Claim Missing Document
Check
Articles

Analisa Audit Trail Review Sebagai Penentuan Persyaratan Parameter Proses Dalam Produksi Sediaan Tablet Salut Gula Aidi, Paramitha Ayu; Sopyan, Iyan
Farmaka Vol 22, No 2 (2024): Farmaka (Juli)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v22i2.52761

Abstract

Audit trail review merupakan mekanisme penting untuk mendeteksi perubahan dalam keamanan data atau sistem, hal ini telah ditentukan pada Code of Federal Regulations (CFR 21) part 11 yang dikeluarkan oleh Food and Drug Administration (FDA) serta dijelaskan dalam Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) pada aspek dokumentasi yang merupakan bagian esensial dari sistem pemastian mutu. Pemastian mutu produk obat dapat dilakukan dengan memperhatikan setiap perubahan dalam parameter proses yang berhubungan dengan Critical Quality Attributes (CQA) dan Intermediate Critical Quality Attributes (ICQA). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa audit trail review yang tersedia pada mesin produksi sebagai penentuan persyaratan parameter proses sediaan tablet tambah darah salut gula. Metode yang dilakukan meliputi pengambilan dan pengkajian data audit trail sebanyak lima batch sediaan tablet tambah darah salut gula pada mesin granulasi (IGL-GEA), mesin cetak tablet (Kilian KTP 720X), dan mesin penyalutan (Coating Bosch), yang kemudian dibandingkan dengan nilai parameter proses pada Prosedur Pengolahan Induk. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak adanya perubahan pada parameter proses granulasi, namun terdapat beberapa perubahan pada parameter proses pengeringan granul, pencetakan dan penyalutan tablet. Sediaan tablet tambah darah salut gula ini yang sudah memenuhi syarat seluruh pengujian CQA dan ICQA serta sudah beredar dipasaran sehingga perubahan parameter proses yang dihasilkan dari analisa audit trail review ini bisa dijadikan rekomendasi syarat baru. Kata kunci: audit trail, tablet salut, mesin produksi, parameter proses ABSTRACTAudit trail review is an important mechanism for detecting changes in data or system security, this has been determined in the Code of Federal Regulations (CFR 21) part 11 issued by the Food and Drug Administration (FDA) and explained in Good Manufacturing Practices (GMP) on the documentation aspect which is an essential part of the quality assurance system. Ensuring the quality of medicinal products can be done by paying attention to any changes in process parameters related to Critical Quality Attributes (CQA) and Intermediate Critical Quality Attributes (ICQA). The purpose of this research is to analyze the audit trail review that is available on production machines to determine the process parameter requirements for sugar coated blood supplement tablets. The method used includes collecting and reviewing audit trail data for five batches of sugar-coated blood supplement tablet dosage on a granulation machine (IGL-GEA), a tablet printing machine (Kilian KTP 720X), and a coating machine (Coating Bosch), which is then compared with the process parameters values in the Master Processing Procedure. The research results showed that there were no changes to the granulation process parameters, but there were several changes to the granulation drying, tablet printing and tablet coating process parameters. This sugar-coated blood supplement dosage has met the requirements of all CQA and ICQA tests and is already circulating on the market so the changes of process parameters resulted from this audit trail review analysis can be used as recommendations for new requirements.Keywords: audit trail, coated tablets, production machines, process parameters
EVALUASI SISTEM PENYIMPANAN OBAT DI SALAH SATU GUDANG PEDAGANG BESAR FARMASI (PBF) DI KOTA BANDUNG Agatha, Alda Anjella Lady Carina Paska; Sopyan, Iyan
Farmaka Vol 19, No 4 (2021): Farmaka (Suplemen)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v19i4.34601

