Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Studi Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Industri Tahu Di Desa Poluju Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro Shakieb, Dwi Mufidatun Nisa; Emma Yuliani; Riyanto Haribowo
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA) - Inpres
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.3

Abstract

Produksi tahu yang terus meningkat di Indonesia saat ini memiliki peranan penting bagi ekosistem lingkungan di sekitarnya, terutama pada badan air di sekitar lokasi pabrik tahu. Industri Tahu Poluju dengan kapasitas produksi 500 kg kedelai setiap hari memproduksi limbah cair sebanyak 32,256 m3/hari. Sebagian industri kecil atau rumahan yang masih menggunakan teknologi sederhana dalam proses produksinya, dapat menimbulkan pencemaran air akibat rendahnya kesadaran masyarakat tentang masalah pencemaran itu. Limbah cair yang dihasilkan dalam proses produksi tahu mencakup limbah dari pencucian kedelai sebelum diolah, sisa-perendaman kedelai, sisa setelah merebus kedelai, proses penggumpalan, dan berasal dari pencetakan tahu. Kualitas parameter pencemar yang awalnya tidak memenuhi standar yang ditetapkan, dapat berkurang dengan perencanaan ini sehingga sesuai dengan standar kualitas yang berlaku. Pada penelitian ini diterapkan kombinasi IPAL Anaerobik-Aerobik. Perhitungan Anggaran Biaya (RAB) dalam penelitian ini memerlukan biaya sekitar ± Rp 65.576.933.
Studi Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Pada Industri Tahu JNT Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang: Studi Kasus di Kabupaten Malang Mufidah, Nurul; Emma Yuliani; Riyanto Haribowo
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA) - Inpres
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.8

Abstract

Industri Tahu JNT yang berlokasi di Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sehingga limbah cair hasil proses produksi dibuang langsung ke badan air tanpa melalui proses pengolahan terlebih dahulu. Kondisi ini berpotensi mencemari lingkungan sekitar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas limbah cair tahu, menghitung debit limbah, serta merencanakan IPAL yang sesuai dengan karakteristik limbah tersebut. Data diperoleh melalui pengujian kualitas limbah berdasarkan parameter BOD, COD, TSS dan pH, serta pengukuran debit selama tiga hari pada jam operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh parameter melebihi baku mutu yang berlaku. Dengan perencanaan IPAL menggunakan sistem biofilter anaerobik-aerobik, kualitas effluent diperkirakan dapat memenuhi standar baku mutu yang berlaku. Perencanaan ini memerlukan biaya pembangunan IPAL sebesar ±Rp 124.300.000,00.
Studi Perencanaan Pengembangan Jaringan Distribusi Air Bersih Untuk Peningkatan Pelayanan Air Bersih Di Kelurahan Nunukan Barat Maulana, Arif; Riyanto Haribowo; Linda Prasetyorini
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA) - Inpres
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.34

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar untuk konsumsi, mandi, mencuci, serta aktivitas kebersihan lingkungan, sehingga memerlukan sistem penyediaan yang memadai dan efisien. Kelurahan Nunukan Barat saat ini dilayani jaringan distribusi dari IPA Sei Bilal berkapasitas 50 lt/dt, namun belum seluruh penduduk memperoleh layanan optimal akibat pertumbuhan penduduk dan kebocoran jaringan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi eksisting dan merencanakan pengembangan jaringan air bersih di wilayah yang belum terlayani. Saat ini, IPA Sei Bilal melayani debit puncak sebesar 35,61 lt/dt untuk 3.574 sambungan rumah di empat kelurahan, dan hasil simulasi WaterCAD V8i menunjukkan masih ada pipa yang tidak memenuhi kriteria teknis. Berdasarkan proyeksi, kebutuhan air bersih di Kelurahan Nunukan Barat pada tahun 2044 diperkirakan mencapaii 61,11 lt/dt, sementara itu untuk 13 area pengembangan sebesar 5,32 lt/dt. Rencana pengembangan menghasilkan jaringan yang memenuhi kriteria teknis, dengan estimasi biaya pembangunan sebesar Rp 8.297.934.000,00.
Studi Perencanaan Jaringan Distribusi Air Baku di Desa Krucil Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo Elfreda Almira Alodia; Sumiadi; Riyanto Haribowo
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA) - Inpres
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.29

Abstract

Kecamatan Krucil terletak di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Daerah ini memiliki potensi sumber mata air yang besar karena berada di wilayah pegunungan. Di Kecamatan Krucil terdapat dua sumber airiiyang berasal dari Sumber Mata air Condong dan Sumber Mata Air Darungan dengan masing-masing debit sebesar, 103.9 liter/detik dan 86.25 liter/detik. Di wilayah ini juga telah tersedia jaringan pipa eksisting berupa jaringan transmisi, namun belum dilengkapi dengan sistem distribusi, sehingga pemanfaatan air baku belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan jaringan distribusi air baku di Desa Krucil dengan memperhitungkan proyeksi kebutuhan air hingga tahun 2043 sebesar 6.21 liter/detik untuk melayani 6484 jiwa. Perencanaan dilakukan melalui pemodelan sistem jaringan menggunakan Software WaterCAD V8i. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tekanan pada jaringan transmisi berada pada kisaran 1.34–7.39 atm, kecepatan aliran 0.68–1.35 m/s, dan headloss gradient antara 0.914–6.87 m/km. Sementara itu, pada jaringan distribusi, tekanan berkisar antara 1.15–10.91 atm, kecepatan 0.3–1.18 m/s, headloss gradient 1.987–14.15 m/km, sertaiisisa klorin antara 0.265–0.294 mg/L. Perencanaan ini diharapkan dapat digunakan sebagai rujukan dalam pengembangan sistem distribusi air baku di wilayah terkait.