Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KESEHATAN MENTAL REMAJA MELALUI EDUKASI PSIKOLOGI POSITIF DALAM PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI DI SMAN 16 PALEMBANG Putu Lusita Nati Indriani; Eka Afrika; Reffi Dhamayanti; Wahyu Ernawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.54599

Abstract

Pernikahan usia dini masih menjadi persoalan yang serius di Indonesia, termasuk di Kota Palembang, dengan dampak signifikan terhadap pendidikan, sosial, dan kesehatan mental remaja. Kurangnya pemahaman, tekanan budaya, serta ketidaksiapan emosional menjadi faktor utama yang mendorong pernikahan dini. Pendekatan psikologi positif dipercaya mampu memperkuat ketahanan mental remaja dalam menghadapi tekanan tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran diri, dan ketahanan psikologis remaja dalam mencegah pernikahan dini melalui edukasi berbasis psikologi positif. Kegiatan dilaksanakan di SMAN 16 Kota Palembang dengan melibatkan 35 siswa usia 15–17 tahun. Pelaksanaan dilakukan melalui empat sesi interaktif yang mencakup pengenalan psikologi positif, refleksi diri, simulasi keputusan masa depan, dan kampanye mini. Evaluasi dilakukan dengan instrumen pre-test dan post-test, serta produk kampanye siswa. Terjadi peningkatan rata-rata skor pemahaman peserta dari 49% (pre-test) menjadi 87% (post-test), dengan peningkatan tertinggi pada aspek kemampuan menetapkan tujuan hidup (naik 39%). Peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran diri dan menghasilkan produk kreatif yang menggambarkan komitmen untuk menunda pernikahan dini. Edukasi psikologi positif terbukti efektif dalam meningkatkan ketahanan mental remaja dan dapat menjadi strategi psikoedukatif preventif yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Penyuluhan Pada Ibu Hamil Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan tentang Prenatal Yoga di PMB Permata Banyuasin Wahyu Ernawati; Intan Sari; Ratna Dewi; Bina Aquari; Ahmad Arif
JURNAL PENGABDIAN KADER BANGSA Vol 1 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kader Bangsa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jpkb.v1i1.844

Abstract

Pregnancy is a reproductive process that requires special attention so that it runs smoothly because it involves the lives of the mother and fetus (Elisabeth, 2020). Prenatal yoga is one way to prepare mothers physically and psychologically, including reducing anxiety before giving birth. Prenatal Yoga helps expectant mothers prepare themselves to face childbirth with confidence, happiness, comfort, without fear, as well as strengthening and forming body posture. The aim of this service is to increase the knowledge and participation of pregnant women in carrying out prenatal yoga exercises to improve health and reduce discomfort during pregnancy. The steps for this activity consist of establishing relationships, submitting proposals and setting schedules, as well as involving an evaluation process with a question and answer session. This counseling includes lecture methods, discussions, practices, and audio-visual media during prenatal yoga. The result of this community service activity is that 60% of pregnant women had poor knowledge about prenatal yoga before receiving counseling. After being provided with information about prenatal yoga, the knowledge of pregnant women increased by about 90%. The recommendation from the community service group to pregnant women is to improve their health by practicing prenatal yoga, including body movements and breathing techniques that can provide a relaxing effect, help reduce physical stress, and facilitate the delivery process.
Edukasi Pencegahan Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Desa Tanjung Kurung Kecamatan Abab Kabupaten Penungkal Abab Lematang Ilir (PALI) Ainun Rofikoh; Aisyah Aisyah; Ulva Rachmawati; Lesiman Giawa; Yetri Saspira; Aisyah Maryanti; Hendri Agus S; Adinda Azzahra; Wahyu Ernawati
JURNAL PENGABDIAN KADER BANGSA Vol 2 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kader Bangsa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jpkb.v2i2.907

Abstract

Acute Respiratory Infection (ARI) is a microbial infection that enters the respiratory tract within a maximum of 14 days. ARI has long-term consequences for children, one of which can inhibit their growth. In the long term, this infection can inhibit growth, and infections that are not treated properly can be fatal. The purpose of this community service activity is to provide an understanding to the community about what is meant by respiratory tract examination in children, factors that cause ARI, characteristics and symptoms of ARI, steps to prevent ARI, and how to treat and care for ARI. This activity method is carried out using a health education method based on lecture discussions on ARI and is carried out within a period of 60 minutes. The counseling material includes symptoms of ARI, steps to prevent ARI, and actions that must be taken if someone experiences these symptoms. The results of the counseling on preventing ARI went well and the enthusiasm of the community was seen when discussing with the resource person. In this community service activity, there was a pre-test, 70% of the community had poor knowledge about ARI. After being given disease prevention education ARI, community knowledge increased during the post-test by 80%. Suggestions from the community service group to the Tanjung Kurung village community with the education that has been provided, it is hoped that the incidence of ARI can be reduced, so that the quality of public health
Penyuluhan Tentang Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Putri Di Kota Palembang Arie Anggraini; Wahyu Ernawati
JURNAL PENGABDIAN KADER BANGSA Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kader Bangsa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jpkb.v2i1.1131

