Claim Missing Document
Check
Articles

Manajemen Mutu Akreditasi Dalam Meningkatkan Trust Masyarakat Terhadap Minat Sekolah” Studi Kasus Di Mts. Sunan Ampel Lamongan Taufiq Harris; M. Furqon Wahyudi; Wahyudi, M. Furqon
Akademika Vol 19 No 1 (2025): Akademika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/adk.v19i1.2491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran manajemen mutu akreditasi dalam meningkatkan trust masyarakat yang berdampak pada meningkatnya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya di MTs. Sunan Ampel Kebet Lamongan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya akreditasi tidak hanya sebagai bentuk penilaian formal, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk membangun reputasi dan meningkatkan mutu layanan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru, komite madrasah, serta perwakilan orang tua/wali murid; observasi terhadap kegiatan madrasah; dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen mutu akreditasi di MTs. Sunan Ampel Kebet Lamongan dilakukan secara terstruktur melalui pemenuhan standar nasional pendidikan, peningkatan kompetensi guru, perbaikan sarana prasarana, serta penguatan komunikasi dengan masyarakat. Setelah memperoleh akreditasi “A”, madrasah ini mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah pendaftar baru dan perubahan positif dalam persepsi masyarakat. Kepercayaan masyarakat yang meningkat terbukti menjadi faktor utama bertambahnya minat menyekolahkan anak di madrasah tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen mutu akreditasi berperan penting tidak hanya sebagai proses administratif, tetapi juga sebagai upaya membangun budaya mutu yang berdampak langsung pada reputasi dan kepercayaan publik. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi madrasah dan sekolah lain dalam mengembangkan strategi peningkatan mutu pendidikan.
Manajemen Mutu Akreditasi Dalam Meningkatkan Trust Masyarakat Terhadap Minat Sekolah” Studi Kasus Di Mts. Sunan Ampel Lamongan Taufiq Harris; M. Furqon Wahyudi; Wahyudi, M. Furqon
Akademika Vol 19 No 1 (2025): Akademika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/adk.v19i1.2491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran manajemen mutu akreditasi dalam meningkatkan trust masyarakat yang berdampak pada meningkatnya minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya di MTs. Sunan Ampel Kebet Lamongan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya akreditasi tidak hanya sebagai bentuk penilaian formal, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk membangun reputasi dan meningkatkan mutu layanan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru, komite madrasah, serta perwakilan orang tua/wali murid; observasi terhadap kegiatan madrasah; dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen mutu akreditasi di MTs. Sunan Ampel Kebet Lamongan dilakukan secara terstruktur melalui pemenuhan standar nasional pendidikan, peningkatan kompetensi guru, perbaikan sarana prasarana, serta penguatan komunikasi dengan masyarakat. Setelah memperoleh akreditasi “A”, madrasah ini mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah pendaftar baru dan perubahan positif dalam persepsi masyarakat. Kepercayaan masyarakat yang meningkat terbukti menjadi faktor utama bertambahnya minat menyekolahkan anak di madrasah tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen mutu akreditasi berperan penting tidak hanya sebagai proses administratif, tetapi juga sebagai upaya membangun budaya mutu yang berdampak langsung pada reputasi dan kepercayaan publik. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi madrasah dan sekolah lain dalam mengembangkan strategi peningkatan mutu pendidikan.
EDUCATION ENDOWMENT FUND GOVERNANCE: A QUALITATIVE STUDY OF POLICY IMPLEMENTATION IN BOJONEGORO, INDONESIA Roso, Cipto; Suyanto, Suyanto; Wahyudi, M. Furqon
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 13 No 1 (2026): in Press
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v13i1.2165

Abstract

Education endowment funds are increasingly promoted as sustainable financing instruments to support long-term educational development, particularly within decentralized governance systems. However, empirical evidence on how such funds are governed and implemented at the local level remains limited. This study examines the governance of the Education Endowment Fund in Bojonegoro Regency, Indonesia, focusing on the translation of policy intentions into institutional practices and school-level utilization. Drawing on qualitative data from in-depth interviews and policy document analysis, the study finds that although the fund operates within a formally structured governance framework, its implementation is characterized by centralized decision-making, compliance-oriented accountability mechanisms, and constrained local agency. Consequently, the fund is largely utilized to address short-term operational needs rather than to advance long-term sustainability objectives. The findings also reveal the importance of informal coordination and adaptive practices in navigating administrative complexity, albeit with uneven outcomes across institutions. This study contributes to debates on education financing governance by highlighting the critical role of local governance dynamics in shaping policy outcomes.
Kajian Kritis Implementasi Manajemen Strategis dalam Peningkatan Mutu Sekolah melalui Program Adiwiyata Wahyuni, Anik Sri; Wahyudi, M. Furqon; Suyanto, Suyanto
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v5i2.2055

