Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KESULITAN BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Telaumbanua, Merniwati; Telaumbanua, Desman; Waruwu, Toroziduhu; Waruwu, Yaredi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13173

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui kesulitan belajar yang dialami peserta didik dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Ma’u, (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar peserta didik dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Ma’u. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek  penelitian yaitu peserta didik kelas VIII dengan jumlahnya sebanyak 52 orang. Instrumen penelitian, yaitu: (1) Lembar observasi pembelajaran, (2) Lembar angket kesulitan belajar, (3) Lembar panduan wawancara. Hasil penelitian: (1) Sesuai hasil angket kesulitan belajar diketahui pada Indikator 1 “proses pembelajaran” persentasenya 76,77%. Indikator 2 “motivasi minat belajar” persentasenya 78,69%, Indikator 3 “memahami konsep baru” persentasenya 69,62%. Indikator 4 “metode pembelajaran” persentasenya 72,69%. (2) Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar yaitu: faktor perhatian, motivasi, minat belajar, metode mengajar guru, ketersediaan sarana dan prasarana. (3) Kesulitan belajar peserta didik yang paling tinggi yaitu faktor kesulitan mengikuti pembelajaran P5 dengan persentase 89,23%, faktor tidak bersemangat belajar dengan persentase 89,62%, dan kurang termotivasi untuk belajar dengan persentase 84,62%. (4) Kesulitan belajar peserta didik dipengaruhi oleh faktor eksternal berasal dari lingkungan, keluarga, sekolah. Sedangkan faktor internal berasal dari diri peserta didik seperti minat, motivasi, kemampuan belajar
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Script Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 1 Huruna Halawa, Cindi Puspita; Telaumbanua, Desman; Gulo, Hardikupatu; Waruwu, Yaredi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13162

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA dan pelaksanaan kegiatan proses pembelajaran masih berpusat kepada guru. Tujuan penelitian: (1) Mengetahui proses pelaksanaan kegiatan pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Script.  (2) Mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Cooperative Script dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA. Lokasi penelitian di SMP Negeri 1 Huruna. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII dengan jumlah 26 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) Perencanaan, (2) Tindakan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu: (1) Lembar observasi kegiatan pembelajaran (responden guru), (2) Lembar observasi peserta didik yang terlibat aktif, (3) Tes hasil belajar. Hasil penelitian: (1) Proses pelaksanaan kegiatan pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Script di SMP Negeri 1 Huruna diperoleh rata-rata hasil rekapitulasi refleksi Siklus I yaitu 59,22% dengan kriteria kurang dan rata-rata hasil rekapitulasi refleksi Siklus II yaitu 86,42% dengan kriteria baik, (2) Hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Script di SMP Negeri 1 Huruna diperoleh nilai rata-rata hasil belajar pada Siklus I yaitu 59,81 dengan kriteria kurang dan nilai rata-rata hasil belajar pada Siklus II yaitu 82,69 dengan kriteria baik
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP KREATIVITAS SISWA DALAM PELAJARAN IPA KELAS VIII SMP NEGERI 1 HILIDUHO Zebua, Yohana Krida Intan Warni; Telaumbanua, Desman; Zega, Novelina Andriani; Waruwu, Yaredi
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i1.9774

Abstract

ABSTRACT Science learning at SMP Negeri 1 Hiliduho is still predominantly teacher-centered, resulting in limited student participation and the underdevelopment of students' creativity. This condition indicates the need for an instructional model that can encourage active participation and interaction among students. This study aims to determine the effect of the Jigsaw cooperative learning model on the creativity of eighth-grade students in science learning. The research employed a quasi-experimental method with a nonequivalent posttest-only control group design. The sample consisted of 28 students in the experimental class and 25 students in the control class selected through purposive sampling. The research instrument was a creativity test that had met validity and reliability criteria. Data were collected through tests and documentation and analyzed using normality tests, homogeneity tests, and an independent t-test. The results showed that the average posttest score of the experimental class was higher than that of the control class, and the difference was statistically significant. These findings indicate that the implementation of the Jigsaw cooperative learning model can enhance student interaction, increase active participation, and develop students' creative thinking skills in science learning. Therefore, the Jigsaw cooperative learning model has an effect on improving students' creativity. ABSTRAK Pembelajaran IPA di SMP Negeri 1 Hiliduho masih cenderung berpusat pada guru sehingga keterlibatan siswa dalam proses belajar relatif rendah dan kreativitas siswa belum berkembang secara optimal. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu mendorong partisipasi aktif dan interaksi antarsiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap kreativitas siswa kelas VIII dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain nonequivalent posttest-only control group design. Sampel penelitian terdiri atas 28 siswa pada kelas eksperimen dan 25 siswa pada kelas kontrol yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes kreativitas yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Data dikumpulkan melalui tes dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol dan perbedaan tersebut signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mampu meningkatkan interaksi, partisipasi aktif, serta kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran IPA. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berpengaruh terhadap peningkatan kreativitas siswa.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KREATIVITAS DAN KOLABORASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA Gowasa, Desdayanti; Harefa, Agnes Renostini; Telaumbanua, Desman; Waruwu, Toroziduhu
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i2.9860

