Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Produk Olahan dari Bahan Dasar Pisang Pada Kelompok Wanita di Desa Mondang Kumango, Kelurahan Tambusasi Tengah, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau Al Muzafri; Ryan Prayogi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1: Januari 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v1i1.53

Abstract

Indonesia merupakan Negara yang sedang mengalami perkembangan, Baik itu dibidang Pemerintahan, Kesehatan, Sosial dan Budaya, Ekonomi dan Pertanian. Sektor yang perlu lebih diperhatikan adalah bidang ekonomi dan pertanian. Bidang pertanian saat ini merupakan salah satu bagian yang terus diupayakan untuk pengembangan agribisnis dalam rangka meningkatkan pertanian yang modern, Masyarakat di Indonesia sebagian besar masih tergolong masyarakat dengan tingkat ekonomi sedang ke rendah. Hal ini membuktikan bahwa usaha pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan sosial dan ekonomi bagi masyarakatnya belum mengalami keberhasilan, Desa Sei Kumango merupakan salah satu desa yang berada di Kabupaten Rokan Hulu yang sebagian besar masyarakatnya menanam pisang di kebun dan di halaman rumah. Pisang tersebut nanatinya akan dijual ke pasar secara utuh dan nilai uang yang dihasilkan masih cukup rendah. Jika diolah dengan baik pisang akan menghasilkan beraneka ragam produk pangan yang lezat dan menyehatkan dan akan memberi nilai ekonomis yang tinggi yang berguna untuk meningkatkan pendapatan masyarakat desa Sei kumango kelurahan tambusai tengah.
Model of Civic Education as Moral Education Prayogi, Ryan; Sapriya, Sapriya; Komalasari, Kokom; Rahmat; Masyitoh, Iim Siti; Adam, M. Januar Ibnu; Nurgiansah, T Heru
ASANKA : Journal of Social Science and Education Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/asanka.v5i1.8353

Abstract

This research examines the importance for civic education teachers in carrying out the learning process in class not only achieving cognitive aspects but every teacher must also prioritise affective aspects in the learning process, so that using the Moral Education model in Civic Education can be a reference for teachers in carrying out Civic Education learning by using the Moral Education model as an effort to foster Moral feeling, Moral Behaviour and Moral action. The purpose of this research is how Citizenship Education as Moral Education and the Development of Moral Education models in Citizenship Education. While this research method uses a literature study research approach with steps to select themes, search for references, collect data sources, and analyse data and draw conclusions. The results showed that education as moral education has existed since civic education entered Indonesia, and that the development of moral education models in civic education, one of which uses the Human Modelling model and Value Clarification Technique, provides a practical solution for civic education as moral education that refers to the 21st century learning model.
Representasi Nilai Karakter Bangsa dalam Tradisi Mandai Ulu Taon Masyarakat Mandailing Rokanhulu Provinsi Riau Prayogi, Ryan; Komalasari , Kokom; Sundawa , Dadang; Rahmat, Rahmat; Masyitoh, Iim Siti
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.11371

Abstract

Penelitian ini bertujuan melakukan kajian mendalam tentang representasi nilai-nilai karakter bangsa dalam tradisi mandai ulu taon masyarakat Kaiti sebagai upaya mempertahankan karakter bangsa, meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat dan generasi muda akan nilai-nilai karakter dalam tradisi mandai ulu taon. Penelitian ini dilaksanakan di Kaiti Desa Rambah Tengah Barat Kecamatan Rambah Kabupaten Rokanhulu, Provinsi Riau. Sedangkan narasumber penelitian dalam penelitian ini melibatkan Tokoh Agama Tokoh Adat, Tokoh budaya, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, pelaku budaya, Pemerintah Desa dan Kecamatan Serta Masyarakat Desa Kaiti. Penelitian ini sebagai penelitian kualitatif dengan pendekatan metode etnografi, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dan teknik analisis data melalui reduksi data, display data, dan verifikasi data, serta triangulasi. Hasil penelitian menunjukan terdapat nilai-nilai karakter bangsa dalam tradisi mandai ulu taon masyarakat Desa Rambah Tengah Barat meliputi tahapan dari tradisi mandai ulu taon yang meliputi tahapan persiapan mandai ulu taon (nilai musyawarah, nilai kebersamaan, nilai peduli lingkungan, nilai kepercayaan), tahapan malaksanaon mandai ulu taon (nilai gotong royong, nilai tanggung jawab, nilai kesenian, dan nilai rasa bangga budaya daerah), tahapan pangaluon mandai ulu taon (nilai religius, nilai cinta damai dan nilai toleransi).
Silek Tari dalam Upacara Pernikahan Adat Melayu Rambah Hilir berbasis Kearifan Lokal Prayogi, Ryan; Betria, Ike; Rusmana, Febri
Antropocene : Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora Vol. 3 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/antropocene.v3i2.1636

