Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Prediksi Penyakit Daun Pisang Menggunakan Metode LSTM (Long Short-Term Memory) Ba’its, Alfian Kafilah; Bagaskara, Radhinka; Setiawan, Andika; Yulita, Winda; Harmiansyah, Harmiansyah; Listiani, Amalia; Untoro, Meida Cahyo; Drantantiyas, Nike Dwi Grevika; Faisal, Amir; Anggraini, Leslie; Febrianto, Andre; Aprilianda, Mohamad Meazza; Fitrawan, Mhd. Kadar
Jurnal Teknik Informatika UNIKA Santo Thomas Vol 10 No. 1 : Tahun 2025
Publisher : LPPM UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sektor pertanian, tanaman yang memiliki peran signifikan dalam skala global adalah pisang, yaitu buah yang mudah didapatkan, dapat tumbuh dimana saja, memiliki gizi yang tinggi, serta memiliki nilai ekonomi & budaya yang tinggi. Pisang mempunyai kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan nasional Indonesia, terutama di Provinsi Lampung sebagai penghasil pisang nasional terbesar. Tetapi, proses produksi pisang seringkali mengalami kendala, salah satunya karena faktor serangan penyakit Black Sigatoka. Penyakit tersebut memberikan kerugian pada tanaman pisang, seperti daun yang meranggas, panen tertunda, bakal buah rontok, dan kualitas buah yang rendah, dan dapat menyebar melalui aliran udara atau percikan air hujan. Tingkat keparahan penyakit Black Sigatoka perlu diprediksi agar penyakit tersebut dapat dikontrol dan dapat dicegah sedini mungkin. Model yang digunakan untuk memprediksi permasalahan ini dalam jangka panjang adalah model Long Short-Term Memory (LSTM), salah satu jenis dari arsitektur Recurrent Neural Network (RNN), yang mempunyai kinerja yang baik dan mempunyai model yang prediktif. Aplikasi LSTM diterapkan terhadap dataset pohon pisang yang terdampak penyakit Black Sigatoka. Hasil dari model LSTM dalam melakukan prediksi penyakit Black Sigatoka menghasilkan model dengan nilai error yang kecil, dengan nilai MAE dan MAPE masing-masing sebesar 0.084 dan 5.7%
THE EFFECT OF BOREHOLE COLLAPSE ON THE STABILITY OF GROUP PILE FOUNDATIONS Farahdiba, Farahdiba; Al Hanif, Basit; Setiawan, Andika; Nusyura Al Islami, Aulia
International Journal of Civil Engineering and Infrastructure Vol. 5 No. 1 (2025): IJCEI Volume 5 No. 1
Publisher : University Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The stability and load-bearing performance of pile group foundations are critical in infrastructure development, particularly in deep foundations such as bored piles. This study investigates the impact of borehole wall collapse on the load-bearing capacity and overall performance of a pile group foundation in North Jakarta, Indonesia. The borehole collapse occurred between depths of 25.2 m and 31.8 m, resulting in shortened pile lengths and reduced axial capacity. Subsurface investigations identified poorly graded sand (SP) within the collapsed zone, which contributed to borehole instability. Finite Element Method (FEM) analysis was performed to compare three scenarios: the original 48-meter design, the existing 22-meter condition post-collapse, and a redesigned pile group with additional piles. The 22meter design failed to meet the serviceability safety factor of 2.5, and several piles exceeded allowable limits. In contrast, the redesigned group fulfilled both bearing and displacement criteria, demonstrating improved structural performance. The findings emphasize the importance of design adaptation in response to construction anomalies to ensure the longterm safety and efficiency of deep foundations. keywords : Borehole Collapse, Pile Group Foundations, Bearing Capacity, FEM Analysis
Filsafat Pendidikan Politik Plato Sebagai Cara Untuk Menyiapkan Calon Pemimpin Indonesia Setiawan, Andika
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 13 No. 1 (2021): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v13i1.685

