Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Jenis Dan Faktor Kesalahan Siswa Kelas II SDN karangwage 02 Dalam Menyelesaikan soal Pengurangan Matematika Reskinda Ramandani; Eka Zuliana; Denni Agung Santoso
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the forms of errors made by second-grade students of SDN Karangwage 02 in solving problems involving subtraction of whole numbers. In addition, this study also identifies the factors causing these errors. Error analysis was carried out using Newman's procedure and Kastolan's categories to clarify students' obstacles in solving complex mathematical problems. This study used a qualitative descriptive method with a purposive sampling technique, involving 13 second-grade students as subjects, with data collection techniques in the form of tests, participatory observation, in-depth interviews with students and teachers, and documentation; data analysis included reduction, presentation, and drawing conclusions with technical triangulation for validity. The conclusion of the study was that students most often made errors at the process skills stage and procedural/technical errors, especially borrowing techniques, with internal-external factors as the main causes; recommendations include strengthening the concept of place value via concrete media and a supportive approach to reduce errors.
EFEKTIVITAS MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN KARTU BILANGAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG SISWA Hesty Nur Fazriani; Denni Agung Santoso; Rani Setiawaty
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v12i1.9017

Abstract

Pembelajaran yang kurang variatif dapat menyebabkan siswa pasif dan berdampak pada rendahnya kemampuan berhitung, khususnya pada materi perkalian. Kondisi tersebut juga ditemukan pada siswa kelas II SDN 02 Barongan, di mana sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal perkalian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model Discovery Learning berbantuan media kartu bilangan berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan kemampuan berhitung siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre-eksperimental melalui desain One Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian berjumlah 23 siswa kelas II SDN 02 Barongan tahun ajaran 2025/2026 yang dilaksanakan selama lima kali pertemuan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Sample T-test untuk mengetahui perbedaan hasil pretest dan posttest, serta uji N-Gain untuk mengukur tingkat peningkatan kemampuan berhitung siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berhitung setelah penerapan model pembelajaran. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,78 > 0,70 yang berada pada kategori tinggi, sehingga dapat disimpulkan bahwa model Discovery Learning berbantuan media kartu bilangan berbasis kearifan lokal efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung materi perkalian siswa kelas II SDN 02 Barongan.
KEEFEKTIFAN MODEL TTW BERBANTUAN MEDIA DIGITAL VEKBAL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Latif Fatul Tamara; Yuni Ratnasari; Denni Agung Santoso
INSPIRAMATIKA Vol. 12 No. 1 (2026): Inspiramatika: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, Januari-
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Islam Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/inspiramatika.v12i1.10574

Abstract

This research study aims to find out how effective the implementation of the TTW model with the help of Vekbal's digital media in improving the ability of students in class V of SDN Mangunrejo 2 in solving problems. This type of research uses a quantitative approach to pre-experimental design, using one group pretest-posttest design. This study used 20 students in class V as a population and was sampled using exhaustive sampling. Data is collected with observation, interviews, documentation, and description questions. Data was analysed with validity test, prerequisite test using normality test and N-Gain statistical test with SPSS 25. The research obtained the results of the N-Gain Score test showed an increase in the student's ability to solve problems with an average score of 0.6525 which is categorised as medium. Meanwhile, N-Gain percent obtained an average of 65,2485 which was interpreted quite effectively. According to the research results, it can be concluded that the use of the TTW model with the help of Vekbal digital media is quite effective in improving the ability of class V students of SDN Mangunrejo 2 in solving mathematical problems.
PENERAPAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA NUMICONTA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PESERTA DIDIK Nor Hidayah; Denni Agung Santoso; Rani Setiawaty
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.750

