Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Aromatherapi Lemon dan Minum Jahe Mengurangi Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I di Kelurahan Mustika Jaya Bekasi Timur Dewi, Meinasari Kurnia
Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia Vol 13 No 01 (2023): Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia (Indonesian Midwifery Scientific Journal) Uni
Publisher : Q PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jiki.v13i01.2707

Abstract

Mual muntah terjadi pada 50% wanita hamil. Mual kadang-kadang sampai muntah yang terjadi pada ibu hamil biasanya terjadi pada pagi hari sehingga disebut morning sickness meskipun bisa juga terjadi pada siang atau sore hari. Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2016, jumlah kejadian mual dan muntah (hiperemesis gravidarum) mencapai 12,5 % dari jumlah seluruh kehamilan didunia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh aromatherapy lemon dan minum jahe untuk mengurangi emesisi gravidarum pada kehamilan Trimester I dan untuk mengetahui perbandingan antara ibu hamil yang mengalami emesis gravidarum pada trimester I yang diberikan aromatherapy lemon dan minum jahe. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi experiment dengan rancangan penelitian pre dan post test design. Hasil penelitian ini pada sampel ibu hamil I yang diintervensi dengan aromatherapy lemon skala mual dan muntah sebelum diintervensi skala berat setelah diintervensi menjadi skala ringan. Sedangkan pada sampel ibu hamil II yang diintervensi dengan minum jahe sebelum diintervensi skala mual dan muntah sedang setelah diintervensi menjadi skala ringan .Pemberian aromatherapy lemon lebih efektif untuk menurunkan mual dan muntah dibanding dengan minum jahe .Diharapkan untuk mengurangi mual dan muntah selain memberikan terapi farmakologi perlu di kombinasi dengan terapi non farmakologi.
Pengaruh Pemberian Minuman Jahe Dan Pisang Ambon (Musa Paradisiacal) Terhadap Penurunan Mual Dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Dengan Emesis Gravidarum Di UPT Puskesmas Munjul Kabupaten Pandeglang Tahun 2024 Julaeha, Siti; Dewi, Meinasari Kurnia; M, Maryam Syarah
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 02 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i02.854

