Claim Missing Document
Check
Articles

MELATIH PERKEMBANGAN KEMANDIRIAN SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI GERAKAN MENCUCI TANGAN 6 LANGKAH DENGAN BENAR Yanti, Yulia Eka; Nita, Yuan; Dewi, Sevira; Cholifah, Tety Nur; Rustantono, Hendra; Rasyid, Hamidi; Kusumaningrum, Diana
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 4 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v3i4.5664

Abstract

Mencuci tangan dengan 6 langkah yang benar dapat melatih kemandirian siswa sekolah dasar. Penelitian menunjukkan bahwa praktik mencuci tangan dengan benar dapat meningkatkan kemandirian siswa dan merupakan kegiatan yang mudah dilakukan oleh masyarakat, khususnya anak-anak. Selain itu, faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku cuci tangan pakai sabun pada siswa sekolah dasar juga menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan kebiasaan mencuci tangan yang benar. Media seperti poster dan lagu juga efektif digunakan dalam edukasi mengenai langkah-langkah mencuci tangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat seberapa perkembangan kemandirian siswa/i SD Islam Sutojayan tentang pembelajaran mencuci tangan 6 langkah dengan benar melalui metode demonstrasi. Metode demonstrasi juga terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan mencuci tangan siswa sekolah dasar. Hasil analisis data melatih perkembangan kemandirian mencuci tangan 6 langkah dengan benar melalui metode demonstrasi perbandingan antara siswa/i laki-laki dan perempuan lebih unggul siswi perempuan. Kemandirian Siswi perempuan mencapai 90% dan siswa laki-laki 80%, maka sudah mencapai target pencapaian kegiatan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa. Penggunaan metode demonstrasi dapat meningkatkan kemampuan mencuci tangan pada anak usia sekolah. Oleh karena itu, artikel ini memberikan kontribusi dalam upaya melatih kemandirian siswa sekolah dasar melalui gerakan mencuci tangan 6 langkah dengan benar.
PENDAMPINGAN BELAJAR PADA ANAK USIA SD UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI DAN MOTIVASI BELAJAR DI DESA AMADANOM Rasyid, Hamidi; Rustantono, Hendra; Firmansyah, Achmad Ridho; Cholifah, Tety Nur; Yanti , Yulia Eka
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 4 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v3i4.5867

Abstract

Tujuan program pengabdian kepada masyarakat adalah untuk: 1) meningkatkan motivasi belajar anak usia sekolah dasar; 2) meningkatkan prestasi akademiknya. Bimbingan belajar merupakan salah satu cara untuk melaksanakan proyek pengabdian kepada masyarakat sekaligus membantu pembelajaran. Anak-anak yang duduk di bangku sekolah dasar menjadi subjek pelayanan. Kegiatan dilakukan secara bertahap, meliputi perencanaan, pengamatan, penetapan teknis pelaksanaan, pelaksanaan program, dan evaluasi proses. Manfaat yang diperoleh dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat antara lain: 1) meningkatkan motivasi belajar anak usia sekolah dasar dan 2) meningkatkan kemampuan pencapaian belajarnya.
PEMANFAATAN LIMBAH DAUN PISANG KERING (KLARAS) UNTUK PEWARNA ALAMI JAJANAN TRADISIONAL ONGOL-ONGOL Yanti, Yulia Eka; Sania, Ellena Hidayatus; Alfilia, Walinda; Cholifah, Tety Nur; Rasyid, Hamidi; Rustantono, Hendra
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i2.6247

