Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Dan Perancangan Tata Kelola Data Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Domain Master Data Management (mdm) Pada Dama Dmbok V2 Di Diskominfotik Kbb M.Zahid Syafnel; Irfan Darmawan; Rahmat Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Master data Management (MDM) adalah sebuah proses dimana pemerintahan mengintegrasikan data dari berbagai sumber untuk menyediakan pandangan data yang telah disatukan. Salah satu sebabnya adalah tidak terkontrolnya data-data referensi yang penginputannya masih dilakukan secara manual atau adanya data–data yang terduplikasi sehingga banyak terdapat data kotor. Dinas Komunikasi dan Informatika, dan statistik Kabupaten Bandung Barat (Diskominfotik KBB) merupakan institusi pemerintah yang melakukan kegiatan pemberian pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Bandung Barat khususnya di bidang komunikasi dan informatika. Mengacu kepada Peraturan Presiden nomor 9 tahun 2016 dan Peraturan Presiden nomor 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, untuk memenuhi target perancangan tata kelola data Indonesia serta target Good Corporate Governance (GCG), Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bandung Barat perlu mengimplementasikan tata kelola data pada pemerintahannya untuk mengintegrasikan segala asset dan data terkait teknologi informasi secara optimal dan efisien. Perancangan ini menggunakan buku panduan DAMA-DMBOK v2 Edition. DAMA-DMBOK v2 merupakan panduan yang digunakan untuk melakukan perancangan tata kelola data terkait pada Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan penting dari tata kelola data, dan SPBE serta membantu dalam mengelola tata kelola data pada Pemerintah Kabupaten Bandung Barat serta melakukan pengukuran tingkat resiko terkait data, fokus utama penelitian ini adalah untuk memberikan solusi terkait Reference dan Master Data. Penelitian ini akan menghasilkan rekomendasi berupa People, Process, and Technology. Perencanaan dalam melakukan pengembangan sistem informasi seperti dari aspek people berupa rekomendasi penambahan fungsi dan deskripsi kerja, dalam aspek process SOP dan Kebijakan, dan Teknologi menggunakan aplikasi berbasis vendor yaitu Dell Boomi Beberapa aspek diatas diharapkan tereleasasi untuk mencapai layanan SPBE yang integrasi. Kata kunci: Master Data Management, SPBE, People, Process, and Technology. Abstract Master data Management (MDM) is a process where the government integrates data from various sources to provide data views that have been put together. One of the reasons is uncontrolled reference data whose input is still done manually or there are duplicated data so that there is a lot of dirty data. The Office of Communication and Information, and statistics of West Bandung Regency (Diskominfotik KBB) are government institutions that carry out service activities to provide services to the people of West Bandung Regency, especially in the field of communication and informatics. Referring to Presidential Regulation number 9 of 2016 and Presidential Regulation number 39 of 2019 concerning Satu Data Indonesia, to meet Indonesia's data governance design targets as well as the targets of Good Corporate Governance (GCG), West Bandung Regency Communication and Information Services need to implement data governance in his government to integrate all assets and data related to information technology optimally and efficiently. This design uses the DAMA-DMBOK v2 Edition guidebook. DAMA-DMBOK v2 is a guide used to design related data governance in the West Bandung Regency Government. The purpose of this research is to find out the important role of data governance, and SPBE and assist in managing data governance in the West Bandung Regency Government as well as measuring the level of risk related to data, the main focus of this research is to provide solutions related to Reference and Master Data. This research will produce recommendations in the form of People, Process, and Technology. Planning in developing information systems such as from the aspect of people is in the form of recommendations for adding functions and job descriptions, in the aspects of SOP and Policy processes, and Technology using vendor-based applications namely Dell Boomi. Some of the above aspects are expected to be solved to achieve integrated SPBE services. Keywords: Master Data Management, SPBE, People, Process, and Technology.
Perancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Domain Bai Pada Cobit 5 Studi Kasus : Diskominfotik Kbb Ayu Priyambodo; Irfan Darmawan; Rahmat Mulyana
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Bandung Barat merupakan instansi pemerintahan yang bergerak di bidang komunikasi, informatika dan statistik yang menggunakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Berdasarkan hasil penilaian evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) terhadap Kabupaten Bandung Barat menghasilkan nilai Indeks SPBE yang rendah. Sehingga di perlukan perancangan Tata Kelola TI pada Dinas komunikasi, Informartika dan Statistik yang dapat meningkatkan nilai Indeks SPBE menggunakan kerangka kerja COBIT 5 pada domain Build, Acquire and Implement (BAI) agar dapat meningkatkan nilai Indeks SPBE. Hasil penelitian ini adalah rekomendasi perancangan people, process dan technology. Usulan pada perancangan people dengan mengunakan domain BAI adalah penambahan tiga personel pada Seksi Layanan e-Governmant, selain penambahan personel juga ada penambahan diskripsi dan kompetensi yang dapat dimiliki personel sesuai dengan tugas jabatan dan bidangnya. Pada usulan perancangan process terdapat empat rekomendasi Kebijakan dan SOP (Standard Operating Procedure) dan pada usulan terakhir pada perancangan technology terdapat lima rekomendasi dan satu langkah penggunaan atau IK yang dapat mendukung tercapainya penerapan Tata Kelola SPBE TI. Kata Kunci : Tata Kelola TI, SPBE, COBIT 5, BAI Abstract The Office of Communication, Information and Statistics of West Bandung Regency is a government institution engaged in communication, informatics and statistics that uses an Electronic-Based Government System (SPBE). Based on the evaluation results of the Ministry of Administrative Reform and Bureaucratic Reform (PANRB) on West Bandung District, the SPBE Index scores were low. It requires an IT Governance design in the Office of Communication, Informatics and Statistics that can increase the value of SPBE using COBIT work on domain 5 on the Build, Obtain and Implement (BAI) domain in order to increase the SPBE Index value. The results of this study are a discussion of the design of people, processes and technology. Use in the design of people using the BAI domain is the agreement of three people in the e-Governmant Service Section, in addition to personnel approval there is also support for descriptions and competencies that personnel can support in accordance with the design tasks and fields. In the design process related to the discussion of the Policy and SOP (Standard Operating Procedure) and at the time of the final approval on the design of technology related to five recommendations and one step of use or IK that can support the achievement of the implementation of SPBE IT Governance. Keywords: IT Governance, e-Government, COBIT 5, BAI
Enterprise Architecture Untuk Transformasi Digital Pada Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Menggunakan Pendekatan Togaf (studi Kasus: Umkm Snack Masa Kini) Lolly Asri Widyastri; Irfan Darmawan; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan Teknologi Informasi (TI) tidak lagi menjadi suatu hal asing yang dapat dihindari oleh masyarakat dari berbagai kalangan, perkembangan TI juga menyebabkan adanya pergeseran dalam hal mengakses serta mendistribusikan suatu informasi dari manual menjadi digital. Namun tingkat implementasi TI di UMKM masih sangat rendah karena adanya beberapa permasalahan seperti karakteristik individu, karakteristik teknologi, konteks perusahaan, konteks lingkungan, dan kemampuan sumber daya yang di miliki UMKM tersebut. Untuk dapat memanfaatkan peran teknologi secara maksimal sehingga selaras dengan proses bisnis yang berjalan, maka perlu dilakukan perancangan enterprise architecture sebagai bentuk transformasi digital pada UMKM Snack Masa Kini. Perancangan EA pada penelitian ini menggunakan pendekatan TOGAF karena di nilai sesuai dengan kebutuhan UMKM yang mendefinisikan domain bisnis, data, aplikasi, dan teknologi. Hasil dari perancangan EA ini adalah berupa blueprint enterprise architecture UMKM Snack Masa Kini sebagai panduan untuk UMKM Snack Masa Kini dalam melakukan transformasi digital. Kata kunci : UMKM, UMKM Snack Masa Kini, Transformasi Digital, Enterprise Architecture, TOGAF Abstract The development of Information Technology (IT) is no longer the first thing that can be done by people from various circles, the development of IT also caused a shift in accessing and distributing information from manual to digital. However, the level of IT implementation in SMEs is still very low because there are differences characteristics such as technology characteristics, company context, environmental context, and the ability of the resources owned by these SMEs. To be able to use optimal functions, you need to design Enterprise Architecture (EA) as a form of UMKM Snack Masa Kini digital transformation. The design of EA in this study uses the TOGAF framework because the value is in accordance with the needs of SMEs that require business, data, application, and technology domains. The results of this EA design are Enterprise Architecture Blueprint of UMKM Snack Masa Kini as a guide in the development of digital transformation in SMEs. Keywords: SMEs, UMKM Snack Masa Kini, Digital Transformation, Enterprise Architecture, TOGAF ADM
Enterprise Architecture Menggunakan Togaf 9.1: Sebuah Strategi Terhadap Peningkatan Sistem Manajemen Keamanan Informasi Pada Industri Jasa (studi Kasus Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat) Brian Argya Respati; Irfan Darmawan; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada saat ini, banyak perusahaan memanfaatkan teknologi informasi sebagai media pendukung jalannya aktifitas ataupun proses bisnis yang ada pada perusahaan tersebut. Terlebih teknologi informasi menjadi salah satu dasar alat untuk mewujudkan visi dan misi mereka. Dalam hal keamanan informasi, perusahaan telah mengimplementasikan teknologi informasi salah satunya sebagai media penyimpanan data ataupun untuk transfer data. Namun seiring berkembangnya teknologi yang cepat, dibutuhkan pula perkembangan keamanan sistem dengan standarisasi yang lebih baik untuk mencegah ancaman – ancaman yang terjadi, seperti manajemen data dan informasi serta perlindungan aset – aset TI. Ini adalah masalah besar yang tidak dapat diabaikan, dikarenakan beberapa tahun belakangan ini, banyak perusahaan yang menghadapi masalah akibat kurangnya sistem manajamen keamanan informasi yang kurang optimal sehingga menyebabkan data – data ataupun pemeliharaan aset – aset yang ada tidak sesuai dengan aturan. Untuk mencegah masalah ini, maka perusahaan membutuhkan enterprise architecture yang berfokus kepada ¬¬manajemen keamanan informasi. Adapun pendekatan yang digunakan yaitu dengan TOGAF ADM yang meliputi domain inti berupa bisnis, data, aplikasi, dan teknologi. Pada penelitian ini dihasilkan sebuah blueprint enterprise architecture mengenai kondisi arsitektur perusahaan saat ini serta target yang diusulkan untuk perbaikan sistem manajemen keamanan informasi. Kata kunci: enterprise architecture, sistem manajemen keamanan informasi, teknologi informasi, TOGAF, ADM Abstract Today, many companies use information technology as a media to support the activities or business processes that exist in the company. Moreover, information technology is one of the basic tools to realize their vision and mission. In information security things, the company has implemented information technology, one of which is data storage or data transfer. But along with the rapid development of technology, it also requires the development of system security with better standardization to prevent threats that occur, such as data and information management and protection of IT assets. This is a big problem that cannot be ignored because, in recent years, many companies have faced problems due to a lack of optimal information security management system, causing data or maintenance of existing assets not in accordance with the rules. To prevent this, the company needs enterprise architecture that focuses on information management. The approach used is TOGAF ADM which covers the core domains in the form of business, data, applications, and technology. In this study, a blueprint of enterprise architecture was produced regarding the current state of the company's architecture and the proposed targets for improving information security management system. Keywords: enterprise architecture, information security management system, information technology, TOGAF, ADM
Enterprise Architecture Blueprint Guna Mencapai Keselarasan Dari Organisasi Dan Teknologi Informasi Dengan Pendekatan Togaf Dan Itil (studi Kasus : Area Fungsi Jaringan, Layanan & Operasional Pt Bank Pembangunan Jawa Barat Dan Banten, Bandung) Bregas Aria Wicaksana; Irfan Darmawan; Asti Amalia Nur Fajrillah
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Enterprise Architecture menjadi bagian yang sangat penting dalam kemajuan teknologi yang merujuk kepada semakin banyak dan kompleks aplikasi yang ada. Enterprise Architecture hadir sebagai solusi karena mampu berperan sebagai IT-Business Alignment yang akan sangat dibutuhkan oleh perusahaan salah satunya PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten. Enterprise Architecture akan menjaga ritme keharmonisan antara IT dan bisnis sehingga akan saling bersinergi mencapai goals perusahaan. Hal ini sangat penting karena baik IT maupun bisnis tidak dapat berjalan secara terpisah, sebab keduanya harus berjalan beriringan agar dapat menjaga sustainability bisnis perusahaan. Untuk mempermuah dalam mengembangkan Enterprise Architecture dapat menggunakan Framework yaitu TOGAF dan ITIL. Enterprise Architecture memiliki metode dalam TOGAF yang bernama TOGAF ADM yang membahas mengenai konsep dan arsitektur IT secara lebih umum sehingga dibutuhkan “alat bantu” lain yang dapat menyempurnakan TOGAF yaitu menggunakan ITIL. Dalam hal penyempurnaan, ITIL sangat cocok digabungkan dengan TOGAF karena fokus dari ITIL sendiri yang menekankan kepada layanan yang akan diberikan yang akan sangat dibutuhkan oleh perusahaan salah satunya PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten terutama dalam fungsi Jaringan, Layanan, & Operasiona karena memiliki fokus fungsi dalam hal pelayanan kepada nasabah. Namun, karena fokus tersebut juga yang menjadi kendala ketika hanya menggunakan ITIL saja karena terlalu teknis membahas IT, maka penggabungan dengan TOGAF yang dibutuhkan untuk melihat dalam perpektif yang lebih luas. Hasil dari penelitian ini adalah pengembangan Enterprise Architecture Framework dalam domain Business Architecture yang ada pada TOGAF ADM dengan kelebihan yang dimiliki ITIL. Kata kunci : Bank BJB, Fungsi Jaringan, Layanan, & Operasional, ITIL, Enterprise Architecture, TOGAF ADM Abstract Enterprise Architecture is a very important part of technological progress that refers to the more and more complex applications that exist. Enterprise Architecture comes as a solution because it is able to act as an IT-Business Alignment that will be greatly needed by the company, one of them is the Regional Development Bank of West Java and Banten. Enterprise Architecture will maintain the rhythm of harmony between IT and business so that they will work together to achieve company goals. This is very important because neither IT nor business can run separately, because both must go hand in hand in order to maintain the sustainability of the company's business. To make a difference in developing Enterprise Architecture can use the Framework namely TOGAF and ITIL. Enterprise Architecture has a TOGAF method called TOGAF ADM which deals with IT concepts and architecture more generally so that other "tools" that can improve TOGAF are needed, namely using ITIL. In terms of refinement, ITIL is very suitable to be combined with TOGAF because the focus of ITIL itself emphasizes the services that will be provided which will be greatly needed by the company, one of them is the Regional Development Bank of West Java and Banten especially in Network, Service & Operational functions because function in terms of service to customers. However, because the focus is also an obstacle when only using ITIL because it is too technical to discuss IT, combining with TOGAF is needed to see in a broader perspective. The results of this study are the development of the Enterprise Architecture Framework in the Business Architecture domain that is in TOGAF ADM with the advantages of ITIL. Keywords: Bank BJB, Function of Network, Service, & Operation, ITIL, Enterprise Architecture, TOGAF ADM
Perancangan Dan Evaluasi Visualisasi Informasi Interaktif Data Multidimensional Pada Studi Kasus Rumah Sakit Tiara Bekasi Aretha Fatharani; Irfan Darmawan; Alvi Syahrina
eProceedings of Engineering Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intisari — Lokasi tempat rumah sakit adalah salah satu faktor utama untuk mengukur pelayanan rumah sakit. Kita dapat melihat kondisi lingkungan di sekitar rumah sakit, kualitas ekonomi masyarakat sekitar, beserta pengetahuan dan kesadaran masyarakat tersebut mengenai pelayanan medis. Akibatnya, jumlah pasien, jenis penyakit, dan penanganan medisnya dapat berbeda berdasarkan lingkungan rumah sakit tersebut. Dengan banyaknya dan rumitnya data Rumah Sakit Tiara Bekasi, hal tersebut menyulitkan pihak rumah sakit untuk membaca dan mendapatkan wawasan yang jelas dan terperinci mengenai banyaknya penyakit pada pasien rumah sakit tersebut. Dari permasalahan tersebut, maka pihak rumah sakit Tiara Bekasi membutuhkan sebuah visualisasi data yang dapat membantu mempermudah pembacaan data rekam pasien dengan lebih mudah, cepat, dan akurat. Kata kunci — basis data, visualisasi data, multidimensional, D3.js, Sunburst, Treemap. Abstract — The location of the hospital is one of the main factors to measure hospital services. We can see the environmental conditions around the hospital, the economic quality of the surrounding community, along with the community's knowledge and awareness about medical services. As a result, the number of patients, types of diseases, and medical treatment can differ based on the hospital environment. With the amount and complexity of the Tiara Hospital Bekasi data, it is difficult for the hospital to read and have detailed insights about the number of diseases in hospital patients. From these problems, the Bekasi Tiara hospital requires a data visualization that can help facilitate the reading of patient record data more easily, quickly, and accurately. Keywords— database, data visualization, multidimensional, D3.js, Sunburst, Treemap.
Analisis Dan Perancangan Enterprise Architecture Sistem Satu Data Pada Fungsi Wajib Berkaitan Pelayanan Dasar Pembangunan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat Menggunakan Togaf Adm Devita Ayu Wulandari; Irfan Darmawan; Ridha Hanafi
eProceedings of Engineering Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Satu Data adalah sebuah inisiatif pemerintah Indonesia untuk mendorong pengambilan kebijakan berdasarkan data. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka diperlukan pemenuhan atas data pemerintah yang akurat, terbuka, dan interoprable. Dengan demikian, pemanfaatan data pemerintah tidak hanya terbatas pada penggunaan secara internal antar instansi, tetapi juga sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan data publik bagi masyarakat. Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menyadari belum optimalnya integrasi data pembangunan sehingga perlu meningkatkan kualitas pengelolaan data maupun informasi. Enterprise Architecture atau EA diperlukan dalam upaya mendukung daya saing dan transformasi bisnis. Kata kunci : Satu Data, Enterprise Architecture, Framework TOGAF ADM, Teknologi Informasi, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. Abstract – One Data is an agreement of the Indonesian government to encourage policy making based on data. To realize this, it is necessary to fulfill government data that is accurate, open and intertwined. Thus, the use of government data is not only limited to the use between internal institutions, but also as a form of meeting public data needs for the community. The Government of West Java Province realizes that it is not yet optimal in integrating development data so it needs to improve the quality of data management and information. Enterprise architecture or EA is needed in supporting supporting competitiveness and transforming business. Keywords: One Data, Enterprise Architecture, TOGAF ADM Framwork, Information Technology, West Java Provincial Government.
Analisis Sentimen Pada Data Kuesioner Evaluasi Dosen Oleh Mahasiswa (edom) Prodi Sistem Informasi Telkom University Menggunakan Algoritma Support Vector Machine Indah Nur Fitri Astuti; Irfan Darmawan; Dita Pramesti
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Universitas Telkom khususnya Fakultas Rekayasa Industri program studi Sistem Informasi menerapkan adanya kuesioner online dalam rangka penilaian kinerja terhadap tenaga pengajar (dosen) dengan menggunakan kuesioner yang diisikan oleh mahasiswa pada setiap pergantian semester sebelum dilakukannya Ujian Akhir Semester (UAS). Dengan cara menuliskan kritik dan saran terhadap kegiatan perkuliahan. Evaluasi Dosen Oleh Mahasiswa atau yang biasa disebut dengan EDOM memiliki peranan yang sangat penting. Selain itu, data EDOM juga mampu untuk meningkatkan kualitas dalam pembelajaran dan standarisasi akademik yang perlu dievaluasi sehingga menghasilkan mahasiswa-mahasiswa yang berkualitas. Penelitian ini dilakukan dengan analisis sentimen menggunakan metode atau algoritma klasifikasi support vector machine (SVM), metode ini bisa digunakan untuk mengklasifikasikan opini ke dalam kelas positif, negatif maupun netral. Data yang digunakan adalah data komentar 1 semester ganjil tahun 2019/2020, data komentar yang terkumpul terdapat 2.465 dari data dosen pengajar aktif yang ada di Universitas Telkom Prodi Sistem Informasi. Dari data komentar ini bisa dilihat apakah yang ditulis oleh mahasiswa merupakan penilaian yang bernilai positif, negatif maupun netral. Kemudian dilakukannya analisis sentimen terhadap komentar, beberapa tahapan untuk analisis sentimen ini adalah pre-processing, ekstraksi fitur, klasifikasi dan evaluasi. Hasil dari penelitian ini untuk menentukan klasifikasi dari data EDOM sehingga hasilnya mudah untuk dibaca. Klasifikasi dalam menggunakan metode ini memperoleh tingkat akurasi 75%, precision 75%, recall 75%, dan f-1 score 74%. Kata kunci: Telkom University, Analisis Sentimen, Support Vector Machine, Klasifikasi, Evaluasi Dosen Oleh Mahasiswa Abstract Telkom University in particular the Faculty of Industrial Engineering Information Systems study program applies an online questionnaire in the context of evaluating the performance of teaching staff (lecturers) using a questionnaire filled out by students at each turn of the semester before the end of the Semester Examination (UAS). By writing criticism and suggestions for lecturing activities. Lecturer Evaluation by Students or commonly referred to as EDOM has a very important role. In addition, EDOM data is also able to improve the quality of learning and academic standardization that needs to be evaluated so as to produce quality students. This research was conducted by sentiment analysis using a support vector machine (SVM) classification method or algorithm, this method can be used to classify opinions into positive, negative or neutral classes. The data used are commentary data 1 odd semester of 2019/2020, the comment data collected there are 2,465 from the data of active lecturers at Telkom University Information System Study Program. From this commentary data it can be seen whether what was written by the students is a rating that is positive, negative or neutral. Then do a sentiment analysis of comments, some stages for sentiment analysis are pre-processing, feature extraction, classification and evaluation. The results of this study determine the classification of EDOM data so that the results are easy to read. Classification in using this method obtained 75% accuracy, 75% precision, 75% recall, and f-1 score 74%. Keywords: Telkom University, sentiment analysis, Support Vector Machine, classification, evaluation of lecturers by students
Implementasi Risk Assessment Pada Divisi Teknologi Informasi Di Pt. Xyz Menggunakan Iso 27005:2008 Muhammad Tsany Malik Atha Nur; Irfan Darmawan; Rokhman Fauzi
eProceedings of Engineering Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dalam pembuatan produk militer dan komersial di Indonesia. PT. XYZ memiliki penerapan manajemen risiko dalam pengelolaan TI (Teknologi Informasi) dan proses bisnis pada divisi TI. Akan tetapi, penerapan tersebut belum sepenuhnya menilai adanya ancaman pada aset TI di divisi TI dan menilai seberapa jauh kontrol yang sudah ada dapat mengurangi ancaman maupun risiko yang akan datang serta dampaknya. Implementasi dan penilaian risk assessment terhadap aset TI dilakukan menggunakan ISO 27005 yang difokuskan untuk melakukan pengelolaan/kontrol terhadap risiko TI. Penerapan risk assessment dilakukan dengan mengacu pada risk scenario pada ISO 27005. Penelitian ini dilakukan dengan mengidentifikasi risk scenario pada aset TI berdasarkan penilaian kontrol yang ada pada ISO 27001. Hasil pada penelitian ini berdasarkan latar belakang tersebut, risk assessment pada aset TI menghasilkan level of risk yang mempunyai nilai ekstrem 2, tinggi 4, moderat 24. Risk response terhadap 6 ancaman yang harus dimitigasi. Risk treatment seperti perencanaan dan penerapan disaster recovery, pengecekan fungsi keamanan fisik untuk mengurangi dampak kebakaran dan cek fungsi alarm di setiap ruangan, asuransi seluruh hardware untuk mengurangi biaya dampak kerusakan, dan menambahkan kapasitas dari web hosting atau dilakukannya pemakaian secara bergantian. Sebagai solusi yang menjadi rekomendasi untuk PT. XYZ sebagai panduan dalam mengelola aset TI. Kata Kunci: ISO 27005, risk assessment, risk scenario, ISO 27001, level of risk, risk treatment. Abstract PT. XYZ is a company engaged in manufacturing military and commercial products in Indonesia. PT. XYZ has the application of risk management in the management of IT (Information Technology) and business processes in the IT division. However, the application has not fully assessed the threats to IT assets in the IT division and assessed the extent to which existing controls can reduce future threats and risks and their impact. Implementation and assessment of risk assessment of IT assets is carried out using ISO 27005 which is focused on managing / controlling IT risks. The application of risk assessment is carried out by referring to the risk scenario at ISO 27005. This study was conducted by identifying risk scenarios on IT assets based on the assessment of controls that exist at ISO 27001. The results of this study based on this background, risk assessment of IT assets generates level of risk has extreme values 2, high 4, moderate 24. Risk response to 6 threats that must be mitigated. Risk treatment such as planning and implementing disaster recovery, checking physical security functions to reduce the impact of fire and checking the alarm function in every room, insurance of all hardware to reduce the cost of damage, and adding capacity of web hosting or using it alternately. As a solution that becomes a recommendation for PT. XYZ as a guide in managing IT assets. Keywords: ISO 27005, risk assessment, risk scenario, ISO 27001, level of risk, risk treatment
Analisis Dan Perancangan Architecture Satu Data Pada Fungsi Wajib Tidak Berkaitan Pelayanan Dasar Menggunakan Pendekatan Togaf Adm Di Pemerintah Daerah Jawa Barat Hir Nanda Putri; Irfan Darmawan; Ridha Hanafi
eProceedings of Engineering Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Peranan teknologi sangat penting untuk membantu segala aktivitas bisnis suatu organisasi untuk mencapai tujuan. Dalam perkembangan teknologi diperlukan sebuah metode Enterprise Architecture yang memberikan manfaat pada suatu organiasi yaitu Standarisasi, Transparasi dan keselarasan teknologi informasi dengan strategi bisnis dalam suatu organisasi. Pemerintah Daerah Jawa Barat adalah salah satu dari sekian banyak instansi pemerintahan yang sudah menggunakan TI dalam menjalankan aktivitas bisnisnya. Satu Data digunakan untuk mendorong pengambilan kebijakakn berdasarkan data. Untuk mewujudkan satu data tersebut diperlukan pemenuhan atas data pemerintahan yang akurat, terbuka dan dapat dioperasikan. Sehingga pemanfaatan data pada pemerintahan tidak hanya terbatas dengan penggunaan secara internal antar sebuah instansi saja, tetapi juga dapat memenuhi kebutuhan bagi masyarakat. Sebuah organisasi harus mampu menyesuaikan diri terhadap perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, teknologi informasi dapat membantu menunjang aktivitas bisnis perusahaan. Dalam menjalankan aktivitas bisnisnya Pemerintah Daerah Jawa Barat didukung oleh beberapa dinas di Jawa Barat. Enterprise Architecture merupakan salah satu metode untuk menyelaraskan kebutuhan bisnis perusahaan dan penggunaan teknologi informasinya. Di dalam EA terdapat framework yang digunakan sebagai acuan untuk merancang arsitektur, yaitu TOGAF ADM. Dalam metode TOGAF ADM terdiri dalam 9 fase, tetapi dalam penelitian ini hanya 5 fase perancangan, yaitu Preliminary phase, architecture vision, business architecture, information systems architecture (Data dan Application), technology architecture. Hasil akhir dengan adanya luaran yang dihasilkan berupa rancangan arsitrektur berupa blueprint, diharapkan agar dapat menjadi acuan atau dasar bagi PEMPROV JABAR dalam mengembangkan teknologi informasi untuk mendukung aktivitas bisnis. Kata Kunci : Enterprise Architecture, TOGAF ADM, satu data Pemerintah Daerah Jawa Barat, blueprint. Abstract The role of technology is very important to help all business activities of an organization to achieve goals. In the development of technology, an Enterprise Architecture method is needed that benefits an organization, namely Standardization, Transparency and alignment of information technology with business strategies within an organization. The West Java Regional Government is one of the many government agencies that have used IT to carry out their business activities. One data is used to encourage policy-based decision-making. To realize this data, it is necessary to fulfill government data that is accurate, open and can be operated. So that data utilization in government is not only limited to internal use between agencies, but also can meet the needs of the community. An organization must be able to adjust to the development of increasingly rapid information technology, information technology can help support the company's business activities. In carrying out its business activities the Regional Government of West Java is supported by several agencies in West Java. Enterprise Architecture is one method to harmonize the company's business needs and use of information technology. In the EA there is a framework that is used as a reference for designing architecture, namely TOGAF ADM. In the TOGAF ADM method consists of 9 phases, but in this study only 5 phases of design, namely Preliminary phase, architecture vision, business architecture, information systems architecture (Data and Application), technology architecture. The final result with the resulting output in the form of architectural design in the form of a blueprint, is expected to be a reference or basis for the JABAR Provincial Government in developing information technology to support business activities. Key Word : Enterprise Architecture, TOGAF ADM, one West Java Regional Government data, blueprint.
