Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Keterampilan Penanganan Gawat Darurat Perdarahan Melalui Metode Simulasi Kasus pada Remaja Yunanto, Rismawan Adi; Kushariyadi; Rondhianto; Iswatiningtyas, Nur Faiza; Nisak, Efir Rifatun
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v3i2.288

Abstract

Perdarahan merupakan salah satu kondisi yang sering dialami oleh pasien yang mengalami kecelakaan. Perdarahan yang tidak ditangani dengan segera akan menjadi keadaan darurat medis karena dapat mengakibatkan syok dan mengancam nyawa manusia. Program pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan penanganan darurat perdarahan dan pertolongan pertama kecelakaan terhadap pengetahuan remaja di SMPN 2 Jember. Kegiatan dilakukan dengan program pengabdian pada sekolah dengan desain pre-experimental one group pre-test post test dan pelatihan berbasis case simulation method. Sasaran program pengabdian ini adalah 39 remaja di SMPN 2 Jember yang terdiri dari 2 laki-laki dan 37 perempuan. Data pengetahuan remaja terkait penanganan perdarahan menunjukkan nilai mean -pre-test 42,05, nilai mean post-test 70,76, dan hasil meant different bernilai positif 28,7. Kegiatan program pengabdian sekolah berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja terkait penanganan darurat perdarahan dan pertolongan pertama kecelakaan.
Penguatan Kapasitas Kader CEKATAN dalam Pemahaman Penyakit Tidak Menular melalui Case Simulation Method dalam Program Saung Tani Cekatan Salsabila, Aura Najwa; Messa, Choling Frilia; Putri, Jovanka Maylafaisya; Yunanto, Rismawan Adi
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v3i2.385

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan kesehatan pada petani masih menjadi ancaman serius, terutama penyakit tidak menular. Desa Antirog masih memiliki banyak petani yang mengalami hipertensi, hiperkolesterol, dan penyakit kronis lainnya yang disebabkan oleh gaya hidup kurang sehat. Diperlukannya edukasi tentang PTM pada kelompok tani Antirogo sangat diperlukan untuk dapat meningkatkan pemahaman tentang PTM pada petani. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan petani tentang penyakit tidak menular melalui metode simulasi kasus melalui program Saung Tani Cekatan. Metode: Program edukasi dilakukan selama empat bulan di Kelurahan Antirogo, melibatkan 30 kader petani muda dengan sebutan Kader CEKATAN melalui program Saung Tani Cekatan dalam program PPK Ormawa. Metode yang digunakan adalah kombinasi edukasi kesehatan dan simulasi kasus dalam meningkatkan pemahaman program PTM yang menjadi salah satu subprogram Saung Tani Cekatan. Hasil: Setelah dilakukan edukasi dengan case simulation method didapatkan adanya pengetahuan peserta tentang hipertensi meningkat dari 5,97 menjadi 7,57, diabetes dari 6,03 menjadi 7,60, kolesterol dari 5,70 menjadi 7,77, dan PPOK dari 5,57 menjadi 7,53. Kesimpulan: Program ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader CEKATAN dalam pemahaman konsep penyakit tidak menular melalui metode simulasi kasus.
The Relationship Between Basal Metabolism Index and Blood Sugar Levels Among Farmers: a Secondary Data Analysis of Non-Communicable Disease in Public Health Center of Pakusari, Jember Regency, Indonesia Aji, Rizki Rama; Susanto, Tantut; Susumaningrum, Latifa Aini; Kholidi, Mokhlas; Yunanto, Rismawan Adi
Journal of Rural Community Nursing Practice Vol. 1 No. 1 (2023): March
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jrcnp.v1i1.76

