Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi level kesiapsiagaan bencana gempa bumi dan tsunami kelompok rentan melalui disaster empowerment center Setioputro, Baskoro; Yunanto, Rismawan Adi; Haristiani, Ruris; Rokhmah, Dewi
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v8i1.22676

Abstract

Latar Belakang: Indonesia yang terletak di Cincin Api Bumi memiliki risiko tinggi terhadap gempa bumi dan tsunami, khususnya di wilayah pesisir selatan seperti Kabupaten Jember. Desa Sabrang di Jember merupakan wilayah dengan kesiapsiagaan bencana yang belum optimal, terutama di kalangan kelompok rentan seperti lansia, difabel, ibu hamil, dan ibu dengan balita. Tujuan: untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana pada kelompok rentan melalui program DEC. Metode: Program DEC ini menggunakan pendekatan pemberdayaan bagi kelompok rentan di Desa Sabrang melalui serangkaian edukasi dan pelatihan intensif pada Juni hingga Oktober 2024. Tahapan meliputi identifikasi kebutuhan, perancangan, pelaksanaan, serta diseminasi dengan monitoring dan evaluasi. Hasil: Hasil program DEC menunjukkan peningkatan kesiapsiagaan kelompok rentan di Desa Sabrang dalam menghadapi bencana, terutama dalam aspek peningkatan pengetahuan tentang bencana (dari 56,17 menjadi 66,71), perencanaan kegiatan bencana (dari 5,38 menjadi 6,30), pemahaman peringatan bencana (dari 2,07 menjadi 3,33), serta mobilisasi sumber daya (dari 1,63 menjadi 3,42). Peningkatan ini mencerminkan kemampuan kelompok rentan dalam memahami risiko bencana, menyusun rencana kesiapsiagaan, merespons peringatan dini, serta mengoptimalkan sumber daya yang tersedia. Kesimpulan: Program Disaster Empowerment Center di Desa Sabrang berhasil meningkatkan kesiapsiagaan kelompok rentan, khususnya dalam pengetahuan bencana, perencanaan, peringatan dini, dan mobilisasi sumber daya. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan pemberdayaan komunitas efektif dalam membangun ketangguhan bencana dan dapat direplikasi di wilayah berisiko tinggi lainnya.
The Relationship Between Basal Metabolism Index and Blood Sugar Levels Among Farmers: a Secondary Data Analysis of Non-Communicable Disease in Public Health Center of Pakusari, Jember Regency, Indonesia Aji, Rizki Rama; Susanto, Tantut; Susumaningrum, Latifa Aini; Kholidi, Mokhlas; Yunanto, Rismawan Adi
Journal of Rural Community Nursing Practice Vol. 1 No. 1 (2023): March
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jrcnp.v1i1.76

Abstract

Obesity is a risk factor for hyperglycemia. Farmers are a group of people at risk of obesity and hyperglycemia due to a lifestyle that consumes foods high in fat and carbohydrates. The aim of this study wants to analyze the relationship between body mass index and blood sugar levels of farmers in the report of Integrated Development Post of Non-Communicable Disease (Posbindu PTM) Pakusari Jember Health Center. The survey analysis study used a retrospective cohort study. A design was used to analyze secondary data of Posbindu PTM Pakusari Jember Health Center registered from January to October 2020 among 345 farmers. A population of 345 farmers was selected by purposive sampling to be used as research samples. Characteristics of participants, height and weight, and random blood sugar levels were measured through a health monitoring book (KMS Posbindu PTM). The chi-Square test was used to answer the objective of the study. Among 146 farmers identified that 46.6% were obese and 45.9% were hyperglycemia. There was a relationship between body mass index and blood sugar levels in farmers (p-value = 0.000). Indirectly, body mass index affects blood sugar levels, manifesting as diabetes mellitus and other complications. Therefore, obesity should be identified as a risk factor associated with farmers' blood sugar levels.
Improving Youth Preparedness in Facing Floods and Landslides Through the Team Games Tournament Method: Peningkatan Kesiapsiagaan Remaja Dalam Menghadapi Bencana Banjir dan Tanah Longsor Melalui Team Games Tournament Method Yunanto, Rismawan Adi; Prastiani, Ananda Eka; Amalia, Syifa; Ningrum, Teysya Dwi; Salsabila, Kirana Putri; Kristiana, Ike; Febrianti, Fadya; Nafsi, Ayu Ghinan
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v1i1.28