Abstract

This study seeks to review how to formulate educational programs to prepare potential ideal leaders amid Indonesia's learning problems which are only limited to rote practice. This phenomenon results in students having little or no reasoning power. Moreover, many state officials have committed criminal acts of corruption so that students seem not to have moral role models. This teaching problem, in essence, can be prevented by Plato's philosophy of political education. This study is descriptive qualitative research. Data collection was obtained from the literature. Primary data is taken from The Republic Plato, and secondary data includes books, journals, magazines, mass media, and writings relevant to the subject matter of the discussion. From the sources that have been collected, it is then presented and then analyzed/dialogued in such a way and a conclusion is drawn. Based on the results of observations on Plato's political education philosophy, the results obtained include; the domain of discussion refers to the human soul, so in terms of education, it presupposes mousike, gymnastike, and dialectic programs. Also the allegory of the cave that Plato used to criticize the Sophists and describe the struggles of gaining knowledge. Then analyzed, and then integrated with the 2013 curriculum, resulting in educational programs: reading of Al-Barzanji text - for Muslims - or spiritual songs - for non-Muslims; martial arts; Discussion in each learning session. From there it is hoped that the ideal leader for Indonesia will emerge. Keywords: Leader, Philosophy of Political Education Plato, Education Program. Kajian ini berusaha mengulas bagaimana cara merumuskan program pendidikan untuk menyiapkan calon pemimpin ideal di tengah problematika pembelajaran Indonesia yang hanya terbatas pada praktik hafalan. Fenomena ini mengakibatkan anak didik memiliki sedikit daya nalar bahkan tidak memiliki sama sekali. Terlebih, banyak pejabat negara yang melakukan tindak pidana korupsi sehingga anak didik seperti tidak memiliki figur teladan moral. Permasalahan pengajaran tersebut, pada hakikatnya dapat dicegah dengan filsafat pendidikan politik Plato. Kajian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data diperoleh dari kepustakaan. Data primer diambil dari The Republic Plato, dan data sekunder meliputi buku, jurnal, majalah, media massa, serta tulisan yang relevan dengan tajuk pembahasan. Dari sumber-sumber yang telah terkumpul, kemudian disajikan lalu dianalisis/didialogkan sedemikian rupa dan ditarik pada suatu kesimpulan. Berdasarkan hasil pengamatan terhadap filsafat pendidikan politik Plato, yang diperoleh meliputi; domain pembahasan merujuk pada jiwa manusia, sehingga dalam hal pendidikan, mengandaikan program mousike, gymnastike, dan dialektika. Juga alegori gua yang digunakan Plato untuk mengkritik kaum Sofis dan menggambarkan perjuangan saat menimba ilmu pengetahuan. Selanjutnya dianalisis, dan kemudian diintegrasikan dengan kurikulum 2013, sehingga menghasilkan program pendidikan: pembacaan teks Al-Barzanji–untuk muslim–atau lagu-lagu rohani–untuk non-muslim; pencak silat; Diskusi di setiap sesi pembelajaran. Dari sana diharapkan muncul pemimpin ideal bagi Indonesia. Kata Kunci: Pemimpin, Filsafat Pendidikan Politik Plato, Program Pendidikan.
Design and Implementation of an IoT-Based Misting Control System for Orchid Plants in the ITERA Botanical Gardens Miranto, Afit; Fil’aini, Raizummi; Ramadhani, Uri Arta; Pertiwi, Kisna; Yulita, Winda; Setiawan, Andika; Mufidah, Zunanik; Astuti, Resti Dwi
Jurnal Multidisiplin Madani Vol. 3 No. 11 (2023): November, 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/mudima.v3i11.7096

Abstract

Orchids are one type of plant that can be cultivated in a greenhouse. The growth of orchid plants is influenced by several factors, including altitude, light intensity, envirnmental temperature, environmental humidity, and water content in the planting medium. If some of these factors do not meet the needs, then the growth of the orchid plant will be disrupted, the roots and flowers produced by the orchid will not be healthy and beautiful. The aim of this research is to create a system that is able to monitor and control the environmental conditions in the place/location where this orchid grows so that it is always in a stable condition. The technology used is misting misting based on an Android application using sensors and IoT to maintain and maintain the condition of orchid plants so that they are always in optimal condition. In the results of the tests carried out, the data obtained were good, namely that this instrument had an accuracy of 80%. The application that has been created is capable of controlling and monitoring the environmental conditions of orchids very well  
Analisis Putusan Hakim Terhadap Perceraian Akibat Murtad Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif Yusmita, Yusmita; Sitorus, Iwan Romadhan; Andika Setiawan, Andika
MU'ASYARAH: Jurnal Kajian Hukum Keluarga Islam Vol 1, No 1 (2022): Oktober
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mua.v1i1.4897

