Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Peningkatan Kesadaran Generasi Muda tentang Pentingnya Kendaraan Listrik Melalui Kampanye Media Sosial Sugiani, Tina; Nababan, Jessicca; Yuneta; Alfanaar, Rokiy; Ariefin, Mokhamat; Wahyuningsih Manurung, Tety; Yuniarti, Yuyun; Hilmi Afthoni, Muhammad; Horale Pasaribu, Marvin
NAWASENA : JOURNAL OF COMMUNITY SERVICE Vol. 2 No. 01 (2024): Vol 02 No 1 2024
Publisher : NAWASENA : JOURNAL OF COMMUNITY SERVICE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampanye media sosial telah dilakukan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya kendaraan listrik, sebuah solusi mobilitas berkelanjutan yang semakin relevan dalam upaya mengatasi polusi udara dan perubahan iklim. Kampanye ini melibatkan produksi dan distribusi video informatif melalui Instagram, yang mencakup lima poin utama: polusi udara, dampak kendaraan konvensional, konversi kendaraan BBM ke listrik, kelebihan kendaraan listrik terhadap lingkungan, dan perkembangan teknologi kendaraan listrik. Hasil kampanye menunjukkan video ditonton sebanyak 39.100 kali, memperoleh 440 likes, dan 52 komentar, dengan lebih dari 90% komentar berasal dari generasi muda. Respons positif ini menegaskan bahwa kampanye berhasil mencapai dan melibatkan audiens yang ditargetkan. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa media sosial adalah alat yang efektif untuk edukasi dan promosi perubahan positif di kalangan generasi muda, mendukung adopsi kendaraan listrik dan transisi menuju mobilitas berkelanjutan.
Strategi Edukasi dan Peningkatan Kesadaran Energi Terbarukan untuk Generasi Muda Melalui Pemanfaatan Platform Media Sosial secara Efektif Pramudita, Dimas; Simbolon, Wenika; Isaura Silalahi, Anastasya; Horale Pasaribu, Marvin; Ariefin, Mokhamat; Wahyuningsih Manurung, Tety; Andriani, Titik; Febriana Kesuma, Ruth; Alfanaar, Rokiy
NAWASENA : JOURNAL OF COMMUNITY SERVICE Vol. 2 No. 01 (2024): Vol 02 No 1 2024
Publisher : NAWASENA : JOURNAL OF COMMUNITY SERVICE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi terbarukan adalah energi yang berasal dari sumber-sumber alami yang dapat diperbarui secara berkelanjutan, seperti sinar matahari, angin, dan air. Pengabdian masyarakat melalui kampanye media sosial yang menggunakan fitur Reels di Instagram bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya energi terbarukan. Kampanye ini berfokus pada lima poin utama: proses pembentukan batubara, dampak negatif batubara, emisi gas dan kerusakan lingkungan dari industri batubara, potensi sumber energi terbarukan seperti matahari, angin, dan air, serta keunggulan energi terbarukan. Video kampanye tersebut berhasil menarik perhatian dengan 8.524 tayangan dan 691 likes. Analisis komentar menunjukkan bahwa lebih dari 90% respons berasal dari generasi muda, menunjukkan efektivitas pesan kampanye dalam menjangkau target audiens. Respon positif ini menandakan bahwa generasi muda dapat menerima dan memahami informasi yang disampaikan. Keberhasilan ini menunjukkan potensi besar media sosial sebagai platform edukatif. Penggunaan Instagram sebagai alat kampanye terbukti efektif dalam menyebarkan informasi ilmiah dan mendorong perubahan perilaku. Kampanye ini diharapkan dapat meningkatkan adopsi energi terbarukan di kalangan generasi muda. Hasil ini juga mendukung transisi menuju penggunaan energi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Edukasi Hemat Energi melalui Instagram untuk Peningkatan Kesadaran di Kalangan Kawula Muda Nainggolan, Yuni; Natania Gracia, Amanda; Rahmi Wulandari, Oktavia; Horale Pasaribu, Marvin; Wahyuningsih Manurung, Tety; Alfanaar, Rokiy; Irawati, Utami; Ryu Pratiwi, Djihan; Ariefin, Mokhamat
NAWASENA : JOURNAL OF COMMUNITY SERVICE Vol. 2 No. 01 (2024): Vol 02 No 1 2024
Publisher : NAWASENA : JOURNAL OF COMMUNITY SERVICE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis energi global dan ketergantungan pada sumber energi fosil menimbulkan ancaman serius bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Program edukasi hemat energi melalui Instagram bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan mengubah perilaku konsumsi energi di kalangan generasi muda. Video kampanye yang mencakup lima poin utama - ketergantungan energi tidak terbarukan, dampak negatif batu bara dan minyak bumi, solusi energi terbarukan, tips praktis hemat energi, dan pola hidup hemat energi - diunggah melalui fitur Reels. Hasil menunjukkan video ditonton 5.175 kali, menerima 301 likes, dan mendapatkan 72 komentar, dengan lebih dari 90% komentar berasal dari kawula muda. Analisis komentar mengungkapkan bahwa mayoritas tanggapan adalah positif, menunjukkan bahwa pesan kampanye berhasil mencapai target audiens utama. Generasi muda merasa terinspirasi dan terdorong untuk mengadopsi praktik hemat energi dalam kehidupan sehari-hari mereka. Kampanye ini tidak hanya meningkatkan kesadaran tetapi juga mendorong tindakan nyata, menunjukkan bahwa media sosial efektif sebagai alat edukasi dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan serta ekonomi hijau. Hasil ini mempertegas pentingnya strategi komunikasi yang inovatif dalam upaya mengatasi krisis energi global.
Optimalisasi Media Sosial untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Keripik Tempe di Desa Luau Jawuk, Kabupaten Barito Timur cemara, Tutus Septiani; Pasaribu, Marvin Horale; Luviany, Mahwahdah; Aji, Galih Prasetya; Apriani , Resti; Averro , Franzois; Prahasti, Meidhita; Putri , Dwi Chandri Kurnia; Kristina , Dhea Gresela; Febriyanti , Elfrida; Priscilia , Mei Shinta; Putri, Hanna Della; Pratama, Gilang Anggara; Tanggara , Revi Hidayatullah; Adinata , Septian; Damsyik, Akhmad
NAWASENA : JOURNAL OF COMMUNITY SERVICE Vol. 2 No. 02 (2024): Vol 02 No 2 2024
Publisher : NAWASENA : JOURNAL OF COMMUNITY SERVICE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keripik Tempe Mbak Atun merupakan salah satu entitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yangberoperasi di Desa Luau Jawuk, Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur. Usaha ini dikenal dengan produkkeripik tempe berkualitas tinggi, namun menghadapi berbagai tantangan dalam aspek pemasaran danpengembangan bisnis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengidentifikasi permasalahan yangdihadapi oleh UMKM tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi,dengan informan yang terdiri dari pemilik usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Keripik TempeMbak Atun memiliki potensi yang signifikan, mereka masih mengalami kesulitan dalam memanfaatkan mediasosial untuk tujuan pemasaran, serta menghadapi hambatan terkait literasi digital dan strategi pemasaran yangefektif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kemampuanpemasaran digital UMKM agar dapat bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Pendampingan Branding, Packaging, dan Digital Marketing Tingkatkan Penjualan Madu Kelulut Desa Tuwung Yuliana, Yuliana; Agnestisia, Retno; Saputra, Rizki Rachmad; Pasaribu, Marvin Horale
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol6.iss1.art2

