p-Index From 2021 - 2026
5.853
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Brand Image, Kualitas Produk dan Electronic Word of Mouth (EWom) terhadap Keputusan Pembelian pada Produk MS Glow (Survey Terhadap Generasi Z di Kota Bandung) Sitanggang, Pernando; Karamang, Ezra; Muttaqin, Ridlwan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.6070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Brand Image, Kualitas Produk, dan Electronic Word of Mouth (eWOM) terhadap Keputusan Pembelian produk MS Glow pada Generasi Z di Kota Bandung. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya persaingan industri skincare di Indonesia serta perubahan perilaku konsumen Generasi Z yang sangat dipengaruhi oleh media digital dan informasi online. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden Generasi Z di Kota Bandung yang pernah membeli atau menggunakan produk MS Glow. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Brand Image, Kualitas Produk, dan eWOM berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Nilai koefisien determinasi sebesar 67,7% menunjukkan bahwa variasi Keputusan Pembelian dapat dijelaskan oleh Brand Image, Kualitas Produk, dan eWOM, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan pembelian Generasi Z terhadap produk MS Glow tidak hanya dipengaruhi oleh kualitas produk, tetapi juga oleh citra merek serta ulasan dan informasi yang beredar di media online. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif dan berorientasi pada konsumen muda.
Pengaruh Harga, Kualitas Produk, dan Sosial Media Marketing terhadap Minat Beli Ulang Produk Samsung Aryanto, Febri; Karamang, Ezra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6214

Abstract

Persaingan industri smartphone yang semakin ketat mendorong perusahaan untuk tidak hanya berfokus pada pencapaian penjualan awal, tetapi juga pada kemampuan mempertahankan konsumen melalui minat beli ulang. Samsung sebagai salah satu merek smartphone global mengalami fluktuasi penjualan dalam beberapa tahun terakhir, sehingga penting untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi keputusan konsumen dalam melakukan pembelian ulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, kualitas produk, dan social media marketing terhadap minat beli ulang produk Samsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan pengguna dan pernah menggunakan produk Samsung, dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian disusun menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Sebelum pengujian hipotesis, dilakukan uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, heteroskedastisitas, dan multikolinearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang produk Samsung. Sebaliknya, social media marketing tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap minat beli ulang. Namun, secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang. Temuan ini mengindikasikan bahwa keputusan pembelian ulang konsumen lebih dipengaruhi oleh pertimbangan rasional berupa kesesuaian harga dan kualitas produk dibandingkan dengan aktivitas pemasaran melalui media sosial. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan untuk memprioritaskan strategi penetapan harga yang kompetitif dan peningkatan kualitas produk guna memperkuat loyalitas konsumen.  
Developing Hospital Services Based on "Service Excellence" at the Pantura Regional Hospital, M.A. Sentot Patrol, Indramayu Regency Zulkifli, Irwan; Agus Aribowo; Ezra Karamang
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v7i1.3302

Abstract

The advancement of the information age, increasing public awareness, and increasingly fierce competition among healthcare facilities have changed the public's assessment of hospitals. Excellent service is a key factor in increasing patient and family trust and satisfaction with hospitals. With increasing public expectations and intense competition among healthcare facilities, hospitals are required to excel not only in medical services but also in the quality of non-medical services. This study aims to assess and formulate the development of a service excellence-based service system at Pantura M.A. Sentot Patrol Regional Hospital, Indramayu Regency. The study used a quantitative approach with a survey method through the distribution of questionnaires to more than 200 respondents consisting of patients and their families. Data analysis showed that communication, staff empathy, speed of service, and facility comfort significantly influence patient satisfaction levels. Based on these findings, this study recommends strengthening excellent service training, developing patient-oriented standard operating procedures (SOPs), and implementing continuous service evaluations. The implementation of these strategies is expected to increase patient satisfaction and loyalty while strengthening the hospital's positive image. The research results are expected to form the basis for recommendations in strengthening excellent service training, formulating SOPs that are oriented towards patient needs, and ongoing evaluation to increase patient satisfaction and loyalty and strengthen the positive image of the hospital.