Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

The Effect Of The Healthyqueen Website On The Improvement Of Adolescent Behavior About Menstruation Rahma, Tarissa Yunita; Evi Pratami; Rijanto; Ervi Husni; Lawang, Wannarat
International Journal of Advanced Health Science and Technology Vol. 4 No. 2 (2024): April
Publisher : Forum Ilmiah Teknologi dan Ilmu Kesehatan (FORITIKES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35882/ijahst.v4i2.272

Abstract

Menstruation is bleeding in a manner periodic and cyclical from the accompanying uterus shedding of the endometrium. Cycle menstruation is time since day First menstruation until coming menstruation period next , meanwhile long cycle menstruation is distance between date started past menstruation and its start menstruation next . (Prayuni, Imandiri, & Adianti, 2018). This cycle can just variable , Symptoms menstruation also has impact strong negative on activity everyday and well-being , encouraging problem like poor mental health , decline productivity at work , and stress on the system health. Supported with results research conducted by Yilmaz, Bohara , and Thapa in 2021, 48% of sample report that they experience stress emotional during menstruation. The purpose of this study was to analyze the effect of the Healthyqueen website on increasing adolescent behavior regarding menstruation. This study use quantitative method pre - experimental research design with design One-group pretest-posttest design study. Sample taken with proportionate stratified random sampling technique of 52 respondents. The independent variable is the Healthyqueen website , while the dependent variable is level behavior adolecent about menstruation. Data collection instrument using questionnaire knowledge , attitude , action. Data analysis used is univariate and bivariate namely the Wilcoxon signed rank test with a significance level of 0.05. Research results show that there is enhancement significant behavior teenager daughter with p- value 0.000 <α (0.05) which means hipotesis accepted. The results of the study show the influence of the Healthyqueen website on increasing knowledge, attitudes and actions of adolescent about menstruation. Based on the description above, it can be concluded that there is an influence of the healthyqueen website on the behavior of young women. So it is recommended for adolescent to use the Healthyqueen website to find out and update related to menstruation
PEMERIKSAAN DENYUT NADI, TEKANAN DARAH, DAN GLUKOSA DARAH DI POSYANDU LANSIA ABIYOSO POLKESBAYA Ervi Husni; Tatarini Ika Pipit Cahyani; Sherly Jeniawaty; Dina Isfentiani; Ani Media Harumi; Ira Puspitasari; Ira Rahayu Tiyar Sari; Yuni Ginarsih; Dwi Purwanti; Ulfa Hidayah; Puspita Zella Wigati; Luthfi Rusyadi; Juliana Christyaningsih; Melania Rizerda Pebianti
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v6i2.400

Abstract

Upaya pemeliharaan kesehatan lansia dilakukan sejak lansia berusia 60 tahun dengan tujuan untuk menjaga agar tetap hidup sehat, berkualitas, dan mandiri. Kesehatan fisik dan mental menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan pada lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan pada tanggal 6 September 2023, berlokasi di Poltekkes Kemenkes Surabaya, dihadiri 38 lansia. Alat yang digunakan untuk pemeriksaan tekanan darah dan denyut nadi menggunakan alat tensimeter sedangkan pemeriksaan glukosa darah acak menggunakan alat point of care. testing (POCT). Hasil yang didapat adalah lansia yang ikut program ini terbanyak 68% berjenis kelamin perempuan, selain itu ada 12 dari 26 (32%) lansia memiliki memiliki tekanan darah tinggi. Terdapat 1 dari 38 (3%) lansia memiliki denyut nadi di atas batas normal dan 3 dari 38 (8%) lansia dengan kadar glukosa darah di atas batas normal. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi kesehatan lansia harus tetap dipantau anggota keluarga lainnya agar lansia selalu sehat, Kata kunci: Denyut nadi, tekanan darah lansia, kadar glukosa darah, Posyandu lansia Abiyoso Polkesbaya
Edukasi Kader tentang Gizi Seimbang Ibu Hamil dan Balita dalam Upaya Pencegahan Stunting Pipitcahyani, Tatarini Ika; Ervi Husni; Sukesi; Rijanto; Rekawati; Siti Alfiah; K.Kasiati; Dina Isfentiani; Domas C.P; Fitri N; Sherly Jeniawaty; Dwi Purwanti
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 1 (2024): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v8i1.76827