Abstract

Sistem penyimpanan yang termasuk dalam aspek operasional pada Cara Distribusi Obat yang Baik(CDOB) di Pedagang Besar Farmasi (PBF) merupakan parameter yang sangat penting untuk menjagamutu produk. Sistem penyimpanan yang baik dan benar diatur dalam CDOB. Beberapa penelitianmenunjukkan bahwa gudang PBF yang menerapkan sistem penyimpanan sesuai CDOB dapatmempertahankan kualitas obat, menghindari penumpukan produk kedaluwarsa, maupun kerugianfinansial. Sedangkan gudang PBF yang tidak menerapkan CDOB mengalami beberapa kerugian yangberpengaruh terhadap produktivitas dari PBF tersebut. Oleh karena itu, evaluasi sistem penyimpananobat pada salah satu PBF di Kota Bandung perlu dilaksanakan. Penelitian ini dilaksanakan selamabulan Februari 2021 dengan metode observasional yang bersifat deskriptif dan evaluatif serta metodewawancara. Hasil penelitian mengenai sistem penyimpanan obat pada salah satu PBF di Kota Bandung menunjukkan bahwa sistem penyimpanan yang diterapkan oleh PBF tersebut sudah sesuai dengan CDOB pada aspek bangunan, peralatan, suhu, dan sistem penyimpanan itu sendiri. Akan tetapi, masih terdapat satu persyaratan CDOB yang belum diterapkan yaitu membersihkan kontainer obat yang diterima sebelum disimpan.
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN UMKM MASYARAKAT DESA GEDE PANGRANGO KECAMATAN KADUDAMPIT KABUPATEN SUKABUMI Rosmiati, Neni; Sopyan , Iyan
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v2i3.618

Abstract

This study aims to analyze and describe the role played by the local government in the development of Micro, small and Medium Enterprises (MSMEs) in the area of Gede Pangrango Village, Kadudampit Disrict,Sukabumi Regency. MSMEs have an important role in the local and national economiy, as well as in creating jobs and increasing people’s income. Local governments have a significant role in providing support, regulation and facilitation for MSMEs growth. This research will analyze various policies, programs and initiatives taken by the regional government of Gede Pangrango village to support MSME development.
Klaim Moisturizer terhadap Xerosis Cutis Wulaningsih, Titiek Indah; Iyan Sopyan; Sriwidodo, Sriwidodo
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau dan menyintesis berbagai literatur terkait klaim moisturizer dalam mengatasi xerosis cutis, yang merupakan kondisi kulit kering yang umum dihadapi oleh banyak individu. Metode studi yang digunakan adalah sistem review literatur, yang mencakup pencarian berbagai sumber informasi dari jurnal ilmiah, publikasi terverifikasi, dan buku-buku teks terkait topik tersebut. Hasil dari analisis literatur menunjukkan bahwa klaim moisturizer sebagai terapi untuk xerosis cutis didukung oleh banyak penelitian dan pengalaman klinis. Penggunaan moisturizer telah terbukti efektif dalam meningkatkan kelembaban kulit, mengurangi kekeringan, dan meningkatkan fungsi pelindung kulit. Beberapa studi juga menyoroti manfaat tambahan seperti peningkatan elastisitas kulit dan penundaan proses penuaan kulit. Dalam konteks ini, ditemukan bahwa pemilihan jenis moisturizer yang sesuai dan tepat adalah kunci kesuksesan terapi. Beberapa produk dengan kandungan bahan aktif tertentu, seperti humektan, emolien, dan ceramide, telah menunjukkan keefektifan dalam meningkatkan kondisi kulit yang kering dan mengurangi gejala xerosis cutis. Meskipun klaim positif terkait moisturizer dalam mengatasi xerosis cutis telah banyak dilaporkan, penting untuk diingat bahwa respons individual terhadap produk dapat bervariasi. Beberapa faktor seperti jenis kulit, kondisi medis tambahan, dan lingkungan dapat mempengaruhi hasil terapi. Secara keseluruhan, berdasarkan analisis literatur dalam studi sistem review ini, moisturizer telah terbukti sebagai terapi yang efektif dalam mengatasi xerosis cutis dan meningkatkan kesehatan kulit secara keseluruhan. Namun, perlu adanya penelitian lebih lanjut dan studi klinis yang lebih mendalam untuk mendukung temuan ini dan mengidentifikasi solusi yang lebih spesifik dan disesuaikan dengan kebutuhan individu.
PENGUKURAN PENGETAHUAN PENYAKIT KANKER PAYUDARA DAN PEMANFAATAN BAHAN ALAM UNTUK PENYAKIT TERSEBUT PADA MASYARAKAT DESA CILIANG KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PANGANDARAN Amalia, Eri; Sopyan, Iyan; Maisyarah, Intan Timur; Putriana, Norisca Aliza; Sriwidodo, Sriwidodo
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v13i1.41367