Abstract

Pemanfaatan daun pisang kering sebagai bahan alternatif untuk pewarna kue tradisional merupakan inovasi yang bertujuan untuk pengelolaan limbah organik yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis sekaligus melestarikan kuliner tradisional Indonesia. Tujuan kegiatan ini untuk mengedukasi masyarakat akan pemanfaatan daun pisang kering (klaras) sebagai bahan alternatif pewarna makanan yang dianggap tidak bernilai dan rendahnya pemanfaatan sumber daya lokal dalam sektor pangan. Pelatihan ini diikuti oleh masyarakat kelurahan cepokomulyo Kepanjen. Metode yang digunakan adalah sosialisasi atau penyuluhan dan praktek langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa daun pisang kering dapat diolah menjadi komponen yang aman, estetik dan fungsional. Dengan proses pengolahan yang tepat daun pisang kering dapat diubah menjadi bahan yang bermanfaat dan ramah lingkungan serta memiliki nilai ekonomi. Produk kue yang dihasilkan dari kegiatan ini mendapat respon positif dari konsumen atau penerima manfaat sosialisasi baik dari segi rasa maupun kelayakan konsumsi. Sehingga kegiatan ini dinilai mampu berkontribusi pada pengembangan industri kuliner tradisional yang berkelanjutan dan sebagai upaya mengurangi limbah organik serta membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dengan memberikan peluang usaha dan menambah pengetahuan dan pengalaman.
PENDEKATAN PEMBELAJARAN IPAS BERBASIS SOAL HOTS UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER CINTA TANAH AIR SISWA Cholifah, Tety Nur; Yanti, Yulia Eka; Rustantono, Hendra
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 5 No 2 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v5i2.7290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas pembelajaran berbasis HOTS dalam membentuk karakter cinta tanah air di kalangan siswa sekolah dasar, khususnya dalam konteks mata pelajaran (IPAS). Penelitian ini menggunakan pendekatan Classroom Action Research (CAR), dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis HOTS secara signifikan meningkatkan sikap siswa terhadap nasionalisme dan keterampilan berpikir kritis. Sebelum intervensi, rata-rata skor sikap siswa terhadap cinta tanah air adalah 60,5%, yang meningkat menjadi 85% setelah intervensi. Aspek-aspek spesifik, seperti kesadaran akan pelestarian lingkungan, kebanggaan terhadap budaya lokal, dan pemahaman sejarah nasional, semuanya menunjukkan peningkatan yang signifikan. Selain itu, kemampuan siswa untuk menjawab pertanyaan HOTS dengan berpikir kritis, analitis, dan evaluatif meningkat dari 55% pada Siklus 1 menjadi 80% pada Siklus 2. Tingkat partisipasi aktif dalam diskusi kelas juga meningkat, dengan 60% siswa berpartisipasi pada Siklus 1, dibandingkan dengan 85% pada Siklus 2. Penelitian ini menyarankan bahwa pembelajaran berbasis HOTS, yang mendorong keterlibatan yang lebih mendalam dengan isu-isu kehidupan nyata seperti pelestarian budaya dan sejarah nasional, dapat secara efektif meningkatkan pemahaman dan komitmen siswa terhadap identitas nasional mereka. Hasil penelitian ini lebih lanjut menyoroti pentingnya integrasi pendidikan karakter melalui pembelajaran kontekstual, yang tidak hanya mengembangkan keterampilan kognitif tetapi juga membentuk nilai moral dan rasa tanggung jawab terhadap bangsa.
PERAN GERAKAN PRAMUKA DALAM MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN DAN TANGGUNG JAWAB PADA SISWA SDN BALEARJO Cholifah, Tety Nur; Faisal, Akhmad Nur; Assyafaatussalamah, Assyafaatussalamah
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): JULI 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i3.7702