Abstract

Adolescence is a transition period from childhood to adulthood, during this period many changes occur from biological, psychological, intellectual and economic changes. [1]. Based on data from the World Health Organization (WHO), as many as 33% of women experience reproductive health problems with poor conditions [3]. Meanwhile, based on data from the Global School Health Survey (GSHS), it states that around 3.3% of adolescents aged 15 to 19 years are diagnosed with AIDS, and there are only around 9.9% of adolescents aged 15-19 years who know about HIV/AIDS, as many as 0.7% of women and 4.5% of men stated that they had had sexual relations (Free Sex) [4]. The method used in this activity is counseling with lectures, and media slide presentations, leaflets, and flip charts. The target of this counseling is adolescent girls. This activity is measured by pretest evaluation, posttest with 15 questions to participants about reproductive health, reproductive health disorders and prevention of reproductive health disorders. The activity went well and had minimal obstacles. Reproductive health education for adolescent girls increased participants' knowledge by an average of 36.8 points. Fifty-three participants (88.3%) experienced a score increase of ≥ 36, while only seven (11.7%) experienced a score increase of ≤ 36.
Penyuluhan tentang Pentingnya Pemeriksaan USG pada Ibu Hamil di Desa Tanjung Kurung Kabupaten PALI Wahyu Ernawati; Ratna Dewi; Lutfia Rahma Dewi Putri; Aditya Pirmansyah; Sinta Livia; Siti Juliana; Yusi Sulistyorini; Yuli Hastuti; Amanda Sakira; Selvia Handyani
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): JLIPM - AGUSTUS
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penting ultrasonografi (USG) dalam mengoptimalkan pelayanan antenatal (ANC) bagi ibu hamil di Desa Tanjung Kurung, sekaligus menekankan pentingnya dalam memantau kesehatan janin. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan setidaknya satu pemeriksaan USG sebelum 24 minggu kehamilan untuk memberikan informasi penting tentang usia kehamilan, anomali kongenital, dan kesehatan janin. Namun, hanya sekitar 30% ibu hamil di Indonesia yang menjalani USG karena rendahnya kesadaran dan keterbatasan biaya, sehingga meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan dan persalinan. Untuk mengatasi hal ini, inisiatif perawatan kesehatan telah ditetapkan untuk menyediakan layanan ANC, memastikan ibu hamil menerima pemantauan yang tepat. Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada bulan Februari 2025 bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap USG, yang melibatkan diskusi edukatif yang mendorong partisipasi aktif. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman di kalangan masyarakat, menyoroti sifat interaktif dari sesi-sesi tersebut, termasuk segmen tanya jawab. Temuan tersebut mengungkap bahwa peningkatan pengetahuan tentang USG dapat mengarah pada perilaku mencari layanan kesehatan yang proaktif, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan hasil kesehatan ibu dan janin, serta pengurangan angka kesakitan dan kematian yang terkait dengan komplikasi kehamilan
Co-Authors Adinda Azzahra Aditya Pirmansyah Aditya Pirmansyah Ahmad Arif Ainun Rofikoh Aisyah Aisyah Aisyah Maryanti Allania Hanung Allania Hanung Putri Sekar Ningrum Amanda Sakira Andini Zuitasari Andre Utama Saputa Arie Anggraini Ayu Ketut Dianasari, Gusti Azka Ryanita Baehaqi Bina Aquari Defitri Dawazad DEWI CISELIA Dewi Ciselia Dwi Andarwati Eka Afrika eka rahmawati Erika Lemestri Fika Minata Gusti Ayu Ketut Dianasari Handayani, Sri Handyani, Selvia Hanik Khairun Nisa Hastuti, Yuli Hendri Agus S Indriyani, Putu Lusita Nati Intan Sari Intan Sari Jayantiningsih, Putu Pebri Juliana, Siti Kresna Agung Yudhianto Kristiono, Natal Lesiman Giawa Livia, Sinta Lutfia Rahma Dewi Putri Marni Marni, Marni Mastina Mastina Mastina Mastina Mastina Mastina, Mastina Mentari, Ni Putu Agi MERISA RISKI Muhammad Romadhon Pertiwi, Noren Esty Pirmansyah , Aditya Putri, Lutfia Rahma Dewi PUTU LUSITA NATI INDRIANI Rainontisi, Ni Putu Ratna Dewi Ratna Dewi Ratna Dewi Reffi Dhamayanti Reffy Dhamayanti Rika Maisaroh Rosy, Reviny Sakira, Amanda Sari, Erma Puspita Selvia Handyani Sendy Asri Ramadani Sendy Asri Ramadani Sinta Livia Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Aisyiyah, Siti Siti Juliana Sri . Handayani Sri Handayani Sri Handayani Sri Sukati Sulastri Sulastri Sulistyorini, Yusi Suriyani, Nengah Sutriyani, Nyoman Tety Septiani Ulva Rachmawati Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Widiastini, Putu Monna Frisca Yanti, Rama Yetri Saspira Yuli Hastuti Yulizar Yulizar Yulizar Yulizar Yusi Sulistyorini