Abstract

Obesity is a risk factor for hyperglycemia. Farmers are a group of people at risk of obesity and hyperglycemia due to a lifestyle that consumes foods high in fat and carbohydrates. The aim of this study wants to analyze the relationship between body mass index and blood sugar levels of farmers in the report of Integrated Development Post of Non-Communicable Disease (Posbindu PTM) Pakusari Jember Health Center. The survey analysis study used a retrospective cohort study. A design was used to analyze secondary data of Posbindu PTM Pakusari Jember Health Center registered from January to October 2020 among 345 farmers. A population of 345 farmers was selected by purposive sampling to be used as research samples. Characteristics of participants, height and weight, and random blood sugar levels were measured through a health monitoring book (KMS Posbindu PTM). The chi-Square test was used to answer the objective of the study. Among 146 farmers identified that 46.6% were obese and 45.9% were hyperglycemia. There was a relationship between body mass index and blood sugar levels in farmers (p-value = 0.000). Indirectly, body mass index affects blood sugar levels, manifesting as diabetes mellitus and other complications. Therefore, obesity should be identified as a risk factor associated with farmers' blood sugar levels.
Penguatan Kapasitas Kader Petani dalam Penanganan Gigitan Ular Berbisa di Wilayah Antirogo Maysaroh, Salma; Toni, Arya Adib; Sasongko, Nathasya Alfisyahr; Yunanto, Rismawan Adi
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 5 No. 3 (2024): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v5i3.1047

Abstract

Venomous snakebites represent a significant health problem in agricultural areas, particularly in Antirogo Village, Jember Regency. Insufficient knowledge and skills in preventing and managing venomous snakebites increase the risk for farmers in this area. The Saung Tani Cekatan program aims to enhance the knowledge and preparedness of CEKATAN cadres in handling venomous snakebites. This program involves 30 CEKATAN cadres who receive training through educational methods using mobile applications and PowerPoint presentations, as well as demonstration methods. The activities were conducted in Antirogo Village, Jember Regency. The evaluation was carried out using pretest and posttest questionnaires consisting of closed-ended questions regarding the prevention and management of snakebites. The results showed an increase in the percentage of respondents who answered questions correctly: question 1 (53.3%), question 2 (76.6%), question 3 (86.6%), question 4 (66.6%), question 5 (70%), question 6 (83.3%), question 7 (90%), question 8 (96.6%), question 9 (96.6%), question 10 (100%), question 11 (96.6%), question 12 (100%), question 13 (90%), question 14 (100%), question 15 (56.6%), and question 16 (90%). In conclusion, the Saung Tani Cekatan empowerment program effectively increases cadre knowledge regarding preparedness and management of venomous snakebites in the Antirogo area. This program can be expanded to other agricultural sectors using similar methods.
Determinants of Nutritional Status among Malnourished Children in Agricultural Areas Susanto, Tantut; Herminiati, Ainia; Rohmawati, Ninna; Yunanto, Rismawan Adi; Rahmawati, Ira; Bachtiar, Syahroni; Merina, Nuning Dwi; Zolkefli, Yusrita binti
Jurnal Keperawatan Soedirman Vol 19 No 3 (2024): Jurnal Keperawatan Soedirman (JKS)
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jks.2024.19.3.11637

Abstract

Stunting in children is a major global issue, especially in rural agricultural areas of Indonesia. Despite ongoing efforts to eliminate stunting, its prevalence remains high, adversely affecting children's cognitive and physical development. This study aimed to determine the factors influencing the nutritional status of stunted children in Indonesia’s agricultural districts. A cross-sectional analytical study was conducted in Jember District, Indonesia, involving 236 malnourished children aged 0 to 59 months. Using stratified random sampling, structured questionnaires were utilized to collect data on family functioning, child feeding attitudes, and practices. The results are Family Function (B=0.038; 95% CI= 0,535 – 1,658, p value= 0.047); Child Feeding Attitude (B=0.030; 95% CI= 0,882 – 1,681, p value= 0.023); and Child Feeding Practice (B=0.120; 95% CI= 0,686 – 1,971, p value= 0.000). There were significant correlations between family function (p value= 0.047), child-feeding attitudes (p value= 0.023), and child-feeding practice (p value= 0.000) with children's nutritional status. This study highlighted a significant relationship among family function, child-feeding attitude, and practices concerning the nutritional status of children experiencing stunting. It emphasizes the importance of improving family function and supporting healthy child-feeding practices. Targeted interventions based on local cultural understanding are critical for effectively reducing stunting.
How spirituality strengthens community resilience to flood disasters Setioputro, Baskoro; Haristiani, Ruris; Iksafani, Moh Afif Jakaria; Yunanto, Rismawan Adi
Jurnal Penelitian Vol. 21 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jp.v21i1.13281

