Claim Missing Document
Check
Articles

Optimizing the empowerment of rural agricultural communities in creating healthy agricultural villages based on agronursing Rismawan Adi Yunanto; Aura Najwa Salsabila; Salma Maysaroh; Arya Adib Toni; Ninna Rohmawati; Candra Bumi
Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Vol. 9 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/abdimas.v9i4.13912

Abstract

Heart disease is a leading cause of death globally, including in Indonesia, with an increasing prevalence in rural farming communities. Risk factors such as pesticide use, unhealthy diets, and poor lifestyles contribute to the high incidence of this disease. Communities in Bondowoso, East Java, especially farmers, need educational and training interventions to improve their knowledge and skills in preventing and treating heart disease. This program aims to improve the knowledge and skills of rural farming communities in the prevention, treatment, and early management of heart disease, including Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) skills. The program is carried out through education on hypertension, heart disease, and heart diet, followed by practical training on CPR using audiovisual media and live demonstrations. The evaluation was carried out with a pretest and posttest to measure the increase in knowledge, as well as an assessment of practical skills. The results obtained were a significant increase in community knowledge measured from the results of the pretest and posttest, indicating the effectiveness of the education method. Community CPR skills also increased significantly after training and practical assessment. This program has succeeded in improving the knowledge and skills of rural farming communities in the prevention and treatment of heart disease, as well as CPR skills, which contribute to the long-term health of the community.
An Overview of Ocular Transmission as Alternative Route Transmission Coronavirus Disease 2019 (COVID-19): Literature Review Ahmad Rizki Nur Hakiki; Siswoyo; Jon Hafan Sutawardana; Murtaqib; Rismawan Adi Yunanto
Nursing and Health Sciences Journal (NHSJ) Vol. 3 No. 1 (2023): March 2023
Publisher : KHD-Production

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53713/nhs.v3i1.182

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) becomes a health crisis in the world. The main route of spreading COVID-19 is through the respiratory tract, but this virus also spread through extra respiratory route. This literature review aimed to describe the ocular transmission as an alternative route of COVID-19 transmission. This literature review study used sources of article obtained through ProQuest, Springer, ScienceDirect, PubMed, and Google Scholar with range 2019-2020 publication years and were traced using a combination of search term for ocular transmission, virus receptor, eye manifestation and COVID-19. Previous research used Experimental design, Case study, and Cross-sectional study, and published from 2019 to 2020. Then analyzed by PRISMA diagram method with four stages starting from identification, screening, eligibility, and included. 4 articles used Experimental study design, 4 articles used Cross-sectional study design, and 2 articles used case study design. This study showed that COVID-19 RNA was found on ocular (conjunctiva and cornea) in a low percentage (2.23%-24%). Patients with confirmed COVID-19 could have ocular manifestations. COVID-19 enter the human body through the eye by spike protein binds to eye receptors that are: ACE2, CD147/Basigin/EMMPRIN, TMPRSS2, ANPEP and AGTR2. Then this virus transferred to the respiratory tract through the nasolacrimal duct. The study showed that ocular transmission can be an alternative route of COVID-19 transmission even with a low percentage level, so it is important for health worker to wear eye protector.
Optimalisasi Pemahaman Kader Cekatan K3 Pertanian Dalam Mewujudkan Desa Pertanian Sehat di Antirogo Andini Eka Safitri; Salma Maysaroh; Adhelia Reisa Zalsabill; Aura Najwa Salsabila; Rismawan Adi Yunanto
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Juli-September 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i3.834