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi yang disebabkan karena kekurangan asupan gizi dalam waktu lama pada masa 1000 hari pertama kehidupan (HPK) yang merupakan masa kritis, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis pengetahuan dan perilaku gizi ibu hamil dan ibu balita mengenai 1000 HPK dalam upaya meningkatkan status gizi dan kesehatan anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian intervensi atau penelitian tindakan. Dalam hal ini, peneliti akan memberikan intervensi (edukasi tentang gizi seimbang) kepada kelompok kader atau individu, dan kemudian mengukur dampaknya. Teknik analisis data yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis kualitatif tematik. Teknik analisis statistik deskriptif untuk menganalisis data kuantitatif seperti pengetahuan dan praktik sebelum dan sesudah intervensi. Sedangkan teknik kualitatif tematik untuk menganalisis data kualitatif dari wawancara dan observasi, mengidentifikasi tema dan pola yang muncul dalam persepsi dan sikap responden. Hasil studi wawancara yang dilakukan dengan 32 ibu didapatkan data 6(31.25%) ibu memiliki pengetahuan yang kurang terkait gizi seimbang. Status gizi ibu sebelum dan utamanya selama kehamilan serta pola asuh anak setelah dilahirkan yang dikenal pada masa periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) berperan dalam mencegah permasalahan gizi pada balita. Dari hasil kegiatan edukasi mengenai pencegahan stunting menunjukkan respon positif dari sasaran kegiatan dan komunikasi yang baik terjalin antara pengabdi dan sasaran kegiatan. Kesimpulan yang dihasilkan terjadi kenaikan tingkat pengetahuan kader setelah dilakukan edukasi gizi dalam upaya pencegahan stunting.
Pelatihan Kader Dalam Peningkatan Cakupan ASI Eksklusif Melalui Kelompok Pendukung ASI di Wilayah Puskesmas Pacarkeling Kecamatan Tambaksari Kota Surabaya Rijanto; Astuti Setiyani; Sukesi; Ervi Husni; Queen Khoirun Nisa’ Mairo; Purwanti; Dina Isfentiani; Tatarini Ika Pipitcahyani; Sherly Jeniawaty
International Journal of Community Service Learning Vol. 7 No. 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v7i1.53121

Abstract

Keberhasilan pemberian ASI eksklusif membutuhkan keterlibatan banyak orang terutama para kader. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan cakupan ASI Eksklusif. Mitra dalam kegiatan ini yaitu Kelompok Pendukung ASI di Puskesmas Pacarkeling, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya.  Hasil Pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pengetahuan kader sebelum dan sesudah pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 71,44%. Ini berarti bahwa semua kader memiliki pengetahuan yang baik tentang materi khusus menyusui setelah mengikuti pelatihan. Nilai rata-rata eksekutif untuk sikap pemberian ASI eksklusif adalah 40% yang menunjukkan bahwa kader memiliki sikap yang baik terhadap dukungan pemberian ASI Eksklusif. Skor rata-rata 100% untuk teknik menyusui menunjukkan hampir semua pelaksanaan memiliki keterampilan yang baik sebagai KP-ASI. Kegiatan yang bertujuan untuk mengoptimalkan peran kader dalam peningkatan cakupan ASI Eksklusif sudah terlaksana dengan baik. Setelah dilakukan pelatihan terjadi peningkatan pengetahuan kader tentang ASI ekslusif dan sikap kader yang mendukung ASI ekslusif meningkat serta meningkatnya keterampilan kader dalam melakukan teknik menyusui yang benar.
Peer Relationships with Achievement Events: Cross Sectional Approach Pipitcahyani, Tatarini; Husni, Ervi; Isfentiani, Dina; Hafid, Fahmi; Sa’diyah, Halimatus Sa’diyah
Public Health of Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): April - June
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v11i2.926

Abstract

Background: Peer relationships are formed through interactions that occur both at home and in educational settings. Adolescents often function as sources of advice, motivation, and behavioral modeling for their peers, which can significantly influence individual attitudes and behaviors. The quality of these peer relationships is closely associated with students' academic achievement. Adolescents are expected to develop self-regulatory skills to minimize learning gaps and avoid negative learning attitudes. Objective: This study aims to examine the influence of peer relationships on the academic achievement of female students. Method: The study employed an analytical survey design with a cross-sectional approach, involving 70 respondents. Data were analyzed using the Chi-Square test, with a significance level set at p < 0.05. Results: The Fisher's Exact Test yielded p-values of 0.023 and 0.05, indicating a statistically significant association between peer relationships and the academic achievement of female students. Conclusion: This study recommends the inclusion of additional variables and a broader research scope in future studies to strengthen the findings. Female students are encouraged to build peer relationships with individuals who can serve as academic motivators, thereby fostering continuous improvement in their academic performance. Keywords: peer relationships; academic achievement; female students; Indonesia
AKSI KOMPETENSI BERSAMA DI PANTI ASUHAN YAYASAN PEMELIHARAAN ANAK DAN BAYI PERMATA HATI SURAKARTA Pratiwi Hermiyanti; Wisnu, Nurwening Tyas; Ginarsih, Yuni; Mujayanto; Intiyati, Ani; Yunariyah, Binti; Widyastuti, Dwi Utari; Pratami, Evi; Maharrani, Titi; Mamik; Rokhmalia, Fitri; Husni, Ervi; Windi, Yohanes Kambaru; Sari, Ira Rahayu Tiyar; Istanto, Wisnu; Widarti, Luluk; Sumaningsih, Rahayu; Sulistyowati, Dwi Wahyu Wulan; Kusumaningtyas, Kharisma; Kasiati, Klanting; Setiawan; Sukesi; Rijanto; Triana, Wahyuningsih
Jurnal Ilmiah Tatengkorang Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Ilmia Tatengkorang
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54484/tkrg.v7i1.558