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui nilai-nilai tradisi silek tari dalam upacara adat pernikahan suku melayu di rambah hilir kabupaten rokan hulu. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode etnografi. Sedangkan informan dalam penelitian ini ialah guru silek, pesilek, tokoh adat, tokoh agama tokoh masyarakat, pemuda, masyarakat, dan pemerintah kecamatan rambah hilir. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawaancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data mengunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi pertunjukan silek tari dalam upacara adat pernikahan rambah hilir dimulai ketika mempelai pria di antarkan menuju rumah mempelai wanita, setelah sampai di depan halaman rumah barulah ditampilkan silek tari, pertama sombah sepuluh jai, kedua gorakan silek meliputi gorakan olang bobego, borubah tobang bopulun, tupai bogoluik, tenju, tikam, dan diakhiri salam. Sedangkan alat musik yang ditampilkan mengiringi silek tari ialah godang borogong. Serta pakaian yang digunakan baju tolukbulango dengan warna hitam dan memakai selempang, ikat pinggang dan membawa pisau belati sebagai ciri khas masyarakat melayu.
PEWARISAN SEJARAH DAN KEBUDAYAN MELAYU ROKAN HULU Melinda, Cicilia; Prayogi, Ryan; Aida, Welven; Rahmawati, Ilham; Hardianto, Hardianto; Betria, Ike
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.365-373

Abstract

Sejarah dan kebudayaan lokal perlu diajarkan kepada generasi muda di setiap daerah agar sejarah dan kebudayaan lokal tidak hilang ditelan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dan masuknya budaya asing ke indonesia, sebab sejarah dan budaya merupak ciri khas negara Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku dan budaya yang memiliki keunikan sendiri-sendiri, kebudayaan Indonesia berasal dari kebudayaan daerah dan kebudayaan local masing-masing provinsi di Indonesia. Daerah Rokan Hulu, Provinsi Riau, memiliki multi kultural yang terdiri dari berbagai macam suku, namun di dominasi oleh suku melayu yang merupakan suku asli di provinsi Riau. Dan juga rokan hulu memiliki banyak situs sejarah yang belum banyak diketahui baik oleh masyarakat rokan hulu.untuk itu dilakukan pengabdian masyarakat tentang pelestarian sejarah dan kebudayaan melayu bagi mahasiswa pendidikan IPS, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, universitas pasir pengaraian.
The Effect of the Covid 19 Virus and Online Learning on English Subjects in Elementary Schools Prasetyo, Dhaniel; Rudini, Rudini; Prayogi, Ryan; Rahmawati, Ilham; Syah Putra, Arman
International Journal of Educational Research & Social Sciences Vol. 2 No. 3 (2021): June 2021
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijersc.v2i3.101

Abstract

Elementary school is a medium used by the government to provide proper education for its people. With the existence of an elementary school, the community through education with various kinds of subjects that can be used as a basis so that the Indonesian nation can develop in the future with 6 years of compulsory education and 9 years of compulsory education Indonesia is good enough and illiteracy has begun to be eliminated by the existence of compulsory education, therefore a good education is education that can cover all corners of Indonesia and can be felt by all Indonesian people so that the Indonesian nation can become an advanced nation with education as the spearhead from Indonesia. Quantitative research is the method used in this study by emphasizing survey tools conducted to 100 people who were randomly selected in order to get very accurate data and real data in the field. Therefore, by using this method, the research can be continued so that it can find answers of the research problem raised. The variables studied in schools during the pandemic are online learning systems, offline learning systems and many more variables studied by researchers so they can find out which variables can affect the teaching and learning system in Indonesia, especially in the teaching and learning system in Indonesia. Elementary schools with these variables will be able to develop which things are good and which things are bad can be reduced. In this study will produce a data that has been processed on a system that uses SPSS tools. Therefore, with the processing of these data, it can be seen which variables affect elementary schools.