Abstract

The most frequent disasters in Jember are floods. The most severely affected area is Panti District. The flash floods and landslides in Panti sub-district in 2006 resulted in loss of life and large property losses. This is caused by bare forest vegetation, steep slope topography, and prolonged high rainfall. The population that is vulnerable to disasters is youth. The purpose of this study was to increase youth preparedness knowledge at MTs SA Miftahul Ulum, Sodong Hamlet, Kemiri Village, Panti District in dealing with floods and landslides. The method of providing education is carried out by means of a Team Games Tournament (TGT). Evaluation was carried out using a one group pre-test post-test design. The results obtained were that the value of youth preparedness knowledge significantly increased (p-value <0.001). The TGT method has proven to be effective in increasing disaster preparedness knowledge because the absorption of the material is easier to understand and accept and students are more active in participating during the process of delivering the material. 
Peningkatan Pengetahuan Kesiapsiagaan Bencana Banjir Melalui Edukasi Video Animasi dan Simulasi di SMPN 3 Ambulu Jember Haristiani, Ruris; Setioputro, Baskoro; Yunanto, Rismawan Adi; Al Alawi, Rafi Izuddin; Zahra, Annisa
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v2i1.42

Abstract

Bencana banjir termasuk kedalam permasalahan glodal yang dihadapi hampir seluruh Negara di dunia. Insiden dan korban terkait bencana banjir adalah yang tertinggi dalam skala global yaitu 55%. Pengetahuan merupakan faktor kunci dalam kesiapsiagaan yang mempengaruhi sikap untuk siap dan siaga menghadapi bencana. Sikap kesiapsiagaan terhadap bencana memerlukan adanya edukasi tentang kebencanaan. Pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kesiapsiagaan bencana banjir siswa SMPN 3 Ambulu. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat mengenai Kesiapsiagaan Bencana Banjir yaitu edukasi video animasi dan simulasi evakuasi terkait bencana banjir. Hasil uji Wilcoxon nilai Sig < 0,05 menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan siswa sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang kesiapsiagaan bencana banjir melalui media berupa video edukasi. Kesimpulannya terdapat pengaruh penggunaan video edukasi terhadap pengetahuan siswa tentang kesiapsiagaan bencana banjir.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Dengan Metode Ceramah dan Simulasi Bantuan Hidup Dasar Pada Siswa SMA Rondhianto; Setioputro, Baskoro; Yunanto, Rismawan Adi
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v2i3.114

Abstract

Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan suatu bentuk keterampilan yang mempertahankan jalan napas dan sirkulasi tanpa adanya alat dan dilakukan kapan pun. Keterampilan ini dapat dilakukan oleh siapapun, termasuk siswa SMA. Secara umum, banyak orang awam yang belum mengetahui keterampilan ini. Oleh karena itu, tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa tentang BHD sehingga mereka dapat berperan dalam menghadapi keadaan darurat serta membantu menyelamatkan nyawa. Metode yang digunakan yaitu ceramah dan simulasi.  Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Responden diminta untuk mengisi kuesioner sebelum dilakukan intervensi (Pre-test) dan setelah intervensi (Post-test). Kemudian, data dianalisa menggunakan uji Wilcoxon (p˂α = 0,05). Sebelum dilakukan pendidikan kesehatan sebagian besar responden mempunyai pengetahuan dalam kategori sedang dengan presentase 75%, sedangkan pada keterampilan siswa dalam kategori terampil memiliki presentase 5%. Namun, setelah diberikan pendidikan kesehatan pengetahuan siswa meningkat dengan presentase 90%, sedangkan pada keterampilan siswa juga terjadi peningkatan dengan presentase 62,5%. Hasil analisa uji statistik menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan (0,000<0,05) sebelum dan setelah dilakukannya pendidikan kesehatan. Metode ceramah dan simulasi dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMAN 4 Jember dalam melakukan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Upaya pendidikan kesehatan ini dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menyelamatkan nyawa dalam kegawatdaruratan.
Plalangan Nutrition Center: Pusat Pemberdayaan Kader dalam Mengolah Makanan Bergizi Tinggi berbasis Potensi Lokal untuk Mengatasi Malnutrisi Ibu Hamil Oktaviana, Adelia Dewi; Junanda, Angela Irena; Anardi, Bunga Camila Aunfantya; Nabilah, Putri; Ramadhan, Ibadillah Hilmi Dzulfikar; Yunanto, Rismawan Adi
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v2i3.182