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana analisis putusan hakim terhadap perceraian akibat murtad di Pengadilan Agama Bengkulu. Kemudian menganalisis putusan hakim terhadap perceraian akibat murtad di Pengadilan Agama Bengkulu perspektif hukum Islam dan hokum positif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yuridis normatif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian library research. Penelitian inii menggunakan metode dokumentasi, yaitu surat putusan Pengadilan Agama Bengkulu nomor 0604/Pdt.G/2017/PA.Bn dan surat putusan Pengadilan Agama Bengkulu nomor 0246/Pdt.G/2014/PA.Bn sebagai perkara perceraian. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa analisis putusan hakim terhadap perceraian akibat murtad di Pengadilan Agama Bengkulu, yaitu pada surat putusan Hakim Pengadilan Agama Bengkulu nomor 0604/Pdt.G/2017/PA.Bn dan 0246/Pdt.G/2014/PA.Bn, Majelis Hakim tidak menjadikan murtad sebagai alasan utama dalam perceraian. Namun, harus ada ketidak rukunan dan perselisihan terlebih dahulu. Analisis terhadap putusan hakim terhadap perceraian akibat murtad di Pengadilan Agama Bengkulu perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif, disimpulkan bahwa secara hukum Islam apabila suami istri keluar dari agama Islam (murtad) maka pernikahannya difasakh, dan secara hukum positif bahwa hukum di Indonesia sangat melarang pernikahan beda agama, jangan sampai hakim abai dengan menjadikan murtad bukan masalah utama dalam kasus tersebut.
Implementasi Pelatihan Akuntansi Perusahaan Dagang Menggunakan Spreadsheet sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Keuangan Siswa Putri, Arie Pradina; Setiawan, Andika; Miranda, Anne Putri
CORISINDO 2025 Vol. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional CORISINDO 2025
Publisher : CORISINDO 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/corisindo.v1.5566

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan keterampilan keuangan siswa dengan mengajarkan mereka cara mencatat pembukuan perusahaan dagang menggunakan spreadsheet. Sasaran kegiatan ini adalah 40 siswa dari SMA Muhammadiyah 1 Pontianak. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, demonstrasi penggunaan spreadsheet, praktik langsung dalam mencatat transaksi, dan diskusi interaktif. Identifikasi transaksi, pencatatan di jurnal umum, posting ke buku besar, penyusunan neraca percobaan, dan penyusunan laporan keuangan sederhana merupakan bagian dari materi pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa siswa memiliki pemahaman yang lebih baik tentang konsep akuntansi dan lebih mahir dalam menggunakan spreadsheet untuk pencatatan keuangan. Peserta juga menyatakan bahwa pelatihan ini sesuai dengan kebutuhan mereka, baik untuk pembelajaran di sekolah maupun untuk persiapan memasuki dunia kerja. Kegiatan ini menghasilkan output berupa modul pembelajaran dan template spreadsheet yang dapat digunakan oleh lembaga pendidikan atau masyarakat umum. Diharapkan kegiatan PKM ini dapat membekali siswa dengan keterampilan akuntansi digital praktis untuk memenuhi tuntutan era teknologi informasi.
Peran Pengembangan Karir, Budaya Kerja, dan Beban Kerja terhadap Kinerja Guru di SMA Negeri 1 Jonggol Setiawan, Andika; Wijayanti, Rini
Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 8 No. 6 (2026): Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Departement Of Accounting, Indonesian Cooperative Institute, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/mpn7zc11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pengembangan karir, budaya kerja, dan beban kerja dalam meningkatkan kinerja guru di SMA Negeri 1 Jonggol. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan sembilan guru sebagai informan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ketiga faktor tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja guru. Pengembangan karir, yang mencakup peluang melanjutkan pendidikan, keikutsertaan dalam pelatihan atau workshop, serta kesempatan promosi jabatan, berkontribusi pada peningkatan kompetensi dan profesionalisme. Budaya kerja yang kondusif, melalui kerjasama yang baik antar guru, sikap profesional, dan penerapan kedisiplinan, menciptakan lingkungan kerja yang mendukung produktivitas. Sementara itu, pengelolaan beban kerja yang efektif, termasuk pembagian tugas yang seimbang, pengaturan waktu yang tepat, serta kemampuan menghadapi tekanan, membantu guru mempertahankan kualitas kinerja. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, ketiga aspek ini saling melengkapi dalam membentuk iklim kerja yang positif, mendorong guru untuk terus berprestasi, dan menjaga konsistensi hasil kerja.
A Comparative Study of Digital Image Segmentation Algorithms for Acute Myeloid Leukemia M1 White Blood Cells Images Prakisya, Nurcahya Pradana Taufik; Setiawan, Andika
IJIE (Indonesian Journal of Informatics Education) Vol 4, No 2 (2020): IJIE (Indonesian Journal of Informatics Education)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijie.v4i2.48448