Abstract

Tujuan – Kajian ini bertujuan menelaah secara kritis penerapan manajemen strategi dalam rangka peningkatan mutu sekolah melalui Program Adiwiyata. Dalam perspektif kajian ini, manajemen strategi dimaknai sebagai suatu rangkaian proses yang mencakup tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, hingga penilaian kebijakan guna mewujudkan sasaran kelembagaan secara optimal dan berkesinambungan. Metodologi – Desain penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan memusatkan perhatian pada dinamika perumusan serta pelaksanaan strategi di satuan pendidikan, melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen di UPT SMP Negeri 5 Gresik. Temuan – Tahapan perencanaan strategi dilaksanakan secara terstruktur dengan melibatkan partisipasi aktif berbagai pihak serta berpijak pada analisis SWOT dan pemetaan kebutuhan. Visi lingkungan hidup dilebur ke dalam visi utama sekolah. Strategi dituangkan dalam RKJM, RKT, dan RKAS, didukung kebijakan 3R, pembatasan plastik, dan revegetasi. Hambatan meliputi keterbatasan sumber daya, rendahnya kesadaran ekologis, dan kesenjangan kompetensi guru. Kebaruan – Penelitian ini mengisi kekosongan literatur mengenai manajemen strategis pasca-akreditasi Adiwiyata dan menghadirkan model konseptual yang teruji secara empiris dalam konteks Pendidikan Lingkungan Hidup. Signifikansi – Penelitian ini bermanfaat bagi kepala sekolah, pengelola pendidikan, dan peneliti yang ingin meningkatkan mutu dan keberlanjutan Program Adiwiyata, terutama di kawasan industri.
Efektivitas Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Penguatan Kompetensi Guru TK: Kajian atas Pola, Gaya, dan Faktor Pendukung Kepemimpinan Lestari, Dwi Endang; Thohirin, Thohirin; Wahyudi, Furqon
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v5i2.2056

Abstract

Tujuan - Tulisan ini menelaah tiga pokok persoalan: bagaimana pola kepemimpinan manajerial kepala sekolah dalam mendorong peningkatan kompetensi guru, seperti apa corak gaya kepemimpinan yang dijalankan, serta faktor-faktor apa saja yang ikut membentuk efektivitas kepemimpinan tersebut. Penelitian dilaksanakan di dua lembaga TK di Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, yakni TK DWP Sumengko dan TK Islam Unggulan At Tawfiq. Metodologi - Kajian ini berpijak pada paradigma kualitatif dengan rancangan studi kasus multi-situs yang bersifat deskriptif-komparatif. Data dikumpulkan melalui empat jalur, yaitu wawancara mendalam, pengamatan lapangan secara partisipatif, telaah dokumen kelembagaan, dan kuesioner skala Likert sebagai data pendukung. Proses analisis mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman (2014) yang meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan simpulan, dengan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber. Temuan - Di TK DWP Sumengko, kepala sekolah menerapkan pola manajemen yang lebih bersifat personal dan informal, dengan perolehan skor kepuasan guru rata-rata 3,40 (Cukup) serta gaya kepemimpinan demokratis-situasional (skor 3,88). Berbeda dengan itu, TK Islam Unggulan At Tawfiq menghadirkan sistem manajemen yang jauh lebih terstruktur dan terdokumentasi, dengan rerata skor 4,76 (Sangat Baik) dan gaya kepemimpinan transformasional-partisipatif bernilai Islam (skor 4,90). Kebaruan - Dari kajian ini lahir sebuah model kepemimpinan manajerial yang adaptif dan kontekstual untuk satuan PAUD, yang menyempurnakan kerangka POAC konvensional dengan memasukkan empat dimensi tambahan: analisis kebutuhan pelatihan berbasis data (TNA), formalisasi rencana tindak lanjut supervisi (RTL), penguatan komunitas belajar internal, serta penghayatan nilai-nilai transendental dalam proses motivasi transformasional. Signifikansi - Temuan dalam penelitian ini berguna sebagai acuan praktis bagi kepala sekolah TK dalam menyusun sistem pembinaan kompetensi guru yang lebih terarah, serta menyumbangkan data empiris bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik sebagai landasan penyusunan standar minimal pembinaan profesionalisme guru PAUD.
Manajemen Strategi Kepala Sekolah Berbasis Analisis SWOT dan Rapor Pendidikan dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Suyuthi, Ahmad; Wahyudi, M. Furqon; Suyanto, Suyanto
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v5i2.2058

