Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Bimbingan Teknis Monitoring Bawah Air Untuk Fish Apartment Bagi Kader Konservasi Di Perairan Limau, Kab. Tanggamus Handayani, Muliawati; Nuzapril, Mulkan; Setya, Dona; Syahputra, Fauzi
Jurnal Abimana (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nasional) Vol 1 No 2 (2024): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/abimana.v1i2.3935

Abstract

Kepedulian pemerintah dalam pemulihan sumberdaya ikan di Perairan Limau dengan memberikan hibah fish apartment semestinya diimbangi dengan komitmen pengelola dalam memonitor perkembangan habitat buatan tersebut. Koperasi Inti Rakyat sebagai penerima hibah fish apartment berupaya dapat memaksimalkan fungsi konstruksinya agar dapat memberikan impact yang baik bagi ekosistem laut dan masyarakat Pekon Tegineneng, kecamatan Limau. Inisiasi aktivitas bimbingan teknis monitoring fish apartment ditujukan untuk mendukung keberlanjutan program pemerintah dalam pemantauan kelayakan fish apartment di perairan Indonesia. Kegiatan ini penting dilakukan mengingat kader konservasi belum memiliki kemampuan secara teori dan teknis dalam memonitor stabilitas konstruksi rumah ikan dan juga belum memiliki kemampuan dalam pemantauan pemulihan sumberdaya ikan di sekitar fish apartment. Tahapan kegiatan PKM terdiri dari sosialisasi pentingnya program fish apartement, pengadaan alat bantu penyelaman dasar, bimbingan teknis monitoring bawah air dan inventarisasi data pemantauan serta evaluasi kegiatan. Kader konservasi dapat mengikuti rangkaian kegiatan bimbingan teknis monitoring rumah ikan dengan baik dan mampu melakukan assessment terhadap kondisi kontruksi dan pemulihan habitat sekitar rumah ikan.
Pendampingan Perakitan dan Penenggelaman Fish Apartment di Perairan Limau, Kab. Tanggamus: Pendampingan Perakitan dan Penenggelaman Fish Apartment di Perairan Limau, Kab. Tanggamus Handayani, Muliawati; Setya, Dona; Nuzapril, Mulkan; Syahputra, Fauzi
Jurnal Abimana (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nasional) Vol 2 No 1 (2025): Mei
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/abimana.v2i1.3750

Abstract

Pemerintah menunjukkan perhatian terhadap pemulihan sumber daya ikan di Perairan Limau dengan memberikan hibah berupa rumah ikan. Program ini menjadi tanggung jawab jangka panjang Koperasi Inti Rakyat agar rumah ikan tersebut dapat memberikan manfaat untuk pemulihan sumber daya ikan. Namun, para kader konservasi yang ditunjuk koperasi belum memiliki kemampuan teori dan teknis yang cukup dalam perakitan dan peletakan rumah ikan secara underwater sebagai upaya pemulihan sumber daya ikan di sekitarnya. Untuk mendukung program pemerintah ini, dilakukan pendampingan dalam bimbingan teknis perakitan dan penenggelaman rumah ikan. Kegiatan ini terdiri dari dua tahap, dengan hasil yang menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknis kader konservasi dalam perakitan dan penenggelaman rumah ikan. Kader konservasi kini lebih memahami tujuan dan pentingnya kegiatan ini dalam upaya konservasi sumber daya ikan di Perairan Limau serta mampu melakukan perakitan modul rumah ikan dan menenggelamkannya berdasar kelayakan kondisi perairan untuk penempatan modul.
Pemberian Nuget Ikan Daun Kelor di Pekon Kota Jawa Kabupaten Pesisir Barat sebagai Pencegahan Stunting. Putri, Aprilia Syah; Tirtana, Denta; Setya, Dona; Sitepu, Mestiria Harbani; Syahputra, Fauzi; Nuzapril, Mulkan; Handayani, Muliawati; Citra, Lalik Salistia; Putri, Ryana Tammi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i9.21169