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan dan kesadaran petani mengenai pentingnya kesehatan dan keselamatan kerja masih memprihatinkan. Petani pada wilayah Desa Antirogo menghadapi berbagai gangguan kesehatan karena minimnya penggunaan Alat Pelindung Diri. Dibutuhkannya pemberdayaan K3 pada kelompok petani Antirogo sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai K3 pada petani. Tujuan: Meningkatkan pemahaman kader tani cekatan tentang K3 melalui pelatihan program Saung Tani Cekatan. Metode: Program pelatihan kader dilakukan selama empat bulan di Kelurahan Antirogo, melibatkan 30 kader petani muda dengan sebutan Kader CEKATAN melalui program Saung Tani Cekatan dalam program PPK Ormawa. Metode yang digunakan yakni kombinasi antara metode ceramah dan demonstrasi dalam meningkatkan pemahaman program K3 sebagai salah satu subprogram Saung Tani Cekatan. Hasil: Setelah dilakukan edukasi dengan case simulation method didapatkan adanya peningkatan peserta yang menjawab dengan benar-benar pada sepuluh pertanyaan kuesioner. Kesimpulan: Program pemberdayaan kader K3 efektif dalam mengoptimalkan pemahaman kader CEKATAN mengenai penerapan K3 pada petani.
Optimalisasi level kesiapsiagaan bencana gempa bumi dan tsunami kelompok rentan melalui disaster empowerment center Setioputro, Baskoro; Yunanto, Rismawan Adi; Haristiani, Ruris; Rokhmah, Dewi
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v8i1.22676

Abstract

Latar Belakang: Indonesia yang terletak di Cincin Api Bumi memiliki risiko tinggi terhadap gempa bumi dan tsunami, khususnya di wilayah pesisir selatan seperti Kabupaten Jember. Desa Sabrang di Jember merupakan wilayah dengan kesiapsiagaan bencana yang belum optimal, terutama di kalangan kelompok rentan seperti lansia, difabel, ibu hamil, dan ibu dengan balita. Tujuan: untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana pada kelompok rentan melalui program DEC. Metode: Program DEC ini menggunakan pendekatan pemberdayaan bagi kelompok rentan di Desa Sabrang melalui serangkaian edukasi dan pelatihan intensif pada Juni hingga Oktober 2024. Tahapan meliputi identifikasi kebutuhan, perancangan, pelaksanaan, serta diseminasi dengan monitoring dan evaluasi. Hasil: Hasil program DEC menunjukkan peningkatan kesiapsiagaan kelompok rentan di Desa Sabrang dalam menghadapi bencana, terutama dalam aspek peningkatan pengetahuan tentang bencana (dari 56,17 menjadi 66,71), perencanaan kegiatan bencana (dari 5,38 menjadi 6,30), pemahaman peringatan bencana (dari 2,07 menjadi 3,33), serta mobilisasi sumber daya (dari 1,63 menjadi 3,42). Peningkatan ini mencerminkan kemampuan kelompok rentan dalam memahami risiko bencana, menyusun rencana kesiapsiagaan, merespons peringatan dini, serta mengoptimalkan sumber daya yang tersedia. Kesimpulan: Program Disaster Empowerment Center di Desa Sabrang berhasil meningkatkan kesiapsiagaan kelompok rentan, khususnya dalam pengetahuan bencana, perencanaan, peringatan dini, dan mobilisasi sumber daya. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan pemberdayaan komunitas efektif dalam membangun ketangguhan bencana dan dapat direplikasi di wilayah berisiko tinggi lainnya.
The Relationship Between Basal Metabolism Index and Blood Sugar Levels Among Farmers: a Secondary Data Analysis of Non-Communicable Disease in Public Health Center of Pakusari, Jember Regency, Indonesia Aji, Rizki Rama; Susanto, Tantut; Susumaningrum, Latifa Aini; Kholidi, Mokhlas; Yunanto, Rismawan Adi
Journal of Rural Community Nursing Practice Vol. 1 No. 1 (2023): March
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/jrcnp.v1i1.76