Abstract

Berdasarkan studi awal, pemahaman konsep matematis peserta didik kelas II SD Muhammadiyah Blimbingrejo masih tergolong rendah akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru, minimnya penggunaan media konkret, dan rendahnya minat belajar peserta didik. Permasalahan ini diketahui melalui wawancara, observasi, dan hasil tes yang menunjukkan sebagian besar peserta didik belum mencapai KKTP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Numiconta terhadap pemahaman konsep matematis peserta didik kelas II SD Muhammadiyah Blimbingrejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest terhadap 21 peserta didik. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji Normalitas, Paired Sample T-test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai meningkat dari 52,61 menjadi 82,90 dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Hasil uji N-Gain sebesar 0,65 (65,40%) berada pada kategori sedang dan cukup efektif. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Numiconta cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis peserta didik.
Efektivitas Model Pembelajaran Jigsaw berbantuan Wordwall untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Selly Maria Margaretha; Ika Ari Pratiwi; Denni Agung Santoso
JANACITTA Vol. 9 No. 1 (2026): JANACITTA (Journal of Primary and Children’s Education)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v9i1.4971

Abstract

The low critical thinking ability of students in answering descriptive questions in the Pancasila Education subject is the background of this study, which is based on the results of pre-research through interviews with teachers and observations in grade VI of Kayuapu Elementary School shows that students still tend to be passive and less able to analyze problems in depth. This study aims to determine the effect of the application of the Jigsaw learning model assisted by Wordwall media on students' critical thinking abilities and the resulting increase. The method used is a quantitative pre-experiment with a one group pretest-posttest design, involving all 20 grade VI students of Kayuapu Elementary School. Data collection techniques include interviews, observations, tests (pretest and posttest), and documentation, while data analysis is carried out through validity, reliability, normality tests, Paired Sample T-Test, and N-Gain. The results of the study showed a significant difference between the pretest and posttest scores, where the average score increased from 58 to 84 with a sig. value. (2-tailed) = 0.000 < 0.05, and the N-Gain value is 0.62 with a moderate category. It is concluded that the Jigsaw learning model assisted by Wordwall has an effect on the critical thinking skills of sixth grade students of Kayuapu Elementary School; Therefore, it is recommended that teachers utilize this model and media continuously and develop it in other subjects to improve the quality of learning. Abstrak Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam menjawab soal uraian pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila menjadi latar belakang penelitian ini, yang berdasarkan hasil pra-penelitian melalui wawancara dengan guru dan observasi di kelas VI SD Kayuapu menunjukkan bahwa siswa masih cenderung pasif dan kurang mampu menganalisis permasalahan secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Jigsaw berbantuan media Wordwall terhadap kemampuan berpikir kritis siswa serta besar peningkatan yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif pre-eksperimen dengan desain one group pretest–posttest, melibatkan seluruh siswa kelas VI SD Kayuapu yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, tes (pretest dan posttest), serta dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, Paired Sample T-Test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest, di mana rata-rata nilai meningkat dari 58 menjadi 84 dengan nilai sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, serta nilai N-Gain sebesar 0,62 dengan kategori sedang. Disimpulkan bahwa model pembelajaran Jigsaw berbantuan Wordwall berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VI SD Kayuapu; oleh karena itu, disarankan agar guru memanfaatkan model dan media ini secara berkelanjutan serta mengembangkannya pada mata pelajaran lain untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Pengembangan Media KAMBURA Berbasis Scratch pada Materi Keragaman Budaya Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas V SD Melda Puspita Sari; Ika Ari Pratiwi; Denni Agung Santoso
JANACITTA Vol. 9 No. 1 (2026): JANACITTA (Journal of Primary and Children’s Education)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v9i1.4973

