p-Index From 2021 - 2026
6.434
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Konsep Zero Waste dalam Inovasi Produk Olahan Ikan Bandeng (Ecomarbondeng) sebagai Upaya Peningkatan Nilai Tambah Brillyantina, Septine; Wulandari, Sekar Ayu; Mutmainah, Dini Nafisatul; Jannah, Warda Rohmatul; Ardiansyah, Helmy
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian Vol. 4 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agrimas.v4i2.67

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan konsep zero waste dalam inovasi produk olahan ikan bandeng (Chanos chanos) yang dikenal dengan nama Ecomarbondeng, sebagai upaya peningkatan nilai tambah dan keberlanjutan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sidoarjo. Konsep zero waste diterapkan dengan memanfaatkan seluruh bagian ikan, termasuk limbah seperti tulang, kepala, dan kulit, yang umumnya tidak dimanfaatkan secara optimal. Produk inovatif yang dihasilkan terdiri dari dua varian, yaitu Eco Martabak Bandeng (ECO MAR) yang menggunakan daging ikan bandeng sebagai bahan utama, dibungkus dengan daun kubis dan kulit pangsit, serta Bola-Bola Bandeng (BONDENG) yang dibuat dari tepung limbah ikan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan pelatihan langsung dengan melibatkan peserta dalam seluruh proses pengolahan produk. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa 92% peserta memahami prinsip zero waste setelah pelatihan dan mampu mempraktikkan pengolahan produk dengan baik. Selain itu, 90% peserta menilai produk Ecomarbondeng unik dan layak dikembangkan sebagai usaha rumah tangga atau UMKM. Penerapan konsep zero waste ini juga terbukti dapat mengurangi pencemaran limbah organik di sentra produksi, serta meningkatkan kesadaran lingkungan dan ekonomi masyarakat pesisir. Inovasi ini diharapkan dapat diperluas ke sentra pengolahan ikan lainnya, memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan, serta meningkatkan daya saing produk olahan perikanan lokal.
Pengembangan Produk dan Analisis Sensori Abon Bandeng dengan Substitusi Bonggol Pisang Ulin di Kabupaten Sidoarjo, Indonesia Sekar Ayu Wulandari; Akbar Maulana Firmansyah; Dini Nafisatul Mutmainah; Taufiq Rahman Humaidi; Fairuz Nadhifah; Imaroh Nurul Izzah
JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Department of Agribusiness, Halu Oleo University Jointly with Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia - Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37149/jia.v11i1.2511

Abstract

This study developed an innovative shredded milkfish product (abon bandeng) incorporating banana pseudostem (bonggol pisang ulin) in Sidoarjo Regency. Although local milkfish production and available banana biomass are substantial, empirical evidence on hybrid formulations combining animal protein and pseudostem-derived fiber, along with market-based price assessment, remains limited. The study therefore aimed to (1) develop and select the optimal milkfish: banana pseudostem formulation for sensory acceptance, (2) identify the consumer preference drivers for the selected product, and (3) assess preliminary commercial viability using the Price Sensitivity Meter (PSM). Four formulations (100:0, 70:30, 50:50, 30:70) were evaluated via organoleptic testing with 70 respondents; subsequent consumer preference and PSM analyses were conducted. The 50:50 formulation achieved the highest acceptance (mean = 4.014; like rate = 81.43%). ANOVA showed significant differences (p < 0.05) in aroma, texture, and taste across formulations. PSM indicated an acceptable price range of IDR 14,500–20,000 and an optimal price point at IDR 15,500. Taste and nutritional value were key purchase drivers (88.6%), and online marketplaces were the principal distribution channel (45.7%). Findings demonstrate sensory viability and preliminary commercial potential for this hybrid product. This study contributes by integrating sensory optimization and price modeling into hybrid animal–plant product development, while providing an empirically validated formulation and an optimal pricing reference to support circular-economy-based agro-innovation.
PELATIHAN PEMANFAATAN IKAN BANDENG MENJADI ABON SEBAGAI PRODUK UNGGULAN RINTISAN TEFA AGRIBSINIS Sekar Ayu Wulandari; Ahmad Haris Hasanuddin Slamet; Septine Brillyantina; Dini Nafisatul Mutmainah; Rahmat Dhandy; Asmunir Asmunir
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37162

