Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS PEMBERIAN AIR RENDAM HANGAT PADA KAKI DAN TERAPI MUROTAL TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS TIDUR LANSIA DI PUSKESMAS WANARAJA KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Novianty, Badrurrifha; Uci Ciptiasrini; Meinasari Kurnia Dewi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8853

Abstract

Berdasarkan data di Puskesmas Wanaraja pada tahun 2023 terdapat sebanyak 128 orang wanita lansia mengalami gangguan tidur yang disebabkan oleh cemas sebanyak 31 orang (24,2%), kebiasaan tidur larut malam sebanyak 36 orang (28,2%), sakit 20 orang (15,6%), sering terbangun 41 orang (32%). Dampak dari gangguan tidur pada lanjut usia apabila tidak ditangani dapat menurunkan kualitas hidup, demensia, suasana hati, produktivitas, dan kesehatan fisik. Salah satu terapi untuk meningkatkan kualitas tidur dapat menggunakan rendam kaki dan terapi murotal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pemberian air rendam hangat pada kaki dan terapi murotal terhadap peningkatan kualitas tidur lansia. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada bayi sebanyak 2 orang lansia yang mengalami gangguan tidur. Hasil penelitian menunjukkan pemberian rendam kaki efektif dalam meningkatkan kualitas tidur dengan skor PSQI sebelum diberikan rendaman kaki sebesar 14 dan sesudah diberikan rendaman kaki sebesar 3. Pemberian terapi murotal juga efektif dalam meningkatkan kualitas tidur dengan skor PSQI sebelum diberikan rendaman kaki sebesar 14 dan sesudah diberikan rendaman kaki sebesar 3. Tidak terdapat perbedaan antara pemberian air rendam hangat pada kaki dan terapi murotal terhadap peningkatan kualitas tidur lansia artinya rendaman kaki dan terapi murotal sama-sama efektif terhadap peningkatan kualitas tidur lansia. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengatasi kualitas tidur pada lansia dengan menggunakan rendaman kaki dengan air hangat dan pemberian terapi murotal.
EFEKTIVITAS PIJAT ENDORPHIN DAN PIJAT OKSITOSIN TERHADAP NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA IBU BERSALIN DI TPMB N KABUPATEN GARUT TAHUN 2024 Nurbaeti, Neulis; Meinasari Kurnia Dewi; Uci Ciptiasrini
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8906

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti di TPMB N terhadap 8 orang ibu bersalin diperoleh bahwa proses persalinan merasakan nyeri yang sangat hebat saat kala I. Bahkan 5 dari 8 orang menyatakan tidak tahan dengan nyeri yang dirasakan pada saat ibu merasakan nyeri yang sangat dan kecemasan yang memuncak dapat berakibat trauma bagi ibu maupun janin. Salah satu upaya dalam menurunkan intensitas nyeri yaaotu diberi terapi non farmakologi seperti Massage Endorphin dan oksitosin kepada ibu hamil saat melahirkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pijat endorphin dan pijat oksitosin terhadap nyeri persalinan kala I fase aktif pada ibu bersalin. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kegiatan ini dilakukan pada ibu bersalin kala I sebanyak 2 orang yang mengalami nyeri persalinan di TPMB N. Piijat endorphin efektif dalam menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I dengan skor NRS dari 7 pada kunjungan pertama menjadi 4 pada kunjungan kedua dan tetap 4 pada kunjungan ketiga. Piijat oksitosin juga efektif dalam menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I dengan skor NRS dari 7 pada kunjungan pertama menjadi 4 pada kunjungan kedua dan tetap 4 pada kunjungan ketiga. Tridak terdapat perbedaan antara pemberian pijat endorphin dan oksitosin dalam menurunkan intensitas nyeri pada ibu bersalin dimana kedua intervensi ini sama-sama efektif. Hasil penelitian ini diharapkan ibu dalam persalinan kala I yang mengalami nyeri persalinan dapat mengetahui dan menerapkan massage endorphine sebagai upaya penurunan tingkat intensitas nyeri persalinan.
Pengaruh Pemberian Jeruk Nipis Madu Dan Jahe Madu Terhadap Ispa Pada Anak Balita Di Pmb “R” Kecamatan Munjul Kabupaten Pandeglang Banten Tahun 2024 Nina Nurjanah; Meinasari Kurnia Dewi; Lina Nurul Izza
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 02 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i02.1167