Abstract

Flood is one of the natural disasters that often occurs in Indonesia. Floods that threaten and disrupt people's lives cause casualties, environmental damage, loss of property, and psychological impacts. The community's ability to deal with disasters well through the process of adaptation and maintaining self-functions so that they return to their original state before the disaster occurs. Spirituality has an important role in forming a resilient individual. Individuals with good spirituality have a strong relationship with their God, fellow human beings, and even with themselves. The purpose of this study was to determine the relationship between spirituality and community resilience to floods in Wonoasri Village, Tempurejo District, Jember. The independent variable of this research is spirituality and the dependent variable is disaster resilience. This research is a correlational study with a cross-sectional approach. Sampling using the g-power application with the results of 193 respondents. Data collection using the DSES questionnaire and resilience questionnaire. Data analysis used Kendall's Tau C test with a p-value <0.05. The results of this study indicate a positive relationship between the two variables. There is a relationship between spirituality and resilience to floods in Wonoasri Village, Tempurejo Jember district (α = 0.000 or α < 0.05. Correlation coefficient 0.279). This research shows that the higher the level of spirituality, the higher the level of resilience possessed.
An Overview of Ocular Transmission as Alternative Route Transmission Coronavirus Disease 2019 (COVID-19): Literature Review Ahmad Rizki Nur Hakiki; Siswoyo; Jon Hafan Sutawardana; Murtaqib; Rismawan Adi Yunanto
Nursing and Health Sciences Journal (NHSJ) Vol. 3 No. 1 (2023): March 2023
Publisher : KHD-Production

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53713/nhs.v3i1.182

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) becomes a health crisis in the world. The main route of spreading COVID-19 is through the respiratory tract, but this virus also spread through extra respiratory route. This literature review aimed to describe the ocular transmission as an alternative route of COVID-19 transmission. This literature review study used sources of article obtained through ProQuest, Springer, ScienceDirect, PubMed, and Google Scholar with range 2019-2020 publication years and were traced using a combination of search term for ocular transmission, virus receptor, eye manifestation and COVID-19. Previous research used Experimental design, Case study, and Cross-sectional study, and published from 2019 to 2020. Then analyzed by PRISMA diagram method with four stages starting from identification, screening, eligibility, and included. 4 articles used Experimental study design, 4 articles used Cross-sectional study design, and 2 articles used case study design. This study showed that COVID-19 RNA was found on ocular (conjunctiva and cornea) in a low percentage (2.23%-24%). Patients with confirmed COVID-19 could have ocular manifestations. COVID-19 enter the human body through the eye by spike protein binds to eye receptors that are: ACE2, CD147/Basigin/EMMPRIN, TMPRSS2, ANPEP and AGTR2. Then this virus transferred to the respiratory tract through the nasolacrimal duct. The study showed that ocular transmission can be an alternative route of COVID-19 transmission even with a low percentage level, so it is important for health worker to wear eye protector.
Optimalisasi Pemahaman Kader Cekatan K3 Pertanian Dalam Mewujudkan Desa Pertanian Sehat di Antirogo Andini Eka Safitri; Salma Maysaroh; Adhelia Reisa Zalsabill; Aura Najwa Salsabila; Rismawan Adi Yunanto
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Juli-September 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i3.834

