Claim Missing Document
Check
Articles

Plalangan Nutrition Center: Pusat Pemberdayaan Kader dalam Mengolah Makanan Bergizi Tinggi berbasis Potensi Lokal untuk Mengatasi Malnutrisi Ibu Hamil Oktaviana, Adelia Dewi; Junanda, Angela Irena; Anardi, Bunga Camila Aunfantya; Nabilah, Putri; Ramadhan, Ibadillah Hilmi Dzulfikar; Yunanto, Rismawan Adi
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v2i3.182

Abstract

Melimpahnya hasil pertanian yang menjadi sumber pangan lokal Plalangan ternyata berbanding terbalik dengan masalah kesehatan yang muncul. Ibu hamil di Plalangan yang memiliki resiko KEK dan mengalami KEK pesebanyak > 25% dari jumlah total yakni 148 ibu hamil. Tujuan: program pengabdian ini adalah memberdayakan kader yang menjadi mitra kami sekaligus perpanjangan tangan tenaga kesehatan untuk dapat berdaya mengolah sumber pangan lokal menjadi makanan bergizi tinggi yang pada akhirnya akan diberikan, diedukasikan, dilatihkan, dan disampaikan kepada ibu hamil dengan KEK di Plalangan. Desain yang ditawarkan oleh Tim Pengabdian kepada mitra adalah desain pemberdayaan kelompok masyarakat yang terdiri dari beberapa prosedur kerja. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan selama 2 bulan pada bulan Juli - Oktober tahun 2023 mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan desiminasi akhir. Lokasi pelaksanaan program ini adalah di Desa Plalangan Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember. Sasaran yang dilibatkan dalam program ini adalah kader di 11 posyandu. Program Plalangan Nutrition Center berhasil melatih kader kesehatan dan ibu beresiko dengan peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku gizi yang meningkat signifikan (p<0,05). Hal ini juga dibuktikan dengan peningkatan berat badan yang terjadi pada ibu hamil beresiko KEK setiap bulannya. Plalangan Nutrition Center terbukti memberikan dampak perubahan yang signifikan terhadap pengetahuan, sikap, dan keterampilan gizi dari kader dan ibu hamil beresiko dengan pemanfaatan potensi lokal Plalangan.
Optimalisasi Kapasitas Kader Posyandu dalam Manajemen Antenatal Care di Wilayah Perkebunan Desa Tempurejo Melalui Program Pondok Karet Terintegrasi Aplikasi Si-TeSa (Sistem Terampil Kesehatan) Alvina, Sonya Nathania Putri; Nurfadila, Putri Nadya; Baliska, Dentafira Harnanda; Yunanto, Rismawan Adi
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v2i2.183

Abstract

Latar Belakang: Pos Pelayanan Kesehatan Terpadu (Posyandu) merupakan komponen penting dalam sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. Program ini memainkan peran penting dalam menyediakan layanan kesehatan primer, terutama untuk wanita hamil dan anak-anak. Pelayanan Antenatal (ANC) merupakan fokus penting Posyandu untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu. Tujuan: Program Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu manajemenAntenatal Care di Desa Tempurejo Kabupaten Jember. Metode: Program pengabdian ini dilakukan dengan desain pemberdayaan masyarakat melalui program Pondok Karet oleh tim PPK Ormawa BPM Universitas Jember. Kader yang terlibat adalah sebanyak 30 kader Posyandu. Program ini ini terdiri dari sesi edukasi dan pelatihan intensif dengan menggunakan aplikasi Android Si-TeSa yang membahas topik-topik manajemen ANC. Evaluasi pretest dan posttest dilakukan untuk mengukur efektivitas program. Hasil: Program Pondok Karet ini meningkatkan pengetahuan kader Posyandu tentang Pelayanan Antenatal secara signifikan (p<0,001). Nilai rata-rata pretest adalah 5,57, sedangkan nilai rata-rata posttest adalah 7,53. Efektivitas program ini tidak lepas dari kombinasi pendidikan dan pelatihan yang komprehensif, didukung metode interaktif, media presentasi, dan aplikasi Si-TeSa. Kesimpulan: Program pengabdian masyarakat Pondok Karet efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam mengelola Antenatal Care.
Optimalisasi Keterampilan Penanganan Gawat Darurat Perdarahan Melalui Metode Simulasi Kasus pada Remaja Yunanto, Rismawan Adi; Kushariyadi; Rondhianto; Iswatiningtyas, Nur Faiza; Nisak, Efir Rifatun
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v3i2.288