Abstract

Emesis gravidarum adalah mual muntah yang terjadi diawal kehamilan. Dampak emesis gravidarum yang tidak ditangani dengan baik maka akan menimbulkan gejala mual muntah yang berat (intractable) dan mengakibatkan dehidrasi, ketidakseimbangan elektrolit atau gangguan nutrisi yang dikenal sebagai hiperemesis gravidarum. Salah satu cara alternatif untuk mengurangi mual muntah pada ibu hamil yaitu dengan pemberian mionuman jahe dan konsumsi pisang ambon. Jahe dan pisang ambon memiliki kandungan Vitamin B6 yang dapat mencegah terjadinya mual muntah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pisang ambon (musa paradisiacal) terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Sasaran kegiatan yaitu 2 orang ibu hamil trimester I yang mengalami emesis gravidarum yang diberikan inervensi 1 pemberian minuman jahe, dan intervensi 2 diberikan pisang ambon selama 7 hari. Instrumen yang digunakan yaitu lembar skor PUQE-24 untuk mengukur mual muntah dan lembar observasi minum/tidak makan pisang ambon. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa ibu hamil trimester I mengalami penurunan mual muntah dengan rata-rata frekuensi sebelum intervensi SKOR PUQE 10 dan sesudah intervensi SKOR PUQE 4. Ada pengaruh minuman jahe dan konsumsi pisang ambon (musa paradisiacal) terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1. Untuk ibu hamil disarankan untuk minum minuman jahe dan mengkonsumsi pisang ambon secara teratur 3x sehari untuk meringankan emesis gravidarum.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN KUNYIT ASAM DAN JUS WORTEL DALAM MENGATASI DISMENORE PADA REMAJA DI PUSKESMAS SUKAMULYA KABUPATEN GARUT TAHUN 2025 Ai Rini; Madinah Munawaroh; Meinasari Kurnia Dewi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 11: April 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian dismenore pada remaja di Puskesmas Sukamulya tahun 2022 tercatat sebanyak 648 remaja yang melakukan kunjungan ke Puskesmas Sukamulya dengan keluhan mengalami dismenore. Salah herbal untuk mengurangi dismenore adalah wortel yang mengandung betakaroten serta kunyit yang mengandung senyawa kurkumin. Betakaroten memiliki fungsi sebagai anti inflamasi dan anti analgetik serta curcumine bekerja menghambat rekasi cylooxygenase dapat mengurangi terjadinya inflamasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mengetahui efektivitas pemberian kunyit asam dan jus wortel dalam mengatasi dismenore pada remaja. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pre test - post test two group design. Populasi pada penelitian seluruh remaja yang tercatat sebagai anggota posyandu remaja di Desa Sindangpalay sebanyak 56 orang. Sampel dalam penelitian menggunakan total sampling sebanyak 56 orang remaja putri yang mengalami nyeri dismenore dan dibagi dalam dua kelompok yaitu sebanyak 26 orang pada kelompok wortel dan sebanyak 15 orang pada kelompok kunyit asam. Instrument yang digunakan berupa lembar observasi skala nyeri dan petunjuk teknis pemberian jus wortel dan kunyit asam. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney Test. Pemberian kunyit asam efektif mengatasi dismenore dengan penurunan nyeri dari 5,64 menjadi 1,14 dan diperoleh p-value 0,000. Jus wortel juga efektif mengatasi dismenore dengan penurunan nyeri dari 5,68 menjadi 1,21 dan diperoleh p-value 0,000. Tidak terdapat perbedaan antara pemberian kunyit asam dan jus wortel dalam mengatasi dismenore dengan p-value 0,675. Diharapkan remaja putri dapat melakukan penanganan secara mandiri dalam mengatasi dismenore dengan menggunakan kunyit asam dan jus wortel sebagai salah satu cara yang aman untuk dilakukan.
HUBUNGAN PERSEPSI IBU, DUKUNGAN KELUARGA DAN STATUS EKONOMI TERHADAP RENCANA PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN OLEH IBU BERSALIN DI PUSKESMAS KARANGPAWITAN TAHUN 2024 Riska Citra Dewi; Meinasari Kurnia Dewi; Madinah Munawaroh
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 11: April 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan laporan tahunan Puskesmas Karangpawitan, cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan pada tahun 2021 mencapai 82%, pada tahun 2022, di mana cakupan meningkat menjadi 84,5%, akan tetapi pada tahun 2023 mengalami penurunan kembali yaitu menjadi 81,7% artinya masih ada sekitar 18,3% persalinan yang dilakukan tanpa bantuan tenaga kesehatan. Pemilihan tenaga penolong persalinan oleh dukun bayi seringkali menimbulkan dampak yang akan menyebabkan angka kesakitan dan kematian ibu dan bayi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan persepsi ibu, dukungan keluarga dan status ekonomi terhadap rencana pemilihan penolong persalinan oleh ibu bersalin. Penelitian ini menggunakan metode deskrptif analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu bersalin sebanyak 56 orang, besar sampel sama dengan populasi yaitu sebanyak 76 dengan tehnik pengambilan sampel total sampling. Analisa data yaitu analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square test untuk melihat hubungan terhadap 2 variabel yang diduga berhubungan atau berkolerasi. Hasil penelitian menunjukkan masih terdapat 42,1% responden memilih penolong persalinan oleh non nakes, 47,4% masih memiliki persepsi negatif, 50% kurang mendapat dukungan keluraga dan 56,6% berstatus ekonomi bawah. Hasil bivariat diperoleh persepsi, p-value 0,003, dukungan keluarga p-value 0,000, status ekonomi p-value 0,021. Terdapat hubungan yang bermakna antara persepsi, dukungan keluarga dan status ekonomi dengan pemilihan penolong persalinan. Masyarakat diharapkan lebih aktif mendukung ibu hamil, terutama melalui pemberian informasi yang benar tentang risiko persalinan tanpa bantuan profesional. Selain itu, keluarga, khususnya suami, perlu dilibatkan dalam pengambilan keputusan terkait persalinan.
PENGARUH PIJAT LAKTASI DAN PEMBERIAN KURMA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI ASI DI PMB R BOJONGGEDE TAHUN 2024 Septiani, Yanti; Milka Anggreni; Meinasari Kurnia Dewi
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v15i02.424