Abstract

ABSTRAK Kota Pekon Jawa Pesisir Barat, Lampung  merupakan daerah yang termasuk 3T yaitu terdepan, tertinggal, dan  terluar. Mengingat bahwa potensi perikanan yang ada di Pesisir Barat ini sangat menjanjikan untuk keberlanjutannya. Dengan potensi yang ada, perlu pengolahan hasil tangkapan yang baik dan dimanfaatkan untuk kehidupan di masyarakat khususnya di keluarga nelayan. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemberian nugget ikan, melakukan edukasi, pelatihan dan pemberian informasi kepada ibu hamil dan balita di desa Pekon Kota Jawa. Metode yang dilakukan adalah dengan pemberian nugget ikan selama 4 minggu kepada ibu hamil dan balita serta melakukan edukasi, pelatihan dan pemberian informasi. Hasil intervensi diamati menggunakan parameter antropometri meliputi Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB), Lingkar lengan Atas (LLA) dan Lingkar Perut pada ibu hamil, kemudian pengukuran Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB) dan Lingkar kepala (LK) pada anak baduta. Pada pengukuran tersebut didapatkan bahwa setelah pemberian nugget ikan didapatkan hasil pengukuran yang semakin meningkat untuk setiap minggunya. Kesimpulannya dari permasalahan yang ada kami mencoba melakukan edukasi, pelatihan pembuatan nugget ikan dan pemberian informasi untuk pencegahan stunting di daerah tersebut. Sehingga harapannya dengan kegiatan pelatihan dan edukasi serta pemberian asupan makanan bergizi dapat menambah wawasan dari masyarakat nelayan dan bisa menambah kegiatan perekonomian mereka serta dapat secara mandiri terhindar dari stunting dan terciptanya masyarakat serta lingkungan yang sehat.  Kata Kunci: Telur Dan Daun Kelor, Nugget Ikan, Stunting, Pekon Kota Jawa Pesisir Barat.  ABSTRACT Pekon Jawa Pesisir Barat City, Lampung is an area included in the 3T, namely the outermost, most remote, and most remote. Given that the fisheries potential in Pesisir Barat is very promising for its sustainability. With the existing potential, it is necessary to process the catch well and utilize it for the life of the community, especially in fishing families. The purpose of this community service activity is to provide fish nuggets, provide education, training and provide information to pregnant women and toddlers in Pekon Kota Jawa village. The method used is to provide fish nuggets for 4 weeks to pregnant women and toddlers and provide education, training and information. The results of the intervention were observed using anthropometric parameters including Body Weight (BW), Height (TB) and Upper Arm Circumference (LLA) in pregnant women, then measuring Body Weight (BW), Height (TB) and Head Circumference (LK) in toddlers. In these measurements, it was found that after providing fish nuggets, the measurement results increased every week. Therefore, from the existing problems, we tried to provide education, training in making fish nuggets and provide information to prevent stunting in the area. So it is hoped that training and education activities as well as providing nutritious food intake can increase the insight of the fishing community and can increase their economic activities and can independently avoid stunting and create a healthy society and environment. Keywords: Eggs and Moringa, Fish Nuggets, Stunting, Pekon City Pesisir Barat.
PERANCANGAN LAMPU LIGHT EMITTING DIODE (LED) UNTUK PERCOBAAN TINGKAH LAKU IKAN BERBASIS ARDUINO Denta Tirtana; Dona Setya; Aprilia Syah Putri; Muhammad Mujahid
Jurnal Mahasiswa Ilmu Komputer Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Ilmu Komputer March 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ilmukomputer.v7i1.11178

