p-Index From 2021 - 2026
9.278
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Journal Of Nursing Practice Journal of Islamic Medicine Jurnal Ilmiah Kebidanan Manuju : Malahayati Nursing Journal Health Sciences Journal Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan 2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Health Information : Jurnal Penelitian JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan jurnal syntax admiration Jurnal Pengabdian Masyarakat dalam Kesehatan Jurnal Kesehatan Tambusai MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Journal of Public Health Innovation (JPHI) Journal of Nursing Practice and Education Madu : Jurnal Kesehatan Binawan Student Journal Indonesian Journal of Health Science NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Hang Tuah Medical Journal Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Jurnal Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES) Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi Journal of Innovative and Creativity Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Jurnal Kesehatan Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Jurnal Medika Veterinaria Journal of Health Research and Technology Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health Borneo Nursing Journal Klinik: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh rendam kaki pada air hangat terhadap peningkatan kualitas tidur lansia di Posyandu Lansia Desa Glagahwero Kecamatan Panti Kabupaten Jember Sufadilah, Sufadilah; Wijayanti, Tut Rayani Aksohini
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 6 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i6.1730

Abstract

The quality of sleep is a key determinant in preserving the general health and overall well-being of the elderly population. With advancing age, physiological functions tend to decline, often leading to a deterioration in sleep quality. If not appropriately addressed, this decline may contribute to various health complications. This study aims to examine the effectiveness of warm foot soaking, a form of non-pharmacological therapy, in enhancing sleep quality among the elderly. A quasi-experimental design incorporating a single-group pretest–posttest structure was utilized in this study, with purposive sampling employed to recruit 40 elderly as participants. The Wilcoxon Signed-Rank Test was employed for data analysis to evaluate the impact of warm foot soaking on participants’ sleep quality. A p-value of 0.000 was identified through statistical testing, falling below the predetermined significance level of α = 0.05, thereby justifying the acceptance of the alternative hypothesis (H1). These findings suggest that warm foot soaking significantly improves sleep quality in elderly at the Elderly Health Post in Glagahwero Village, Panti District, Jember Regency. It is therefore recommended as a supportive intervention to address sleep disturbances among the elderly population. Kualitas tidur yang baik sangat penting untuk kualitas hidup orang lanjut usia. Seiring dengan penurunan fungsi tubuh yang dialami, kualitas tidur secara otomatis juga mulai menurun. Hal tersebut dapat menimbulkan masalah kesehatan jika tidak segera diatasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menunjukkan bagaimana merendam kaki dengan air hangat, atau yang biasa disebut terapi nonfarmakologis, dapat membantu lansia tidur lebih baik. Penelitian ini dikategorikan sebagai studi eksperimental dengan menggunakan desain quasi experiment, serta menerapkan pendekatan one group pretest-posttest sebagai metode pengumpulan data. Subjek penelitian yang terlibat adalah 40 orang lanjut usia, yang didapat menggunakan teknik sampling purposive. Dalam tahap analisis data, penelitian ini menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test guna memperoleh informasi bagaimana pengaruh rendam kaki pada air hangat terhadap peningkatan kualitas tidur lansia. Berdasarkan hasil analisis statistik, diperoleh nilai p sebesar 0,000 yang lebih kecil dari tingkat signifikansi α = 0,05, sehingga H1 diterima. Maknanya, intervensi rendam kaki pada air hangat berpengaruh signifikan pada perubahan kualitas tidur lansia di Posyandu Lansia Desa Glagahwero, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Oleh karena itu, diharapkan bahwa terapi merendam kaki dengan air hangat dapat membantu para lanjut usia yang mengalami masalah tidur menjadi tidur lebih baik.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI TPMB WARDAH PASURUAN KABUPATEN MALANG: HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI TPMB WARDAH PASURUAN KABUPATEN MALANG Lede, Veronika; Wijayanti, Tut Rayani Aksohini
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2A.4088