Abstract

Menurut WHO pada tahun 2020 Angka Kematian Balita di dunia yaitu 10 juta jiwa pertahun. Berdasarkan data Direktorat Kesehatan Keluarga pada tahun 2020 ISPA masih menjadi masalah utama yang meyebabkan kematian pada anak balita. ISPA merupakan infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernafasan bagian atas dan organ saluran pernafasan bagian bawah. ISPA disebabkan oleh virus 55%, bakteri 40%, jamur 5% dengan gejala batuk, pilek dan demam. Terapi dengan jeruk nipis madu dan Jahe madu dapat menjadi tambahan dalam tatalaksana penanganan ISPA pada anak balita. Tujuan : penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pemberian jeruk nipis madu dan Jahe madu Terhadap ISPA Pada Anak Balita Di PMB R Tahun 2024. Metode Penelitian : menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah informed consent dan lembar observasi, hasil penelitian diperoleh responden yang diberikan jeruk nipis mengalami perubahan intensitas dari batuk pilek dan demam 37,5℃ berkurang pada hari ke 2 suhu 37℃ dan sembuh dihari ke 3 dengan suhu 36,5℃. Pada responden ke 2 dengan pemberian jahe madu pada hari ke 1 batuk, pilek dan demam suhu 37,5℃ hari ke 2 masih sama batuk, pilek dan demam suhu 37,5℃ berkurang dihari ke 3 dengan suhu 37℃. Kesimpulan yang didapatkan adalah pemberian jeruk nipis terbukti efektif dalam penyembuhan ISPA pada anak balita dengan perbedaan waktu sembuh lebih cepat 3 hari dibandingkan dengan anak balita yang diberikan Jahe Madu.
Hubungan Partisipasi Suami, Pengetahuan, dan Peran Tenaga Kesehatan terhadap Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang pada WUS di BPM A Rahmasari, Winda Ayu; Lisca, Shinta Mona; Dewi, Meinasari Kurnia
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 2 (2024): JUPIN Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.396

Abstract

Persentase peserta keluarga berencana (KB) aktif yang menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Indonesia tahun 2020 adalah sebesar 25,74% dengan rincian implant 10,46%, IUD 11,07% dan MOW 20,69% serta MOP 3,52%. Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Partisipasi Suami, Pengetahuan, dan Peran Tenaga Kesehatan terhadap penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang pada Wanita Usia Subur di BPM Ai Gunarsih Kabupaten Bogor Tahun 2023. Metode dalam penelitian ini merupakan penelitian deskriftif analitik dengan menggunakan desain cross sectional dimana peneliti melakukan observasi/pengukuran variabel dependen dan independen dilakukan pada waktu yang bersamaan, sampel pada penelitian ini 60 responden, telah dilakukan uji Validitas dan keseluruhan instrumen yang digunakan adalah Valid. Hasil terdapat hubungan partisipasi suami terhadap penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang pada wanita usia subur di BPM Ai Gunarsih di Kabupaten Bogor tahun 2023 dengan nilai P-value = 0,044 dan Nilai OR 2.517, terdapat hubungan pengetahuan terhadap penggunaan kontrasepsi jangka panjang pada wanita usia subur di BPM Ai Gunarsih di Kabupaten Bogor tahun 2023 dengan nilai P-value = 0,000 dan Nilai OR 0.191, tidak terdapat hubungan peran tenaga kesehatan terhadap penggunaan kontrasepsi jangka panjang pada wanita usia subur di BPM Ai Gunarsih di Kabupaten Bogor tahun 2023 dengan nilai P-value = 0,111 dan Nilai OR 2.123.
Efektivitas Pemberian Aromaterapi Lavender terhadap Kualitas Tidur pada Ibu Menopause di RT04/RW15 Kec. Baleendah Kab. Bandung Tahun 2023 Nurwiliani, Lia; Nency, Aprilya; Dewi, Meinasari Kurnia
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 3 (2024): JUPIN Agustus 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.466