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan upaya untuk mengolah ikan bandeng sebagai produk unggulan dengan nilai tambah yang tinggi. Ikan bandeng memiliki potensi besar sebagai produk olahan dikarenakan kandungan gizinya yang tinggi. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk pelatihan pemanfaatan ikan bandeng menjadi produk abon. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Laboratorium KWU Polije Kampus 4 PSDKU Sidoarjo. Peserta dari kegiatan pengabdian ini meliputi civitas akademika dari Program Studi Manajemen Agroindustri Polije Kampus 4 PSDKU Sidoarjo. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengembangkan produk unggulan berbahan baku ikan bandeng sebagai upaya penunjang rintisan Teaching Factory (TEFA) Agribisnis. Tahapan pada kegiatan pengabdian ini meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan, dan monitoring. Metode yang digunakan pada kegiatan ini diawali dengan metode ceramah terkait materi pengolahan ikan bandeng menjadi abon, kemidan dilanjutkan dengan praktik yang dilakukan oleh peserta dengan pendampingan dari tim pengabdian. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan peserta telah memahami dan mampu melakukan pengolahan ikan bandeng menjadi abon serta rencana pemasarannya. Melalui pelatihan ini, diharapkan akan tercipta produk unggulan yang tidak hanya bermanfaat bagi sivitas akademika, tetapi juga bagi masyarakat sekitar, sehingga mendukung pengembangan ekonomi lokal di Kabupaten Sidoarjo.
Pengaruh Produk, Harga, Tempat, Dan Kelompok Acuan Terhadap Keputusan Pembelian Kue Lumpur Bu Lilik (Studi Kasus Pada Ud Wisnu Jaya Abadi Kabupaten Sidoarjo) Aritiya Liawidiyanti Hermini; Septine Brillyantina; Dini Nafisatul Mutmainah; Sekar Ayu Wulandari
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i4.2665

Abstract

Persaingan usaha kuliner yang makin meningkat mendorong pelaku usaha memahaminya faktor yang berpengaruh pada keputusan pembelian konsumen. UD Wisnu Jaya Abadi melalui produk kue lumpur Bu Lilik perlu memperhatikan aspek produk, harga, tempat, serta kelompok acuan guna mempertahankan minat konsumen di Kabupaten Sidoarjo. Tujuannya guna menganalisis pengaruh produk, harga, tempat, serta kelompok acuan terhadap keputusan pembelian kue lumpur Bu Lilik pada UD Wisnu Jaya Abadi Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini memakai metode deskriptif kuantitatif dengan teknik sampel accidental sampling. Pengumpulan datanya dilaksanakan dengan penyebaran kuesioner pada konsumen kue lumpur Bu Lilik sebanyak 50 responden. Teknik analisis data yang dipakai yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi (R²), uji F, serta uji t dengan software IBM SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasanya produk, harga, tempat, serta kelompok acuan secara simultan berpengaruh signifikan pada keputusan pembelian dengan nilai F hitungnya yaitu 40,323 > F tabel 2,58 serta nilai signifikansinya yaitu 0,000 < 0,05. Uji t menunjukkan bahwasanya produk (4,677), harga (2,918), tempat (2,461), dan kelompok acuan (2,117) mempunyai nilai t hitungnya > t tabel 2,014 dengan signifikansinya < 0,05, sehingga seluruh faktor berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian kue lumpur Bu Lilik. Nilai koefisien determinasinya yaitu 0,762 menunjukkan bahwasanya keputusan pembelian dipengaruhinya oleh produk, harga, tempat, serta kelompok acuan sebesar 76,2%, sementara itu sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Produk yang paling dominan memengaruhi keputusan pembelian kue lumpur Bu Lilik.
Pengendalian Kualitas Keripik Pisang Menggunakan Statistical Process Control di UD. Manalagi Jombang Via Ade Lestariana; Rahmat Dhandy; Ahmad Haris Hasanuddin Slamet; Sekar Ayu Wulandari; Cindiah Syahnaz
Jurnal Sains Pertanian Vol. 10 No. 2: June, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v10i2.3556