Abstract

Obesity is a risk factor for hyperglycemia. Farmers are a group of people at risk of obesity and hyperglycemia due to a lifestyle that consumes foods high in fat and carbohydrates. The aim of this study wants to analyze the relationship between body mass index and blood sugar levels of farmers in the report of Integrated Development Post of Non-Communicable Disease (Posbindu PTM) Pakusari Jember Health Center. The survey analysis study used a retrospective cohort study. A design was used to analyze secondary data of Posbindu PTM Pakusari Jember Health Center registered from January to October 2020 among 345 farmers. A population of 345 farmers was selected by purposive sampling to be used as research samples. Characteristics of participants, height and weight, and random blood sugar levels were measured through a health monitoring book (KMS Posbindu PTM). The chi-Square test was used to answer the objective of the study. Among 146 farmers identified that 46.6% were obese and 45.9% were hyperglycemia. There was a relationship between body mass index and blood sugar levels in farmers (p-value = 0.000). Indirectly, body mass index affects blood sugar levels, manifesting as diabetes mellitus and other complications. Therefore, obesity should be identified as a risk factor associated with farmers' blood sugar levels.
Improving Youth Preparedness in Facing Floods and Landslides Through the Team Games Tournament Method: Peningkatan Kesiapsiagaan Remaja Dalam Menghadapi Bencana Banjir dan Tanah Longsor Melalui Team Games Tournament Method Yunanto, Rismawan Adi; Prastiani, Ananda Eka; Amalia, Syifa; Ningrum, Teysya Dwi; Salsabila, Kirana Putri; Kristiana, Ike; Febrianti, Fadya; Nafsi, Ayu Ghinan
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v1i1.28

Abstract

The most frequent disasters in Jember are floods. The most severely affected area is Panti District. The flash floods and landslides in Panti sub-district in 2006 resulted in loss of life and large property losses. This is caused by bare forest vegetation, steep slope topography, and prolonged high rainfall. The population that is vulnerable to disasters is youth. The purpose of this study was to increase youth preparedness knowledge at MTs SA Miftahul Ulum, Sodong Hamlet, Kemiri Village, Panti District in dealing with floods and landslides. The method of providing education is carried out by means of a Team Games Tournament (TGT). Evaluation was carried out using a one group pre-test post-test design. The results obtained were that the value of youth preparedness knowledge significantly increased (p-value <0.001). The TGT method has proven to be effective in increasing disaster preparedness knowledge because the absorption of the material is easier to understand and accept and students are more active in participating during the process of delivering the material. 
Peningkatan Pengetahuan Kesiapsiagaan Bencana Banjir Melalui Edukasi Video Animasi dan Simulasi di SMPN 3 Ambulu Jember Haristiani, Ruris; Setioputro, Baskoro; Yunanto, Rismawan Adi; Al Alawi, Rafi Izuddin; Zahra, Annisa
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v2i1.42

Abstract

Bencana banjir termasuk kedalam permasalahan glodal yang dihadapi hampir seluruh Negara di dunia. Insiden dan korban terkait bencana banjir adalah yang tertinggi dalam skala global yaitu 55%. Pengetahuan merupakan faktor kunci dalam kesiapsiagaan yang mempengaruhi sikap untuk siap dan siaga menghadapi bencana. Sikap kesiapsiagaan terhadap bencana memerlukan adanya edukasi tentang kebencanaan. Pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kesiapsiagaan bencana banjir siswa SMPN 3 Ambulu. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat mengenai Kesiapsiagaan Bencana Banjir yaitu edukasi video animasi dan simulasi evakuasi terkait bencana banjir. Hasil uji Wilcoxon nilai Sig < 0,05 menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan siswa sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang kesiapsiagaan bencana banjir melalui media berupa video edukasi. Kesimpulannya terdapat pengaruh penggunaan video edukasi terhadap pengetahuan siswa tentang kesiapsiagaan bencana banjir.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Dengan Metode Ceramah dan Simulasi Bantuan Hidup Dasar Pada Siswa SMA Rondhianto; Setioputro, Baskoro; Yunanto, Rismawan Adi
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v2i3.114