Abstract

Melimpahnya hasil pertanian yang menjadi sumber pangan lokal Plalangan ternyata berbanding terbalik dengan masalah kesehatan yang muncul. Ibu hamil di Plalangan yang memiliki resiko KEK dan mengalami KEK pesebanyak > 25% dari jumlah total yakni 148 ibu hamil. Tujuan: program pengabdian ini adalah memberdayakan kader yang menjadi mitra kami sekaligus perpanjangan tangan tenaga kesehatan untuk dapat berdaya mengolah sumber pangan lokal menjadi makanan bergizi tinggi yang pada akhirnya akan diberikan, diedukasikan, dilatihkan, dan disampaikan kepada ibu hamil dengan KEK di Plalangan. Desain yang ditawarkan oleh Tim Pengabdian kepada mitra adalah desain pemberdayaan kelompok masyarakat yang terdiri dari beberapa prosedur kerja. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan selama 2 bulan pada bulan Juli - Oktober tahun 2023 mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan desiminasi akhir. Lokasi pelaksanaan program ini adalah di Desa Plalangan Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember. Sasaran yang dilibatkan dalam program ini adalah kader di 11 posyandu. Program Plalangan Nutrition Center berhasil melatih kader kesehatan dan ibu beresiko dengan peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku gizi yang meningkat signifikan (p<0,05). Hal ini juga dibuktikan dengan peningkatan berat badan yang terjadi pada ibu hamil beresiko KEK setiap bulannya. Plalangan Nutrition Center terbukti memberikan dampak perubahan yang signifikan terhadap pengetahuan, sikap, dan keterampilan gizi dari kader dan ibu hamil beresiko dengan pemanfaatan potensi lokal Plalangan.
Optimalisasi Kapasitas Kader Posyandu dalam Manajemen Antenatal Care di Wilayah Perkebunan Desa Tempurejo Melalui Program Pondok Karet Terintegrasi Aplikasi Si-TeSa (Sistem Terampil Kesehatan) Alvina, Sonya Nathania Putri; Nurfadila, Putri Nadya; Baliska, Dentafira Harnanda; Yunanto, Rismawan Adi
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v2i2.183

Abstract

Latar Belakang: Pos Pelayanan Kesehatan Terpadu (Posyandu) merupakan komponen penting dalam sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. Program ini memainkan peran penting dalam menyediakan layanan kesehatan primer, terutama untuk wanita hamil dan anak-anak. Pelayanan Antenatal (ANC) merupakan fokus penting Posyandu untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu. Tujuan: Program Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu manajemenAntenatal Care di Desa Tempurejo Kabupaten Jember. Metode: Program pengabdian ini dilakukan dengan desain pemberdayaan masyarakat melalui program Pondok Karet oleh tim PPK Ormawa BPM Universitas Jember. Kader yang terlibat adalah sebanyak 30 kader Posyandu. Program ini ini terdiri dari sesi edukasi dan pelatihan intensif dengan menggunakan aplikasi Android Si-TeSa yang membahas topik-topik manajemen ANC. Evaluasi pretest dan posttest dilakukan untuk mengukur efektivitas program. Hasil: Program Pondok Karet ini meningkatkan pengetahuan kader Posyandu tentang Pelayanan Antenatal secara signifikan (p<0,001). Nilai rata-rata pretest adalah 5,57, sedangkan nilai rata-rata posttest adalah 7,53. Efektivitas program ini tidak lepas dari kombinasi pendidikan dan pelatihan yang komprehensif, didukung metode interaktif, media presentasi, dan aplikasi Si-TeSa. Kesimpulan: Program pengabdian masyarakat Pondok Karet efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam mengelola Antenatal Care.
Optimalisasi Keterampilan Penanganan Gawat Darurat Perdarahan Melalui Metode Simulasi Kasus pada Remaja Yunanto, Rismawan Adi; Kushariyadi; Rondhianto; Iswatiningtyas, Nur Faiza; Nisak, Efir Rifatun
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v3i2.288

Abstract

Perdarahan merupakan salah satu kondisi yang sering dialami oleh pasien yang mengalami kecelakaan. Perdarahan yang tidak ditangani dengan segera akan menjadi keadaan darurat medis karena dapat mengakibatkan syok dan mengancam nyawa manusia. Program pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan penanganan darurat perdarahan dan pertolongan pertama kecelakaan terhadap pengetahuan remaja di SMPN 2 Jember. Kegiatan dilakukan dengan program pengabdian pada sekolah dengan desain pre-experimental one group pre-test post test dan pelatihan berbasis case simulation method. Sasaran program pengabdian ini adalah 39 remaja di SMPN 2 Jember yang terdiri dari 2 laki-laki dan 37 perempuan. Data pengetahuan remaja terkait penanganan perdarahan menunjukkan nilai mean -pre-test 42,05, nilai mean post-test 70,76, dan hasil meant different bernilai positif 28,7. Kegiatan program pengabdian sekolah berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan remaja terkait penanganan darurat perdarahan dan pertolongan pertama kecelakaan.
Penguatan Kapasitas Kader CEKATAN dalam Pemahaman Penyakit Tidak Menular melalui Case Simulation Method dalam Program Saung Tani Cekatan Salsabila, Aura Najwa; Messa, Choling Frilia; Putri, Jovanka Maylafaisya; Yunanto, Rismawan Adi
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v3i2.385