Abstract

Pentingnya memberikan ASI secara eksklusif pada bayi baru lahir sampai usia 6 bulan dan terus memberikan ASI sampai anak berusia 24 bulan telah memiliki bukti yang kuat. Buah kurma (Phoenix dactylifera) dikenal luas di Indonesia karena kandungannya yang kaya akan berbagai nutrisi penting. Kurma mengandung zat besi, protein, serat, glukosa, vitamin, biotin, niasin, asam folat, dan mineral seperti kalsium, sodium, dan kalium. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian kurma dan pijat laktasi pada ibu menyusui di PMB R. Desain penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sampel yang digunakan yaitu sebanyak 2 ibu menyusui. Instrument pada studi kasus kali ini menggunakan Informed Consent untuk persetujuan penelitian dan lembar observasi untuk menilai Pengaruh Pijat Laktasi dan Pemberian Kurma Dalam Meningkatkan Produksi ASI. Analisis dilakukan dengan membandingkan 2 perlakuan yang berbeda dalam 4 kali kunjungan selama 14 hari. Didapatkan hasil intervensi responden 1 yang di berikan pijat laktasi dan responden 2 yang diberikan pemberian kurma selama 14 hari didapatkan perbandingan bahwa yang di berikan kurma lebih cepat peningkatan produksi ASI yaitu pada hari ke 5 sedangkan pijat laktasi pada hari ke 10. Hasil penelitian diperoleh selama 14 hari didapatkan perbandingan bahwa yang di berikan kurma lebih cepat peningkatan produksi ASI yaitu pada hari ke 5 sedangkan pijat laktasi pada hari ke 10
EFEKTIVITAS PIJAT BAYI DAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN GEJALA KOLIK BAYI Putri, Irawati Sukarna; Apriyani, Magdalena Tri Putri; Dewi, Meinasari Kurnia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.50105

Abstract

Kolik merupakan kondisi yang sering dialami bayi, ditandai dengan menangis yang berkepanjangan dan tanpa penyebab yang jelas. Biasanya terjadi pada usia 2 minggu hingga 4 bulan. Prevalansi kolik pada bayi di Indonesia sekitar 40%, sedangkan di PMB Erni Setianingsih terdapat 56 bayi yang mengalami kolik dari Januari hingga Mei 2025. Kolik dapat menyebabkan stres pada orang tua diantaranya risiko depresi ibu pascasalin, berhenti menyusui, perasaan bersalah, kelelahan, tidak berdaya atau marah, hingga beresiko kekerasan terhadap bayi. Upaya mengatasi kolik dapat dilakukan secara non farmakologi yaitu dengan pijat bayi serta dapat dikombinasikan dengan aromaterapi seperti lavender untuk menenangkan dan mengurangi ketegangan otot yang berkontribusi pada kolik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat bayi dan aromaterapi lavender terhadap penurunan gejala kolik pada bayi. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan pre-test dan post-test with control group design. Populasi penelitian seluruh bayi yang mengalami gejala kolik dari Januari hingga Mei tahun 2025. Sampel berjumlah 50 bayi kemudian dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing 25 bayi. Analisis data menggunakan Uji Paired T-test dan Independent T-test. Hasil penelitian menunjukan kelompok pijat bayi terjadi penurunan skor dari 83,5 menjadi 58,9 dengan p-value 0,0001 berarti terdapat pengaruh signifikan. Sementara pada kelompok aromaterapi lavender, penurunan dari 83,0 menjadi 82,6 dengan p-value 0,246 menunjukan tidak ada pengaruh signifikan. Kesimpulan penelitian pijat bayi efektif menurunkan gejala kolik sedangkan aromaterapi lavender tidak menunjukan efek yang berarti. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan alternatif non-farmakologis yang aman dan efektif untuk mengurangi gejala kolik pada bayi.
PENGARUH KONSUMSI PISANG AMBON DAN JUS MENTIMUN TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA IBU MENOPAUSE YANG MENGALAMI HIPERTENSI DI PUSKESMAS CIGEULIS TAHUN 2025 Repi Apriandini; Meinasari Kurnia Dewi; Milka Anggreni K; Etin Darliah; Rizka Febriyanti; Rosi Rosmiawati; Rosita Malinda
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menopausal women were prone to hypertension due to hormonal changes that Menopausal women were prone to hypertension due to hormonal changes that decreased blood vessel elasticity. Non-pharmacological management, such as consuming foods high in potassium and antioxidants, served as an effective alternative to reduce blood pressure. Cucumbers and Ambon bananas were natural ingredients containing nutrients that supported this effort. This study aimed to determine the effectiveness of cucumber juice and Ambon bananas in lowering blood pressure among menopausal women. The method used was a qualitative study with a descriptive case study approach involving 10 menopausal women divided into two intervention groups. Group A was given 200 ml of cucumber juice every morning for seven days, while Group B was given 200–300 grams of Ambon bananas every morning for seven days. The results showed that Ambon banana consumption reduced the average blood pressure from 155/102.6 mmHg to 142.2/94.8 mmHg, while cucumber juice reduced blood pressure from 155.2/103 mmHg to 138.4/91 mmHg. The reduction in blood pressure in the cucumber juice group was greater than that in the Ambon banana group, both in systolic (16.8 vs 12.8 mmHg) and diastolic (12 vs 7.8 mmHg) values. Cucumber juice and Ambon bananas were both effective in lowering blood pressure among menopausal women, with cucumber juice showing more significant results. It was recommended that menopausal women regularly consume cucumber juice as a natural alternative to help control blood pressure, accompanied by a balanced diet and a healthy lifestyle
Ibu Siap Persalinan Sehat Rini, Ageng Septa; Monalisca, Shinta; H, Madinah Munawaroh; Kusumastuti, Istiana; Dewi, Meinasari Kurnia; Pangestu, Gaidha Khusnul; Apriyani, Magdalena Tri Putri
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.988