Abstract

Pendidikan di Indonesia meliputi pendidikan formal, nonformal, dan informal. Salah satu bentukpendidikan nonformal yang berperan penting dalam pembentukan karakter peserta didik adalah GerakanPramuka. Kegiatan Pramuka memberikan ruang bagi siswa untuk belajar melalui pengalaman langsungyang melibatkan kedisiplinan, kerja sama, serta pengambilan keputusan secara mandiri. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui peran Gerakan Pramuka dalam menumbuhkan kemandirian dan tanggungjawab siswa di SDN Balearjo. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu melaluipartisipatif dan edukatif, di mana siswa terlibat langsung dalam kegiatan kepramukaan yang dirancanguntuk menumbuhkan nilai kemandirian dan tanggung jawab. Pada kegiatan kepramukaan inidilaksanakan selama tiga hari. Pada hari pertama, materi yang disampaikan tentang sejarah dan kodekehormatan. Pada hari kedua tentang materi sandi, smaphore, morse. Dan pada hari terakhir diadakanjelajah medan. Kegiatan ditutup dengan refleksi dan pemberian apresiasi kepada peserta.semua kelompokmegadakan event yang berupa senam pramuka dan dilanjut penjelajahan yang dinilai mampu membentuksikap mandiri dan rasa tanggung jawab siswa, baik dalam konteks individu maupun kelompok. Hasilkegiatan ini menunjukkan bahwa siswa yang terlibat aktif dalam kegiatan kepramukaan cenderung lebihmandiri dalam menyelesaikan tugas, serta memiliki kesadaran tanggung jawab terhadap diri sendiri danlingkungan sekitar. Oleh karena itu, Gerakan Pramuka dapat dijadikan sebagai media efektif dalammendukung penguatan karakter siswa sejak usia dini
REVOLUSI PEMBELAJARAN IPA SD MENGGUNAKAN SKETCHFAB 3D BERBASIS AUGMENTED REALITY PADA MATERI PANCA INDRA Sania, Ellena Hidayatus; Alfilia, Walinda; Yanti, Yulia Eka; Cholifah, Tety Nur; Rustantono, Hendra
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i4.6290

Abstract

 Augmented Reality (AR) menjadi salah satu alternatif solusi di era teknologi ini untuk menjawab tantangan dalamsektor pendidikan. Tujuan penulisan artikel ini untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas 3 SDN Dilem 1mengenai pancaindra melalui penggunaan media sketchfab 3D. Metode penelitian dengan observasi dan studikasus yang dilakukan di kelas 3 SDN Dilem 1 kepanjen kabupaten malang dengan model pembelajaran ProblemBased Learning (PBL). Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis AugmentedReality pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam materi pancaindra dapat membantu pembelajaran lebihefeltif, interaktif dan menarik serta mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam memahamimateri. Penulis berharap dengan meleknya teknologi saat ini dapat membantu dalam proses pembelajaran denganeksperience yang berbeda serta mampu mengedukasi pendidik lain untuk dapat memanfaatkan teknologi denganbaik
PENDAYAGUNAAN LIMBAH MINYAK JELANTAH MENJADI SABUN CUCI RAMAH LINGKUNGAN Yanti, Yulia Eka; Trianingsih, Risma; Dwiningtias, Rista; Rustantono, Hendra; Cholifah, Tety Nur
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i4.6306

