Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Pemberian Air Kelapa Terhadap Hasil Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Siddiq, Muhammad; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 7 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan jenis jamur yang mudah dibudidayakan di daerah tropik dan subtropik serta mempunyai nilai ekonomi tinggi dan prospektif sebagai pendapatan petani. Dalam kurun waktu 10 tahun ini mulai dikonsumsi oleh masyarakat karena memiliki kandungan gizi tinggi. Upaya umtuk memperbaiki hasil panen, biasanya media jamur, yang disebut baglog dimodifikasi dengan menambahkan nutrisi pada bahan lain seperti serbuk kayu sengon, bekatul dan penambahan air kelapa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan komposisi media tanam dan penambahan air kelapa yang tepat pada budidaya jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Sedangkan hipotesis dalam penelitian ini bahwa pada komposisi media tanam serbuk kayu sengon (SKS) dan bekatul (70:20) dengan penambahan air kelapa 100 ml mampu meningkatkan hasil jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret-Mei 2020 di Griya Jamur Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya yang terletak di Desa Pucangsongo, Kec. Tumpang, Kab. Malang, Jawa Timur. Penelitian ini merupakan percobaan non faktorial dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 10 perlakuan dengan ulangan sebanyak 3 kali. Hasil percobaan ini menunjukkan bahwa pada perlakuan SKS 70% : bekatul 20% + 50 ml air kelapa (P4) mampu meningkatkan hasil terhadap panjang miselium, juga total bobot segar. Pada hasil juga didukung diameter tudung, diameter tangkai dan panjang tangkai serta jumlah tudung dan tangkai. Sedangkan pada perlakuan SKS 70% : bekatul 20% + 100 ml air kelapa (P6) mampu meningkatkan hasil terhadap jumlah tudung dan tangkai. Perlakuan komposisi media dan pemberian air kelapa tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah badan buah.
Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Konsentrasi PGPR Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Asal True Shallot Seed Amanah, Mar’atus Sholihatul; Istiqomah, Nurul; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 9 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan produktivitas bawang merah dapat dilakukan melalui penggunaan TSS (True Shallot Seed). Budidaya menggunakan umbi maupun TSS membutuhkan komposisi media tanam yang berbeda. Kemampuan tanaman dalam memanfaatkan nutrisi pada media tanam salah satunya dapat ditingkatkan melalui pemberian PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi media tanam dan konsentrasi PGPR yang sesuai untuk pertumbuhan dan hasil tanaman ba wang merah asal TSS. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga Juni 2020 di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur, Malang, Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian faktorial dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang diulang sebanyak 3 kali. Penelitian menggunakan 2 faktor yaitu komposisi media tanam: tanah + arang sekam (1:1), tanah + kompos (1:1), dan tanah + arang sekam + kompos (1:1:1), dan konsentrasi PGPR: 0 mL L-1, 5 ml L-1, 10 ml L-1, dan 15 ml L-1. Variabel pengamatan meliputi panjang tanaman, jumlah daun, indeks klorofil, bobot segar umbi, dan jumlah umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam tanah + kompos (1:1) dan tanah + arang sekam + kompos (1:1:1)  pada berbagai konsentrasi PGPR (5 ml L-1, 10 ml L-1, dan 15 ml L-1)  memberikan hasil yang lebih tinggi dan berbeda nyata dibandingkan dengan media tanam tanah + arang sekam (1:1) dengan berbagai konsentrasi PGPR pada pengamatan panjang tanaman, jumlah daun, bobot segar umbi, dan jumlah umbi
Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Konsentrasi PGPR Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Asal True Shallot Seed Amanah, Mar’atus Sholihatul; Istiqomah, Nurul; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 8 No. 10 (2020)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan produktivitas bawang merah dapat dilakukan melalui penggunaan TSS (True Shallot Seed). Budidaya menggunakan umbi maupun TSS membutuhkan komposisi media tanam yang berbeda. Kemampuan tanaman dalam memanfaatkan nutrisi pada media tanam salah satunya dapat ditingkatkan melalui pemberian PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi media tanam dan konsentrasi PGPR yang sesuai untuk pertumbuhan dan hasil tanaman ba wang merah asal TSS. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga Juni 2020 di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur, Malang, Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian faktorial dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang diulang sebanyak 3 kali. Penelitian menggunakan 2 faktor yaitu komposisi media tanam: tanah + arang sekam (1:1), tanah + kompos (1:1), dan tanah + arang sekam + kompos (1:1:1), dan konsentrasi PGPR: 0 mL L-1, 5 ml L-1, 10 ml L-1, dan 15 ml L-1. Variabel pengamatan meliputi panjang tanaman, jumlah daun, indeks klorofil, bobot segar umbi, dan jumlah umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam tanah + kompos (1:1) dan tanah + arang sekam + kompos (1:1:1)  pada berbagai konsentrasi PGPR (5 ml L-1, 10 ml L-1, dan 15 ml L-1)  memberikan hasil yang lebih tinggi dan berbeda nyata dibandingkan dengan media tanam tanah + arang sekam (1:1) dengan berbagai konsentrasi PGPR pada pengamatan panjang tanaman, jumlah daun, bobot segar umbi, dan jumlah umbi
Pengaruh Konsentrasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) Dan Dosis Pupuk Kotoran Kambing Pada Hasil Terung (Solanum Melongena L.) Varietas Mustang F1 Utomo, Wahyu; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi konsentrasi PGPR dan aplikasi pupuk kotoran kambing merupakan salah satu langkah yang digunakan dalam intensifikasi. Hal tersebut karena PGPR mengandung beberapa mikroorganisme yang dapat berperan sebagai pemacu pertumbuhan dan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian. Sementara itu, pupuk kotoran kambing dapat menambah unsur hara pada lahan sub-optimal yang cenderung kandungan bahan organiknya rendah, ketersediaan air rendah, keasaman tanah tinggi (pH rendah), dan sangat minim unsur hara. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni - September 2019 di lahan yang terletak di Donowari, karang ploso. Penelitian ini ialah penelitian faktorial dengan menggunakan rancangan acak kelompok, faktor pertama adalah R0: Tanpa PGPR, R1: PGPR 15 ml L-1, R2: PGPR 30 ml L-1. Faktor kedua adalah pupuk organik kotoran kambing, yaitu: P1: 0 ton ha-1, P2: 10 ton ha-1, P3: 20 ton ha-1, P4: 30 ton ha-1. Pengamatan yang dilakukan meliputi komponen pertumbuhan yaitu tinggi tanaman dan jumlah daun. Sedangkan parameter pengamatan komponen hasil meliputi jumlah buah pertanaman, bobot buah pertanaman, diameter buah dan bobot buah pertanaman. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan uji F untuk mengetahui adanya pengaruh dari perlakuan dan dilanjutkan dengan uji antar perlakuan dengan menggunakan BNJ pada taraf kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara konsentrasi PGPR dan dosis pupuk kotoran kambing terhadap komponen pertumbuhan dan hasil tanaman terung. Aplikasian PGPR dengan konsentrasi 30 ml L-1 dan pupuk kotoran kambing dengan dosis 30 ton ha-1 mampu meningkatkan pertumbuhan diantaranya tinggi, jumlah daun, persentase fruit set, jumlah buah pertanaman, bobot buah pertanaman, panjang buah dan diameter buah pertanaman.
Pengaruh Macam Pupuk Organik dan Dosis NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Asal TSS (True Shallot Seed) Suparanti, Mirayunda; Istiqomah, Nurul; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 3 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang Merah merupakan salah satu komoditas yang mempunyai arti penting bagi masyarakat Indonesia. Kebutuhan benih umbi bawang merah di Indonesia terus meningkat namun tidak diimbangi dengan peningkatan produksi nasional. Peningkatan produksi bawang merah dapat dilakukan dengan meningkatkan ketersediaan bibit dan umbi melalui biji/TSS. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan bibit dan umbi dengan cara pemberian pupuk organik maupun anorganik yang dibutuhkan dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah. Pemberian pupuk organik yang berupa pupuk kandang berfungsi memperbaiki struktur tanah, menaikkan bahan serap tanah terhadap air, meningkatkan mikroorganisme dalam tanah dan sumber zat bagi tanaman. Pemberian pupuk anorganik berupa NPK berfungsi memperbaiki sifat fisika dan kimia tanah yang menunjang pertumbuhan tanaman dan pengolahan tanah. Penelitian ini ditujukan untuk mendapatkan macam pupuk organik dan dosis NPK yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L) asal TSS (True Shallot Seed). penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-Juni 2020. Penelitian dirancang dengan rancangan acak kelompok non faktorial. Ulangan dilakukan sebanyak 3 kali dan diuji lanjut menggunakan uji DMRT 5%. Parameter pertumbuhan meliputi panjang tanaman, jumlah daun, indeks klorofil. Parameter hasil meliputi bobot segar umbi, bobot kering umbi. Pemberian pupuk kandang ayam 5 ton ha-1 dan dosis NPK 400 kg ha-1 merupakan hasil terbaik dalam pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium ascalonicum L) asal TSS (True Shallot Seed).
Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Konsentrasi PGPR Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Asal True Shallot Seed Amanah, Mar’atus Sholihatul; Istiqomah, Nurul; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 4 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan produktivitas bawang merah dapat dilakukan melalui penggunaan TSS (True Shallot Seed). Budidaya menggunakan umbi maupun TSS membutuhkan komposisi media tanam yang berbeda. Kemampuan tanaman dalam memanfaatkan nutrisi pada media tanam salah satunya dapat ditingkatkan melalui pemberian PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi media tanam dan konsentrasi PGPR yang sesuai untuk pertumbuhan dan hasil tanaman ba wang merah asal TSS. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga Juni 2020 di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur, Malang, Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian faktorial dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang diulang sebanyak 3 kali. Penelitian menggunakan 2 faktor yaitu komposisi media tanam: tanah + arang sekam (1:1), tanah + kompos (1:1), dan tanah + arang sekam + kompos (1:1:1), dan konsentrasi PGPR: 0 mL L-1, 5 ml L-1, 10 ml L-1, dan 15 ml L-1. Variabel pengamatan meliputi panjang tanaman, jumlah daun, indeks klorofil, bobot segar umbi, dan jumlah umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam tanah + kompos (1:1) dan tanah + arang sekam + kompos (1:1:1)  pada berbagai konsentrasi PGPR (5 ml L-1, 10 ml L-1, dan 15 ml L-1)  memberikan hasil yang lebih tinggi dan berbeda nyata dibandingkan dengan media tanam tanah + arang sekam (1:1) dengan berbagai konsentrasi PGPR pada pengamatan panjang tanaman, jumlah daun, bobot segar umbi, dan jumlah umbi.
Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Konsentrasi PGPR Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Asal True Shallot Seed Amanah, Mar’atus Sholihatul; Barunawati, Nunun; Istiqomah, Nurul
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 4 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan produktivitas bawang merah dapat dilakukan melalui penggunaan TSS (True Shallot Seed). Budidaya menggunakan umbi maupun TSS membutuhkan komposisi media tanam yang berbeda. Kemampuan tanaman dalam memanfaatkan nutrisi pada media tanam salah satunya dapat ditingkatkan melalui pemberian PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi media tanam dan konsentrasi PGPR yang sesuai untuk pertumbuhan dan hasil tanaman ba wang merah asal TSS. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga Juni 2020 di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur, Malang, Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian faktorial dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang diulang sebanyak 3 kali. Penelitian menggunakan 2 faktor yaitu komposisi media tanam: tanah + arang sekam (1:1), tanah + kompos (1:1), dan tanah + arang sekam + kompos (1:1:1), dan konsentrasi PGPR: 0 mL L-1, 5 ml L-1, 10 ml L-1, dan 15 ml L-1. Variabel pengamatan meliputi panjang tanaman, jumlah daun, indeks klorofil, bobot segar umbi, dan jumlah umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam tanah + kompos (1:1) dan tanah + arang sekam + kompos (1:1:1)  pada berbagai konsentrasi PGPR (5 ml L-1, 10 ml L-1, dan 15 ml L-1)  memberikan hasil yang lebih tinggi dan berbeda nyata dibandingkan dengan media tanam tanah + arang sekam (1:1) dengan berbagai konsentrasi PGPR pada pengamatan panjang tanaman, jumlah daun, bobot segar umbi, dan jumlah umbi.
Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Dosis Pupuk NPK Majemuk Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) Varietas Permata Yuniandhari, Neni; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 10 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman tomat adalah salah satu jenis sayuran buah yang digemari masyarakat Indonesia. Produktivitas tomat di Indonesia tahun 2017 adalah 18,04 ton/ha sedangkan tahun 2018 produktivitas 17,31 ton/ha. Berdasarkan data tersebut terjadi penurunan produktivitas dari tahun 2017 sampai tahun 2018. Salah satu faktor yang menyebabkan penurunan produksi tomat adalah ketersediaan unsur hara yang rendah pada media tanam. Peningkatan produksi tomat dapat dilakukan dengan menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman dengan penambahan bahan organik melalui komposisi media tanam dan aplikasi pupuk NPK majemuk dengan dosis tepat dan sesuai. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan kombinasi antara komposisi media tanam dan dosis pupuk NPK majemuk yang tepat bagi pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2021 hingga Juni 2021 di Green House Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Gresik. Penelitian ini merupakan percobaan non faktorial dengan Rancangan Acak Kelompok terdiri dari 9 perlakuan yaitu: P1 = T : PK (1:1) + NPK 150 kg/ha, P2 = T : PK (1:1) + NPK 300 kg/ha, P3 = T : PK (1:1) + NPK 450 kg/ha, P4 = T : AS (1:1) + NPK 150 kg/ha, P5 = T : AS (1:1) + NPK 300 kg/ha, P6 = T : AS (1:1) + NPK 450 kg/ha, P7 = T : AS : PK (1:1:1) + NPK 150 kg/ha, P8 = T : AS : PK (1:1:1) + NPK 300 kg/ha dan P9 = T : AS : PK (1:1:1) + NPK 450 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P2 dapat memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat yang lebih baik.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Akibat Dosis dan Waktu Aplikasi Pupuk KCl Sebastian, Hadi; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.02.04

Abstract

Jagung manis merupakan salah satu komoditas pangan yang digemari banyak masyarakat dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi yang berperan sebagai sumber pangan, bahan baku industri dan pakan serta memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Produksi jagung manis yang mengalami fluktuatif menjadi hal yang perlu diperhatikan khususnya dalam kuantitas dan kualitas jagung manis. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tanaman jagung dengan mengoptimalkan pemupukan. Salah satu unsur hara yang dapat meningkatkan kualitas dan hasil tanaman jagung manis adalah kalium. Kalium memiliki peranan dalam pembentukan protein dan kandungan gula dalam tanaman. Sehingga penting dilakukan penelitian dosis dan waktu pemberian pupuk KCl yang diberikan pada fase pertumbuhan tanaman jagung manis. Penelitian dilakukan di Jalan Dusun Cinyosog, Desa Pasir Angin, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Penelitian dilakukan pada bulan Maret hingga Juni 2021. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial dan disusun dengan menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot) yang terdiri dari dua faktor yaitu dosis pupuk sebagai petak utama dan waktu aplikasi pupuk sebagai anak petak. Penelitian ini terdiri dari 12 perlakuan dengan melakukan pengulangan sebanyak 3 kali ulangan. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, diameter batang, luas daun, bobot segar tanaman, dan kadar kemanisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara dosis dan waktu aplikasi pupuk KCl pada pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis terhadap parameter tinggi tanaman; diameter batang; luas daun; bobot segar tanaman, dan kadar kemanisan dengan perlakuan terbaik yaitu dosis pupuk 150 kg ha-1 dengan waktu aplikasi 14; 35; dan 49 HST.