Abstract

Tingkah laku ikan sangat dipengaruhi oleh rangsangan lingkungan, dan salah satu faktor penting adalah cahaya. Intensitas dan warna cahaya LED dapat memengaruhi perilaku berkumpul ikan atau daya tarik ikan terhadap sumber cahaya. Tujuan penelitian ini adalah perancangan lampu LED dengan Android dan perancangan lampu LED dengan sistem otomatis untuk keperluan percobaan tingkah laku ikan. Metode yang digunakan adalah perancangan sistem lampu LED mulai dari perancangan hardware, software hingga percobaan hasil perancangan. Hasil perancangan menggunakan Android berhasil berjalan sesuai perintah. Hasil perancangan dengan sistem otomatis terlihat bahwa peningkatan nilai sensor analog secara linier berbanding lurus dengan peningkatan output PWM. Hal ini menunjukkan bahwa sistem mampu menerjemahkan perubahan sinyal analog menjadi perubahan intensitas lampu secara proporsional. Perancangan awal lampu LED menggunakan sistem Android dapat berjalan sesuai dengan perintah, yakni secara on dan off. Sistem yang dirancang berhasil mengotomatisasi pengaturan intensitas cahaya LED secara efektif, memberikan kontrol presisi yang dibutuhkan untuk eksperimen tingkah laku ikan, sebagaimana dibuktikan oleh respons linier antara input sensor dan output PWM. Keberhasilan ini didukung oleh kemampuan Arduino dalam memproses data dari sensor analog dan menerjemahkannya menjadi kontrol PWM yang akurat, memungkinkan replikasi kondisi pencahayaan yang konsisten dan terkendali.
POTENSI LESTARI IKAN LAYANG (Decapterus spp) YANG DIDARATKAN DI PEMANGKAT, KALIMANTAN BARAT Setya, Dona; Susiloningtyas, Dewi; Nurulludin, Nurulludin
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 15, No 1 (2023): (APRIL) 2023
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bawal.15.1.2023.33-40

Abstract

Ikan layang merupakan jenis ikan yang paling banyak tertangkap di Laut Natuna Utara dan didaratkan di PPN Pemangkat. Perkembangan produksi ikan layang yang di daratkan di Pemangkat mengalami penurunan yang cukup signifikan pada tahun 2009 sampai tahun 2017 (Data Produksi PPN Pemangkat). Usaha penangkapan ikan layang di Laut Natuna Utara menunjukkan kearah over fishing dengan produksi semakin menurun tetapi upaya penangkapan meningkat. Tujuan penelitian ini untuk menyusun opsi  pengelolaan terbaik pada perikanan purse seine di Pemangkat dengan menggunakan  Model Fox pada Surplus produksi dan data 10 tahun dari PPN Pemangkat. Hasil perhitungan surplus produksi Model Fox menunjukkan besaran Maximum Suistainable Yield (MSY) pada Laut Natuna Utara yaitu 2.412.016 kg dengan jumlah tangkapan yang diperbolehkan sebesar 1.929.612 kg/tahun dan upaya optimumnya sebesar 18.170 upaya.Ukuran rata-rata mata jaring di PPN Pemangkat yaitu 1cm dan belum sesuai dengan peraturan yang ditetapkan. Pengawasan pemerintah terhadap penggunaan dimensi alat tangkap yang dilarang oleh PERMEN-KP No.18/ 2021 perlu terus ditingkatkan. Pengelolaan terbaik lainnya dengan pengaturan upaya penangkapan dan alat tangkap seperti tahun 2010 yaitu 32 kapal dengan trip 388 kali per tahun.
PEMBUATAN OLAHAN IKAN KAKI NAGA, IBU-IBU GABUNGAN KELOMPOK NELAYAN KELAUTAN PERIKANAN (GAPOKAN) LAMPUNG Dona Setya; Rama Agus Mulyadi; Denta Tirtana; Fauzi Syahputra; Mestiria Harbani Sitepu; Mulkan Nuzapril; Aprilia Syah Putri; Muliawati Handayani; Eulis Marlina
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 7 No. 2 (2023): February
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v7i2.7368