Abstract

 Minyak jelantah yang tidak dikelola dengan baik dapat menjadi salah satu limbah yang menyumbang terjadinyapencemaran tanah. Oleh sebab itu, diperlukan adanya upaya yang dapat meminimalisir terjadinya pencemarantanah. Pendayagunaan minyak jelantah menjadi sabun cuci ramah lingkungan dalam hal ini dapat menjadi solusialternatif bagi permasalahan tersebut. Kegiatan bimbingan dalam hal ini dilakukan dengan melakukan observasi,sosialisasi, dan pelatihan pembuatan sabun cuci ramah lingkungan dari minyak jelantah dengan sasaranbimbingannya yaitu ibu-ibu rumah tangga di Dusun Sumbernanas, RT. 06, RW. 18, Desa Gedangan, KecamatanGedangan, Kabupaten Malang. Selain ditujukan untuk mengurangi pencemaran tanah, pembuatan sabun cuciramah lingkungan dari minyak jelantah ini juga ditujukan untuk membantu masyarakat dalam menghemat airmengingat kondisi krisis air yang terjadi. Metode yang digunakan dalam artikel ini yaitu pendekatan kualitatifdengan jenis penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran terkait kegiatan pemanfaatanlimbah minyak jelantah menjadi sabun cuci ramah lingkungan. Adapun jenis data yang digunakan dalam kegiatanini berupa data primer yang diperoleh dari aktivitas wawancara dan observasi secara langsung denganmasyarakat, sedangkan data sekunder dari kegiatan ini diperoleh dengan mengkaji artikel dan jurnal yang telahada sebelumnya. Kegiatan bimbingan ini dapat dikatakan berhasil karena sasaran bimbingan dapat membuatsabun cuci secara mandiri, adapun sabun tersebut ketika digunakan tidak menghasilkan busa yang terlalu banyaksehingga sangat membantu masyarakat dalam menghemat air.
SHARING BERSAMA DALAM ETIKA PENGGUNAAN SMARTPHONE UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Cholifah, Tety Nur; Selamita, Dhea Ayu; Agita, Salsa Zania Isabella; Lutfiana, Nisa; Yanti, Yulia Eka; Rustantono, Hendra
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i4.8109

Abstract

This community service activity aims to improve elementary school students' understanding of smartphone ethics through an interactive and participatory approach. The program was implemented at SDN 2 Palaan, Ngajum District, Malang Regency, as part of the PPL program at Raden Rahmat Islamic University, Malang. The results showed an increase in students' understanding in three main aspects: ethics towards themselves, others, and the environment. Through the sharing method, students not only gained knowledge but also demonstrated positive behavioral changes in using technology wisely and responsibly.
PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH KAIN PERCA DI SDN 01 JAMBESARI Rustantono, Hendra; Masrirahayu, Masrirahayu; Andriyansah, Andriyansah; Khoiroh, Nahdziya Nafisatul; Cholifah, Tety Nur; Yanti, Yulia Eka; Tjiptady, Bella Cornelia
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i4.8157

Abstract

The problem of patchwork waste continues to increase along with the growth of garment and household industries. This waste is inorganic, difficult to decompose, and potentially polluting when burned. This community service program aims to improve the skills and creativity of 4th grade students at SDN 01 Jambesari by utilizing patchwork waste into useful and economic products, such as flower vases, photo frames, and hair accessories. The method used was direct practice (learning by doing) with simple tools without sewing machines, making it easy for students to follow. The results showed that students were able to produce crafts with attractive designs, aesthetic value, and environmental awareness. This activity not only reduces potential environmental pollution but also creates entrepreneurial opportunities from an early age.
PENDAMPINGAN PAMERAN KEARIFAN LOKAL UNTUK MENUMBUHKAN CINTA BUDAYA DI SDN 4 ARDIREJO Cholifah, Tety Nur; Yanti, Yulia Eka; Rustantono, Hendra; Ramadani, Rahmad Zulfikar; Wakhidah, Haniyah Bilqis; Muniroh, Maftukhatul
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i4.8162