Abstract

Penderita penyakit kanker payudara diketahui semakin meningkat hampir di setiap negara termasuk juga di Indonesia. Kendatipun bukan merupakan penyakit menular, penanganan kanker payudara perlu mendapatkan perhatian serius karena dapat menyebabkan kematian bagi penderita. Sosialisasi aktif kepada masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan penyakit sejak dini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi terjadinya kasus ini. Pemahaman mengenai pemanfaatan bahan alam yang berkhasiat dalam terapi kanker payudara juga perlu diketahui oleh masyarakat, untuk memberikan harapan dan mendukung penemuan obat kanker yang berasal dari bahan alam. Penelitian yang dilakukan di desa Ciliang Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang pengetahuan masyarakat desa tersebut mengenai penyakit kanker payudara. Metode penelitian dalam pengumpulan data dilakukan dengan kuestioner model tes dikotomi mengenai pengenalan, gejala, faktor penyebab, pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), pemanfaatan bahan alam untuk terapi kanker payudara. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan skala likert. Kegiatan penyuluhan dilakukan setelah pengumpulan data untuk memberikan informasi dan penjelasan mengenai kanker payudara dan pemanfaatan bahan alam untuk penyakit tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat desa Ciliang telah memiliki pengetahuan yang baik mengenai kanker payudara dan pemanfaatan bahan alam untuk penyakit tersebut dengan skor rata-rata responden adalah 17,15 dan rentang nilai 14-21 dari total nilai 25, yang menunjukkan tingkat pengetahuan yang baik hingga sangat baik. Namun, sosialisasi mengenai kanker payudara tetap harus dilakukan berkala terutama mengenai cara deteksi dini melalui teknik SADARI. Penelitian ini adalah upaya kami dalam turut meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah dan menurunkan tingkat kematian akibat kanker payudara.
Technique Development in Improving the Solubility of Poorly Water Soluble Drugs (BCS II and IV): a Review Study: Pengembangan Teknik dalam Meningkatkan Kelarutan Obat yang Larut Buruk dalam Air (BCS Kelas II dan IV): Studi Review Reza Pahlevi, Muhamad; Sopyan, Iyan; Gozali, Dolih
Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal) Vol. 9 No. 2 (2023): (October 2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j24428744.2023.v9.i2.15969

Abstract

Orally active drugs are currently available on the market. API should have adequate solubility and permeability to enhance its therapeutic efficacy when administered orally and obtain optimum bioavailability. Almost 40% of New Chemical Entities had limited solubility or fell into BCS class II and IV. Our review aims to summarize and discuss the development of methods and characterization for increasing the solubility of poorly aqueous drugs from papers published in Google Scholar, NCBI, Science direct, Researchgate, and MDPI. We checked that the methods used such as solid dispersion, cocrystal formation, and coamorphous can increase the solubility of API which has an impact on increasing bioavailability. The successful formation of solid dispersions, cocrystals and coamorphs can be confirmed by the characterization of PXRD, DSC and SEM. In conclusion, drug solubility is an important aspect of pharmacological effects. Drugs with high solubility can provide fast solubility rates and high bioavailability, reducing the dose administered. Solid dispersion, cocrystals, and coamorphous techniques, have succeeded in increasing the solubility of BCS class II and IV drugs.
Comparative Dissolution Formulation and Test Simvastatin Ko-Crystal Tablets With Isonicotinamide As Coformer Sopyan, Iyan; Novianti, Ina; Abdassah Bratadiredja, Marline; Salsabila Hapsari, Raira; Setiawati, Ervina
Indonesian Journal of Pharmaceutics Vol 6, Issue 2, May - August 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran (Unpad)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/idjp.v5i3.55250