Abstract

Kaki naga ikan merupakan produk pangan yang dapat dijadikan sebagai lauk pauk dan juga sebagai cemilan. Karakteristik khas kaki naga ikan adalah memiliki tekstur yang kering, renyah, dan pada lapisan luar berkerak namun lembut dan basah di bagian dalam produk, sebagaimana produk gorengan. Berbagai jenis ikan dapat dimanfaatkan untuk produk kaki naga, salah satunya adalah ikan cakalang. Tujuan yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan bagi ibu-ibu nelayan GAPOKAN tentang pembuatan olahan ikan kaki naga, memberikan edukasi/kesadaran kepada masyarakat nelayan tentang manfaat konsumsi makanan olahan ikan sebagai pangan yang kaya gizi dan digemari terutama oleh anak-anak. Target pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat pesisir kota Bandar Lampung. Masyarakat ibu-ibu nelayan pesisir yang terdiri dari nelayan, pembudidaya, pengolah dna pemnasar hasil perikanan merupakan masyarakat yang langung bersentuhan dengan laut. Produk-produk perikanan mengandung nilai gizi yang tinggi serta tergolong dalam pangan fungsional yang baik untuk kesehatan. para wanita istri nelayan harus mempunyai pengetahuan tentang bagaimana menangani dan mengolah ikan yang benar disaat hasil tangkapan melimpah, serta memahami pentingnya memberi makanan yang sehat bagi keluarga terutama anak-anak balita.  
HUBUNGAN PANJANG BERAT HASIL TANGKAPAN IKAN KEMBUNG (RASTRELLIGER SP) DI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) GUDANG LELANG TELUK BETUNG LAMPUNG Dona Setya; Hafiz Rafi Azma; Aprilia Syah Putri; Lalik Salistia Citra
Vol 16 No 1 (2026): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v16i1.2135

Abstract

The fishing centers that can be utilized in Lampung Province is the TPI Gudang Lelang Market. The catch from fishermen around TPI Gudang Lelang consists of economically valuable fish such as hairtail, scads, and mackerel fish. Fishermen at TPI Gudang Lelang can produce catches of approximately 90-100 tons per month. The objective of this independent project is to determine the weight and length of the mackerel fish (Rastrelliger sp) caught at TPI Gudang Lelang and to analyze the relationship between the length and weight of the Kembung fish at this location. This independent project was conducted from September to December 2022, located at TPI Gudang Lelang, Teluk Betung, Bandar Lampung. The method employed was direct observation in the field. The subjects of the study were the length and weight of the Kembung fish. The mackerel fish (Rastrelliger sp) found at TPI Gudang Lelang have an average body length of 19.6 cm and an average weight of 0.116 grams. The relationship between the length and weight of the mackerel fish, analyzed using regression analysis, yielded a value of (b) 2.84, indicating that the growth in length does not correspond with the growth in weight (with length growth being more dominant than weight growth). Additionally, the value of (R²) is 0.607, suggesting a weak relationship between the length and weight of the mackerel fish.
Identifikasi Hasil Tangkapan Utama Alat Tangkap Gillnet Di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Bom Kalianda Siti Khumairoh; Aprilia Syah Putri; Dona Setya
Arborescent Journal Vol 3 No 1 (2026): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Bom Kalianda merupakan salah satu pusat pendaratan hasil perikanan tangkap yang aktif di Kabupaten Lampung Selatan, khususnya bagi kapal nelayan yang menggunakan alat tangkap gillnet. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2025 dengan tujuan mengidentifikasi jenis dan volume hasil tangkapan utama alat tangkap gillnet yang didaratkan di PPI Bom Kalianda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif melalui observasi langsung dan wawancara terhadap nelayan gillnet. Pengumpulan data dilakukan pada enam kapal nelayan dengan satu kali trip penangkapan, meliputi pencatatan jenis dan volume hasil tangkapan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima jenis hasil tangkapan utama, yaitu Udang Vaname (Litopenaeus vannamei), Ikan Kembung (Rastrelliger sp.), Ikan Tongkol Lisong (Auxis rochei), Ikan Selar Bentong (Selar crumenophthalmus), dan Ikan Layang (Decapterus sp.). Total volume hasil tangkapan utama yang diperoleh selama penelitian sebesar 988 kg. Persentase hasil tangkapan tertinggi adalah Udang Vaname sebesar 31%, sedangkan persentase terendah adalah Ikan Layang sebesar 12%. Perbedaan volume hasil tangkapan dipengaruhi oleh lokasi penangkapan, musim, serta kondisi operasional penangkapan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi mengenai jenis dan volume hasil tangkapan gillnet serta mendukung pengelolaan kegiatan pendaratan ikan di PPI Bom Kalianda. Selain itu, informasi ini diharapkan dapat membantu pengelola PPI dalam meningkatkan pelayanan fasilitas pendaratan ikan guna mendukung efisiensi dan produktivitas nelayan.
Sosialisasi eduwisata kawasan mangrove di pesisir pantai Politeknik Pelayaran Banten (kolaborasi dengan Politeknik Negeri Lampung) Kusharyanto; Nurfadhlina; Indah Purnaningratri; Soleh Uddin; Wiratno; Rahmat Santoso; Agus Widodo; Susiarni Magdalena; Yollanda Octavitri; Hari Sunanto; Riza Nur Amala; Fauzi Syah Putra; Eulis Marlina; Dona Setya
Journal Marine Services Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Pelayaran Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62391/jms.v1i1.242