Abstract

The learning process in elementary schools still faces challenges, including students’ lack of focus, susceptibility to distraction, and low learning motivation among some learners, which impact learning outcomes. This study aims to develop the KAMBURA learning media and analyze its level of validity and practicality in elementary school learning. This research employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, which consists of the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The research subjects included expert lecturers, a teacher, and 23 fifth-grade students of SD 1 Mejobo. The instruments used were interview and observation sheets, expert validation sheets covering material, media, and language aspects, as well as practicality questionnaires completed by the teacher and students. Data were analyzed by calculating the percentage of the obtained scores and converting them into validity and practicality criteria. The results showed that the KAMBURA media was categorized as very valid, with percentages of 92% from the material expert, 94% from the media expert, and 91% from the language expert. The practicality test indicated that the media was classified as very practical, with a percentage of 90% from the teacher and 93% from the students. Therefore, the KAMBURA media is feasible and practical for use in elementary school learning. The implications of this study indicate that KAMBURA can serve as a reference for teachers in developing interactive learning media based on Scratch. Abstrak Proses pembelajaran di sekolah dasar masih menghadapi permasalahan berupa kurangnya fokus, mudah terdistraksi, serta rendahnya motivasi belajar sebagian siswa yang berdampak pada hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media KAMBURA serta menganalisis tingkat kevalidan dan kepraktisannya dalam pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas dosen ahli, guru, dan 23 siswa kelas V SD 1 Mejobo. Instrumen yang digunakan meliputi lembar wawancara, observasi, validasi ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, serta angket kepraktisan oleh guru dan siswa. Data dianalisis dengan menghitung persentase skor dan mengonversikannya ke dalam kriteria kevalidan dan kepraktisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media KAMBURA termasuk kategori sangat valid dengan persentase 92% oleh ahli materi, 94% oleh ahli media, dan 91% oleh ahli bahasa. Uji kepraktisan menunjukkan kategori sangat praktis dengan persentase 90% oleh guru dan 93% oleh siswa. Dengan demikian, media KAMBURA layak dan praktis digunakan dalam pembelajaran sekolah dasar. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa media KAMBURA dapat dijadikan referensi bagi guru dalam pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis scratch.
Keefektifan Model Discovery Learning berbantuan Media PAKULUS terhadap Pemahaman Konsep Matematis Jeny Koestanti; Diana Ermawati; Denni Agung Santoso
JANACITTA Vol. 9 No. 1 (2026): JANACITTA (Journal of Primary and Children’s Education)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v9i1.4979

Abstract

The monotonous and conventional learning process through lecture methods can cause a low understanding of students' concepts. These problems were found in grade IV students of SD 2 Kaliwungu, especially in the material on measuring the area of flat buildings. This study aims to determine the effectiveness of the PAKULUS media-assisted Discovery learning model in improving students' understanding of mathematical concepts. The Discovery learning model emphasizes the active involvement of students in discovering concepts through meaningful learning experiences, while PAKULUS media is a two-dimensional media in the form of a rectangular board equipped with flat building images to help visualize broad concepts. This study uses a quantitative approach with a pre-experiment method and a one-group pretest-posttest design. The research subjects amounted to 19 grade IV students who participated in learning for five meetings. The data collection technique uses tests and documentation. Data analysis was carried out through normality tests, paired sample t-tests, and N-gain tests. The results showed a significance value (2-tailed) < 0.05 (0.001 < 0.05), so there was a significant difference between the pretest and posttest values after treatment. The N-gain value of 0.65 is in the medium category. Thus, the PAKULUS media-assisted Discovery learning model is effective in improving the understanding of mathematics concepts of grade IV students of SD 2 Kaliwungu on the material of measuring the area of flat buildings. Abstrak Proses pembelajaran yang monoton dan konvensional melalui metode ceramah dapat menyebabkan rendahnya pemahaman konsep peserta didik. Permasalahan tersebut ditemukan pada peserta didik kelas IV SD 2 Kaliwungu, khususnya pada materi pengukuran luas bangun datar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model Discovery learning berbantuan media PAKULUS dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika peserta didik. Model Discovery learning menekankan keterlibatan aktif peserta didik dalam menemukan konsep melalui pengalaman belajar yang bermakna, sedangkan media PAKULUS merupakan media dua dimensi berbentuk papan persegi panjang yang dilengkapi gambar bangun datar untuk membantu visualisasi konsep luas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimen dan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 19 peserta didik kelas IV yang mengikuti pembelajaran selama lima pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji paired sample t-test, dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) < 0,05 (0,001 < 0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest setelah perlakuan. Nilai N-gain sebesar 0,65 berada pada kategori sedang. Dengan demikian, model Discovery learning berbantuan media PAKULUS efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika peserta didik kelas IV SD 2 Kaliwungu pada materi pengukuran luas bangun datar.
Case Study of Improving Reading and Writing Literacy Skills of Grade 2 Students Naila Farikhatun Umamah; Fina Fakhriyah; Denni Agung Santoso
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 42 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v43i1.31783