Abstract

Simvastatin is a statin drug used to lower plasma cholesterol in all types of hyperlipidemia. Simvastatin is included in BCS class II with poor solubility.  One of the efforts made to increase the solubility of simvastatin is the formation of co-crystals. Co-crystal is a modified type of crystal habit, which consists of two or more molecules in the same crystal lattice. The purpose of this study was to obtain the best excipient combination formula on the simvastatin co-crystalline tablet with isonicotinamide as a coformer and its comparable dissolution test results. The excipient combination optimization was carried out using a two-level factorial method. The optimized Avicel pH 102 and Primogel produced four combination designs on ready-made formulas, namely F1 Avicel pH 102: Primogel (79:2), F2 Avicel pH 102: Primogel (79:8), F3 Avicel pH 102: Primogel (85: 2) and F4 Avicel pH 102: Primogel (85: 8). The evaluation includes evaluating the mass of the print and the quality of the tablets. The excipient combination design solution in the best formula is Avicel pH 102 and Primogel with a ratio (79: 8). The method used in a comparable dissolution test is to compare the values of F1 (difference factor) and F2 (similarity factor) using BootStrap software. The F2 values observed were 50.3 at pH 1.2, 56.09 at pH 4.5, and 59.23 at pH 6.8, which indicates that the simvastatin co-crystalline tablet has similarities with the innovator tablet. The excipient combination design solution in the best formula is Avicel pH 102 and Primogel with a ratio (79: 8). The method used in a comparable dissolution test is to compare the values of F1 (difference factor) and F2 (equation factor) using BootStrap software. The F2 values observed were 50.3 at pH 1.2, 56.09 at pH 4.5, and 59.23 at pH 6.8, which indicates that the simvastatin co-crystalline tablet has similarities with the innovator tablet.Keywords: Simvastatin, co-crystal, two-stage factorial, comparable dissolution                     test.
Analisa Kinerja Mesin: Analisis Overall Equipment Effectiveness (OEE) Mesin Tableting Rotary Double-Station pada Industri Farmasi XYZ periode Februari – Juli 2024 Ghassani Purnama, Muhammad Fadhil; Sopyan, Iyan; Yudhistira, Aulia
Majalah Farmasetika Vol 9, No 6 (2024)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v9i6.59397

Abstract

Efektivitas kerja produksi dalam Industri Farmasi adalah upaya peningkatan kualitasproduk melalui efektivitas waktu produksi serta hasil produksi yang dapat dilakukandengan meminimalisir pemborosan seperti Breakdown Time mesin yang lama sertajumlah barang Reject yang banyak di area produksi. Latar belakang penelitiandidasarkan pada kebutuhan akan metode efisiensi dan efektivitas kerja produksimerujuk pada kriteria World Class dalam Industri Farmasi XYZ khususnya terhadapmesin cetak Tableting Rotary Double-Station. Overall Equipment Effectivenes (OEE)dalam Total Productive Maintenance (TPM) adalah salah satu metode yang berfungsisebagai upaya penginkatan efisiensi dan efektivitas kerja produksi dengan mengukurDowntime Losses, Speed Losses dan Quality Losses. OEE digunakan untukmenganalisis efektivitas kerja mesin tableting berdasarkan standar kualitas produksiyang mencakup waktu operasional mesin, kecepatan proses produksi, serta kualitashasil akhir produk dilihat dari Reject yang didapatkan. Ibuprofen, Ambroxol, danAllopurinol merupakan tiga produk dengan sifat fisikokimia berbeda sepertikompressibilitas, kelarutan dan titik lebur yang dapat mempengaruhi standar kualitasproduksi digunakan sebagai pembanding untuk menganalisis hasil OEE. Didapat nilairataan untuk Availability Tableting A sebesar 88.71%, Performance Efficiency sebesar56.64%, Quality Rate sebesar 99.32% dan OEE sebesar 48.86%. Nilai rataan yangdimiliki mesin Tableting B adalah Availability sebesar 82.75%, Performance Efficiencysebesar 58.00%, Quality Rate sebesar 99.65% dan OEE sebesar 43.57%. Hasilperbandingan tiga produk pembanding menunjukkan Ibuprofen memiliki nilai terkecildisebabkan sifat fisikokimia Ibuprofen yang memerlukan perhatian khusus. Dapatdisimpulkan bahwa penggunaan mesin Tableting pada industri XYZ masihmembutuhkan optimalisasi lebih lanjut dikarenakan hasil yang didapat masih kurangdari standar OEE berupa nilai Availability dan Performance Efficiency yang mengacupada World Class.
Review: Nanostructured Lipid Carriers Sebagai Sistem Penghantaran Obat Rute Oral Abdullah, Astriani; Sopyan, Iyan
Majalah Farmasetika Vol 9, No 6 (2024)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v9i6.58645