Abstract

UD. Manalagi Jombang is a micro-scale banana chips producer that does not yet implement a documented quality control system. This condition creates product defects such as broken, burnt, and unclean chips, which reduce quality and competitiveness. This study aimed to analyze banana chips quality control using Statistical Process Control (SPC) and to identify factors affecting product quality. The study employed a descriptive quantitative approach through direct observation of 20 production periods with a sample of 5,000 grams per period. The analysis used check sheets, np control charts, Pareto diagrams, cause-and-effect diagrams, and process capability analysis. The results showed that total defects reached 10.05% of the total sample, with broken chips as the dominant defect, accounting for about 45%–46% of all defects. Human factors were the main cause, especially rough handling and inadequate worker training. The process capability value for broken chips was 0.956, indicating that the process had not fully met the expected quality standard. SPC can support process monitoring, identify improvement priorities, and provide data-based quality control recommendations for food MSMEs.
Analysis of Tofu Product Quality Control Using Statistical Process Control (SPC) at UD Tata in Sidoarjo Regency Ega Fadhilah Akbar; Rahmat Dhandy; Sekar Ayu Wulandari; Dini Nafisatul Mutmainah; Taufiq Rahman Humaidi
Jurnal Sains Pertanian Vol. 10 No. 2: June, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v10i2.3557

Abstract

UD Tata is a tofu producer in Sidoarjo Regency that still faces quality deviations in the form of soft texture, visual damage, and product contamination. This study aimed to analyze tofu production quality control using Statistical Process Control (SPC). A quantitative approach with simple random sampling was applied to 1,000 tofu pieces per day for 20 observation days from a daily production of 10,000 pieces. The analysis employed check sheets, np control charts, Pareto diagrams, cause-and-effect diagrams, and process capability analysis. The results showed 596 soft-texture defects, 486 visually damaged tofu defects, and 443 contamination defects. The np control chart indicated that texture and visual attributes remained under statistical control, while the cleanliness attribute showed one point above the upper control limit on the ninth observation day and therefore required corrective action. The dominant defect was soft tofu texture, accounting for about 40% of total defects. The main causes were related to human factors, methods, materials, machines and equipment, and the work environment. Process capability values for the three attributes were categorized as good at 97.0%, 97.6%, and 98.0%, respectively.
Pengaruh Produk, Harga, Kualitas Pelayanan, dan Kelompok Acuan Terhadap Keputusan Pembelian Produk Ayam Geprek (Studi Kasus di Ali Fried Chicken Cabang Damarsi Sidoarjo) Intan Putri Ekawati; Sekar Ayu Wulandari; Septine Brillyantina; Dini Nafisatul Mutmainah
Jurnal Ilmiah Tata Sejuta STIA Mataram Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Tata Sejuta STIA Mataram
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32666/tatasejuta.v12i1.752

Abstract

This study aims to analyze the influence of product, price, service quality, and reference groups on purchasing decisions for ayam geprek products at Ali Fried Chicken Damarsi Sidoarjo Branch, both simultaneously and partially, and to identify the dominant variable. This research employed a quantitative approach using a survey method. The sample consisted of 50 consumers selected through accidental sampling, while data were collected using a Likert-scale questionnaire. The data were analyzed using multiple linear regression with the assistance of IBM SPSS Statistics version 31.0. The findings indicate that simultaneously product, price, service quality, and reference groups have a significant effect on purchasing decisions, as shown by an F-value of 61.919 with a significance level of < 0.001. The Adjusted R Square value of 0.833 indicates that 83.3% of the variation in purchasing decisions can be explained by the variables included in the model, while the remaining 16.7% is influenced by other factors outside this study. Partially, only service quality has a significant effect on purchasing decisions, whereas product, price, and reference groups do not have a significant effect. The most dominant variable influencing purchasing decisions is service quality, as indicated by the Standardized Coefficients Beta value of 0.395. Therefore, improving service quality should be prioritized in efforts to enhance consumer purchasing decisions
PENGARUH PRODUK, HARGA, LOKASI, DAN SIKAP KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MINUMAN TEH HIJAU (STUDI KASUS PADA DAPUR TEA IJO CABANG GUNUNG GANGSIR, KABUPATEN PASURUAN) Rachmah Tri Inayah; Septine Brillyantina; Sekar Ayu Wulandari; Rahman Humaidi
JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jrme.v3i4.11666