Abstract

Gangguan tidur merupakan salah satu gejala yang paling banyak dilaporkan oleh wanita menopause, Dampak gangguan tidur diantaranya adalah penurunan kualitas hidup, penurunan produktivitas kerja, peningkatan prevalensi kecemasan, depresi serta penyakit kardiovaskuler.(Proserpio et al., 2020) Perlu adanya upaya yang dilakukan bidan untuk mengatasi gangguan tidur pada menopause, pemberian essential oil Aromaterapi lavender merupakan salah satu cara untuk mengatasi gangguan tidur pada menopause. Tujuan penelitian ini adalah  mengetahui Efektifitas Aromtherapi Lavender terhadap kualitas tidur menopause di RT04 RW 15 Kec. Baleendah tahun 2023. Karya penulisan ini disusun menggunakan metode Study Case Literature Review. Data diperoleh dengan cara mengukur kualitas tidur menggunakan kuisioner PSQI terhadap 2 orang ibu menopause dengan intervensi aromaterapi lavender pada salah satunya, kemudian di evaluasi sebanyak 3 kali yaitu hari ke 1, 4 dan 7. Didapatkan hasil penelitian yaitu, terdapat pengurangan skor PSQI yang artinya perbaikan kuallitas tidur pada kedua responden. Akan tetapi pada responden dengan intervensi aromaterapi lavender memiliki perbaikan kualitas tidur yang lebih banyak dengan hasil kualitas tidur pada hari ke 1, 4, dan 7 yaitu, buruk, cukup kemudian baik. Berbeda dengan responden 2 diketahui kualitas tidur, yaitu buruk, buruk dan cukup. Disarankan pada ibu menopause dengan gangguan tidur untuk menggunakan aromaterapi lavender
Hubungan pemberian MPASI sanitasi air bersih dan dukungan keluarga dengan balita stunting usia 24-59 bulan di Puskesmas Cisata Kabupaten Pandeglang Erni Oktriyani; Meinasari kurnia Dewi; Kuswati Kuswati
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 2 No. 1 (2022): June Edition 2022
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v2i1.276

Abstract

Background: Stunting can cause stunted growth and development in toddlers. One of the factors related to stunting is complementary foods for breast milk, clean water sanitation and family support with stunting toddlers aged 24-59 months. Purpose: The purpose of this study was to determine the relationship between complementary feeding, clean water sanitation and family support with stunting toddlers aged 24-59 months, at the Cisata Public Health Center, Pandeglang Regency. Method: This research uses descriptive method with cross sectional approach. With a total sample of 113 people. The sampling technique in this study used total sampling. Data analysis was carried out by means of univariate and bivariate analysis using the Chi square test. Results: There was a relationship between complementary foods for breast milk (P-value=0.222 and OR=2.68), clean water sanitation (P-value = 0.276 and OR=3.1), and family support (P-value=0.294 and OR=2.68) on stunting toddlers. 24-59 months old, at Cisata Health Center Conclusion: The relationship between complementary feeding, clean water sanitation and family support with stunting toddlers aged 24-59 months, at the Cisata Public Health Center, Pandeglang Regency. Suggestion: Collaborate with local health centers and health workers to provide education about the health of stunting toddlers aged 24-59 months to mothers and families so that they can provide provisions and knowledge about stunting and can be motivated to implement good health behaviors.   Pendahuluan: Stunting dapat menyebabkan hambatan pertumbuhan dan perkembangan pada balita. Salah satu faktor yang berkaitan dengan stunting adalah MP ASI, sanitasi air bersih dan dukungan keluarga dengan balita stunting usia 24-59 bulan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pemberian MPASI,Sanitasi Air Bersih dan Dukungan Keluarga Dengan Balita stunting usia 24-59 bulan, di  Puskesmas Cisata Kabupaten Pandeglang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif dengan pendekatan Cross sectional. Dengan jumlah sampel sebanyak 113 orang Teknik Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan total sampling. Analisa data dilakukan dengan cara analisa univariat dan bivariat menggunakan uji Chi square. Hasil: Ada hubungan antara MPASI  (P-value=0.222 dan OR=2.68), sanitasi air bersih (P-value = 0.276 dan OR=3.1), dan dukungan keluarga (P-value=0.294 dan OR=2.68) terhadap balita stunting usia 24-59 bulan, di Puskesmas Cisata. Kabupaten Pandeglang tahun 2022. Simpulan: Hubungan pemberian MPASI,Sanitasi Air Bersih dan Dukungan Keluarga Dengan Balita stunting usia 24-59 bulan, di  Puskesmas Cisata Kabupaten Pandeglang. Saran: Bekerja sama dengan puskesmas maupun tenaga kesehatan setempat untuk memberikan edukasi mengenai kesehatan balita stunting usia 24-59 bulan  kepada ibu dan keluarga sehingga dapat memberikan bekal dan pengetahuan mengenai stunting dan dapat termotivasi melaksanakan perilaku kesehatan yang baik.
The effect of gymball use on pain intensity during the active phase of the first stage of labor among women Zakiyya Tunnisa; Meinasari Kurnia Dewi; Magdalena Tri Putri
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 9 (2025): December Edition
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i9.1856