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan kesehatan pada petani masih menjadi ancaman serius, terutama penyakit tidak menular. Desa Antirog masih memiliki banyak petani yang mengalami hipertensi, hiperkolesterol, dan penyakit kronis lainnya yang disebabkan oleh gaya hidup kurang sehat. Diperlukannya edukasi tentang PTM pada kelompok tani Antirogo sangat diperlukan untuk dapat meningkatkan pemahaman tentang PTM pada petani. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan petani tentang penyakit tidak menular melalui metode simulasi kasus melalui program Saung Tani Cekatan. Metode: Program edukasi dilakukan selama empat bulan di Kelurahan Antirogo, melibatkan 30 kader petani muda dengan sebutan Kader CEKATAN melalui program Saung Tani Cekatan dalam program PPK Ormawa. Metode yang digunakan adalah kombinasi edukasi kesehatan dan simulasi kasus dalam meningkatkan pemahaman program PTM yang menjadi salah satu subprogram Saung Tani Cekatan. Hasil: Setelah dilakukan edukasi dengan case simulation method didapatkan adanya pengetahuan peserta tentang hipertensi meningkat dari 5,97 menjadi 7,57, diabetes dari 6,03 menjadi 7,60, kolesterol dari 5,70 menjadi 7,77, dan PPOK dari 5,57 menjadi 7,53. Kesimpulan: Program ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader CEKATAN dalam pemahaman konsep penyakit tidak menular melalui metode simulasi kasus.
Penggunaan Familiar Auditory Sensory Training (FAST) Terhadap Tingkat Kesadaran dan Skala Nyeri Pada Pasien Post Op Kraniotomi Dekompresi : Studi Kasus Chandra, Ilany Nandia; Ridla, Akhmad Zainur; Yunanto, Rismawan Adi; Gunarto, Sugito Tri
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 9 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakProsedur kraniektomi dekompresi merupakan salah satu penatalaksanaan cedera kepalauntuk menurunkan tekanan intrakranial. Tindakan ini dapat menimbulkan komplikasisalah satunya berdampak pada penurunan kesadaran dan nyeri. Pemberian intervensiFamilier auditory sensoric training (FAST) dapat dijadikan sebagai salah satu intervensiyang dapat meningkatkan kesadaran dan menurunkan skala nyeri pada pasien post opkraniektomi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas pemberian intervensiFAST untuk meningkatkan kesadaran dan menurunkan skala nyeri pada pasien post opkraniektomi dekompresi hari ke 4 di RSUD dr. Soebandi Jember. Metode yang digunakandalam penelitian ini adalah metode case report. Intervensi dilakukan selama enam haripada pasien post op kraniektomi dekompresi hari ke 4. Pengumpulan data tingkatkesadaran menggunakan nilai Glasgow Coma Scale (GCS) dan pengukuran skala nyerimenggunakan Behaviour Pain Scale (BPS). Hasil penelitian menunjukan terdapatperubahan pada tingkat kesadaran dari nilai awal GCS 3 (Coma) menjadi GCS 6 (Supor)dan penurunan skala nyeri dari nilai awal 6 (nyeri) menjadi 5 (tidak nyeri) pada pasienpost op craniotomy dekompresi hari ke 4. Pemberian intervensi FAST pada pasien postop craniotomy hari ke 4 yang dilakukan selama 6 hari dan durasi pemberian selama 10menit terbukti efektif unuk meningkatkan kesadaran dan menurunkan skala nyeri.Keywords: Familiar Auditory Sensory Training, Tingkat Kesadaran, Skala Nyeri AbstractDecompression craniectomy procedure is one of the management of head injuries todecrease intracranial pressure. This procedure can cause complications, one of which has animpact on decreased level of consciousness and pain. Familiar auditory sensory training(FAST) intervention can be