Abstract

Nanostructured Lipid Carriers (NLCs) adalah sistem penghantaran obat yang telah banyak digunakan dalam pengembangan formulasi obat oral. NLCs memanfaatkan matriks lipid padat dan cair yang meningkatkan kelarutan dan bioavailabilitas obat, serta memungkinkan pelepasan obat secara terkendali. Artikel ini bertujuan untuk meninjau efektivitas NLCs dalam meningkatkan penyerapan obat BCS kelas II, III, dan IV melalui rute oral. Metode yang digunakan adalah peninjauan literatur dengan menganalisis berbagai studi yang mengevaluasi penggunaan NLCs dalam formulasi obat rute oral. Hasil studi literatur menunjukkan  bahwa NLCs memiliki stabilitas yang tinggi di lingkungan asam lambung sehingga meningkatkan ketahanan obat terhadap degradasi dan mengoptimalkan penghantaran obat ke usus. Selain itu, NLCs mampu menargetkan lokasi tertentu dalam saluran pencernaan, meningkatkan efisiensi terapi, serta mengurangi risiko efek samping sistemik. Oleh karena itu, NLCs memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektivitas terapeutik dan optimasi dosis obat dalam formulasi obat oral pada kelas II, III, dan IV.
Pemilihan Jenis Koformer dan Metode Preparasi dalam Sistem Penghantaran Sediaan Ko-Amorf Dewi, Febrina Aulia; Sopyan, Iyan; Rusdiana, Taofik
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) Vol 8 No 3 (2021): J Sains Farm Klin 8(3), Desember 2021
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.8.3.242-257.2021