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the effect of the Problem Based Learning model on students' creativity and collaboration in science learning. The study is motivated by the importance of developing 21st-century skills, particularly creative thinking and collaboration, which still need improvement in classroom learning. The Problem Based Learning model is applied because it uses contextual problems as the starting point of learning, encouraging students to think creatively, discuss ideas, and collaborate to find solutions. This research employed a quantitative approach using a quasi-experimental design with a posttest only control design. The sample consisted of 23 students in the experimental class and 24 students in the control class selected through random sampling. The research instruments included a creativity test, a collaboration questionnaire, and a collaboration observation sheet. The data analysis results showed that the Independent Sample t-test for creativity obtained a sig. (2-tailed) value of 0.000 < 0.05 and the collaboration test also obtained a sig. (2-tailed) value of 0.000 < 0.05. In addition, the MANOVA test showed a significance value of 0.000 < 0.05, indicating that the Problem Based Learning model simultaneously affects students' creativity and collaboration. These findings indicate that the Problem Based Learning model is effective in improving students' creativity and collaboration in science learning. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh model Problem Based Learning terhadap kreativitas dan kolaborasi siswa dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan keterampilan abad ke-21, khususnya kemampuan berpikir kreatif dan bekerja sama yang masih perlu ditingkatkan dalam proses pembelajaran di sekolah. Model Problem Based Learning digunakan karena menempatkan masalah kontekstual sebagai titik awal pembelajaran sehingga mendorong siswa berpikir kreatif, berdiskusi, dan berkolaborasi dalam menemukan solusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (Quasi-Experimental Design) tipe posttest only control design. Sampel penelitian terdiri dari 23 siswa pada kelas eksperimen dan 24 siswa pada kelas kontrol yang dipilih melalui teknik random sampling. Instrumen penelitian meliputi tes kreativitas, angket kolaborasi, dan lembar observasi kolaborasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa uji Independent Sample t-test pada kreativitas memperoleh nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 dan pada kolaborasi juga memperoleh nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05. Selain itu, uji MANOVA menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang menegaskan bahwa model Problem Based Learning secara simultan berpengaruh terhadap kreativitas dan kolaborasi siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa model Problem Based Learning efektif meningkatkan kreativitas dan kemampuan kolaborasi siswa dalam pembelajaran IPA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN BIOLOGI Telaumbanua, Berkat Iman; Telaumbanua, Desman; Zega, Novelina Andriani; Harefa, Agnes Renostini
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i2.9868

Abstract

ABSTRACT Low student engagement in the biology learning process often results in suboptimal learning outcomes, indicating the need for instructional models that can encourage student activeness and independence. This study aims to determine the effect of the Discovery Learning model on students’ learning outcomes in Biology at SMA Negeri 1 Sawo. The research employed a quantitative approach using an experimental method with a Pretest–Posttest Control Group Design. The sample consisted of two classes, namely an experimental class that applied the Discovery Learning model and a control class that used conventional learning. The research instrument was a learning outcome test in the form of eight essay questions used to measure students’ conceptual understanding before and after the treatment. The results of data analysis showed that the calculated t-value of 5.964 was greater than the t-table value of 2.001 at a significance level of 0.05, indicating a significant effect of the Discovery Learning model on students’ learning outcomes. These findings indicate that the implementation of Discovery Learning can enhance student engagement in the learning process and help students construct biological concepts more actively and independently. Therefore, the Discovery Learning model can serve as an effective and relevant instructional strategy to improve both the quality of the learning process and students’ biology learning outcomes at the secondary school level. ABSTRAK Rendahnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran biologi sering berdampak pada hasil belajar yang belum optimal, sehingga diperlukan model pembelajaran yang mampu mendorong keaktifan dan kemandirian siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Sawo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain Pretest–Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model Discovery Learning dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar dalam bentuk esai sebanyak delapan butir soal yang digunakan untuk mengukur pemahaman konsep siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai t_hitung sebesar 5,964 lebih besar daripada t_tabel sebesar 2,001 pada taraf signifikansi 0,05, sehingga menunjukkan adanya pengaruh signifikan model pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan Discovery Learning mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran serta membantu siswa membangun pemahaman konsep biologi secara lebih aktif dan mandiri. Dengan demikian, model pembelajaran Discovery Learning dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dan relevan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar biologi di tingkat sekolah menengah.
Analisis Modul Ajar dalam Pembelajaran Biologi Pada Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 2 Susua Laia, Mistariani; Telaumbanua, Desman; Zega, Novelina Andriani; Waruwu, Yaredi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelengkapan dan kesesuaian isi komponen modul ajar dalam pembelajaran Biologi pada Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 2 Susua. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap modul beberapa modul ajar yang digunakan di kelas X. Informan penelitian yaitu beberapa orang guru biologi kelas X di SMA Negeri 2 Susua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelengkapan komponen modul ajar telah mencapai nilai persentase 83%. Sementara itu, kesesuaian isi modul ajar dengan prinsip Kurikulum Merdeka hanya mencapai nilai persentase 64%. Sehingga dari keadaan tersebut dapat disimpulkan bahwa modul ajar Biologi yang dianalisis telah cukup lengkap secara komponen, tetapi masih terdapat kelemahan dalam kesesuaian isi modul ajar dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
Analisis Dampak Pembangunan Infrastruktur Terhadap Lingkungan Mendrofa, Kevin Berkat; Ndruru, Agus Rahmat; Telaumbanua, Desman; Zalukhu, Muhammad Haris
Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik Vol. 3 No. 2 (2026): IDENTIK - Maret
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/identik.v3i2.1360