Pengaruh Dosis Pupuk KCl dan Komposisi Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Strawberry (Fragaria ananassa L.) Varietas Sweet Charlie Riadi, Ketrin Gracia Dyah; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2022.010.02.05

Abstract

Strawberry merupakan tanaman subtropis yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan saat ini sudah banyak dikembangkan di Indonesia, salah satunya di Pulau Lombok. Desa Senaru, Lombok Utara yang berada pada dataran medium di ketinggian 750 mdpl memiliki potensi ekologi untuk budidaya strawberry. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi antara dosis pupuk KCl dan komposisi media tanam tanah dan kompos terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman strawberry varietas Sweet Charlie, untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk KCl terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman strawberry varietas Sweet Charlie, dan untuk mengetahuii pengaruh komposisi media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman strawberry varietas Sweet Charlie. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari-Juli 2021 di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara. Penelitian merupakan percobaan faktorial yang dirancangkan dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama adalah dosis pupuk kalium yang terdiri dari 3 level yaitu pupuk kalium 120 kg/ha (K1), pupuk kalium 240 kg/ha (K2) dan pupuk kalium 360 kg/ha (K3), dan faktor kedua yaitu media tanam yang terdiri dari 3 level yaitu tanah : kompos (1 : 1) (M1), tanah : kompos (1 : 2) (M2), tanah : kompos (2 : 1) (M3). Setiap kombinasi diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara perlakuan dosis pupuk KCl dan komposisi media tanam terhadap variabel total jumlah buah dan total bobot buah. Dosis pupuk KCl 120 kg ha-1 dan komposisi media tanam tanah : kompos (1 : 2) (K1M2) memberikan hasil terbaik pada total jumlah buah dan total bobot buah.
Co-Authors ., Damanhuri Adi, Isa Apri Agwi, Szatayu Nabila Ahmad Syahrian Siregar, Ahmad Syahrian Aini Nurul Ainur, Reza al zahra, alifia Amanah, Mar’atus Sholihatul Andi Kurniawan Anggraeni, Listy Anna Satyana Karyawati Apriscia, Cyntia Yolanda Armita, Deffi Arsy, Andra Fatiqha Bajafitri, Amul Heksa Barasa, Roynaldo Bimantara, Dhimas Sigit Darmawan Saptadi, Darmawan Erlina, Yunita Erlinda Damayanti Fairuza, Rizqita Dhia Farida Farida Fathurrohman, Kamal Haqi, Akbar Alif Utama Hidayati Karamina hikmatyar, zen Ichsan, Janis Majida Ilmi, Kharisma Choirun Kaban, Gabriella Karuniawan Puji Wicaksono Karyawati, Anna Satyana  Koesriharti Koesriharti Kuswanto Kuswanto Lesmanasari, Maydya M. Dawam Maghfoer, M. Dawam M. Roviq, M. Roviq Maghfoer, Moch Dawam Maghfour, Mochammad Dawam Manullang, Nadya Mar'atul Qibtiyah Mariani, Sekty Denny Mazidah, Nitha Ardhiyah Nur Meiana M, Nadya Inri Moch. Dawam Maghfoer Mochammad Dawam Maghfoer Mochammad Roviq Muhammad Siddiq, Muhammad Murdiono, Wisnu Eko Nihayati, Ellis Nurul Istiqomah Pramesti, Anggarina Dian Pratama, Faris Fikardian Pratiwi, Wiwin Priasmoro, Yuda Pangestu Qotrunanda Rokhadi, Meryta Rachma, Herda Rahayu , Aldila Putri Rahayu, Aldila Putri Ramadhani, Kartika Yudha Ramadhani, Putri Wahyu Riadi, Ketrin Gracia Dyah Ristikawati, Dinar Roviq, Muhammad Saitama, Akbar Salori, Agy Salsabila, Salvia Sandi, Farhadz Fadhillah Saputra, Andy Wijaya Sari, Syintia Indah Puspita Sari, Tria Ratna Sebastian, Hadi Setyono Yudo Tyasmoro Simorangkir, Exaudi Kirana T Sitompul, Putri Punia Sumardi . Sunaryo Sunaryo Suparanti, Mirayunda Susanti, Mia Maya Syahda, Alzena Aufannisa Syahrul Kurniawan Syukur Makmur Sitompul, Syukur Makmur Tarihoran, Masnidar Tatik Wardiyati Titiek Islami Udayana, Cicik Ula, Sofiatul Utami, Widi Rizky Wahyu Utomo Wahyu, Dina Wahyuni, Pipit Wibowo, Aris Satriyo Wisynu Ari Gutama Wulandari, Choirummintin Yenni Yenni Yuniandhari, Neni Yusriza, Firhan Ihza Zakariyah, Nur Fahmi