Abstract

Hipertensi terkait kehamilan merupakan penyebab utama morbiditas dan kematian ibu, dan risiko terkena hipertensi dipengaruhi oleh pengetahuan dan kebiasaan makan ibu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan hubungan antara prevalensi hipertensi pada wanita hamil di TPMB Wardah Pasuruan, Kabupaten Malang, dan kesadaran ibu dan praktik diet. Sebanyak 57 responden dipilih dengan menggunakan pendekatan sampel lengkap untuk penelitian analitik potong lintang ini. Recall 24 jam dan Food Frequency Questionnaire (FFQ) digunakan untuk mengevaluasi pola makan, dan kuesioner skala Guttman digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan. Sphygmomanometer aneroid yang dikalibrasi digunakan untuk mengukur tekanan darah. Uji Eksak Fisher dan uji Chi-Square digunakan untuk menganalisis data pada tingkat signifikansi p < 0,05. Temuan tersebut mengungkapkan korelasi yang kuat antara praktik diet dan hipertensi (p = 0,000) dan pengetahuan ibu dan hipertensi (p = 0,000). Hipertensi 13,6 kali lebih umum terjadi pada ibu hamil dengan kebiasaan makan yang buruk dibandingkan dengan mereka yang memiliki kebiasaan makan sehat. Kesimpulannya, edukasi gizi dalam perawatan prenatal perlu ditingkatkan karena pemahaman yang buruk dan kebiasaan makan yang buruk meningkatkan risiko hipertensi selama kehamilan.
H HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN ANTENAL DAN STATUS GIZI IBU HAMIL DENGAN BERAT BADAN BAYI LAHIR DI PMB SYAMSIAR SYAM, SAWOJAJAR KOTA MALANG: HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN ANTENAL DAN STATUS GIZI IBU HAMIL DENGAN BERAT BADAN BAYI LAHIR DI PMB SYAMSIAR SYAM, SAWOJAJAR KOTA MALANG Ate, Astimurdiani; Wijayanti, Tut Rayani Aksohini
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2A.4095

Abstract

Berat badan lahir rendah (BBLR) dapat dihindari sebagian besar dengan menyediakan nutrisi ibu yang cukup dan perawatan prenatal berkualitas tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hubungan antara kejadian BBLR di PMB Syamsiar Syam, Sawojajar, Kota Malang, dan kualitas ANC dan status gizi ibu. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dan mencakup 30 wanita yang melahirkan. Informasi tentang kualitas perawatan prenatal, kesehatan gizi ibu, dan status BBLR bayi baru lahir dikumpulkan dari catatan medis. Menurut temuan tersebut, 46,7% bayi lahir dengan BBLR, 43,3% ibu memiliki status gizi buruk, dan 70,0% ibu mendapatkan perawatan prenatal di bawah standar. Status gizi ibu dan kualitas ANC berkorelasi signifikan dengan kejadian BBLR, seperti yang ditunjukkan oleh hasil uji Spearman Rank p = 0,000. Hasil ini menyoroti perlunya meningkatkan perawatan prenatal dan pemantauan gizi bagi ibu hamil sebagai tindakan taktis untuk menurunkan tingkat BBLR.
Pengaruh Pijat Oketani Terhadap Produksi Asi Pada Ibu NIfas dan Kesehatan RS Dr. Soepraoen Annisa Zakiyah Fadil; Tut Rayani Aksohini Wijayanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1474

Abstract

Produksi Air Susu Ibu (ASI) kerap menjadi tantangan utama dalam masa nifas, terutama ketika dipengaruhi oleh stres, nyeri pascapersalinan, dan kelelahan. Pijat Oketani merupakan salah satu metode terapi laktasi non-farmakologis yang dikembangkan di Jepang dan telah diterapkan secara terbatas di beberapa fasilitas kesehatan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat Oketani terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas di Klinik Amanda. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan model one group pretest-posttest yang melibatkan 20 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil menunjukkan bahwa seluruh responden mengalami peningkatan produksi ASI setelah intervensi, dengan nilai Z = -3.933 dan p = 0.000 (p < 0.05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna secara statistik antara sebelum dan sesudah pemberian terapi. Temuan ini juga menunjukkan adanya perubahan persepsi ibu terhadap kualitas dan kelancaran ASI. Pijat Oketani terbukti mampu memberikan efek fisiologis dan psikologis yang mendukung keberhasilan menyusui. Terapi ini layak direkomendasikan sebagai bagian dari intervensi laktasi yang bersifat holistik di layanan kesehatan maternal.
Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Tumbuh Kembang Bayi Usia 3-12 Bulan di BTS Bbaby and Kids Melinda Septiyana; Tut Rayani Aksohini Wijayanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1475