Abstract

Pelestarian budaya lokal menghadapi tantangan besar di tengah derasnya arus globalisasi yang menyebabkan generasi muda semakin jauh dari warisan budaya daerahnya. Salah satu upaya strategis yang dapat dilakukan adalah melalui pendidikan berbasis kearifan lokal yang diterapkan sejak jenjang sekolah dasar. Berdasarkan kebutuhan tersebut, tim dosen Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang melaksanakan kegiatan pengabdian berupa pendampingan pameran kearifan lokal di SDN 4 Ardirejo. Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap budaya Malang, meningkatkan kreativitas, serta memperkuat rasa bangga terhadap identitas budaya lokal. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, edukasi budaya (seminar Tari dan Topeng Malangan), pendampingan pembuatan karya seni siswa (mewarnai rumah adat, kolase budaya, topeng Malangan), pendampingan penampilan seni (tari, drama, puisi, dan paduan suara), hingga puncak kegiatan berupa pameran gelar karya. Seluruh rangkaian kegiatan melibatkan kolaborasi antara dosen, mahasiswa PPL, guru, dan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan wawasan budaya siswa, keterampilan berkarya, dan keberanian tampil di depan umum. Selain itu, siswa merasa lebih bangga terhadap budaya lokal Malang, sementara guru memperoleh inspirasi untuk mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran. Apresiasi positif dari orang tua, pihak sekolah, dan perguruan tinggi memperlihatkan bahwa kegiatan ini efektif sebagai sarana edukatif sekaligus hiburan yang bermakna. Dengan demikian, pendampingan pameran kearifan lokal terbukti mampu menjadi media pembelajaran kontekstual yang menumbuhkan cinta budaya sekaligus membangun karakter siswa. Kegiatan ini layak untuk direplikasi di sekolah lain sebagai bentuk sinergi perguruan tinggi dengan sekolah dasar dalam upaya melestarikan warisan budaya bangsa.
Co-Authors Adieliyah Cahyaningsih Adzimatnur Muslihasari Adzimatnur Muslihasari Agita Dila Septi Restya Ningrahayu Agita, Salsa Zania Isabella Ahmad Bukhori Akhirah, Zuhrotul Alfilia, Walinda Almaidah, Elva Ammany, Tashilul Nailul Andi Wibowo ANDI WIBOWO Andriyansah . Anggraeni, Elvira Dewi Assyafaatussalamah, Assyafaatussalamah Asy'ari, M. Hasyim Asy’ari, M. Hasyim Atikah Muthoharoh Choiriyah, Fatichah Rindu Cholidatul Izza Cicik Amoret Agripina Damaiyanti, Fina Devi Berliana Devi, Evelin Corolina Dewi, Sevira Dwiningtias, Rista Eka Yanti, Yulia Fahmanisatul Rodiyah Faisal, Akhmad Nur Fauziah, Winda Novy Fidayanti, Laila Nur Firmansyah, Achmad Ridho Hadi, Istia Halim, Mochammad Mey Lano Novardy Hamidi Rasyid Hamidi Rasyid Hamidi Rasyid, Hamidi Haqqi, Nabila Azzahra Bil Hendra Hendra Rustantono Hendra Rustantono Hidayah, Umamil Hidayat, Fajar Hutabarat, Zuhri Saputra I Nyoman Sudana Degeng Indah Kinanti J, Dinda amalia R. Khoir, Sifa’ul Khoiroh, Nahdziya Nafisatul Kusumaningrum, Diana Kutipah, Kutipah Lailatul Rofiah Luluatu Qurroti Aisatuzahroh Lutfiana, Nisa Luthfiatus Zuhroh M Tholha Maliatul Wahidah Masrirahayu, Masrirahayu Mawardah, Aisyah Arum Muhammad Abdul Aziz Muniroh, Maftukhatul Ninda Kholilatul Umah Ningsih, Ana Andila Nita, Yuan Nur Laili Fitriyah Putri, Mutia Nandika Aisyah Ramadani, Rahmad Zulfikar Revianti, Reka Risma Trianingsih Rista Dwiningtias Rizky, Dina Maftuhatul Rodiyah, A’isyatu Rustantono , Hendra Rustantono, Hendra Sainil Amral Salsabilla, Deandra Eka Sania, Ellena Hidayatus Saputro, Galih Ilham Savira Fada Selamita, Dhea Ayu Siregar, Trio Erawati Siti Inayatul Sri Karningsih Sugeng Utaya Sumiharti Sumiharti Tjiptady, Bella Cornelia Tri Wahyudi Trianingsih, Risma Trio Saputra Uswatun Hasanah Vina Damayanti Wafiyatu Maslahah, Wafiyatu Wakhidah, Haniyah Bilqis Wiwit Fatmaniati Yanti , Yulia Eka Yanti, Yulia Eka Yulia Eka Yanti