Abstract

Tuwung Village, located in the Kahayan Tengah District, Pulang Pisau Regency, Central Kalimantan, has significant potential in managing social forestry land to support food security. The local community, organized in the Social Forestry Business Group (KUPS), has successfully cultivated 120 hives of stingless bees (Trigona sp.), with monthly production capacity of up to 350 mL per hive. Although honey production is abundant, its sales remain very limited due to a marketing strategy that relies solely on word-of-mouth promotion. Therefore, this community service activity was introduced to provide guidance to KUPS Madu Kelulut on branding, product packaging, and digital marketing. With an attractive brand, high-quality packaging, and the right marketing strategy, it is hoped that the stingless bee honey business can become more competitive in a market already saturated with similar products. This community service program involved several stages, including preparation, implementation, and evaluation. The activity was carried out on July 9, 2024, with 40 participants. The evaluation results indicated an 81.25% increase in participants' understanding of branding, product packaging, and digital marketing. Furthermore, the participants successfully created the brand "Madu Kelulut Nyai Hapu," with an appealing packaging design and effective promotional content shared through social media and e-commerce platforms.
Review: Inovasi Membran Terinkorporasi dengan Enzim Lakase: Solusi Efisien dan Ramah Lingkungan dalam Pengolahan Air Krissilvio, Eka Jhonatan; Pasaribu, Marvin Horale; Ariefin, Mokhamat; Manurung, Tety Wahyuningsih
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 26, No 2 (2025): CHEMICA
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemica.v26i2.71230

Abstract

Air adalah sumber daya alam yang dibutuhkan untuk kelangsungan metabolisme manusia dan semua makhluk hidup. Keberadaan polutan dalam air, seperti zat warna dari industri tekstil telah menjadi masalah serius yang mengancam lingkungan dan kesehatan manusia. Pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya alam, terutama air, telah memicu penelitian dalam mengatasi pencemaran air oleh polutan seperti zat warna dari industri tekstil. Dalam konteks ini, teknologi enzim terinkorporasi dalam membran muncul sebagai solusi inovatif. Membran enzim menggabungkan efisiensi teknologi membran dalam pemisahan molekul mikro dengan kemampuan enzim mengoksidasi senyawa organik kompleks, termasuk zat warna. Lakase, sebuah enzim multitembaga yang umumnya ditemukan pada tumbuhan, serangga, dan jamur, telah digunakan untuk mengurai zat warna sulit dihilangkan. Penggunaan membran terinkorporasi dengan enzim lakase telah membawa terobosan signifikan dalam sistem filtrasi air. Lakase tidak hanya efisien dalam memisahkan zat warna, tetapi juga ramah lingkungan karena menggunakan reaksi biokimia alami tanpa bahan kimia tambahan yang merusak ekosistem air.
Peningkatan Kemandirian Kesehatan Masyarakat melalui Produksi Herbal Berbasis Tanaman TOGA Kearifan Lokal oleh Ibu-Ibu PKK Desa Bahu Palawa Pasaribu, Marvin Horale; Manurung, Tety Wahyuningsih; Surbakti, Ranintha Br.; Ariefin, Mokhamat; Oktaviani, Revalina; Syaputra, Noor Angga
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.20875