Abstract

Perdarahan merupakan salah satu kondisi yang sering dialami oleh pasien yang mengalami kecelakaan. Perdarahan yang tidak ditangani dengan segera akan menjadi keadaan darurat medis karena dapat mengakibatkan syok dan mengancam nyawa manusia. Program pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan penanganan darurat perdarahan dan pertolongan pertama kecelakaan terhadap pengetahuan remaja di SMPN 2 Jember. Kegiatan dilakukan dengan program pengabdian pada sekolah dengan desain pre-experimental one group pre-test post test dan pelatihan berbasis case simulation method. Sasaran program pengabdian ini adalah 39 remaja di SMPN 2 Jember yang terdiri dari 2 laki-laki dan 37 perempuan. Data pengetahuan remaja terkait penanganan perdarahan menunjukkan nilai mean -pre-test 42,05, nilai mean post-test 70,76, dan hasil meant different bernilai positif 28,7. Kegiatan program pengabdian sekolah berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja terkait penanganan darurat perdarahan dan pertolongan pertama kecelakaan.
Penguatan Kapasitas Kader CEKATAN dalam Pemahaman Penyakit Tidak Menular melalui Case Simulation Method dalam Program Saung Tani Cekatan Salsabila, Aura Najwa; Messa, Choling Frilia; Putri, Jovanka Maylafaisya; Yunanto, Rismawan Adi
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v3i2.385

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan kesehatan pada petani masih menjadi ancaman serius, terutama penyakit tidak menular. Desa Antirog masih memiliki banyak petani yang mengalami hipertensi, hiperkolesterol, dan penyakit kronis lainnya yang disebabkan oleh gaya hidup kurang sehat. Diperlukannya edukasi tentang PTM pada kelompok tani Antirogo sangat diperlukan untuk dapat meningkatkan pemahaman tentang PTM pada petani. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan petani tentang penyakit tidak menular melalui metode simulasi kasus melalui program Saung Tani Cekatan. Metode: Program edukasi dilakukan selama empat bulan di Kelurahan Antirogo, melibatkan 30 kader petani muda dengan sebutan Kader CEKATAN melalui program Saung Tani Cekatan dalam program PPK Ormawa. Metode yang digunakan adalah kombinasi edukasi kesehatan dan simulasi kasus dalam meningkatkan pemahaman program PTM yang menjadi salah satu subprogram Saung Tani Cekatan. Hasil: Setelah dilakukan edukasi dengan case simulation method didapatkan adanya pengetahuan peserta tentang hipertensi meningkat dari 5,97 menjadi 7,57, diabetes dari 6,03 menjadi 7,60, kolesterol dari 5,70 menjadi 7,77, dan PPOK dari 5,57 menjadi 7,53. Kesimpulan: Program ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader CEKATAN dalam pemahaman konsep penyakit tidak menular melalui metode simulasi kasus.
The Self-Efficacy and Disaster Preparedness of Coastal Nurse in Jember: Self-Efficacy and Disaster Preparedness of Coastal Nurse in Jember Adi Yunanto, Rismawan; Rondhianto; Setioputro, Baskoro; Haristiani, Ruris
Jurnal Kesehatan dr. Soebandi Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan dr. Soebandi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas dr. Soebandi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36858/jkds.v11i2.442