Abstract

Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan suatu bentuk keterampilan yang mempertahankan jalan napas dan sirkulasi tanpa adanya alat dan dilakukan kapan pun. Keterampilan ini dapat dilakukan oleh siapapun, termasuk siswa SMA. Secara umum, banyak orang awam yang belum mengetahui keterampilan ini. Oleh karena itu, tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa tentang BHD sehingga mereka dapat berperan dalam menghadapi keadaan darurat serta membantu menyelamatkan nyawa. Metode yang digunakan yaitu ceramah dan simulasi.  Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Responden diminta untuk mengisi kuesioner sebelum dilakukan intervensi (Pre-test) dan setelah intervensi (Post-test). Kemudian, data dianalisa menggunakan uji Wilcoxon (p˂α = 0,05). Sebelum dilakukan pendidikan kesehatan sebagian besar responden mempunyai pengetahuan dalam kategori sedang dengan presentase 75%, sedangkan pada keterampilan siswa dalam kategori terampil memiliki presentase 5%. Namun, setelah diberikan pendidikan kesehatan pengetahuan siswa meningkat dengan presentase 90%, sedangkan pada keterampilan siswa juga terjadi peningkatan dengan presentase 62,5%. Hasil analisa uji statistik menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan (0,000<0,05) sebelum dan setelah dilakukannya pendidikan kesehatan. Metode ceramah dan simulasi dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMAN 4 Jember dalam melakukan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Upaya pendidikan kesehatan ini dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menyelamatkan nyawa dalam kegawatdaruratan.
Plalangan Nutrition Center: Pusat Pemberdayaan Kader dalam Mengolah Makanan Bergizi Tinggi berbasis Potensi Lokal untuk Mengatasi Malnutrisi Ibu Hamil Oktaviana, Adelia Dewi; Junanda, Angela Irena; Anardi, Bunga Camila Aunfantya; Nabilah, Putri; Ramadhan, Ibadillah Hilmi Dzulfikar; Yunanto, Rismawan Adi
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v2i3.182

Abstract

Melimpahnya hasil pertanian yang menjadi sumber pangan lokal Plalangan ternyata berbanding terbalik dengan masalah kesehatan yang muncul. Ibu hamil di Plalangan yang memiliki resiko KEK dan mengalami KEK pesebanyak > 25% dari jumlah total yakni 148 ibu hamil. Tujuan: program pengabdian ini adalah memberdayakan kader yang menjadi mitra kami sekaligus perpanjangan tangan tenaga kesehatan untuk dapat berdaya mengolah sumber pangan lokal menjadi makanan bergizi tinggi yang pada akhirnya akan diberikan, diedukasikan, dilatihkan, dan disampaikan kepada ibu hamil dengan KEK di Plalangan. Desain yang ditawarkan oleh Tim Pengabdian kepada mitra adalah desain pemberdayaan kelompok masyarakat yang terdiri dari beberapa prosedur kerja. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan selama 2 bulan pada bulan Juli - Oktober tahun 2023 mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan desiminasi akhir. Lokasi pelaksanaan program ini adalah di Desa Plalangan Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember. Sasaran yang dilibatkan dalam program ini adalah kader di 11 posyandu. Program Plalangan Nutrition Center berhasil melatih kader kesehatan dan ibu beresiko dengan peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku gizi yang meningkat signifikan (p<0,05). Hal ini juga dibuktikan dengan peningkatan berat badan yang terjadi pada ibu hamil beresiko KEK setiap bulannya. Plalangan Nutrition Center terbukti memberikan dampak perubahan yang signifikan terhadap pengetahuan, sikap, dan keterampilan gizi dari kader dan ibu hamil beresiko dengan pemanfaatan potensi lokal Plalangan.
Optimalisasi Kapasitas Kader Posyandu dalam Manajemen Antenatal Care di Wilayah Perkebunan Desa Tempurejo Melalui Program Pondok Karet Terintegrasi Aplikasi Si-TeSa (Sistem Terampil Kesehatan) Alvina, Sonya Nathania Putri; Nurfadila, Putri Nadya; Baliska, Dentafira Harnanda; Yunanto, Rismawan Adi
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v2i2.183

