p-Index From 2021 - 2026
11.689
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Komunikasi FPIPS Jurnal Kajian Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Jurnal The Messenger Jurnal Studi Komunikasi PRofesi Humas Sosioglobal : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi PROSIDING KOMUNIKASI NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Ilmiah LISKI (Lingkar Studi Komunikasi) Media Karya Kesehatan Prologia Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Manajemen Komunikasi Business Journal : Jurnal Bisnis Dan Sosial Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan Jurnal Ranah Komunikasi Jurnal Inovasi Penelitian Journal of Servite ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Informatio: Journal of Library and Information Science juremi: jurnal riset ekonomi Jurnal Minfo Polgan (JMP) Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Innovation Research and Knowledge SWARNA Marcommers : Jurnal Marketing Communication and Advertising Jurnal Komunikasi Global Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM) Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Comdent: Communication Student Journal Joong-Ki Journal Of Digital Communication Science SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JP2N: Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara J-CEKI Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Ulil Albab Joong-Ki PESHUM Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan JIMEK Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Kewirausahaan Brilliant International Journal of Management and Tourism International Journal of Economics and Management Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PRofesi Humas

Menakar positioning dan arah branding program studi melalui pemetaan penggunaan metode riset Renata Anisa; Retasari Dewi; Hanny Hafiar
PRofesi Humas Vol 5, No 2 (2021): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.263 KB) | DOI: 10.24198/prh.v5i2.28463

Abstract

Reputasi sebuah lembaga pendidikan dapat dilihat kualitas lulusannya. Begitu juga dengan reputasi Program Studi Public Relations di Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran. Salah satu kualitas lulusan Program Studi PR dapat ditinjau dari kemampuannya melakukan penelitian. Hal ini terkait dengan berbagai jenis riset yang mendasari setiap program kerja public relations. Oleh karena itu, diperlukan pemetaan lulusan sebagai langkah awal bagi program studi untuk melakukan aktivitas branding yang akan ditonjolkan oleh lembaga di mata publik. Tugas akhir mahasiswa (skripsi) dapat memberikan gambaran tren metode riset yang digunakan dan dikuasai calon praktisi public relations. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan metode riset yang digunakan pada penelitian (skripsi) mahasiswa pada periode tahun 2015-2019. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan melakukan analisis terhadap 639 abstrak skripsi mahasiswa. Data diperoleh dari data sekunder untuk kemudian dianalisis sebagai bahan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar skripsi mahasiswa menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, studi kasus, dan fenomenologi, sisanya mahasiswa menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode uji hubungan, uji pengaruh, dan deskriptif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi penguatan mata kuliah yang terdapat pada kurikulum program studi humas agar sesuai dengan kebutuhan pengguna lulusan, serta sebagai pertimbangan untuk menentukan arah branding program studi.
Marketing public relations strategy for Islamic Hospitals in Bandung City Dewi, Retasari; Rafli, Zahwa Putri; Anisa, Renata; Yustikasari, Yustikasari; Abdullah, Zulhamri bin
PRofesi Humas Vol 10, No 1 (2025): August 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/prh.v10i1.63121

Abstract

Background: The increasing prevalence of hospitals with comparable service offerings has resulted in heightened rivalry within the healthcare sector. This competition prompted three Islamic-based hospitals in Bandung to formulate strategies that integrate marketing public relations (MPR) with Sharia principles while maintaining competitiveness. Few studies on hospital MPRs have investigated the significance of religiosity in public relations techniques. This indicates a requirement for research that comprehends how Islamic hospitals reconcile Islamic ethical precepts with marketing imperatives via public relations methods. Purpose: This study aims to identify and examine MPR techniques employed by Islamic hospitals in Bandung City to align with Islamic ideals. Methods: This study employed a multi-site case study methodology involving three Islamic hospitals in Bandung City: RS Al Islam, RSIA Al Islam, and RS Muhammadiyah Bandung. Data were gathered via restricted contextual observation, semi-structured in-depth interviews, and secondary documentation. Results: The findings of this study indicate that Islamic hospitals predominantly employ pull and pass procedures over push tactics. The push method is implemented selectively to uphold integrity and Islamic beliefs. This study affirms that Islamic hospitals build their image through physical symbols, media, community engagement, and institutional obligations such as certification and accreditation. Conclusion: Islamic hospitals employ MPR methods to sustain competitiveness; nevertheless, these strategies are not exclusively utilized as marketing instruments or for image preservation. They also embody the institutions’ principles and identities, thereby fostering public trust over time. Implications: This research could enhance people’s understanding of MPR, particularly within the healthcare sector and Islamic public relations