Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh pemberian Murottal Al Quran terhadap kuantitas tidur balita 3-5 tahun di TPMB Ade Angga Desa Nogosari Tristiani, Ade Angga Pradini; Wijayanti, Tut Rayani Aksohini
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 4 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i4.1632

Abstract

Introduction: Sleep disorders in toddlers represent clinical problems affecting optimal growth and development processes through sleep homeostasis dysfunction and neurohormonal regulation impairment. This study aims to analyze the effect of Quranic murottal recitation on sleep quantity in toddlers aged 3-5 years at TPMB Ade Angga, Nogosari Village. Methods: The research design employed a quasi-experimental pretest-posttest with control group involving 32 toddlers divided into experimental and control groups of 16 subjects each. The intervention consisted of playing Surah Al-Mulk murottal for 10 minutes, twice daily, for 10 consecutive days. Data collection utilized structured observation of nighttime sleep duration, analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks Test. Results: The experimental group demonstrated significant improvement in sleep quantity with p = 0.002, average sleep duration increase of 1.3 hours, and effect size r = 0.564. The control group showed no significant changes. Conclusion: Quranic murottal therapy effectively enhances toddler sleep quantity through parasympathetic nervous system modulation and can be recommended as a safe non-pharmacological therapeutic modality for pediatric sleep disorder management. Pendahuluan: Gangguan tidur pada balita merupakan permasalahan klinis yang mempengaruhi proses tumbuh kembang optimal melalui disfungsi homeostasis tidur dan regulasi neurohormonal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberian murottal Al-Quran terhadap kuantitas tidur balita usia 3-5 tahun di Dusun Gumuk Bagu Desa Nogosari. Metode: Desain penelitian menggunakan quasi experiment pretest-posttest with control group dengan sampel 64 balita yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol masing-masing 32 subjek. Perhitungan ukuran sampel menggunakan power analysis dengan α = 0,05, β = 0,20, dan effect size 0,8. Kriteria inklusi meliputi balita sehat usia 3-5 tahun, tidak memiliki riwayat gangguan neurologis, dan mendapat persetujuan orang tua. Intervensi berupa pemutaran murottal Surah Al-Mulk selama 10 menit setiap malam menjelang tidur selama 21 hari berturut-turut. Pengumpulan data menggunakan sleep diary tervalidasi dan aktigrafi untuk mengukur durasi tidur malam, latensi tidur, dan efisiensi tidur. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney untuk perbandingan antar kelompok dan uji Wilcoxon Signed Ranks Test untuk analisis pre-post dalam kelompok. Hasil: Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan signifikan kuantitas tidur dengan nilai p = 0,001, peningkatan median durasi tidur 1,5 jam (IQR: 1,0-2,0), dan effect size r = 0,45. Analisis baseline menunjukkan homogenitas karakteristik kedua kelompok (p > 0,05). Kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan (p = 0,723). Confidence interval untuk median difference adalah 1,2-1,8 jam. Kesimpulan: Terapi murottal Al-Quran efektif meningkatkan kuantitas tidur balita melalui modulasi sistem saraf parasimpatis dan dapat direkomendasikan sebagai modalitas terapi non-farmakologis yang aman untuk manajemen gangguan tidur pediatrik.
Pengaruh pemberian daun salam terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III di PMB Luky Handayani Dusun Gumuksari Desa Nogosari Handayani , Luky; Wijayanti, Tut Rayani Aksohini
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 5 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i5.1662