Abstract

Pantai Prestasi yang berada di kawasan Politeknik Pelayaran Banten memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan bagi masyarakat Tangerang dan Jakarta, namun pengembangannya saat ini masih terhambat oleh masalah penumpukan sampah di tepi pantai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mewujudkan konsep eduwisata melalui sosialisasi dan aksi nyata penanaman mangrove dengan melibatkan masyarakat Desa Karang Serang serta taruna-taruni Kementerian Perhubungan. Metode pelaksanaan yang diterapkan mencakup tahapan survei, penyuluhan materi keilmuan, diskusi interaktif, serta praktik lapangan penanaman bibit mangrove secara langsung di pesisir pantai. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kolektif peserta mengenai manfaat ekologi dan ekonomi mangrove, serta terciptanya komitmen bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan pantai guna meningkatkan nilai jual kawasan tersebut sebagai objek wisata. Secara keseluruhan, program kolaborasi ini berhasil menginisiasi transformasi Pantai Prestasi menjadi kawasan eduwisata yang asri dan berkelanjutan.   Pantai Prestasi, located within the Banten Merchant Marine Polytechnic area, possesses significant potential as a premier tourist destination for the people of Tangerang and Jakarta, yet its development is currently hindered by the accumulation of waste along the shoreline. This community service activity aims to realize the concept of edutourism through socialization and concrete action of mangrove planting, involving the community of Karang Serang Village and cadets from the Ministry of Transportation. The implemented methods include survey stages, scientific material counseling, interactive discussions, and direct field practice of planting mangrove seedlings on the coast. The results of the activity indicate an increase in the participants' collective understanding of the ecological and economic benefits of mangroves, as well as the establishment of a shared commitment to maintaining the coastal environmental cleanliness to enhance the area's value as a tourist object. Overall, this collaborative program successfully initiated the transformation of Pantai Prestasi into a beautiful and sustainable edutourism area.
PENGOPERASIAN ALAT TANGKAP BUBU DI KM. SRI ASIH PADA PELABUHAN PERIKANAN PANTAI (PPP) LEMPASING Yan Zakri; Irvan Tiner; Mestiria Harbani Sitepu; Dona Setya
Jurnal Marshela (Marine and Fisheries Tropical Applied Journal) Vol 2 No 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Perikanan Tangkap Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/marshela.v2i1.3561

Abstract

Potensi sumberdaya ikan di Provinsi Lampung cukup besar mengingat luasnya wilayah perairan yang ada di Indonesia. Pemanfaatan sumberdaya ikan dilakukan dengan berbagai jenis alat penangkapan ikan di PPP Lempasing. Salah satu jenis alat penangkapan ikan yang umumnya digunakan adalah bubu (trap). Alat tangkap bubu dapat terbuat dari kayu, bambu, plastik, jaring, ataupun kawat. Pengoperasiannya dilakukan secara pasif, yaitu menunggu ikan masuk kedalam bubu dan terperangkap hingga tidak dapat keluar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik pengoperasian alat tangkap bubu dan hasil tangkapan bubu di KM. Sri Asih Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Lempasing. Pengambilan data di lakukan pada bulan Oktober sampai dengan bulan November 2022 di KM. Sri Asih Pelabuhan Perikanan Pantai Lempasing, Bandar Lampung. Metode pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, interview, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah pengoperasian alat tangkap bubu di KM. Sri Asih meliputi 5 tahapan pengoperasian yaitu, tahap persiapan, pencarian daerah penangkapan ikan, pemasangan bubu (setting), perendaman bubu (soaking), serta pengangkatan bubu (hauling). Pada alat tangkap bubu hasil tangkapan utama adalah rajungan dan kepiting. Sedangkan hasil tangkapan sampingan adalah keong siput, ikan kurisi, serta ikan kerapu.