Abstract

Ketidaksiapan ibu menghadapi persalinan menjadi salah satu penyebab tingginya Angka Kematian Ibu (AKI). Hal ini sejalan dengan target SDG’S bahwa target AKI Indonesia adalah 70 per 100 kelahiran ibu di tahun 2030. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah agar dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai persiapan menghadapi persalinan. Metode Dalam pengabdian masyarakat ini yaitu memberikan edukasi informasi kepada ibu Hamil tentang persiapan menghadapi persalinan dan metode penyuluhan secara daring dengan menggunakan zoom. Kegiatan Pengabdian Masyarakat telah dilaksanakan pada hari Sabtu, 12 Agustus 2023 peserta diberikan pre-test sebelum materi diberikan dan post-test setelah materi diberikan. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah Jumlah Peserta yang datang sesuai target mencapai 100% dari target peserta, yaitu berjumlah 130 orang ibu hamil pada hasil posttest didapatkan hasil 90% peserta menjawab benar dari kuesioner yang disebarkan melalui googleform tersebut dan 10% peserta menjawab salah, sehingga dapat disimpulkan bahwa berhasilnya pengabdian masyarakat ini dari penyampaian materi yang diberikan melalui penyuluhan via zoom. Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat berjalan dengan tertib dan mendapatkan respon baik dari ibu hamil yang mengikutinya. Berdasarkan hasil evaluasi pengabdian masyarakat kepada ibu hamil dengan tema “Ibu Siap Persalinan Sehat” didapatkan hasil yang memuaskan dan respon positive dari segi Materi, Narasumber, dan Peserta dan dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil dilihat dari hasil pretest dan posttest yang telah diisi oleh peserta.
HUBUNGAN PENGETAHUAN,AKTIVITAS FISIK,LAMA PENGGUNAAN KB TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN PADA AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN DIPMB HJ.SUMIYATI,S.ST.BDN KABUPATEN BOGOR TAHUN 2023 Nurhalizah, Nurhalizah; Dewi, Meinasari Kurnia; Sugesti, Retno
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 12 (2023): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v2i12.1930

Abstract

Kontrasepsi Suntik Depo Medroksi Progesteron Asetat (DMPA) merupakan kontrasepsi diberikan dengan dosis 150 mg per tiga bulan sekali, dengan pemakaian idealnya yaitu 5 hari pertama saat siklus menstruasi. DMPA tidak mempengaruhi komposisi serta kuantitas ASI namun dapat terdeteksi dalam ASI. Kontrasepsi suntik DMPA dapat menyebabkan perubahan pada metabolisme lipoprotein, kenaikan massa tubuh diakibatkan karena adanya profil lemak yang berbeda pada keadaan normal, DMPA akan menaikkan serum lemak sehingga akan berdampak pada kenaikan berat badan. Di Kabupaten Bogor sebanyak 130.869 akseptor dengan rincian 2.486 IUD, 1.120 kondom, 6.501 implan, 74.400 suntik, 45.442 pil. Mengetahui Hubungan Pengetahuan,Aktivitas Fisik,Lama Penggunaan Kb Terhadap Kenaikan Berat Badan Pada Akseptor Kb Suntik 3 Bulan Dipmb Hj.Sumiyati,S.ST.Bdn Kabupaten Bogor Tahun 2023. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang memakai desain korelasiona dengan metode pendekatan cross sectional pengambilan sampel yang akan digunakan peneliti adalah non probability sampling responden sebesar 50 akseptor yang menggunakan KB suntik 3 bulan. Metode analisis yang digunakan adalah Statistic Product For Social and Science (SPSS). Hasil pengujian hipotesis temuan penelitian yaitu pengetahuan terhadap kenaikan berat badan diperoleh nilai P-Value = 0,287 dimana nilai P-value >α (0,05), aktifitas fisik terhadap kenaikan berat badan diperoleh nilai p-value = 0,17 dimana nilai P-value < α (0,05), lama penggunaan KB terhadap kenaikan berat badan diperoleh nilai p-value = <0,001 dimana nilai P-value < α (0,05). Tidak ada hubungan pengetahuan terhadap kenaikan berat badan di PMB S Tahun 2023 serta adanya hubungan aktifitas fisik, lama penggunaan KB suntik terhadap kenaikan berat badan pada akseptor KB Suntik 3 bulan di PMB S Tahun 2023
PENGARUH BUAH KURMA TERHADAP KENAIKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA DI SMP NAHDATUL ULAMA MEGAMENDUNG KABUPATEN BOGOR TAHUN 2023 Utami, Cintana Nur Aprilia; Sugesti, Retno; Dewi, Meinasari Kurnia
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Januari 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i1.2182