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan dan kesadaran petani mengenai pentingnya kesehatan dan keselamatan kerja masih memprihatinkan. Petani pada wilayah Desa Antirogo menghadapi berbagai gangguan kesehatan karena minimnya penggunaan Alat Pelindung Diri. Dibutuhkannya pemberdayaan K3 pada kelompok petani Antirogo sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai K3 pada petani. Tujuan: Meningkatkan pemahaman kader tani cekatan tentang K3 melalui pelatihan program Saung Tani Cekatan. Metode: Program pelatihan kader dilakukan selama empat bulan di Kelurahan Antirogo, melibatkan 30 kader petani muda dengan sebutan Kader CEKATAN melalui program Saung Tani Cekatan dalam program PPK Ormawa. Metode yang digunakan yakni kombinasi antara metode ceramah dan demonstrasi dalam meningkatkan pemahaman program K3 sebagai salah satu subprogram Saung Tani Cekatan. Hasil: Setelah dilakukan edukasi dengan case simulation method didapatkan adanya peningkatan peserta yang menjawab dengan benar-benar pada sepuluh pertanyaan kuesioner. Kesimpulan: Program pemberdayaan kader K3 efektif dalam mengoptimalkan pemahaman kader CEKATAN mengenai penerapan K3 pada petani.
Optimalisasi level kesiapsiagaan bencana gempa bumi dan tsunami kelompok rentan melalui disaster empowerment center Setioputro, Baskoro; Yunanto, Rismawan Adi; Haristiani, Ruris; Rokhmah, Dewi
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v8i1.22676

Abstract

Latar Belakang: Indonesia yang terletak di Cincin Api Bumi memiliki risiko tinggi terhadap gempa bumi dan tsunami, khususnya di wilayah pesisir selatan seperti Kabupaten Jember. Desa Sabrang di Jember merupakan wilayah dengan kesiapsiagaan bencana yang belum optimal, terutama di kalangan kelompok rentan seperti lansia, difabel, ibu hamil, dan ibu dengan balita. Tujuan: untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana pada kelompok rentan melalui program DEC. Metode: Program DEC ini menggunakan pendekatan pemberdayaan bagi kelompok rentan di Desa Sabrang melalui serangkaian edukasi dan pelatihan intensif pada Juni hingga Oktober 2024. Tahapan meliputi identifikasi kebutuhan, perancangan, pelaksanaan, serta diseminasi dengan monitoring dan evaluasi. Hasil: Hasil program DEC menunjukkan peningkatan kesiapsiagaan kelompok rentan di Desa Sabrang dalam menghadapi bencana, terutama dalam aspek peningkatan pengetahuan tentang bencana (dari 56,17 menjadi 66,71), perencanaan kegiatan bencana (dari 5,38 menjadi 6,30), pemahaman peringatan bencana (dari 2,07 menjadi 3,33), serta mobilisasi sumber daya (dari 1,63 menjadi 3,42). Peningkatan ini mencerminkan kemampuan kelompok rentan dalam memahami risiko bencana, menyusun rencana kesiapsiagaan, merespons peringatan dini, serta mengoptimalkan sumber daya yang tersedia. Kesimpulan: Program Disaster Empowerment Center di Desa Sabrang berhasil meningkatkan kesiapsiagaan kelompok rentan, khususnya dalam pengetahuan bencana, perencanaan, peringatan dini, dan mobilisasi sumber daya. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan pemberdayaan komunitas efektif dalam membangun ketangguhan bencana dan dapat direplikasi di wilayah berisiko tinggi lainnya.
The Relationship Between Basal Metabolism Index and Blood Sugar Levels Among Farmers: a Secondary Data Analysis of Non-Communicable Disease in Public Health Center of Pakusari, Jember Regency, Indonesia Aji, Rizki Rama; Susanto, Tantut; Susumaningrum, Latifa Aini; Kholidi, Mokhlas; Yunanto, Rismawan Adi
Journal of Rural Community Nursing Practice Vol. 1 No. 1 (2023): March
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jrcnp.v1i1.76