Abstract

The development of the home-based industry in East Java shows an increasingly dynamic competition alongside the rising public interest in trendy contemporary beverages. One highly sought-after beverage is green tea, owing to its image as a practical, refreshing drink that aligns with modern lifestyles. Among the tea-based beverage businesses developing in Pasuruan Regency is Dapur Tea Ijo, specifically the Gunung Gangsir Branch. This business was selected as the research object due to its strategic location near community activities, despite still facing unstable daily sales fluctuations. This study focuses on analyzing the influence of product, price, location, and consumer attitude variables on purchasing decisions for green tea beverages, both simultaneously and partially, as well as identifying the most dominant variable. The research method employed is associative quantitative with a survey approach. The sampling technique was conducted via accidental sampling, involving a total of 50 respondents. Data analysis used multiple linear regression, instrument testing (validity and reliability), classical assumption testing, and hypothesis testing (F-test and t-test) processed through IBM SPSS 16 software. The results indicated that, simultaneously, all four variables have a significant effect on purchasing decisions. Partially, however, only the product and price variables proved to have a positive and significant impact, whereas the location and consumer attitude variables did not show a significant effect. The price variable was found to be the most dominant factor influencing purchasing decisions for green tea beverages at Dapur Tea Ijo, Gunung Gangsir Branch.
PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA, LOKASI, DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN BUBUR AYAM PREMIUM BANGEDDO’S DI SIDOARJO Anik Zainiyyah; Septine Brillyantina; Sekar Ayu Wulandari; Taufiq Rahman Humaidi
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i4.2751

Abstract

Industri rumah tangga yang terus berkembang, khususnya pada sektor makanan siap saji dan menu sarapan di wilayah Sidoarjo. Bubur Ayam Premium Bangeddo’s merupakan salah satu usaha makanan yang menghadapi peningkatan persaingan, sehingga pelaku usaha perlu memahami faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Tujuannya untuk menganalisis dan menguji pengaruh kualitas produk, harga, lokasi, dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian konsumen Bubur Ayam Premium Bangeddo’s di Sidoarjo. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang membeli produk Bubur Ayam Premium Bangeddo’s dengan pengambilan sampel sebanyak 50 responden menggunakan teknik accidental sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji validitas, uji realibilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi (Adjusted R2), uji F, uji t, serta variabel dominan dengan software IBM SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas produk, harga, lokasi, dan kualitas pelayanan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai F hitung 14,507 > F tabel 2,58 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Sementara itu, secara parsial hasil uji t menunjukkan bahwa variabel kualitas produk memiliki nilai t hitung -1,018 dengan nilai signifikansi 0,314, variabel harga memiliki nilai t hitung 1,521 dengan nilai signifikansi 0,135, variabel lokasi memiliki nilai t hitung -0,582 dengan nilai signifikansi 0,564, dan variabel kualitas pelayanan memiliki nilai t hitung 6,638 dengan nilai signifikansi 0,000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa hanya variabel kualitas pelayanan yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian karena memiliki nilai t hitung > t tabel 2,014 dan nilai signifikansi < 0,05. Selain itu, nilai koefisien determinasi sebesar 0,524 menunjukkan bahwa keputusan pembelian dipengaruhi oleh kualitas produk, harga, lokasi, dan kualitas pelayanan sebesar 52,4%, sedangkan sisanya sebesar 47,6% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian ini. Variabel yang paling dominan diketahui berdasarkan nilai Standardized Coefficients Beta tertinggi, yaitu kualitas pelayanan dengan nilai 0,765 dan nilai signifikansi < 0,05.
Analisis Potensi Pengembangan Usaha Roti XYZ Cabang Sepanjang, Sidoarjo Kaila Tirta Tri Meifa; Sekar Ayu Wulandari; Taufiq Rahman Humaidi; Dini Nafisatul Mutmainah
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 4 (2026): JULI
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i4.2762

Abstract

XYZ Bakery, Sepanjang, is a micro, small, and medium enterprise (MSME) that has operated since 2004. However, its business development has been constrained by limited digital marketing, financial record-keeping, legal compliance, production equipment maintenance, and waste management. This study aims to analyze the business feasibility from non-financial and financial perspectives and to formulate development strategies using SWOT analysis. A mixed-methods approach with a parallel convergent design was employed by collecting primary and secondary data simultaneously. The non-financial analysis covered market and marketing, technical, environmental, legal, and human resource aspects, while the financial analysis applied the Break-Even Point (BEP), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Benefit-Cost Ratio (B/C Ratio), and Payback Period (PBP). The results showed that the business was highly feasible from both perspectives. It generated an NPV of IDR 1,886,198, an IRR of 176.33%, a B/C Ratio of 1.52, and a PBP of 0.72 years. The IFE and EFE matrix analyses placed the business in Quadrant V (Hold and Maintain). Therefore, market penetration, product development, digital marketing optimization, product innovation, and operational efficiency are recommended to support sustainable business growth