Abstract

Background: Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai bahan baku jamu tradisional berpotensi meningkatkan derajat kesehatan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat desa. Namun, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK di Desa Bahu Palawa dalam mengolah TOGA menyebabkan pemanfaatannya belum optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam memproduksi jamu serbuk jahe dan berbagai variasi wedang seduh berbasis kearifan lokal. Metode: Program dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik demonstrasi, serta evaluasi pengetahuan dengan pre-test dan post-test, dilengkapi dengan uji organoleptik produk. Peserta dilatih mulai dari persiapan bahan, teknik pengeringan menggunakan oven dryer, formulasi komposisi bahan, hingga pengemasan produk akhir. Hasil: Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta, dengan nilai rata-rata pre-test 32,3% meningkat menjadi 91,0% pada post-test. Uji organoleptik juga memperlihatkan penerimaan yang tinggi, di mana 80–90% responden menyatakan suka hingga sangat suka terhadap warna, rasa, dan aroma produk jamu yang dihasilkan. Produk utama berupa jamu serbuk jahe, wedang hangat menyegarkan, wedang rempah pahit manis, dan wedang siru biru dinilai memiliki manfaat kesehatan yang relevan, seperti menjaga daya tahan tubuh, membantu pencernaan, dan mendukung kesehatan jantung. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengolah TOGA menjadi produk herbal bernilai tambah. Selain berkontribusi pada kemandirian kesehatan keluarga, program ini juga membuka peluang usaha desa berbasis kearifan lokal yang berkelanjutan.
Co-Authors Abed Nego Purba Adinata , Septian Aditya Ramadhani Aji, Galih Prasetya Alfanaar, Rokiy Alfanaar, Rokiy Aliya Al-Hadi, Risfa Aman Sentosa Panggabean Amelia Natalia, Wita Anggraeni, Maya Erliza Apriani , Resti Ardhani, Zaliari Nafisa Ariefin, Mokhamat Averro , Franzois Br Siringo-ringo, Florens Cahyani, Risfiah Ruli cemara, Tutus Septiani Chuchita Damsyik, Akhmad Dicky Perwira Ompusunggu Dongoran, Junita Efriyana oksal Elvina Dhiaul Iftitah Erwin Prasetya Toepak Erwin Prasetya Toepak Erwin Prasetya Toepak Esra Noviyanti Br. Karo Ester Damayanti Manik Fatchiyatun Ni’mah Febriana Kesuma, Ruth Febriyanti , Elfrida Gabriela Elsandika Hakim, Muh. Supwatul Hasanul Haq, Muhammad Ipah2, Puja Iqbal, Rendy Muhamad Isaura Silalahi, Anastasya Junita Dongoran Karelius Karelius Komara, Nisa Kartika Krissilvio, Eka Jhonatan Kristina , Dhea Gresela Lilis Rosmainar Luviany, Mahwahdah Made Dirgantara Manurung, Tety Wahyuningsih Mauliyani Miranti Maya Sylvani Mokhamat Ariefin Muhammad Hilmi Afthoni Muhammad Irmawan Nababan, Jessicca Nainggolan, Yuni Nanda Nanda Natania Gracia, Amanda Nurliani, Navila Oksal, Efriyana Okta Prianus Oktaviani, Revalina Paksi, Pandu Gizta Rapi Pebriani, Nova Prahasti, Meidhita Pramudita, Dimas Pratama, Gilang Anggara Prianus, Okta Priscilia , Mei Shinta Prisnanda, Risky Purba, Abed Nego Putri , Dwi Chandri Kurnia Putri, Hanna Della Rahmi Wulandari, Oktavia Retno Agnestisia Riandy Putra Rizki Rachmad Saputra Ryu Pratiwi, Djihan Savitri, Afridha Cita Simangunsong, Sri Yulandari Simbolon, Wenika Siti Unvaresi Misonia Beladona Steven , Kur Yehezkiel Sugiani, Tina Sulistiawati, Putri Suma, Joy Angel Aria Surbakti, Ranintha Br. Syaputra, Noor Angga Tanggara , Revi Hidayatullah Tesalonika, Lidya Tety Wahyuningsih Manurung Titik Andriani, Titik Toepak, Erwin Prasety Utami Irawati Wahyuningsih Manurung, Tety Wati, Laely Septiya Ysrafil, Ysrafil Yuliana Yuliana Yuliana Yuneta Yuyun Yuniarti, Yuyun Zahra, Laila Zimon Pereiz