Abstract

Obesity is a risk factor for hyperglycemia. Farmers are a group of people at risk of obesity and hyperglycemia due to a lifestyle that consumes foods high in fat and carbohydrates. The aim of this study wants to analyze the relationship between body mass index and blood sugar levels of farmers in the report of Integrated Development Post of Non-Communicable Disease (Posbindu PTM) Pakusari Jember Health Center. The survey analysis study used a retrospective cohort study. A design was used to analyze secondary data of Posbindu PTM Pakusari Jember Health Center registered from January to October 2020 among 345 farmers. A population of 345 farmers was selected by purposive sampling to be used as research samples. Characteristics of participants, height and weight, and random blood sugar levels were measured through a health monitoring book (KMS Posbindu PTM). The chi-Square test was used to answer the objective of the study. Among 146 farmers identified that 46.6% were obese and 45.9% were hyperglycemia. There was a relationship between body mass index and blood sugar levels in farmers (p-value = 0.000). Indirectly, body mass index affects blood sugar levels, manifesting as diabetes mellitus and other complications. Therefore, obesity should be identified as a risk factor associated with farmers' blood sugar levels.
Co-Authors Adhelia Reisa Zalsabill Ahmad Rizki Nur Hakiki Ahmad Rizki Nur Hakiki Ahmad Zainuri Ainia Herminiati, Ainia Aji, Rizki Rama Akhmad Zainur Ridla Al Alawi, Rafi Izuddin Al Muvidah, Nadira Rifqi Alfia Andriyani Alvina, Sonya Nathania Putri Amalia, Syifa Anardi, Bunga Camila Aunfantya Andini Eka Safitri Arifa, Yeni Zanuba Arifin, Nadilla Ayu Aris Munandar Arya Adib Toni Aura Najwa Salsabila Aura Najwa Salsabila Bachtiar, Syahroni Baliska, Dentafira Harnanda Baskoro Setioputro Baskoro Setioputro Baskoro Setiputro Bina Salsabila Candra Bumi Chandra, Ilany Nandia Deskita Prastiwi Dewi Rokhmah Dewi Rokhmah Dimas Sumarlan, Rahmawati Dudella Desnani Firman Yasin, Dudella Desnani Firman Eka Afdi Septiyono Emi Wuri Wuriyaningsih Enggal Hadi Kurniyawan Erti Ikhtiarini Dewi Fahmi Essa Syafriansyah Febrianti, Fadya Fitrio Deviantony Gunarto, Sugito Tri Habibatus Khoirotin Ilmiah Hafan Sutawardana, Jon Hanny Rasni Heri Siswanto Icha Yusfi Namami Iksafani, Moh Afif Jakaria Ira Rahmawati Ira Rahmawati Iswatiningtyas, Nur Faiza Junanda, Angela Irena Kholidi, Mokhlas Kristiana, Ike Kushariyadi Lantin Sulistiyorini, Lantin Latifa Aini Susumaningrum Lutfian Lutfian Maharani, Livia Putri Maysaroh, Salma Merina, Nuning Dwi Messa, Choling Frilia Muhamad Zulfatul A’la Muhammad Nur, Kholid Rosyidi Murtaqib Murtaqib Nabilah, Putri Nadya Vallentina Febrianti Nafsi, Ayu Ghinan Naili, Naila Khoirun Ni'mah, Afa Faiqotun Nigitha Novia Permatasari Nindy Shara Meiyana Ningrum, Teysya Dwi Ninna Rohmawati Ninna Rohmawati Nisak, Efir Rifatun Nistiandani, Ana Novita Putri Eka Wardani Nuning Dwi Merina Nurfadila, Putri Nadya Nurfajri, Qurrata A’yunnin Fitra Nurul Kamila Oktaviana, Adelia Dewi Prastiani, Ananda Eka Putri, Jovanka Maylafaisya Qurrata A’yunnin Fitra Nurfajri Rahayu, Putri Puji Ramadhan, Ibadillah Hilmi Dzulfikar Ramadhani, Nurhafidin RIZKIANA RASMAN Rokhani Rokhani Rokhani Rondhianto Rondhianto Ruris Haristiani Ruris Haristiani Ruris Haristiani Salma Maysaroh Salma Maysaroh Salsabila, Aura Najwa Salsabila, Kirana Putri Sasongko, Nathasya Alfisyahr Septi Dewi Rachmawati Siswoyo SISWOYO Syaharani, Ghifara Alita Tantut Susanto Tantut Susanto Titin Andri Wihastuti Toni, Arya Adib Wantiyah Wantiyah Wardani, Novita Putri Eka Wisnasari, Shila Yeni Fitria Yuana Dwi Agustin, Yuana Dwi Yusuf Gito Afandi Zahra, Annisa Zetti Finali Zolkefli, Yusrita binti