Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Penggunaan Media BIMAT terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Matematika Sekolah Abelia Izzatin Naily; Denni Agung Santoso; Fina Fakhriyah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5298

Abstract

Efektivitas pembelajaran mencerminkan tingkat keberhasilan suatu media dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan, termasuk dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial yang perlu dimiliki siswa sekolah dasar dalam pembelajaran matematika, namun pencapaiannya masih belum optimal karena penggunaan media pembelajaran belum mampu mendorong keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media BIMAT (Box Matematika Pintar) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran matematika di sekolah dasar. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimen menggunakan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas 13 siswa kelas IV SD 3 Adiwarno Data penelitian diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kritis dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest sebesar 25,23 meningkat menjadi 86,61 pada posttest. Analisis menggunakan uji Paired Sample t-Test menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil sebelum dan sesudah perlakuan. Selain itu, hasil uji N-Gain sebesar 0,822 termasuk dalam kategori tinggi, yang mengindikasikan bahwa penggunaan media BIMAT mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa secara optimal. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media BIMAT efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.
The Influence of Gusjigang Local Wisdom (Gus) on Developing Students' Sense of Responsibility During School Competitions at SD 1 Barongan FaiZ, Moh. Najibul; Rondli, Wawan Shokib; Santoso, Denni Agung
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 17 No 3 (2026): Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/atjpi.v17i3.30554

Abstract

This study examines whether integrating the 'Gus' (good character) value of Gusjigang local wisdom is associated with changes in elementary students' responsibility during school competition activities. A quantitative pre-experimental one-group pretest-posttest design involved all 48 students participating in FLS2N, FTBI, OSN, POPDA, and MAPSI at SD 1 Barongan. Responsibility was measured using a 25-item questionnaire administered before and after the intervention. Instrument validity and reliability were examined, followed by Shapiro-Wilk normality tests and a paired-samples t test. The pretest and posttest data were normally distributed (p = .797 and p = .852). Posttest scores were significantly higher than pretest scores, t(47) = -106.520, p < .001, with a mean paired difference of -21.312. Pretest and posttest scores were also strongly correlated (r = .967, p < .001). Within the limitations of a single-group design, these findings indicate that culturally grounded moral reinforcement through Gusjigang can support responsibility, discipline, and sportsmanship during competition preparation. The study contributes an applicable local-wisdom-based framework for character development in elementary schools.
Efektivitas Project Based Learning Berbantuan Media Diorama Sistem Pernapasan Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS Gustia, Rusmalinda; Ratnasari, Yuni; Santoso, Denni Agung
Jurnal Wawasan Pendidikan Vol 6, No 2 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jwp.v6i2.28112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk efektivitas efektivitas model Project Based Learning (PjBL) berbantuan media diorama sistem pernapasan terhadap keaktifan belajar siswa pada pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Pre-experimental dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas V SDN Banyuurip 02. Data diperoleh melalui angket keaktifan belajar yang diberikan dalam bentuk pretest dan posttest sebelum dan sesudah penerapan model PjBL berbantuan media diorama sistem pernapasan. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji peered sample t-test , dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor keaktifan belajar siswa meningkat dari 56,67 pada pretest menjadi 88,00 pada posttest. Hasil uji peered sample t-test memperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. Hasil uji N-gain sebesar 0,73 termasuk dalam kategori tinggi. Dengan demikian, model Project Based Learning berbantuan media diorama sistem pernapasan efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa pada pembelajaran IPAS.
LEARNING MOTIVATION AND THE TEACHER’S ROLE: A CASE STUDY OF STUDENTS WITH INTELLECTUAL DISABILITIES AT SDLB KALIWUNGU KUDUS: KETERKAITAN MOTIVASI BELAJAR DAN PERAN GURU : STUDI KASUS PADA SISWA TUNAGRAHIITA SDLB KALIWUNGU KUDUS Naela Syahrani; Imaniar Purbasari; Denni Agung Santoso
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 10 No 4 (2026): Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora)
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v10i4.7424

Abstract

he learning process of students with intellectual disabilities still faces various challenges, including low learning concentration, limited understanding of learning materials, and a tendency to be passive when motivational stimulation is not provided. This study aims to describe the role of teachers in motivating the learning of students with intellectual disabilities at SDLB Kaliwungu Kudus. This research employed a qualitative method with a case study approach. The research subjects included teachers and students with intellectual disabilities at SDLB Kaliwungu Kudus, with data collected through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that teachers play a very important role in enhancing the learning motivation of students with intellectual disabilities. This role is manifested through their functions as educators, mentors, trainers, and evaluators, which are implemented contextually according to the characteristics and needs of each student. Teachers deliver learning materials in a simple and gradual manner, provide academic and emotional assistance, train habits and basic skills repeatedly, and conduct evaluations that emphasize the learning process and students’ developmental progress.