Abstract

Ko-amorf adalah suatu sistem multikomponen padat yang mengandung zat aktif dan molekul dengan berat molekul rendah lainnya (koformer) yang dapat berupa eksipien atau zat aktif yang relevan secara farmakologis. Formulasi ko-amorf yang dibuat dengan metode preparasi dan jenis koformer yang berbeda dapat menghasilkan perbedaan yang signifikan dalam stabilitas fisik dan profil disolusi suatu bentuk ko-amorf. Tujuan penulisan dari artikel review ini adalah untuk menggali informasi lebih dalam tentang sistem ko-amorf, klasifikasi ko-amorf, karakterisasi ko-amorf serta pengaruh jenis koformer dan metode preparasi ko-amorf terhadap pembentukan ko-amorf. Artikel review ini disusun dengan literature search melalui PubMed, MDPI dan Science Direct dengan memasukkan kata kunci co-amorphous, co-amorphous formulations, co-amorphous stabilizers, co-amorphous drug formulations. Dari review ini ditemukan terdapat beberapa jenis koformer yang dapat digunakan untuk pembentukan ko-amorf yaitu dapat berupa zat aktif yang relevan secara farmakologis dan eksipien seperti diantaranya yaitu asam amino, asam karboksilat, asam tanat, quercetin, sakarin dan nikotinamid. Dan untuk metode preparasi ko-amorf yang dapat digunakan diantaranya yaitu ball milling, cryomilling, melt quenching/ quench cooling, hot melt extrusion, solvent evaporation, spray drying, freeze drying hingga teknologi seperti supercritical antisolvent dan microwave technique. Keberhasilan pembentukan ko-amorf ditentukan diantaranya oleh pemilihan jenis koformer yang melibatkan berbagai sifat yang perlu dipertimbangkan, seperti Tg, potensial ikatan hidrogen, ketercampuran/ miscibility, atau perilaku kristalisasi. Sifat zat aktif dan eksipien seperti stabilitas termal, suhu leleh dan kecenderungan kristalisasi zat aktif dan eksipien, menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam pemilihan metode preparasi ko-amorf.
Co-Authors Abdassah Bratadiredja, Marline Abdullah, Astriani Ade Zuhrotun Adrian Suparman AGATHA, ALDA ANJELLA LADY CARINA PASKA Ahda Salsabila Izzaturrahmi AI Masitoh Aidi, Paramitha Ayu Amalia, Eri Amelia Nur Halimah Anas Subarnas Anindya, Nisrina Raya Anis Yohana Chaerunisa Aslamnur Fikri Ramadhana Ayudyah Islami CYNTIA GRACESELLA HUTAMI P Deandrea, Helena Jessie Detria Wulandari Dewi Kurniasari Dewi Permatasari Dewi, Febrina Aulia Dinda Firanitha Tsamarah Dolih Gozali Dolih Gozali Dolih Gozali Dolih Gozali Dolih Gozali Dolih Gozali Eka Paramudya Eri Amalia Fadiya, Refeyfa Najwa Fanny Seftiani Dwi Saputri Febrina Aulia Dewi Fiftianingrum, Valentina Gawik Setiawan Ghassani Purnama, Muhammad Fadhil Gumilang Lestari, Ayu Hairunnisa Hairunnisa Hairunnisa Hairunnisa Hairunnisa Hairunnisa Hesti Siti Nurbarkah HOTMA GURNING WINOKAN Ikhsan Nugraha Ina Novianti Insan Sunan Kurniawansyah, Insan Sunan Insi Farisa Desy Arya Ipan Solihin Ira Maya Iyan Rifky Hidayat Jannah, Aisa Zahratul KUSUMAWULAN, CAHYA KHAIRANI Lutfiah Yusuf Maisyarah, Intan Timur Marline Abdassah Marline Abdassah Marline Abdassah, Marline MEGANTARA, SANDRA MEIVANA ESTHER ROSINTA TAMBUNAN Mika Febryati Kadir Moeljadi G Tedjasaputra Muchtaridi Muchtaridi Muhammad Faizal Fathurrohim Mulyanti Mulyanti Nadia Ariati Mutiana Nadiyah Salma Athaya Nadya Nurul Zaman Norisca Aliza Putriana Norisca Aliza Putriana Norisca Aliza Putriana, Norisca Aliza Novaliana Devianti Sagita Nurdiani Adiningsih Nurdiani Adiningsih Nurhabibah Nurhabibah Nurike Susendi NURSIFA, HARITSA Palupi, Anindya Taruni Pratama, Rizky Farhan Prayitno , Anggi Puspa, Inge Putri Raraswati Putri, Michelle Eka Rania Talinta L Reza Pahlevi, Muhamad Rian Triyana Rifkarosita Putri Ginaris Rizka Guntina Khairunisa Rosa Apriana Apriana Rosmiati, Neni Rugun Clara Samosir Rustandi , Enang Salsabila Hapsari, Raira Saputra, Iwan Saskia Rizky Utami SAUSAN RIHHADATULAISY Savira Silma Aulia Setiawati, Ervina SHIBA, KAMILA Siska Sari Marvita Siska Sari Marvita Sriwidodo B, Sriwidodo Sriwidodo Sriwidodo Syamsul , E. Mulya Taofik Rusdiana Tedjasaputra, Moeljadi G Utami, Saskia Rizky Wulaningsih, Titiek Indah Yudhistira, Aulia YULINA BR SARAGIH Yuni Elsa Hadisaputri