Abstract

Panti Asuhan merupakan tempat pemeliharaan bagi anak dan bayi yang sengaja diserahkan dikarenakan orang tua mengalami kesulitan ekonomi atau bahkan tanpa orang tua. Yayasan Pemeliharaan Anak dan Bayi (YPAB) Permata Hati adalah salah satu Panti Asuhan yang memelihara anak dan bayi yang membutuhkan perlindungan dan pendidikan di Kota Surakarta. Pada masa pandemic covid-19, layanan kesehatan bagi anak dan bayi di YPAB Permata Hati jarang mendapatkan kunjungan dan pemeriksaan. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk membantu pelayanan kesehatan bagi anak dan bayi di YPAB Permata Hati Kota Surakarta dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan serta status gizi. Metode pelaksanaan yang dilakukan berupa pemeriksaan tumbuh kembang anak dan status gizi, penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, serta penyuluhan cara menyikat gigi yang benar. Hasil pemeriksaan status gizi dan tumbuh kembang anak dan bayi di YPAB Permata Hati Kota Surakarta terdapat 30 persen termasuk kurus dan 1 orang anak termasuk suspek perkembangan Denver II (lingkar kepala termasuk mikro). Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dan cara sikat gigi yang benar diikuti secara antusias oleh anak-anak YPAB Permata Hati Kota Surakarta Orphanages are places of care for children and babies who are handed over due to parents who are experiencing economic difficulties or even without parents. The Permata Hati Child and Infant Care Foundation (YPAB) is one of the orphanages that care for children and babies who need protection and education in the city of Surakarta. During the Covid-19 pandemic, health services for children and infants at YPAB Permata Hati rarely received visits and checks. The purpose of this community service is to help provide health services for children and infants at YPAB Permata Hati Surakarta City in monitoring growth and development as well as nutritional status. The implementation method used is in the form of examining children's growth and development and nutritional status, counseling on Clean and Healthy Behavior, as well as counseling on how to brush their teeth properly. The results of examinations on the nutritional status and development of children and infants at YPAB Permata Hati, Surakarta, found that 30 percent were underweight and 1 person was suspected of developing Denver II (head circumference including micro). Counseling on Clean and Healthy Behavior and how to brush your teeth was enthusiastically followed by YPAB Permata Hati Surakarta children
Pemberdayaan Kader dan Inovasi Posyandu Keliling untuk Optimalisasi Pemantauan Pertumbuhan Balita di Desa Batukorogan, Bangkalan: Cadre Empowerment and Mobile Posyandu Innovation to Optimize Toddler Growth Monitoring in Batukorogan Village, Bangkalan Soesanti, Inne; Husni, Ervi; Pengge, Nuning Marina
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.1002

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader posyandu dan kesadaran ibu balita dalam pemantauan pertumbuhan anak sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Batukorogan, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 17 kader posyandu dan 21 ibu balita melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, monitoring, dan tindak lanjut. Pelatihan diberikan kepada kader posyandu mengenai teknik pengukuran antropometri, plotting hasil pada Kartu Menuju Sehat (KMS), dan interpretasi status pertumbuhan. Sementara itu, edukasi kepada ibu balita difokuskan pada pentingnya pemantauan pertumbuhan, pola pengasuhan, dan praktik pemberian makan bayi dan anak yang benar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan kader sebesar 85% (p=0,03) dan keterampilan sebesar 92% (p=0,03). Pengetahuan ibu balita juga meningkat sebesar 80,1%, meskipun tidak signifikan secara statistik (p=0,32), namun berdampak positif terhadap perubahan perilaku. Implementasi posyandu keliling berhasil meningkatkan cakupan D/S dari 68% menjadi 85%. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemberdayaan kader melalui pelatihan terstruktur dan inovasi posyandu keliling efektif meningkatkan kualitas pemantauan pertumbuhan anak dan memperkuat upaya pencegahan stunting berbasis masyarakat