Priyo Sugeng Winarto
Faculty Of Animal Science, Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Agripet

Evaluasi Nilai Pemuliaan Pejantan Sapi Madura berdasarkan Bobot Badan dan Ukuran Tubuh Keturunannya pada Umur Satu Tahun Zulfaini Shamad; Kuswati Kuswati; Ahmad Furqon; Priyo Sugeng Winarto; Agus Susilo; Veronica Margareta Ani Nurgiartiningsih
Jurnal Agripet Vol 22, No 2 (2022): Volume 22, No. 2, Oktober 2022
Publisher : Agricultural Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v22i2.21736

Abstract

ABSTRACT. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pejatan sapi Madura dengan menggunakan metode pendugaan nilai pemuliaan berdasarkan bobot badan dan ukuran tubuh. Pengambilan sampel dilakukan secara Purposive sampling dengan menggunakan data recording keturunan 7 pejantan sapi (684, Adikara/160726, 685, Kelesap/160725, Muntahai/16011001, Banteng/934, 386) untuk bobot badan (BB), tinggi badan (TB), panjang badan (PB) dan lingkar dada (LD) kelahiran tahun 2014-2020. Analisis data dengan koreksi umur 1 tahun ke 365 hari, nilai heritabilitas, nilai pemuliaan, dan korelasi rangking nilai pemuliaan. Hasil analisis nilai heritabilitas bobot badan dan ukuran tubuh sapi Madura umur 1 tahun tergolong kategori sedang hingga tinggi yaitu 0,57 (BB), 0,48 (TB), 0,83 (PB), dan 0,61 (LD). Sebanyak 42,85% bobot badan dan panjang badan pejantan sapi memiliki nilai pemuliaan positif, sedangkan pada tinggi badan dan lingkar dada memiliki nilai pemuliaan positif sebesar 28,57%. Korelasi rangking nilai pemuliaan bobot badan dengan ukuran tubuh sapi Madura umur 1 tahun tergolong kategori tinggi yaitu 0,86 (BB-TB), 0,68 (BB-PB) dan 0,86 (BB- LD). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pejantan sapi di UPT Pembibitan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Timur yang memiliki nilai pemuliaan positif pada bobot badan dan ukuran tubuh adalah pejantan Ke lesap/160725 dan Adikara/160726 sehingga pejantan tersebut dapat digunakan sebagai tetua dalam program seleksi untuk meningkatkan mutu genetik dan menghasilkan sapi unggul.(Evaluation of sire breeding values on Madura cattle based on body weight and body measurement of their offspring at one-year-age)ABSTRAK. This study aimed to evaluate Madura cattle by using the method of estimating breeding value based on body weight and body measurement. The sampling was carried out by Purposive sampling using data recording offspring the 7 cattle (684, Adikara/160726, 685, Kelesap/160725, Muntahai/16011001, Banteng/934, 386) for Body Weight (BW), Withers Height (WH), Body Length (BL), and Chest Girth (CG) of born in 2014-2020. The data were analyzed by correction of 1 year to 365 days of age, heritability value, breeding value, and correlation ranking of breeding values. The results of the analysis of heritability values of body weight and body measurement of Madura cattle at 1 year of age rating on medium to high category were 0,57 (BW), 0,48 (WH), 0,83 (BL), and 0,61 (CG). A total of 42,85% body weight and body length of cattle at 1 year age have a positive value, while the body height and chest girth has a positive breeding value of 28,57%. The correlation between body weight and body measurement at 1-year-age Madura cattle classified as high category was 0,86 (BW-WH), 0,68 (BW-BL) and 0,86 (BW-CG). The conclusion this study the cattle at the UPT Breeding and Animal Health of East Java Province which has positive values on body weight and body measurement are the Ke lesap/160725 and Adikara/160726 males, while sires can be used as elders in the selection program to improve genetic quality and to produce superior cattle.
Estimasi Parameter Genetik Bobot Badan dan Ukuran Tubuh Sapi Madura pada Umur 205 Hari Shamad, Zulfaini; Alfikri, Muhammad Fajar; Budiarto, Agus; Furqon, Ahmad; Susilo, Agus; Winarto, Priyo Sugeng; Nurgiartiningsih, Veronica Margareta Ani
Jurnal Agripet Vol 24, No 1 (2024): Volume 24, No. 1, April 2024
Publisher : Faculty of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v24i1.21617

Abstract

ABSTRACT. Penelitian bertujuan untuk menduga (estimasi) nilai heritabilitas, korelasi genetik, nilai pemuliaan berdasarkan bobot sapih dan ukuran tubuh pada sapi Madura umur 205 hari di Unit Pelaksana Teknis Pembibitan Ternak dan Kesehatan Hewan sapi Madura Pamekasan. Materi yang digunakan terdiri dari catatan produksi sapi Madura kelahiran tahun 2014 sampai 2020. Jumlah sapi Madura yang digunakan adalah 96 ekor (46 ekor jantan dan 50 ekor betina) yang berasal dari 18 ekor pejantan. Data dianalisis menggunakan koreksi umur bobot badan umur 205 hari, nilai heritabilitas, nilai pemuliaan, korelasi genetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai heritabilitas umur 205 hari termasuk dalam kategori sedang hingga tinggi yaitu 0,400,44 (TP), 0,380,43 (LD), 0,290,39 (BSB), dan 0,820,62 (PB). Nilai korelasi genetik bobot sapih dengan tinggi badan, panjang badan, dan lingkar dada ialah 0,17; 0,08; dan 0,017. Ranking nilai pemuliaan tertinggi pada bobot sapih, tinggi pundak, dan panjang badan sapi Madura umur 205 hari terdapat pada pejantan Adikara dengan nilai berturut-turut sebesar 2,53; 0,92; 3,98, sedangkan untuk lingkar dada NP tertinggi terdapat pada pejantan 684 dengan nilai sebesar 3,25. Kesimpulan pada penelitian ini ialah pejantan sapi Madura yang memiliki nilai positif pada semua variabel yang diamati di UPT Pembibitan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Timur ialah pejantan Adikara dan pejantan 934. Sehingga pejantan tersebut dapat digunakan sebagai pejantan unggul untuk meningkatkan mutu genetik sapi Madura.(Estimation of genetic parameters of body weight and body measurement of Madura cattle at 205 days) ABSTRAK. This research purposes to analyze the heritability value, genetic correlation, breeding value and rank correlation of breeding value based on body weight and body measurement at 205 days old of Madura cattle in UPT Pamekasan Cattle Breeding and Animal Health. The material used consisted of production records of Madura cattle born from 2014 to 2020. The number of Madura cattle used was 96 heads (46 males and 50 females) from 18 bulls. Data on weaning weight were corrected to 205 days of age. Heritability values were calculated using analyses of variance with paternal half sib correlation model. The results showed that the heritability values of 205 days old were included in the medium category for shoulder height (0.400.44), chest girth (0.380.43), body weight (0.290.39), and the high category for body length (0.820.62). The genetic correlation values of body weight with shoulder height, body length, and chest girth were 0.17, 0.08, and 0.017. The highest breeding value for body weight, shoulder height, and body length of Madura cattle aged of 205 days was found in Adikara bull with consecutive values of 2.53, 0.92, 3.98, while the highest breeding value for chest girth was found in 684 bull with a value of 3.25. The conclusion in this study is that the bulls of Madura cattle who have positive values in all variables observed at the UPT Breeding and Animal Health of the East Java Province are the bulls of Adikara and 934. So these bulls can be used as superior bulls to improve the genetic quality of Madura cattle.