Abstract

Coastal areas in Jember Regency have a high risk of getting a big impact if an earthquake and tsunami. These potential disasters force all elements to be prepared to face disasters that can arise anytime, including nurses in the Coastal Public Health Center of Jember. Self-efficacy is thought to have a relationship in improving nurse preparedness in dealing with disaster situations. The aim of this research is to analyze and describe the relationship between the self-efficacy of coastal nurses and the level of preparedness of nurses in dealing with earthquakes and tsunamis in Jember. This study was a correlational research study with a cross-sectional approach. The population of this study was 161 nurses. The sampling method used was convenience sampling, with the total number of nurses participating in this study was 144. We used two main questionnaires to collect the data: the General Self-Efficacy (GSE) and the Disaster Preparedness Evaluation Tool (DPET). We analyzed the data using Pearson Product moment with a significant level (α) =0.05. We found a significant correlation between the disaster preparedness and self-efficacy of the coastal nurse in Jember with a p-value of 0,008 (< 0.05). The degree of relationship was 0.619, which is considered significant and positive. There is a relationship between self-efficacy and nurse preparedness in dealing with disasters. The association is in a positive direction, meaning that the higher the level of self-efficacy, the higher the nurse's disaster preparedness. Keyword: Disaster Preparedness, Self-efficacy, Coastal nurse, Coastal Areas of Jember
The Relationship Between Basal Metabolism Index and Blood Sugar Levels Among Farmers: a Secondary Data Analysis of Non-Communicable Disease in Public Health Center of Pakusari, Jember Regency, Indonesia Aji, Rizki Rama; Susanto, Tantut; Susumaningrum, Latifa Aini; Kholidi, Mokhlas; Yunanto, Rismawan Adi
Journal of Rural Community Nursing Practice Vol. 1 No. 1 (2023): March
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jrcnp.v1i1.76

Abstract

Obesity is a risk factor for hyperglycemia. Farmers are a group of people at risk of obesity and hyperglycemia due to a lifestyle that consumes foods high in fat and carbohydrates. The aim of this study wants to analyze the relationship between body mass index and blood sugar levels of farmers in the report of Integrated Development Post of Non-Communicable Disease (Posbindu PTM) Pakusari Jember Health Center. The survey analysis study used a retrospective cohort study. A design was used to analyze secondary data of Posbindu PTM Pakusari Jember Health Center registered from January to October 2020 among 345 farmers. A population of 345 farmers was selected by purposive sampling to be used as research samples. Characteristics of participants, height and weight, and random blood sugar levels were measured through a health monitoring book (KMS Posbindu PTM). The chi-Square test was used to answer the objective of the study. Among 146 farmers identified that 46.6% were obese and 45.9% were hyperglycemia. There was a relationship between body mass index and blood sugar levels in farmers (p-value = 0.000). Indirectly, body mass index affects blood sugar levels, manifesting as diabetes mellitus and other complications. Therefore, obesity should be identified as a risk factor associated with farmers' blood sugar levels.
Penguatan Kapasitas Kader Petani dalam Penanganan Gigitan Ular Berbisa di Wilayah Antirogo Maysaroh, Salma; Toni, Arya Adib; Sasongko, Nathasya Alfisyahr; Yunanto, Rismawan Adi
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 5 No. 3 (2024): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v5i3.1047

Abstract

Venomous snakebites represent a significant health problem in agricultural areas, particularly in Antirogo Village, Jember Regency. Insufficient knowledge and skills in preventing and managing venomous snakebites increase the risk for farmers in this area. The Saung Tani Cekatan program aims to enhance the knowledge and preparedness of CEKATAN cadres in handling venomous snakebites. This program involves 30 CEKATAN cadres who receive training through educational methods using mobile applications and PowerPoint presentations, as well as demonstration methods. The activities were conducted in Antirogo Village, Jember Regency. The evaluation was carried out using pretest and posttest questionnaires consisting of closed-ended questions regarding the prevention and management of snakebites. The results showed an increase in the percentage of respondents who answered questions correctly: question 1 (53.3%), question 2 (76.6%), question 3 (86.6%), question 4 (66.6%), question 5 (70%), question 6 (83.3%), question 7 (90%), question 8 (96.6%), question 9 (96.6%), question 10 (100%), question 11 (96.6%), question 12 (100%), question 13 (90%), question 14 (100%), question 15 (56.6%), and question 16 (90%). In conclusion, the Saung Tani Cekatan empowerment program effectively increases cadre knowledge regarding preparedness and management of venomous snakebites in the Antirogo area. This program can be expanded to other agricultural sectors using similar methods.
Determinants of Nutritional Status among Malnourished Children in Agricultural Areas Susanto, Tantut; Herminiati, Ainia; Rohmawati, Ninna; Yunanto, Rismawan Adi; Rahmawati, Ira; Bachtiar, Syahroni; Merina, Nuning Dwi; Zolkefli, Yusrita binti
Jurnal Keperawatan Soedirman Vol 19 No 3 (2024): Jurnal Keperawatan Soedirman (JKS)
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jks.2024.19.3.11637