Abstract

Pijat bayi merupakan bentuk stimulasi sentuhan terstruktur yang berperan dalam mengaktivasi sistem sensorimotor dan meningkatkan integrasi neurologis pada masa awal kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh pijat bayi terhadap tumbuh kembang bayi usia 3–12 bulan yang mengikuti layanan di BTS Baby and Kids. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan dua kelompok: kelompok intervensi yang menerima pijat bayi secara rutin selama dua minggu, dan kelompok kontrol yang tidak menerima intervensi. Instrumen yang digunakan adalah Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP), yang mencakup aspek motorik kasar, motorik halus, bahasa, serta sosialisasi-kemandirian. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami peningkatan perkembangan yang konsisten dan menyeluruh (p = 0,003), sementara kelompok kontrol juga menunjukkan peningkatan namun dengan variasi hasil (p = 0,034). Hasil ini memperkuat pemahaman bahwa pijat bayi berkontribusi dalam percepatan capaian perkembangan awal, baik secara fisiologis maupun afektif, dan dapat diintegrasikan sebagai intervensi promotif dalam layanan tumbuh kembang berbasis komunitas.
Pengaruh IMT (Indeks Masa Tubuh) Dan Aktivitas Fisik Terhadap Dismenore Pada Remaja Putri Di SMK Cendikia Madinah Dampit Melda Yulia Putri; Tut Rayani Aksohini Wijayanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1514

Abstract

Puberty is an important stage where the reproductive organs mature and the first menstruation occurs. Many girls experience pain during menstruation, known as dysmenorrhea, and in Indonesia, around 55% of girls experience it, with 15% feeling that their daily activities are disrupted. This study analyzed the effect of body mass index (BMI) and physical activity on dysmenorrhea in adolescent girls. The method used was descriptive and cross-sectional, conducted between June and July 2025, with data collected through questionnaires. The results showed that BMI and physical activity affected dysmenorrhea.
Pengaruh Pemberian Jus Kurma Dan Madu Terhadap Peningkatan Produksi Asi Pada Ibu Nifas Di PMB Fitri Chandra Tumpang Vinanda Dzurriyyatun Nisa; Tut Rayani Aksohini Wijayanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1627

Abstract

Breast milk (ASI) is the primary and most essential source of nutrition for infants, playing a crucial role in their growth and development. Various studies have shown that the consumption of natural, nutrient-rich foods can help improve breast milk production. One such combination is date and honey juice, which is rich in carbohydrates, vitamins, and minerals that stimulate the production of prolactin and oxytocin—two key hormones involved in lactation. Dates are high in iron, calcium, and fiber, while honey contains enzymes and antioxidants that support the mother's metabolic health during breastfeeding. This study aims to evaluate whether the administration of date and honey juice affects the increase in breast milk production among postpartum mothers and its impact on the weight of newborns aged 0–7 days. The research employed a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach, involving 10 postpartum mothers. Participants were given date and honey juice daily for seven consecutive days, and changes in the infants’ weight were measured before and after the intervention as an indirect indicator of breast milk production success.
Pemberian Rebusan Air Jahe (Zingiber officinale) Madu (Genus Apis) Dengan Penurunan Nyeri Haid (Dismenorhea) Pada Siswi SMA Argopuro Panti Jember Septian Windayanti; Tut Rayani Aksohini Wijayanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1748

Abstract

Menstruation is a natural process involving the shedding of the endometrial lining, which is rich in blood vessels, due to the absence of egg fertilization. One common issue experienced by adolescent girls during menstruation is menstrual pain, or dysmenorrhea, which can disrupt daily activities and reduce quality of life. Management of this condition can be approached through pharmacological or non-pharmacological methods. While pharmacological treatment involves the use of analgesics, non-pharmacological interventions such as consuming ginger-honey decoction are considered safer and more natural alternatives for relieving menstrual pain. This study aims to examine the effectiveness of ginger-honey decoction in reducing the intensity of primary dysmenorrhea among adolescent girls. The research employed a quasi-experimental design using a one-group pretest-posttest approach, involving 30 respondents who experienced primary dysmenorrhea. The sampling technique used was total sampling, and the data were analyzed using the Wilcoxon Sign Rank Test. The results showed a significance value of p = 0.000, which is lower than α = 0.05. Based on these findings, it can be concluded that there is a significant effect of ginger-honey decoction consumption on reducing dysmenorrhea pain among female students at SMA Argopuro Panti Jember.
Pengaruh Pelvic Rocking Menggunakan Birthing Ball Terhadap Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester 3 Di BPM Nurul Fajriah Fahmawati A.MD.Keb Nurul Fajriah Fatmawati; Tut Rayani Aksohini Wijayanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1750