Abstract

Background: Labor pain arises from uterine muscle stretching, which can affect overall physiological functions, including increased oxygen demand, elevated respiratory rate, higher blood pressure, and disturbances in the digestive system. The intensity of pain experienced may also influence the mother’s preference for a delivery method. Therefore, effective pain management during labor is essential for maternal comfort and safety. Purpose: To analyze the effect of gym ball use on pain intensity during the active phase of the first stage of labor among women delivering at PMB Ny. T, Ciherang Village, Cianjur Regency, in 2025. Method: A quasi-experimental design with a one-group pretest–posttest approach was employed. The sample consisted of 30 mothers in the active phase of the first stage of labor who experienced labor pain. Purposive sampling was used, and data were collected through observational sheets. Results: Before the intervention, the majority of respondents experienced very severe labor pain (24 mothers; 80%). After the gym ball intervention, most respondents reported moderate pain intensity (22 mothers; 73.3%). The statistical analysis yielded a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating that H₀ was rejected and Hₐ was accepted, thereby confirming a significant effect of gym ball use on pain intensity during the active phase of the first stage of labor. Conclusion: Gym ball use significantly reduces pain intensity among mothers in the active phase of the first stage of labor. Suggestion: Mothers preparing for childbirth are encouraged to understand and utilize gym balls as a non-pharmacological method to reduce labor pain
The effect of aloe vera and cabbage leaf (brassica oleracea) compresses on breast engorgement in postpartum mothers Neng Suaidah; Agus Santi Br Ginting; Aan Maemunah; Ida Saidah; Sukmini Sukmini; Hafit Restu; Kurniasari Kurniasari; Meinasari Kurnia Dewi
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 5 No. 2 (2026): May Edition 2026
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v5i2.3327

Abstract

Background: Breast engorgement is a common problem among postpartum mothers, characterized by breast tension, pain, and swelling due to obstructed milk flow. This condition can interfere with breastfeeding and may lead to complications if not properly managed. Purpose: This study aimed to determine the effect of aloe vera (Aloe vera) and cabbage leaf (Brassica oleracea) compresses on reducing the breast engorgement scale among postpartum mothers. Method: This study used a case study design with a Study Case Literature Review (SCLR) approach. The sample consisted of 6 postpartum mothers on days 3-7 experiencing breast engorgement, divided into two groups: the aloe vera compress group (3 respondents) and the cold cabbage leaf compress group (3 respondents). The intervention was carried out for 4 days, twice daily for 30 minutes. Breast engorgement was measured using the Six Point Engorgement Scale (SPES) over three visits. Results: The results showed that the aloe vera group experienced a decrease in the average breast engorgement scale from 5.00 to 1.33, with an average reduction of 3.66, while the cold cabbage leaf group showed a decrease from 5.00 to 1.00, with an average reduction of 4.00. Conclusion: Both interventions were effective in reducing breast engorgement; however, cold cabbage leaf compresses demonstrated higher effectiveness than aloe vera. Suggestion: It can be concluded that cold cabbage leaf and aloe vera compresses may be used as safe and simple non-pharmacological therapies for managing breast engorgement in postpartum mothers.
The Effect of Oatbits Biscuits (Oat 8 Choco Hazel) and SGM Bunda Milk on Weight Gain in First-Trimester Pregnant Women with Chronic Energy Deficiency at the Public Maternity Hospital in Bogor in 2024 Riska Meca Dwikusrini; Putri Agus Febriyani; Meinasari Kurnia Dewi
Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Vol 7, No 1 (2026): Social Sciences, Education and Humanities
Publisher : Universitas Dharmawangsa Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/ijsseh.v7i1.8483

Abstract

Chronic Energy Deficiency (KEK) in pregnant women is a condition of pregnant women due to an imbalance in energy and protein nutrient intake, so that the substances needed by the body are not met. There are two non-pharmacological efforts made in the prevention of KEK, namely by providing Oatbits Biscuits (Oat 8 Choco Hazel) and SGM Bunda Milk. To determine the effect of providing oatbits biscuits (Oat 8 Choco Hazel) and SGM Bunda milk on weight gain in pregnant women in the first trimester with KEK (Chronic Energy Deficiency) at PMB S in Bogor in 2024. Data collection used observation techniques by directly observing the objects to be studied which were then collected in a note. The results of this study on respondent I, the weight of the first visit was 40 kg with a LiLa of 21 cm (KEK), on the second visit the weight was 43 kg and on the third visit the weight was 45 kg and LiLa 22.5 cm (KEK). Respondent II's weight at the first visit was 50 kg and LiLa 22 cm (KEK), on the second visit the weight was 55 kg and on the third visit the weight was 56 kg and LiLa 24.5 cm (not KEK). Pregnant women in the first trimester with KEK who were given SGM Bunda milk intervention experienced faster weight gain compared to those given oatbits biscuits (Oat 8 Choco Hazel) intervention. For further studies, it is hoped that the frequency of consumption of oatbits biscuits (Oat 8 Choco Hazel) can be increased to two or three packs a day so that weight gain in pregnant women in the first trimester with KEK is greater and can reduce the incidence of pregnant women with KEK in Indonesia.
Effectiveness of dragon fruit juice and red guava juice in increasing hemoglobin levels among pregnant women with anemia Utin Agustin; Meinasari Kurnia Dewi; Retno Sugesti
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 5 No. 3 (2026): June Edition 2026
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v5i3.3410