Abstract

Latar Belakang: Pos Pelayanan Kesehatan Terpadu (Posyandu) merupakan komponen penting dalam sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. Program ini memainkan peran penting dalam menyediakan layanan kesehatan primer, terutama untuk wanita hamil dan anak-anak. Pelayanan Antenatal (ANC) merupakan fokus penting Posyandu untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu. Tujuan: Program Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu manajemenAntenatal Care di Desa Tempurejo Kabupaten Jember. Metode: Program pengabdian ini dilakukan dengan desain pemberdayaan masyarakat melalui program Pondok Karet oleh tim PPK Ormawa BPM Universitas Jember. Kader yang terlibat adalah sebanyak 30 kader Posyandu. Program ini ini terdiri dari sesi edukasi dan pelatihan intensif dengan menggunakan aplikasi Android Si-TeSa yang membahas topik-topik manajemen ANC. Evaluasi pretest dan posttest dilakukan untuk mengukur efektivitas program. Hasil: Program Pondok Karet ini meningkatkan pengetahuan kader Posyandu tentang Pelayanan Antenatal secara signifikan (p<0,001). Nilai rata-rata pretest adalah 5,57, sedangkan nilai rata-rata posttest adalah 7,53. Efektivitas program ini tidak lepas dari kombinasi pendidikan dan pelatihan yang komprehensif, didukung metode interaktif, media presentasi, dan aplikasi Si-TeSa. Kesimpulan: Program pengabdian masyarakat Pondok Karet efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam mengelola Antenatal Care.
Co-Authors Adhelia Reisa Zalsabill Ahmad Rizki Nur Hakiki Ahmad Rizki Nur Hakiki Ahmad Zainuri Ainia Herminiati, Ainia Aji, Rizki Rama Akhmad Zainur Ridla Al Alawi, Rafi Izuddin Al Muvidah, Nadira Rifqi Alvina, Sonya Nathania Putri Amalia, Syifa Anardi, Bunga Camila Aunfantya Andini Eka Safitri Arifa, Yeni Zanuba Arifin, Nadilla Ayu Aris Munandar Arya Adib Toni Aura Najwa Salsabila Aura Najwa Salsabila Bachtiar, Syahroni Baliska, Dentafira Harnanda Baskoro Setioputro Baskoro Setiputro Bina Salsabila Candra Bumi Chandra, Ilany Nandia Deskita Prastiwi Dewi Rokhmah Dewi Rokhmah Dimas Sumarlan, Rahmawati Dudella Desnani Firman Yasin, Dudella Desnani Firman Eka Afdi Septiyono Fahmi Essa Syafriansyah Febrianti, Fadya Fitrio Deviantony Gunarto, Sugito Tri Habibatus Khoirotin Ilmiah Hafan Sutawardana, Jon Hanny Rasni Heri Siswanto Icha Yusfi Namami Iksafani, Moh Afif Jakaria Ira Rahmawati Ira Rahmawati Iswatiningtyas, Nur Faiza Junanda, Angela Irena Kholidi, Mokhlas Kristiana, Ike Kushariyadi Lantin Sulistiyorini, Lantin Latifa Aini Susumaningrum Lutfian Lutfian Maharani, Livia Putri Maysaroh, Salma Merina, Nuning Dwi Messa, Choling Frilia Muhamad Zulfatul A’la Muhammad Nur, Kholid Rosyidi Murtaqib Murtaqib Nabilah, Putri Nafsi, Ayu Ghinan Naili, Naila Khoirun Ni'mah, Afa Faiqotun Nigitha Novia Permatasari Nindy Shara Meiyana Ningrum, Teysya Dwi Ninna Rohmawati Ninna Rohmawati Nisak, Efir Rifatun Nistiandani, Ana Nuning Dwi Merina Nurfadila, Putri Nadya Nurfajri, Qurrata A’yunnin Fitra Oktaviana, Adelia Dewi Prastiani, Ananda Eka Putri, Jovanka Maylafaisya Qurrata A’yunnin Fitra Nurfajri Rahayu, Putri Puji Ramadhan, Ibadillah Hilmi Dzulfikar Ramadhani, Nurhafidin RIZKIANA RASMAN Rokhani Rokhani Rokhani Rondhianto Rondhianto Ruris Haristiani Ruris Haristiani Salma Maysaroh Salma Maysaroh Salsabila, Aura Najwa Salsabila, Kirana Putri Sasongko, Nathasya Alfisyahr Septi Dewi Rachmawati Siswoyo SISWOYO Syaharani, Ghifara Alita Tantut Susanto Tantut Susanto Titin Andri Wihastuti Toni, Arya Adib Wantiyah Wantiyah Wardani, Novita Putri Eka Wisnasari, Shila Yuana Dwi Agustin, Yuana Dwi Yusuf Gito Afandi Zahra, Annisa Zetti Finali Zolkefli, Yusrita binti