Abstract

Stunting in children is a major global issue, especially in rural agricultural areas of Indonesia. Despite ongoing efforts to eliminate stunting, its prevalence remains high, adversely affecting children's cognitive and physical development. This study aimed to determine the factors influencing the nutritional status of stunted children in Indonesia’s agricultural districts. A cross-sectional analytical study was conducted in Jember District, Indonesia, involving 236 malnourished children aged 0 to 59 months. Using stratified random sampling, structured questionnaires were utilized to collect data on family functioning, child feeding attitudes, and practices. The results are Family Function (B=0.038; 95% CI= 0,535 – 1,658, p value= 0.047); Child Feeding Attitude (B=0.030; 95% CI= 0,882 – 1,681, p value= 0.023); and Child Feeding Practice (B=0.120; 95% CI= 0,686 – 1,971, p value= 0.000). There were significant correlations between family function (p value= 0.047), child-feeding attitudes (p value= 0.023), and child-feeding practice (p value= 0.000) with children's nutritional status. This study highlighted a significant relationship among family function, child-feeding attitude, and practices concerning the nutritional status of children experiencing stunting. It emphasizes the importance of improving family function and supporting healthy child-feeding practices. Targeted interventions based on local cultural understanding are critical for effectively reducing stunting.
How spirituality strengthens community resilience to flood disasters Setioputro, Baskoro; Haristiani, Ruris; Iksafani, Moh Afif Jakaria; Yunanto, Rismawan Adi
Jurnal Penelitian Vol. 21 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jp.v21i1.13281

Abstract

Flood is one of the natural disasters that often occurs in Indonesia. Floods that threaten and disrupt people's lives cause casualties, environmental damage, loss of property, and psychological impacts. The community's ability to deal with disasters well through the process of adaptation and maintaining self-functions so that they return to their original state before the disaster occurs. Spirituality has an important role in forming a resilient individual. Individuals with good spirituality have a strong relationship with their God, fellow human beings, and even with themselves. The purpose of this study was to determine the relationship between spirituality and community resilience to floods in Wonoasri Village, Tempurejo District, Jember. The independent variable of this research is spirituality and the dependent variable is disaster resilience. This research is a correlational study with a cross-sectional approach. Sampling using the g-power application with the results of 193 respondents. Data collection using the DSES questionnaire and resilience questionnaire. Data analysis used Kendall's Tau C test with a p-value <0.05. The results of this study indicate a positive relationship between the two variables. There is a relationship between spirituality and resilience to floods in Wonoasri Village, Tempurejo Jember district (α = 0.000 or α < 0.05. Correlation coefficient 0.279). This research shows that the higher the level of spirituality, the higher the level of resilience possessed.
Optimizing the level of disaster preparedness for coastal children in creating a disaster resilient generation Rismawan Adi Yunanto; Ruris Haristiani; Baskoro Setioputro; Dewi Rokhmah
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol. 9 No. 2 (2024): May 2024
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v9i2.12746