Abstract

The purpose of this study is to describe the teacher's strategies applied in improving the literacy skills of second-grade students of Muhammadiyah Birrul Walidain Elementary School, Kudus. Literacy is a comprehensive ability that aims for students to understand various fields and apply knowledge in everyday life. This study uses a qualitative method with a case study approach. The research subjects were second-grade teachers and second-grade students of Muhammadiyah Birrul Walidain Elementary School, Kudus. Research data were obtained using observation, interviews and documentation techniques. The validity of the data in this study used several triangulation tests including source triangulation, technical triangulation and theory triangulation. Data analysis used an integrative model with the stages of data reduction, data presentation, drawing conclusions. The results of the study are divided into three stages of strategy, namely from the habituation stage there are four strategies that aim to get used to reading and writing, the development stage there are three strategies that aim to develop students' literacy skills, the learning stage there are three strategies that aim to always be interactive in the learning process through several interesting activities.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP PEMBAGIAN PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Qeila Putri Zahri Zalzidan; Diana Ermawati; Denni Agung Santoso
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Kiprah Pendidikan | July 2026 (in press)
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/kpd.v5i3.p399-411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep matematika siswa dalam menyelesaikan operasi pembagian. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 23 siswa kelas III SD 1 Peganjaran yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan representasi tingkat kemampuan akademik, yaitu kategori tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa berbeda secara signifikan berdasarkan kategori kemampuan. Siswa kemampuan tinggi mampu memenuhi seluruh indikator pemahaman konsep. Siswa kemampuan sedang mampu memenuhi beberapa indikator, namun masih mengalami kesulitan pada indikator mengaplikasikan konsep ke pemecahan masalah (penerapan konsep) serta mengaitkan hubungan antara operasi perkalian dan pembagian. Sementara itu, siswa kemampuan rendah belum memahami konsep secara utuh. Kesalahan spesifik yang ditemukan meliputi kesalahan menentukan hasil bagi, kekeliruan nilai tempat, dan kesalahan menurunkan angka. Penelitian ini menegaskan adanya kesenjangan yang besar antara pemahaman siswa terhadap makna dasar pembagian (secara konseptual) dengan kemampuan mereka dalam menerapkan prosedur pembagian bersusun (porogapit).
Analisis jenis kesalahan siswa berdasarkan teori newman dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematis Rismawati Rahayu; Eka Zuliana; Denni Agung Santoso
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 3 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i3.29119

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Menganalisis kesalahan siswa dalam mengerjakan soal pemecahan masalah matematis menggunakan teori Newman pada siswa kelas IV SD 3 Karangmalang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Jenis penelitin ini mengunakan Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus yang akan dilaksanakan di SD 3 Karangmalang. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian 9 siswa kelas IV. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan teori yang dikemukakan oleh Newman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 siswa melakukan kesalahan membaca, Kesalahan memahami masalah yang dilakukan oleh 6 siswa. Kesalahan transformasi yang dilakukan oleh 5 siswa. Kesalahan keterampilan proses dilakukan oleh 9 siswa. Kesalahan penulisan jawaban akhir yang dilakukan oleh 9 siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa analisis kesalahan Newman memudahkan guru dalam mengidentifikasi tahapan kesalahan siswa untuk perbaikan pembelajaran. Kata Kunci: Kesalahan, Teori Newman , Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis