Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Science Map Journal

KOMPARASI HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI DAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA MATERI INTEGRAL Bella G Saiselar; Anderson Palinussa; Hanisa Tamalene
Science Map Journal Vol 1 No 1 (2019): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.663 KB) | DOI: 10.30598/jmsvol1issue1pp29-36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) dan model pembelajaran konvensional pada materi integral. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kelas XI IS SMA Negeri 12 Ambon. Sampelnya terdiri dari dua kelas XI IS, di mana satu kelas sebagai kelas eksperimen dan kelas lainnya sebagai kelas kontrol. Subjek penelitian terdiri dari21 orang untuk masing-masing kedua kelas. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe eksperimen, desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalahPostestOnly Control Group Design.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial yang salah satunya menggunakan uji beda rata-rata atau uji-t. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar siswa tentang materi integral. Hasil menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) dan model pembelajaran konvensional pada materi integral dengan bukti rata-rata hasil belajar pada kelas yang diajarkan dengan model TAI yaitu 68,83 dan kelas dengan model konvensional yaitu 51,06.
STUDI KOMPARASI HASIL BELAJAR SISWA ANTARA MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE QUICK ON THE DRAW DAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA MATERI LIMIT FUNGSI ALJABAR Irfan Ely; Anderson Palinussa; Hanisa Tamalene
Science Map Journal Vol 1 No 1 (2019): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.082 KB) | DOI: 10.30598/jmsvol1issue1pp37-42

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar matematika siswa yang masih di bawah KKM serta proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Hasil Belajar Siswa Antara Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Quick On The Draw dan Model Pembelajaran Konvensional. Tipe yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe penelitian eksperimental (Experimental Research). Desain penelitian yang digunakan adalah Post test Only Control Group Design. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel total atau sampling jenuh. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas X yang terdiri dari dua kelas dimana satu kelas sebagai kontrol dan kelas lainnya sebagai kelas eksperimen yang masing-masing berjumlah 59 siswa. Instrumen yang di gunakan adalah tes hasil belajar (Post test) bentuk isian sebanyak 4 soal. Berdasarkan analisis data pada kelas eksperimen diperoleh rata-rata nilai post test 67.21. Untuk kelas kontrol diperoleh rata-rata nilai post test 56.90. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t, dengan taraf signifikansi 0.05, didapat nilai sig. (2-tailed) 0.011 . Maka H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe quik in the draw dan model pembelajaran konvensional pada materi limit fungsi aljabar.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN BRAINSTORMING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA PADA MATERI SPLDV DI KELAS VIII SMP NEGERI 15 AMBON Ayu S Tuarita; J S Molle; A L Palinussa
Science Map Journal Vol 1 No 2 (2019): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (864.34 KB) | DOI: 10.30598/jmsvol1issue2pp60-64

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah pada saat ini masih tergolong rendah. Masih banyak siswa yang kesulian dalam memahami permasalahan yang terdapat dalam soal matematika, diantaranya belum terbiasa dengan bentuk soal-soal pemecahan masalah. Berdasarkan hasil observasi peneliti dan mengingat pembelajaran matematika yang terlaksana masih cenderung berpusat pada guru. Maka diperlukan suatu metode pembelajaran yang lebih berpusat pada siswa, merangsang, mendorong, dan memfasilitasi siswa untuk bisa menyelesaikan soal-soal tidak rutin yang pada akhirnya dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Brainstorming merupakan alternatif yang tepat karena metode tersebut berorientasi pada kemampuan siswa untuk mengemukakan ide sebanyak mungkin dalam pemecahan suatu persoalan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran Brainstorming terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi spldv dan mengetahui respon siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran Brainstorming. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Dari 9 kelas VIII SMP Negeri 15 Ambon kelas VIII-6 dengan jumlah siswa 31 siswa dipilih sebagai sampel untuk penelitian ini. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis inferensial dan analisis deskriptif. Uji yang digunakan adalah uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji paired sample t-test diperoleh nilai signifikan 0,001. Yang berarti nilai signifikan 0,001< alpha 0,05. Maka H1 diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian terdapat pengaruh signifikan penggunaan metode pembelajaran brainstorming terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJARKAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING DAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL PADA MATERI STATISTIKA DI KELAS XI SMA NEGERI 1 TNS Jen Frisilia Tato; Anderson L Palinussa; Novalin C Huwaa
Science Map Journal Vol 2 No 1 (2020): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol2issue1pp15-19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 TNS yang diajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) dan model pembelajaran konvensional pada materi statistika. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian Post-Test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah 90 siswa dan sampel dalam penelitian ini adalah 44 siswa, dipilih menggunakan purposive sampling (sampel Bertujuan). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal tes yang terdiri dari 6 soal uraian untuk tes akhir. Analisis yang digunakan adalah analisis statistik uji t dan hasil penelitian menunjukan ada perbedaan hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) dan model pembelajaran konvensional pada materi statistika. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan yang diperoleh yakni, nilai t_hitung = 2,6491 lebih besar dari nilai t_tabel = 1,682 dan nilai Sig. (2-tailed) lebih kecil dari nilai α = 0,05 yakni 0,002
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI FAKTORISASI POLINOM MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING Yandry Niak; Jeinne Mumu; Anderson Leonardo Palinussa
Science Map Journal Vol 2 No 1 (2020): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol2issue1pp37-43

Abstract

This study aims to improve student learning outcomes in polynom factorization material using a cooperative learning model type Student Facilitator and Explaining (SFE). This research has qualitative research. The class conducted the action using teaching materials and grup worksheets, which have been adapted to the SFE model and learning is carried out in two cycles. At the end of each cycle a final cycle test is carried out, then the data obtained are analyzed quantitatively and qualitatively. The result of the study showed that there was an increase in the learning outcomes of class XI SMA Negeri 1 Manokwari who were taught to use the SFE type cooperative learning model on polynom factorization material.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING DAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA MATERI TRIGONOMETRI Meylani J A Pattinama; Anderson L Palinussa; Hanisa Tamalene
Science Map Journal Vol 3 No 2 (2021): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol3issue2pp63-69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa kelas X SMA PGRI Oma Haruku yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) dan model pembelajaran Discovery Learning pada materi trigonometri. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen (Experimental Research) dengan desain penelitian Post Test Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPS SMA PGRI Oma Haruku yang terdiri dari dua kelas dengan jumlah 56 siswa dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yaitu siswa kelas X IPS1 dan siswa kelas X IPS2 yang berjumlah 56 siswa, dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal tes yang terdiri dari 6 soal uraian untuk tes akhir. Analisis yang digunakan adalah analisis statistik uji t dan hasil penelitian menunjukan ada perbedaan hasil belajar siswa kelas eksperimen satu dan kelas eksperimen dua yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) dan model pembelajaran Discovery Learning pada materi trigonometri. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan yang diperoleh yakni, nilai Sig. (2-tailed) lebih kecil dari nilai α = 0,05 yakni 0,019
KOMPARASI HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY LEARNING PADA MATERI PERBANDINGAN DI KELAS VII SMP Filsia Yunita Muskitta; Anderson L Palinussa; Novalin C Huwaa
Science Map Journal Vol 4 No 1 (2022): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol4issue1pp9-18

Abstract

KOMPARASI HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING DAN TIPE THINK PAIR SHARE Christopher Makapuan; Anderson L Palinussa; Hanisa Tamalene
Science Map Journal Vol 5 No 1 (2023): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jmsvol5issue1pp31-39

Abstract

This study aims to determine the comparison of student learning outcomes using the Student Facilitator and Explaining (SFE) Cooperative Learning Model and the Think Pair Share (TPS) Cooperative Learning Model on quadrilateral material in grade VII Christian Middle School Kusu-Kusu Sereh Ambon. The type of research used is experimental research (Experimental Research) with a Post Test Group Design research design. In this study, the population used was all students of class VII Kusu-Kusu Christian Middle School, Sereh Ambon, which consisted of 2 classes with a total of 40 students, selected using the Total Sampling technique. The instrument used in the study was in the form of test questions consisting of 5 description questions for the final test. The study made experimental class students one and experimental class two students using the Student Facilitator and Explaining (SFE) Cooperative Learning Model and Think Pair Share (TPS) Cooperative Learning Model on rectangular material. Based on the statistical analysis of the t-test, the value of Sig.(2-tailed) 0.124 is greater than = 0.05, so there is no significant difference between the two models. Furthermore, the Mean value in the Group Statistics table shows that the Mean value of Student Facilitator and Explaining is 65.92 and the Mean value of Think Pair Share is 57.77. These results can be proven that the superior learning model is the Student Facilitator and Explaining (SFE) Cooperative Learning Model
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMA YANG DIAJARKAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE DAN TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER PADA MATERI MATRIKS Limehuwey, Jean; Palinussa, Anderson L; Ayal, Carolina S
Science Map Journal Vol 5 No 2 (2023): Science Map Journal
Publisher : Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TTW (Think Talk Write) dan model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Numbered Head Together) pada materi matriks di kelas XI MIA SMA Negeri 19 Seram Bagian Barat. Tipe dari penelitian ini yaitu penelitian ekperimental (Experimental Research). Penelitian ini menggunakan desain penelitian yaitu The Posstess Only Group Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 19 Seram Bagian Barat dengan jumlah 40 siswa dan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampling jenuh yaitu kelas XI MIA1 dengan jumlah 20 siswa dan kelas MIA2 dengan jumlah 20 siswa, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 40 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yautu instrumen tes yang terdiri dari soal uraian untuk tes akhir. Dalam Penelitian ini digunakan analisis statistic yaitu uji-t dan diperoleh hasil akhir penelitian yaitu ada perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TTW (Think Talk Write) dan model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Numbered Head Together) pada materi matriks. Hal ini ditunjukan pada hasil perhitungan uji-t yaitu nilai Sig.(2-tailed) = 0.049 < nilai = 0.05, sehingga menyebabkan H0 ditolak dan H1 diterima