Abstract

During pregnancy, the body has more iron due to increased blood and oxygen. Its deficiency can cause risks during childbirth. The signs are such as tiredness, dizziness, paleness and shortness of breath. With treatment supplements, nutritious food and routine checks. In 2019, reaching 48.9% the prevalence of anemia in Indonesia experienced a significant increase compared to the 2013 Riskesdas data which was recorded at 37.1% in pregnant women. The purpose of this study was to understand the administration of bay leaves to increase hemoglobin levels in PMB Luky Handayani, Gumuksari Hamlet, Nogosari Village in pregnant women in the third trimester. This study was conducted in a quasi-experimental design utilizing the Pretest-Posttest with control group design approach. 32 respondents in the third trimester were divided into two groups, namely the intervention group (bay leaves + Fe pills) and the non-intervention group (Fe tablets only) in pregnant women. Normality testing used the Shapiro Wilk Test, data analysis used the Wilcoxon Signed Ranks test to see the effect in each group and the Mann Whitney test on comparisons between groups. The Wilcoxon test showed results (p<0.05) of significant increase in Hb levels between the two groups. The Mann Whitney test indicated a significant difference between the intervention and non-intervention groups with a value of (p=0.032) which means that giving bay leaves together with Fe tablets is more efficient in increasing Hb levels compared to only giving Fe tablets. Conclusion. Decoction of bay leaves given with Fe tablets is efficient in increasing hemoglobin levels in the third trimester and can be used as a supportive therapy to overcome anemia in pregnant women. Saat hamil, tubuh lebih banyak zat besi karena peningkatan darah dan oksigen. Kekurangannya bisa sebabkan resiko saat melahirkan. Tanda-tandanya seperti lelah, pusing, pucat dan sesak. Dengan pengobatannya suplemen, makan bergizi dan kontrol rutin. Pada tahun 2019, mencapai 48,9% prevalensi anemia di Indonesia mengalami kenaikan signifikan dibandingkan data tahun 2013 Riskesdas yang tercatat senilai 37,1% dalam ibu hamil. Tujuan penelitian ini yaitu memahami pemberian daun salam pada trimester III kenaikan kadar hemoglobin di PMB Luky Handayani Dusun Gumuksari Desa Nogosari pada ibu hamil. Studi ini dilaksanakan dalam desain kuasi eksperimental memanfaatkan pendekatan Pretest-Posttest With Control Group Design. 32 responden trimester III pembagiannya terdiri dua kelompok yakni kelompok intervensi (daun salam + Pil Fe) dan kelompok non-intervensi (tablet Fe saja) pada ibu hamil. Pengujuan normalitasnya menggunakan Shapiro Wilk Test, data analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks untuk melihat pengaruh dalam masing-masih kelompok dan Mann Whitney test pada perbandingan diantara kelompok. Uji Wilcoxon menunjukkan hasil (p<0,05) peningkatan kadar Hb signifikan antar dua kelompok. Uji Mann Whitney mengindikasikan perbedaan signifikan kelompok intervensi serta non-intervensi senilai (p=0,032) yang berarti pemberian daun salam bersama tablet Fe lebih efisien dalam menaikkan kadar Hb dibandingkan hanya diberi tablet Fe saja. Kesimpulan. Rebusan daun salam yang diberikan bersama tablet Fe efisien untuk menaikkan kadar hemoglobin trimester III dan dapat dijadikan sebagai terapi pendukung untuk mengatasi anemia pada ibu hamil.
Pengaruh rendam kaki pada air hangat terhadap peningkatan kualitas tidur lansia di Posyandu Lansia Desa Glagahwero Kecamatan Panti Kabupaten Jember Sufadilah, Sufadilah; Wijayanti, Tut Rayani Aksohini
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 6 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i6.1730

Abstract

The quality of sleep is a key determinant in preserving the general health and overall well-being of the elderly population. With advancing age, physiological functions tend to decline, often leading to a deterioration in sleep quality. If not appropriately addressed, this decline may contribute to various health complications. This study aims to examine the effectiveness of warm foot soaking, a form of non-pharmacological therapy, in enhancing sleep quality among the elderly. A quasi-experimental design incorporating a single-group pretest–posttest structure was utilized in this study, with purposive sampling employed to recruit 40 elderly as participants. The Wilcoxon Signed-Rank Test was employed for data analysis to evaluate the impact of warm foot soaking on participants’ sleep quality. A p-value of 0.000 was identified through statistical testing, falling below the predetermined significance level of α = 0.05, thereby justifying the acceptance of the alternative hypothesis (H1). These findings suggest that warm foot soaking significantly improves sleep quality in elderly at the Elderly Health Post in Glagahwero Village, Panti District, Jember Regency. It is therefore recommended as a supportive intervention to address sleep disturbances among the elderly population. Kualitas tidur yang baik sangat penting untuk kualitas hidup orang lanjut usia. Seiring dengan penurunan fungsi tubuh yang dialami, kualitas tidur secara otomatis juga mulai menurun. Hal tersebut dapat menimbulkan masalah kesehatan jika tidak segera diatasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menunjukkan bagaimana merendam kaki dengan air hangat, atau yang biasa disebut terapi nonfarmakologis, dapat membantu lansia tidur lebih baik. Penelitian ini dikategorikan sebagai studi eksperimental dengan menggunakan desain quasi experiment, serta menerapkan pendekatan one group pretest-posttest sebagai metode pengumpulan data. Subjek penelitian yang terlibat adalah 40 orang lanjut usia, yang didapat menggunakan teknik sampling purposive. Dalam tahap analisis data, penelitian ini menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test guna memperoleh informasi bagaimana pengaruh rendam kaki pada air hangat terhadap peningkatan kualitas tidur lansia. Berdasarkan hasil analisis statistik, diperoleh nilai p sebesar 0,000 yang lebih kecil dari tingkat signifikansi α = 0,05, sehingga H1 diterima. Maknanya, intervensi rendam kaki pada air hangat berpengaruh signifikan pada perubahan kualitas tidur lansia di Posyandu Lansia Desa Glagahwero, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Oleh karena itu, diharapkan bahwa terapi merendam kaki dengan air hangat dapat membantu para lanjut usia yang mengalami masalah tidur menjadi tidur lebih baik.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI TPMB WARDAH PASURUAN KABUPATEN MALANG: HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI TPMB WARDAH PASURUAN KABUPATEN MALANG Lede, Veronika; Wijayanti, Tut Rayani Aksohini
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2A.4088