Abstract

During pregnancy, a woman's body undergoes various changes that are categorized into three stages: the first trimester (weeks 0 to 14), the second trimester (weeks 14 to 28), and the third trimester (weeks 28 to labor). The third trimester is often marked by increased physical discomfort, including back pain caused by hormonal changes and growing pressure from the uterus on the lower body structures. One non-pharmacological approach to reduce this complaint is pelvic rocking exercise using a birthing ball. This method is a relaxation technique aimed at relieving pain, improving posture, and helping the body prepare for labor. This study employed a pre-experimental design with a One Group Pre-Test and Post-Test model, comparing participants’ conditions before and after the intervention. The sampling technique used was total sampling, involving 40 third-trimester pregnant women experiencing back pain at PMB Nurul Fajriah Fatmawati during the period of April to May 2025. Data were analyzed using the Wilcoxon test. The test results showed a significance value of p = 0.000, which is less than α = 0.05, indicating a statistically significant effect. Therefore, it can be concluded that pelvic rocking using a birthing ball is effective in reducing the intensity of back pain in third-trimester pregnant women.
Effectiveness Of Lavender Aromatherapy In Reducing Active First-Stage Labor Pain At PMB Komariyah Rita Setyorini; Tut Rayani Aksohini Wijayanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5606

Abstract

Labor pain in the active phase of the first stage is a major complaint among laboring women. This quasi-experimental study aimed to evaluate the effectiveness of lavender aromatherapy inhalation in reducing labor pain during the active phase of the first stage. A total of 32 women were assigned to intervention (n=16) and control (n=16) groups. The intervention group received 5% lavender essential oil inhalation every 2 hours for 10 minutes, while the control group received standard midwifery care. Pain intensity measured using the Numeric Rating Scale significantly decreased in the intervention group (from 7.81 ± 1.17 to 4.13 ± 1.02) compared with the control group (from 7.69 ± 1.08 to 6.88 ± 1.15) (p < 0.001). Lavender aromatherapy is effective as a complementary method to reduce labor pain in primary midwifery care. Lavender aromatherapy is recommended as a complementary non-pharmacological method for labor pain management in primary obstetric care.
Co-Authors Alim, Zainal Andikasari, Eprilia Redita Andriani, Maya Fitri Susi Anggreni Bulu Anik Purwati Anik Sri Purwanti ANISSATUL VAUZAH Annisa Zakiyah Fadil Ary Lukmana Ate, Astimurdiani Aura, Annastasya Christine Manialup Cindy Mustika Sari DEWI WULANSARI Dhea Nazlyta Rusman Dina Hanifa Fanimah Hi Yusup Fransiska Marhaba Handayani , Luky hasim, rina Ilmiah, Widi Shofa Ina Indriati Indriani Hippy Indriati, Ina Jayanti, Putri Agus Nur Dwi Kartikasari, Linda Kasih Bene Gollu Keswara, Nila Widya Ketut Senenawati Kun Marátin Sholikhah Lede, Veronika Madona Lolangion Maulina, Rifzul Melda Yulia Putri Melinda Septiyana Mohammed Saifulaman Mohammed Said Mubarrokah, Ernila Nurul Islami Mucharomah, Lailatul Mukti Rahajeng Naning Fitriana Novita Matantu Nur Azizah, Karina Fitetry Nuriyah Nabila Nurmahidayati, Intan Nurul Fajriah Fatmawati Pratiwi, Riska Hadi Meilana Raden Maria Veronika Widiatrilupi Rahmawati, Emilia Rani Safitri Rani Safitri Rany Safitri Reny Retnaningsih Retnosari, Ana Dewi Rida Rahmawati Rita Setyorini Rosyidah Alfitri Saida, dan Saputri, Hindun Wasaynab Dian Cahya Septian Windayanti Septiyorini, Indah Setiya, Rani Sisca Indah Maharani Siti Nurhalifa Luvasi Sufadilah, Sufadilah Sulistiyah sulistiyah SULISTIYAH Syafiatul Maghfiroh Tika Nofiyanti Iskandar Triasmawarni, Silvia Tristiani, Ade Angga Pradini VAUZAH, ANISSATUL Veronika, Raden Maria Vinanda Dzurriyyatun Nisa Wahyuwihayanti, Riris Widia Shofa Ilmiah Wijayati, Nurul Ani Yulia Tri Jayantj, Yulia Yunietha Firdaus Safirah Z. Wahid, Rusna Zainal Alim Zhafirah, Muti’ah Jihan