used as one intervention that can improvement level ofJurnal Perawat Indonesia, Volume 9 No 1, Hal 1898-1904, Mei 2025e-ISSN 2548-7051Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah p-ISSN 2714-65021899consciousness and reduce pain scale in post op craniotomy patients. The purpose of thisstudy was to determine the effectiveness of FAST intervention to improvement level ofconsciousness and reduce pain scale in day 4 post op craniotomy decompression patients atRSUD dr. Soebandi Jember. The method used in this study is case report. The interventionconducted for six days in patients post craniotomy decompression. Level of consciusness wasmeasured using Glasglow Coma Scale (GCS) and pain scale using Behaviour Pain Scale(BPS). The results showed improvement level of consciousness from GCS 3 (Coma) to GCS 6(Suppor) and a decrease in the pain scale from 6 (indicate an unacceptable amount of pain)to 5 (mild pain). Therefore FAST is proven and useful to improvement level of consciousnessand reduce pain post op craniotomy decompression.Keywords: Familiar auditory sensory Training, Level of consciousness, Pain Scale
Co-Authors Adhelia Reisa Zalsabill Ahmad Rizki Nur Hakiki Ahmad Rizki Nur Hakiki Ahmad Zainuri Ainia Herminiati, Ainia Aji, Rizki Rama Akhmad Zainur Ridla Al Alawi, Rafi Izuddin Al Muvidah, Nadira Rifqi Alfia Andriyani Alvina, Sonya Nathania Putri Amalia, Syifa Anardi, Bunga Camila Aunfantya Andini Eka Safitri Arifa, Yeni Zanuba Arifin, Nadilla Ayu Aris Munandar Arya Adib Toni Aura Najwa Salsabila Aura Najwa Salsabila Bachtiar, Syahroni Baliska, Dentafira Harnanda Baskoro Setioputro Baskoro Setioputro Baskoro Setiputro Bina Salsabila Candra Bumi Chandra, Ilany Nandia Deskita Prastiwi Dewi Rokhmah Dewi Rokhmah Dimas Sumarlan, Rahmawati Dudella Desnani Firman Yasin, Dudella Desnani Firman Eka Afdi Septiyono Emi Wuri Wuriyaningsih Enggal Hadi Kurniyawan Erti Ikhtiarini Dewi Fahmi Essa Syafriansyah Febrianti, Fadya Fitrio Deviantony Gunarto, Sugito Tri Habibatus Khoirotin Ilmiah Hafan Sutawardana, Jon Hanny Rasni Heri Siswanto Icha Yusfi Namami Iksafani, Moh Afif Jakaria Ira Rahmawati Ira Rahmawati Iswatiningtyas, Nur Faiza Junanda, Angela Irena Kholidi, Mokhlas Kristiana, Ike Kushariyadi Lantin Sulistiyorini, Lantin Latifa Aini Susumaningrum Lutfian Lutfian Maharani, Livia Putri Maysaroh, Salma Merina, Nuning Dwi Messa, Choling Frilia Muhamad Zulfatul A’la Muhammad Nur, Kholid Rosyidi Murtaqib Murtaqib Nabilah, Putri Nadya Vallentina Febrianti Nafsi, Ayu Ghinan Naili, Naila Khoirun Ni'mah, Afa Faiqotun Nigitha Novia Permatasari Nindy Shara Meiyana Ningrum, Teysya Dwi Ninna Rohmawati Ninna Rohmawati Nisak, Efir Rifatun Nistiandani, Ana Novita Putri Eka Wardani Nuning Dwi Merina Nurfadila, Putri Nadya Nurfajri, Qurrata A’yunnin Fitra Nurul Kamila Oktaviana, Adelia Dewi Prastiani, Ananda Eka Putri, Jovanka Maylafaisya Qurrata A’yunnin Fitra Nurfajri Rahayu, Putri Puji Ramadhan, Ibadillah Hilmi Dzulfikar Ramadhani, Nurhafidin RIZKIANA RASMAN Rokhani Rokhani Rokhani Rondhianto Rondhianto Ruris Haristiani Ruris Haristiani Ruris Haristiani Salma Maysaroh Salma Maysaroh Salsabila, Aura Najwa Salsabila, Kirana Putri Sasongko, Nathasya Alfisyahr Septi Dewi Rachmawati Siswoyo SISWOYO Syaharani, Ghifara Alita Tantut Susanto Tantut Susanto Titin Andri Wihastuti Toni, Arya Adib Wantiyah Wantiyah Wardani, Novita Putri Eka Wisnasari, Shila Yeni Fitria Yuana Dwi Agustin, Yuana Dwi Yusuf Gito Afandi Zahra, Annisa Zetti Finali Zolkefli, Yusrita binti