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi yang dialami seseorang dengan adanya perubahan fisik maupun psikis. Dengan adanya perubahan pada masa remaja menimbulkan beberapa masalah kesehatan, salah satu masalah kesehatan yang terjadi pada masa remaja ialah anemia. Anemia merupakan keadaan menurunnya kadar hemoglobin (Hb), hematocrit, dan jumlah sel darah merah di bawah nilai normal. Kurma merupakan buah yang mengandung sumber zat besi sehingga baik digunakan dalam terapi mengatasi anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian buah kurma terhadap kenaikkan kadar hemoglobin pada remaja di SMP Nahdatul Ulama Megamendung Kabupaten Bogor. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode quasy eksperimen dan menggunakan pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling. Sampel yang diperoleh yaitu sebanyak 15 orang siswa perempuan. Analisis data menggunakan univariate dan bivariate dengan uji T-Test Dependent. Hasil penelitian Diperoleh nilai signifikasi sebesar 0,001 (Pvalue = 0,005 < 0,05) maka dapat dinyatakan terdapat pengaruh pemberian buah kurma terhadap kenaikkan kadar hemoglobin pada remaja. Diharapkan penelitian ini mampu memberikan kontribusi terhadap perkembangan ilmu kebidanan di Indonesia. Sehingga dapat mengurangi kejadian anemia pada remaja..
Co-Authors Aan Maemunah Ageng Septa Rini Ai Rini Apriyani, Magdalena Tri Putri Asih Asih Astuti, Retno Puji Bulan Suci Elvira Avianty Cintana Nur Aprilia Utami EMAN SULAEMAN Enong Uswatun Hasana Erni Oktriyani Etin Darliah Fajria, Nadia Amada Fujianty, Mulia Gaidha Khusnul Pangestu Ginting, Agussanti Br H, Madinah Munawaroh Hafit Restu Hanifa, Fanni Hasan, Ade Mira Hidayani, Hidayani Hutabarat, Togu Laura S. Ida Saidah Iha Miftahul Janah Ika Fitri Solihawati Isdayanti, Isdayanti Ivana Laira Karubuy, Milka Anggreni Kurniasari Kurniasari Kusumastuti, Istiana Kuswati Kuswati Lely Suraily Lia Nurwiliani Lina Nurul Izza Lisca, Shinta Mona Madinah MH Madinah Munawaroh Magdalena Tri Putri Maranis Chasanah Mariyah Qibtiyah Agustina Maryam Syarah Mardiyah Milka Anggreni Milka Anggreni K Milka Anggreni K Monalisca, Shinta Munthe, Sri Mahinsa Rejeki Nency, Aprilya Neng Suaidah Nidatul Hasanah Nina Nurjanah Nova Yuliana Novianty, Badrurrifha Nurainih Nurbaeti, Neulis Nurhalizah Nurhalizah Nurhalizah, Nurhalizah Octaviani, Vera Fauziah Oktapiani, Elis Putri Agus Febriyani Putri, Irawati Sukarna Rahmasari, Winda Ayu Rahmawati, Fira Ratna Dewi Ratna Wulandari Renny Anggraini, Renny Repi Apriandini Retno Sugesti Riska Citra Dewi Riska Meca Dwikusrini Rizka Febriyanti Rosi Rosmiawati Rosita Malinda S, Ratna Wulandari Septiani, Yanti Shinta Mona Lisca Siti Julaeha, Siti Siti Nurasiah, Siti Sri Ayu Hardiyanti Sri Herna Pinta Mehuli Sri Wahyuni Handayani, Sri Wahyuni Suci Anggraeni Sugesti, Retno Sukmini Sukmini Tri Putri, Magdalena Uci Ciptiasrini Utami, Cintana Nur Aprilia Utin Agustin Yeyen Suyenah Zakiyya Tunnisa