Abstract

Infrastructure development plays a crucial role in promoting economic growth and improving community welfare, particularly in island regions such as Nias. However, such development activities also have the potential to generate negative environmental impacts. This study aims to analyze the environmental impacts of infrastructure development in Nias and to identify possible mitigation efforts. The research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The results indicate that infrastructure development provides positive impacts, including improved accessibility, regional connectivity, and local economic growth. Nevertheless, negative impacts were also identified, such as soil erosion, water pollution due to sedimentation, air quality degradation, and loss of biodiversity. These impacts occur during both the construction and operational phases. Therefore, the implementation of sustainable development principles is essential through environmental impact assessment (EIA), proper waste management, and strict supervision to minimize adverse effects. This study is expected to serve as a reference for formulating environmentally sustainable infrastructure development policies, especially in island regions.
Co-Authors Ana, Yuli Balazi Lase Bernike Indah Gusti Hia Conny Fresh Junardin Syukur Mania Lase Daeli, Silmin Kaffah Dalifati Ziliwu Dedi Putra Waruwu Dedi Susanti Mendrofa Ernawati Ernawati Febriani Zebua Gari, Yatria Yarisbeth Gea, Destrawati Kristian Gea, Kristin Mintaria Giatman, M Gowasa, Desdayanti Gulo, Jovial Vince Hasrat Halawa, Cindi Puspita Halawa, Wa’adil Hardikupatu Gulo HAREFA , AGNES RENOSTINI Harefa, Agnes Renostini Harefa, Kasih Putri Harefa, Weni Yanti Henny Yustisia Hulu, Yardin Junter Johanes Zalukhu Lahagu, Kensi Agnes Sofyanti LAIA, AGUSTINA MARNATA Laia, Mistariani Laoly , Li Isatri Lase, Destalena Libertini Lase, Intan Yulistin Lombu, Putra Harapan Jaya Mahesi Agni Zaus Maruhawa, Ismi Andani Mendrofa, Desinurani Mendrofa, Kevin Berkat Moriani Tafonao Muhammad Haris Zalukhu Natalia Kristiani Lase Natalia Kristiani Lase, Natalia Kristiani Nazara, Dewi Artika Ndruru, Agus Rahmat Ndruru, Trisnawati Novelina Andriani Zega Rosnelli Selamet Jaya Hia Simatupang, Wakhinuddin Sokhizaro Hulu Telaumbanua , Ambiyar Telaumbanua, Berkat Iman Telaumbanua, Delvi Wardani Telaumbanua, Eka Darma Putra Telaumbanua, Faustus Telaumbanua, Merniwati Telaumbanua, Yovita Florentina Waruwu , Toroziduhu Waruwu, Elhan Syah Putra Waruwu, Toroziduhu Waruwu, Yaredi Waskito Waskito, Waskito Yanti, Novita Yarnius Zega Zai, Desmanto ZAI, EKARIYANTI Zai, Windia Juli Yanti Zalukhu, Sabar Jaya Zebua, Fitri Arni Zebua, Lusia Zebua, Yohana Krida Intan Warni ZEGA, BOY RICARDO Zega, Firwanus Zega, Novelina Adnriani Zega, Novelina Adriani ZEGA, RIDAWATI Zega, Yulianus Zendrato, Okti Suarni