Abstract

Background: Anemia in pregnant women causes premature birth, prolonged labor due to uterine muscle fatigue in contracting (uterine inertia), postpartum hemorrhage due to the absence of uterine muscle contractions (uterine atony), shock, infection both during labor and postpartum, and severe anemia (<4 gr%) can cause cordis decompensation. Purpose: To analyze the effectiveness of giving dragon fruit juice and red guava juice to increase hemoglobin levels. Method: The method used is Quasi Experiment with the approach used, namely pre and posttest two groups. The sample in this study were 30 pregnant women in the first, second, and third trimesters with anemia. Sampling used a purposive sampling method, the measuring instrument used was an observation sheet. Results: This study found that the average hemoglobin level before administration of red guava juice was 10.367 g/dL, after administration of 12.300 g/dL, and the average hemoglobin level before administration of red guava juice was 10.187 g/dL, after administration of 11.640 g/dL. Red guava juice was more effective than dragon fruit juice in increasing hemoglobin levels in pregnant women with anemia with a p-value of 0.001 < 0.05 and a mean difference of 0.066. Conclusion: There is an effect of administering dragon fruit juice and red guava juice on increasing hemoglobin levels in pregnant women with anemia. Suggestion: It is recommended that community health centers and clinics develop non-pharmacological treatments for pregnant women, especially those with anemia.
Co-Authors Aan Maemunah Ageng Septa Rini Ai Rini Apriyani, Magdalena Tri Putri Asih Asih Astuti, Retno Puji Bulan Suci Elvira Avianty Cintana Nur Aprilia Utami EMAN SULAEMAN Enong Uswatun Hasana Erni Oktriyani Etin Darliah Fajria, Nadia Amada Fujianty, Mulia Gaidha Khusnul Pangestu Ginting, Agussanti Br H, Madinah Munawaroh Hafit Restu Hanifa, Fanni Hasan, Ade Mira Hidayani, Hidayani Hutabarat, Togu Laura S. Ida Saidah Iha Miftahul Janah Ika Fitri Solihawati Isdayanti, Isdayanti Ivana Laira Karubuy, Milka Anggreni Kurniasari Kurniasari Kusumastuti, Istiana Kuswati Kuswati Lely Suraily Lia Nurwiliani Lina Nurul Izza Lisca, Shinta Mona Madinah MH Madinah Munawaroh Magdalena Tri Putri Maranis Chasanah Mariyah Qibtiyah Agustina Maryam Syarah Mardiyah Milka Anggreni Milka Anggreni K Milka Anggreni K Monalisca, Shinta Munthe, Sri Mahinsa Rejeki Nency, Aprilya Neng Suaidah Nidatul Hasanah Nina Nurjanah Nova Yuliana Novianty, Badrurrifha Nurainih Nurbaeti, Neulis Nurhalizah Nurhalizah Nurhalizah, Nurhalizah Octaviani, Vera Fauziah Oktapiani, Elis Putri Agus Febriyani Putri, Irawati Sukarna Rahmasari, Winda Ayu Rahmawati, Fira Ratna Dewi Ratna Wulandari Renny Anggraini, Renny Repi Apriandini Retno Sugesti Riska Citra Dewi Riska Meca Dwikusrini Rizka Febriyanti Rosi Rosmiawati Rosita Malinda S, Ratna Wulandari Septiani, Yanti Shinta Mona Lisca Siti Julaeha, Siti Siti Nurasiah, Siti Sri Ayu Hardiyanti Sri Herna Pinta Mehuli Sri Wahyuni Handayani, Sri Wahyuni Suci Anggraeni Sugesti, Retno Sukmini Sukmini Tri Putri, Magdalena Uci Ciptiasrini Utami, Cintana Nur Aprilia Utin Agustin Yeyen Suyenah Zakiyya Tunnisa