Abstract

Indonesia is home to various natural disasters, including earthquakes and tsunamis, due to its location in the Ring of Fire. Jember Regency in East Java is one of the areas with a high risk of these disasters. Sabrang Village, bordering the South Coast of Jember, has the potential to become a disaster-resilient village. This program aims to increase disaster preparedness for children on the south coast, optimize partner empowerment in increasing child preparedness, and establish a Disaster Empowerment Center (DEC) in Sabrang Village. The DEC program was implemented over three months, involving coastal children. Methods included education, training, and empowerment through Communication, Information, and Education (IEC) and disaster simulation training. Program evaluation used a preparedness questionnaire covering participants' knowledge, attitudes, and skills. The DEC program succeeded in increasing disaster preparedness for children in Sabrang Village. Collaboration with the village government, public health center, and other partners was crucial to the program's success. DEC implementation can serve as a model for community empowerment in dealing with earthquakes and tsunamis.
Co-Authors Adhelia Reisa Zalsabill Ahmad Rizki Nur Hakiki Ahmad Rizki Nur Hakiki Ahmad Zainuri Ainia Herminiati, Ainia Aji, Rizki Rama Akhmad Zainur Ridla Al Alawi, Rafi Izuddin Al Muvidah, Nadira Rifqi Alvina, Sonya Nathania Putri Amalia, Syifa Anardi, Bunga Camila Aunfantya Andini Eka Safitri Arifa, Yeni Zanuba Arifin, Nadilla Ayu Aris Munandar Arya Adib Toni Aura Najwa Salsabila Aura Najwa Salsabila Bachtiar, Syahroni Baliska, Dentafira Harnanda Baskoro Setioputro Baskoro Setiputro Bina Salsabila Candra Bumi Chandra, Ilany Nandia Deskita Prastiwi Dewi Rokhmah Dewi Rokhmah Dimas Sumarlan, Rahmawati Dudella Desnani Firman Yasin, Dudella Desnani Firman Eka Afdi Septiyono Fahmi Essa Syafriansyah Febrianti, Fadya Fitrio Deviantony Gunarto, Sugito Tri Habibatus Khoirotin Ilmiah Hafan Sutawardana, Jon Hanny Rasni Heri Siswanto Icha Yusfi Namami Iksafani, Moh Afif Jakaria Ira Rahmawati Ira Rahmawati Iswatiningtyas, Nur Faiza Junanda, Angela Irena Kholidi, Mokhlas Kristiana, Ike Kushariyadi Lantin Sulistiyorini, Lantin Latifa Aini Susumaningrum Lutfian Lutfian Maharani, Livia Putri Maysaroh, Salma Merina, Nuning Dwi Messa, Choling Frilia Muhamad Zulfatul A’la Muhammad Nur, Kholid Rosyidi Murtaqib Murtaqib Nabilah, Putri Nafsi, Ayu Ghinan Naili, Naila Khoirun Ni'mah, Afa Faiqotun Nigitha Novia Permatasari Nindy Shara Meiyana Ningrum, Teysya Dwi Ninna Rohmawati Ninna Rohmawati Nisak, Efir Rifatun Nistiandani, Ana Nuning Dwi Merina Nurfadila, Putri Nadya Nurfajri, Qurrata A’yunnin Fitra Oktaviana, Adelia Dewi Prastiani, Ananda Eka Putri, Jovanka Maylafaisya Qurrata A’yunnin Fitra Nurfajri Rahayu, Putri Puji Ramadhan, Ibadillah Hilmi Dzulfikar Ramadhani, Nurhafidin RIZKIANA RASMAN Rokhani Rokhani Rokhani Rondhianto Rondhianto Ruris Haristiani Ruris Haristiani Salma Maysaroh Salma Maysaroh Salsabila, Aura Najwa Salsabila, Kirana Putri Sasongko, Nathasya Alfisyahr Septi Dewi Rachmawati Siswoyo SISWOYO Syaharani, Ghifara Alita Tantut Susanto Tantut Susanto Titin Andri Wihastuti Toni, Arya Adib Wantiyah Wantiyah Wardani, Novita Putri Eka Wisnasari, Shila Yuana Dwi Agustin, Yuana Dwi Yusuf Gito Afandi Zahra, Annisa Zetti Finali Zolkefli, Yusrita binti