Co-Authors Adinda Inez Sang Adnyana, I Gusti Ngurah Bagus Putra Agung Budi Prasetyo Agung Sutrisno Ajeng Citra Rizkyanur Aji Rahmat Muhajir Akbar Adriansyah Alam Rahmatulloh Albi Fitransyah Alifia Indra Damarani Alifia Indra Damarani Alifia Indra Damarani, Alifia Indra Alloysius Vendhi Prasmoro, Alloysius Vendhi Alvi Syahrina Alvi Syahrina Alyasyifa, Salma Amar Maulana Amelia Kurniawati Anjar Ginanjar Anshari, Faishal Mufied Al Anshary, Faishal Mufied Al Anwar Sadat Apridho Darani Aretha Fatharani Asilah Salma Asti Amalia Nur Fajrillah ATIK NOVIANTI Atika Elysia Axel Devino Aipassa Ayu Cahyani Febryanti Ayu Cahyani Febryanti Ayu Cahyani Febryanti, Ayu Cahyani Ayu Priyambodo Bala Putra Dewa BASUKI RAHMAD Bayu Pradana Bregas Aria Wicaksana Brian Argya Respati Christine Purnama Sari Sibarani Dallan, Subagja Eric Danu Ridwanto Datuk Arief Vikry Davis Rapala Tanjung Deandra, Valen Defri Hidayat Devita Ayu Wulandari Dharmayanti, Indriyani Dita Pramesti Ekky Novriza Alam Elang Maulana Jauhari Elviera Mahayati Haris Faisal Mufied Al Anshary Faisal Mufied Al-Anshary Faishal Mufied Al Anshary Faqih Hamami Fasya Dzul Fikri Akbar Fauzan, Dhafin Fauzi, Rokhman Ferdy Sibuea Firdaus Adi Nugroho Firmansyah Maulana S. N. Fitri, Aisyah Gunawan, Rohmat Haerani, Erna Hanid, Wihda Sifwi Hernawan, Alsha Nabilla Hikam Haikal Radya Hans Ananza Hilman Fauzi, Hilman Hir Nanda Putri Ian Yosep M.E Ibnu Muhlisin Indah Nur Fitri Astuti Irena Arsyka Dewi Irvan Gunawan Iskandar Zulkarnaen Ivana Tyora Oktavian Kasparov, Michael Christensen Bonar KUSPRIYANTO Lolly Asri Widyastri Lubis, Taufiqurrahman M.Zahid Syafnel Mentari Mahardina Mia Meilani Mohamad Iqbal Mohammad Fadhel Irawan Muhamad Alshofien Gautama Muhamad Maulana Muhammad Azani Hasibuan Muhammad Edwin Baihaqi Muhammad Firmansyah Dwi Putra Muhammad Ramadhan, Galih Muhammad Saiful Anwar Muhammad Tsany Malik Atha Nur Muhammad Umar Neng Ika Kurniati Nia Ambarsari Nur Fitriyani Nur Intan Paramanisa Nur Intan Sari Nur Widiyasono Nur Widiyasono, Nur Oktafiani, Venia Oktariani Nurul Pratiwi Panuntun istyarso Pradika Adhea Gevani Laksana Pradito Setiadi Prasetyo, Hernanda Eka Pratiwi Galuh Putri Pratiwi, Oktaviani Nurul Puruhita, Maretha Fitrie Putra Fajar Alam Putri Myke Wahyuni R. Wahjoe Wicaksono R. Wahjoe Witjaksono Rachmadista Andreswari Rachmadita Andreswari Rahmania Arina Alkha Saputri Rahmat Fauzi Rahmat Moelyana Rahmat Mulyana Randi Rizal Ridha Hanaf Ridha Hanafi Rini Setyaningsih Rini Setyaningsih Rini Setyaningsih Rizki Ananda Rizqi, Muhammad Afif Rohmat Gunawan Rohmat Gunawan Rohmat Gunawan Rully Septiaria Ryanda Argantara Sabilla Nadine Ayudya Saleh, Rayhan Zahwan Salim, La Ode Agus Septian Eka Anggraeni Siti Hartina Sonya Christina Sri Haryani Br. Manjuntak Sulastri, Heni Surya Fransiska Sutoyo, Edi Syahrina, Alvi Talisman, Bryan Ronald Taufik Nur Adi Triyadi Yanuar Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto Vany Octaviany Visi Tinta Manik WAHYUDI Warih Puspitasari Widi Setia Cahyani Yanti, Suci Dwi Yoga Priyana Yoga Priyana Yoga Samudro Utomo Yoga Yuniadi Yudha Arif Budiman Yuli Adam Prasetyo Yunita, Kurnia Sri Yurifatul Iswara ZK Abdurahman Baizal