Abstract

Various types of algorithms have been widely used for image segmentation in digital image processing. Every algorithm has features that make it unique to be applied to specific cases. One of the applications of image segmentation is to detect white blood cells. Certain objects such as blood cells must be able to be well segmented because their existence is very crucial to support the accuracy of disease detection related to haematology or the branch of medical science that studies the morphology of blood and blood-forming tissues. Three image segmentation algorithms were compared through this study: Seed Region Growing, Otsu Thresholding and Active Contour Without Edge. Comparative analysis of the three algorithms was done by counting the number of white blood cell objects that were successfully segmented with the actual number of cells that were counted manually. A total of 30 images of blood smears were taken from people suffering from acute myeloid leukemia M1. The average accuracy values from each algorithm were used to determine which image segmentation algorithm is the most suitable for application in the case of white blood cells segmentation. The results showed that Active Contour Without Edge is the most appropriate among the other algorithms
Prosesi Hajad Dalem Labuhan Keraton Yogyakarta dalam Perspektif Semiotika C.S., Peirce Setiawan, Andika
Aqlania Vol. 11 No. 1 (2020): June
Publisher : Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/aqlania.v11i1.2446

Abstract

Abstract Besides being referred to as a student city, Yogyakarta is also referred to as a city of culture. One culture that still exists today is Hajad Dalem Labuhan or sea alms. According to some people and the Yogyakarta palace, Hajad Dalem Labuhan is only a means of fostering safety, peace, and well-being as well as a tourist attraction that brings rupiah coffers to the surrounding community. This research uses a descriptive qualitative method with Charles Sanders Peirce's semiotic analysis knife. The destruction of the Hajad Dalem Labuhan ceremony due to differences in viewpoints regarding the meaning of the signs and symbols in it made the action unfortunate by some people of Yogyakarta and included the regent of Bantul. Hajad Dalem Labuhan according to KRT Djatiningrat information is just a manifestation of piety to God Almighty. Good relations are not only done with God, and humans, but also nature. Uborampe is only a means to God, asking for anything to remain with Him. Unlike the case with groups that interpret the signs and symbols in the Hajad Dalem Labuhan ceremony with another view, that the ceremony will only lead to shirk and such needs to be reviewed. These differences in meaning will be reconciled with the perspective of Charles Sanders Peirce's semiotics. By applying the theory of semiotics, what is obtained in the triangle sign is the concept of Rahmatan Lil Alamin. So, both must have an attitude of tolerance which is the implementation of Rahmatan Lil Alamin itself. Keywords: Hajad Dalem Labuhan, Differences In Meaning, Charles Sanders Peirce's Semiotics, Applying The Theory, Rahmatan Lil Alamin. Abstrak Selain disebut sebagai Kota pelajar, Yogyakarta juga disebut sebagai Kota budaya. Salah satu budaya yang tetap eksis sampai sekarang ialah Hajad Dalem Labuhan atau sedekah laut. Menurut sebagian masyarakat dan kalangan keraton Yogyakarta, Hajad Dalem Labuhan hanyalah sebagai sarana membina keselamatan, ketenteraman, dan kesejahteraan serta sebagai obyek wisata yang mendatangkan pundi-pundi rupiah bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pisau analisa semiotika Charles Sanders Peirce. Pengerusakan upacara Hajad Dalem Labuhan karena perbedaan sudut pandang tentang memaknai tanda dan simbol yang ada di dalamnya, membuat aksinya disayangkan oleh sebagian masyarakat Yogyakarta dan termasuk bupati Bantul. Hajad Dalem Labuhan menurut keterangan KRT. Djatiningrat, hanyalah sebuah manifestasi ketakwaan kepada Tuhan yang Maha Esa. Hubungan baik tidak hanya dilakukan kepada Allah, dan manusia saja tetapi alam pun juga. Uborampe hanyalah sarana menuju Tuhan, meminta apapun tetap kepada-Nya. Berbeda halnya dengan kelompok yang memaknai tanda dan simbol daalm upacara Hajad Dalem Labuhan dengan pandangan lain, bahwa upacara tersebut hanya akan menjurus pada kesyirikan dan yang demikian perlu dikaji ulang. Perbedaan-perbedaan makna inilah akan didamaikan dengan perspektif semiotika Charles Sanders Peirce. Dengan mengaplikasikan teori semiotikanya, yang didapat dalam segitiga tanda ialah konsep Rahmatan Lil Alamin. Jadi, keduanya harus memiliki sikap toleransi yang merupakan implementasi dari Rahmatan Lil Alamin itu sendiri. Kata Kunci: Hajad Dalem Labuhan, Perbedaan-Perbedaan Makna, Semiotika Charles Sanders Pierce, Mengaplikasikan Teori, Rahmatan Lil Alamin.