Abstract

Tujuan - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen strategi kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan Metodologi - Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam. Fokus penelitian meliputi analisis lingkungan strategis, perumusan visi dan misi, transformasi strategi ke dalam program kerja, serta model manajemen strategi yang diterapkan. Temuan - Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah melaksanakan manajemen strategi secara sistematis melalui tahapan analisis, perumusan, implementasi, dan evaluasi. Analisis lingkungan dilakukan menggunakan pendekatan SWOT yang didukung oleh data Rapor Pendidikan, dengan mempertimbangkan faktor internal dan eksternal secara komprehensif. Perumusan visi, misi, dan tujuan strategis dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan stakeholder dan diselaraskan dengan kebijakan pendidikan. Implementasi strategi diterjemahkan ke dalam program kerja melalui dokumen perencanaan formal seperti RKS dan RKAS, dengan pendekatan yang fleksibel namun terukur. Evaluasi dilakukan secara berkala menggunakan indikator mutu yang mencakup aspek literasi, numerasi, karakter, kualitas pembelajaran, dan pemerataan pendidikan. Kebaruan - Temuan penelitian menunjukkan bahwa model manajemen strategi kepala sekolah bersifat adaptif dan integratif, dengan mengombinasikan pendekatan partisipatif, kolaboratif, top-down, dan berbasis data. Keberhasilan strategi dipengaruhi oleh kepemimpinan yang adaptif, budaya mutu, serta keterlibatan stakeholder, meskipun masih terdapat tantangan dalam konsistensi implementasi dan keterbatasan sumber daya. Signifikansi – Penelitian ini bermanfaat bagi kepala sekolah, pengelola pendidikan, dan peneliti yang ingin meningkatkan mutu dan keberlanjutan berbasis analisis SWOT dan rapor pendidikan.
Co-Authors A. Faizin A. Tohirin Abdul Manan Abdullah Al Ghozi Ahmad Suyuthi, Ahmad Ahmad Thohirin Ahmad Thohirin Ainul Yaqin Akhyak AL GHOZI, ABDULLAH Alfiah, Alfitriatun Nurun Ana Fikrotruzzakiyah Ana Minkhatur Rofi’ah Anggraini, Pipit Dwi Ceria Azizah Ceria Azizah Cipto Roso, Cipto Devinta Romli, Yulian Dhatul Hikmah Dian Kurniasih Wahyusari Dian Puspita Sari Didin Rosyadi Erik Eka Suryana Etiyaningsih, Etiyaningsih Fadliastuti, Ika Prasurya Fahruddin, Ahmad Hanif Fathurrahman Fathurrahman Fathurrahman Hakim, Khoirul Hanif Fahruddin, Ahmad Harris , Taufiq Harris, Taufik Hermansyah, Mokhammad Hozairi Khusnul Setiya Anzasari Lestari, Dwi Endang Linggasari, Henny Dwi Linggasari Maftuh Maftuh Mahmudah Mahmudah Mardiyah, Khusnul Margiyanto Margiyanto Maskun Maskun Maya, Siska Dwi Mila Hayati Muhamad Marzuqkoni Muhammad Fadllillah Muhammad Shobirin Muhsi, Muhsi Mujiati Mujiati Mustari, Eny Muzamil Lubis Nasudi, Nasudi Neila Farah Ratna Makhsumah Rimadani , Eprilia Rimadani, Eprilia Rodhotul Khanana Rosy Alfiana Dewi Rosyidi, Moch. Imron Sasmita Nurcahaya, Endang Sa’diyah, Fitriyatus Silfiyah, Anis Siti Khoirun Nisa Sofeyah Sri Puji Astutik Sri Rejeki Sukiyat Sukiyat, Sukiyat Susanti, Enik Suyanto Suyanto Suyanto Syafi’i, Asrop Taufiq Harris Taufiq Harris Thohirin, Ahmad Thohirin, Akhmad Thohirin, Thohirin Thohorin, Ahmad Ulfatur Rosidah Ummatul Khoiriyah Wahyuni, Anik Sri Warti'ah Warti'ah Wulandari, Siti Auliyah Yeni Pujiwati Yuli Wariyanti Yuna, Rita Zairotul Itho'ah Ziyad Safirul Auliya