Abstract

Hipertensi terkait kehamilan merupakan penyebab utama morbiditas dan kematian ibu, dan risiko terkena hipertensi dipengaruhi oleh pengetahuan dan kebiasaan makan ibu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan hubungan antara prevalensi hipertensi pada wanita hamil di TPMB Wardah Pasuruan, Kabupaten Malang, dan kesadaran ibu dan praktik diet. Sebanyak 57 responden dipilih dengan menggunakan pendekatan sampel lengkap untuk penelitian analitik potong lintang ini. Recall 24 jam dan Food Frequency Questionnaire (FFQ) digunakan untuk mengevaluasi pola makan, dan kuesioner skala Guttman digunakan untuk mengukur tingkat pengetahuan. Sphygmomanometer aneroid yang dikalibrasi digunakan untuk mengukur tekanan darah. Uji Eksak Fisher dan uji Chi-Square digunakan untuk menganalisis data pada tingkat signifikansi p < 0,05. Temuan tersebut mengungkapkan korelasi yang kuat antara praktik diet dan hipertensi (p = 0,000) dan pengetahuan ibu dan hipertensi (p = 0,000). Hipertensi 13,6 kali lebih umum terjadi pada ibu hamil dengan kebiasaan makan yang buruk dibandingkan dengan mereka yang memiliki kebiasaan makan sehat. Kesimpulannya, edukasi gizi dalam perawatan prenatal perlu ditingkatkan karena pemahaman yang buruk dan kebiasaan makan yang buruk meningkatkan risiko hipertensi selama kehamilan.
H HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN ANTENAL DAN STATUS GIZI IBU HAMIL DENGAN BERAT BADAN BAYI LAHIR DI PMB SYAMSIAR SYAM, SAWOJAJAR KOTA MALANG: HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN ANTENAL DAN STATUS GIZI IBU HAMIL DENGAN BERAT BADAN BAYI LAHIR DI PMB SYAMSIAR SYAM, SAWOJAJAR KOTA MALANG Ate, Astimurdiani; Wijayanti, Tut Rayani Aksohini
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2A.4095

Abstract

Berat badan lahir rendah (BBLR) dapat dihindari sebagian besar dengan menyediakan nutrisi ibu yang cukup dan perawatan prenatal berkualitas tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hubungan antara kejadian BBLR di PMB Syamsiar Syam, Sawojajar, Kota Malang, dan kualitas ANC dan status gizi ibu. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dan mencakup 30 wanita yang melahirkan. Informasi tentang kualitas perawatan prenatal, kesehatan gizi ibu, dan status BBLR bayi baru lahir dikumpulkan dari catatan medis. Menurut temuan tersebut, 46,7% bayi lahir dengan BBLR, 43,3% ibu memiliki status gizi buruk, dan 70,0% ibu mendapatkan perawatan prenatal di bawah standar. Status gizi ibu dan kualitas ANC berkorelasi signifikan dengan kejadian BBLR, seperti yang ditunjukkan oleh hasil uji Spearman Rank p = 0,000. Hasil ini menyoroti perlunya meningkatkan perawatan prenatal dan pemantauan gizi bagi ibu hamil sebagai tindakan taktis untuk menurunkan tingkat BBLR.
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI PEPPERMINT TERHADAP MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1: Riska Hadi Meilana Pratiwi1, Tut Rayani Aksohini Wijayanti2 Pratiwi, Riska Hadi Meilana; Wijayanti, Tut Rayani Aksohini
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.53217

Abstract

Kehamilan trimester pertama sering disertai mual muntah (emesis gravidarum) akibat perubahan hormonal yang dapat mengganggu asupan nutrisi ibu. Aromaterapi peppermint merupakan salah satu pendekatan komplementer nonfarmakologis yang berpotensi meredakan keluhan tersebut. Menilai dampak Efektivitas aromaterapi peppermint terhadap tingkat mual muntah pada ibu hamil trimester pertama. Desain penelitian berupa kuasi-eksperimen dengan pretest–posttest dan kelompok kontrol. Sebanyak 32 ibu hamil menjadi sampel melalui consecutive sampling. Kriteria inklusi meliputi usia gestasi 8–12 minggu, kehamilan tunggal, dan frekuensi mual muntah tidak lebih dari 10 kali per hari (kategori non-hyperemesis). Kriteria eksklusi yaitu adanya komplikasi kehamilan seperti hyperemesis gravidarum, perdarahan pervaginam, serta alergi terhadap aromaterapi peppermint. Analisis data memakai uji statistik McNemar dan Fisher exact Hasil penelitian mengungkapkan bahwa aromaterapi peppermint secara signifikan mampu mengurangi emesis gravidarum (p = 0,001). Skor PUQE di kelompok intervensi turun dari 9 menjadi 5 dengan pergeseran kategori dari sedang (75%) menjadi ringan (87,5%) (p < 0,001). Sebaliknya, di kelompok kontrol, skor PUQE hanya berubah dari 9 menjadi 8 (p = 0,500), sehingga tidak terdapat perubahan yang bermakna. Aromaterapi peppermint yang diberikan setiap pagi selama empat hari efektif membantu mengurangi emesis pada ibu hamil trimester pertama. Data ini menegaskan bahwa aromaterapi peppermint berpeluang menjadi metode komplementer yang praktis, aman, dan non-farmakologi, serta dapat diintegrasikan ke dalam perawatan antenatal rutin.