with school), the implementation stage (conducting counseling) and the evaluation stage. This activity was carried out at PAUD/TK Miftahul ‘Ulum Tegal Regency. The result of this activity is an increase in teacher knowladge about active play methods in pre-school age children and the hope is that there is a suitability in children and increased development in children, especially pre-shcool age.
Upaya Penurunan Stunting Dengan Peningkatan Pengetahuan Pangan Lokal Dalam Pemberian MPASI Arsita Harnawati, Riska; Rahmanindar, Nora; Andari, Istiqomah Dwi; Zhyakiyah, Dheffi Nanta; Fauzi, Cyrilla Azzahra Athir
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20122

Abstract

Background: Stunting menjadi salah satu permasalahan utama dalam pembangunan kesehatan masyarakat di Indonesia. Kondisi ini tidak hanya menunjukkan adanya kekurangan gizi yang berlangsung lama, tetapi juga berhubungan dengan keterlambatan perkembangan kognitif, penurunan fungsi kekebalan tubuh, serta meningkatnya risiko munculnya penyakit tidak menular di kemudian hari. Angka prevalensi stunting Kabupaten Tegal tahun 2019 untuk anak usia <5 tahun yaitu 5.9% atau mencapai 5.896 orang. Pada tahun 2020 mencapai 12.05% atau 9.336 orang dan pada tahun 2021 meningkat menjadi 12.33% atau 10.843. Tujuan PKM ini adalah untuk memberikan informasi pada kader dan ibu balita mengenai pemanfaatan pangan lokal dalam pemberian MPASI sehingga masyarakat dapat memaksimalkan penggunaan pangan lokal. Kegiatan PKM dilaksanakan di Kelompok Kader Posyandu Widodo Desa Gumayun Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal dengan peserta kader dan wanita yang memiliki anak balita. Metode: yang digunakan dalam kegiatan yaitu penyuluhan. Hasil: dari kegiatan ini yaitu peningkatan pengetahuan yang dilihat dari hasil posttest yaitu 100% untuk MPASI, 90% untuk nutrisi dan 100% untuk pangan lokal. Salah satu strategi untuk mempercepat penurunan angka stunting adalah melalui pemberian makanan tambahan (PMT) yang berbasis pangan lokal di posyandu serta penggunaan bahan pangan lokal yang bervariasi dalam menu keluarga terutama dalam pemberian MPASI.