Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Patterns of Student Management in the OPPM Student Shop Cooperation Activities Syarifah Syarifah; Nurul Salis Alamin; Riza Ashari; Idam Mustofa; Ahmad Saifulloh
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 43 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v43i1.42353

Abstract

Through activities in the Student Shop Cooperation Section of the Modern Islamic Boarding School Student Organization (OPPM) of Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1, this study seeks to examine how female students develop independent character. This study employs a descriptive design and a qualitative methodology. Participatory observation, semi-structured interviews, and documentation studies were used to gather data from research subjects, which included administrators, Cooperation advisers, and student shop Cooperation members. Throughout the phases of data condensation, data display, conclusion drawing, and verification, data analysis was done interactively. The study's findings show that an organized student management pattern, which includes organizing, planning, carrying out, and assessing Cooperation activities, helps female students develop independent character. The development of emotional, financial, intellectual, and social independence is facilitated by female students' participation in Cooperation management. The Islamic boarding school's student shop Cooperation serves as both an economic entity and a vehicle for character education grounded in ongoing habituation and real-world experiences. According to the study's findings, integrating student management with Cooperation learning activities is a successful tactic for helping female students develop independent personalities. The results of this study are anticipated to have both practical consequences for the administration of student organizations centered on character formation and theoretical contributions to the advancement of character education studies in Islamic boarding schools.
Manajemen Pendidikan Akhlak Melalui Kegiatan Safari Burdah Di Pondok Pesantren Nurul Salis Alamin; Arly Zahra Maulida; Rosendah Dwi Maulaya
TADBIR MUWAHHID Vol. 10 No. 1 (2026): Tadbir Muwahhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji manajemen pendidikan akhlak melalui kegiatan Safari Burdah di Pondok Pesantren Daarul Mukhlishiin Temulus Ngawi sebagai upaya menanamkan nilai-nilai akhlak di tengah tantangan kemerosotan moral remaja. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Safari Burdah dikelola secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan dan evaluasi yang berkelanjutan, sehingga efektif dalam menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW serta membentuk karakter religius santri dan masyarakat. Oleh karena itu, disarankan agar pengelolaan kegiatan Safari Burdah terus dimatangkan guna meningkatkan kualitas pendidikan akhlak di pesantren dan menjadi rujukan bagi pengembangan manajemen kegiatan keagamaan selanjutnya.
Analisis Kurikulum Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Al-Ihsan Randegan Losari Brebes Nurul Salis Amin; Abu Darda; Neri Wijayanti; Ajeng Yunda Isyana
Sustainable Vol. 6 No. 1 (2023): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v6i1.3631

Abstract

Madrasah Diniyah di Indonesia sebagai alternatif untuk penambah dan pelengkap dari pendidikan formal yang dirasa belum cukup dalam memberikan pendidikan agama dalam beberapa pertemuan saja. Maka dengan sedikitnya waktu pertemuan dan banyaknya materi yang seharusnya didapatkan secara luas, menjadikan peserta didik belum mampu menguasai dengan benar tentang pendidikan Agama Islam tersebut. Hingga dengan keresahan ini Madrasah Diniyah merancang sedemikian kurikulum yang dapat membantu peserta didik untuk merealisasikan pendidikan Agamanya menjadi sebuah hal yang patut dan melekat dalam hidupnya.Adapun tujuan penelitian adalah:(1) untuk menjelaskan tentang tujuan kurikulum yang diterapkan oleh Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Al-Ihsan Randegan, Losari, Brebes. (2) untuk menjelaskan tentang materi, metode pembelajaran dan evaluasi di kurikulum yang diterapkan oleh Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Al-Ihsan Randegan, Losari, Brebes.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriftif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kurikulum Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Al-Ihsan Randega nmeliputi: tujuan yang sesuai dengan keputusan menteri Agama No.3 Tahun 1983 tentang kurikulum Madrasah Diniyah. Kurikulum tersebut meliputi Materi Al-Qur’an, Hadits, Tarikh Islam, Fiqh, Aqidah, Akhlak, dan bahasa Arab, yang disajikan dengan metode ceramah, Tanya jawab, suri tauladan, demonstrasi, dan hafalan juga praktek dalam proses pendidikan dan pembelajaranya. Adapun evaluasi yang digunakan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Al-Ihsan Randegan secara sumatif dan formatif melalui ujian harian, ujian semester, serta ujian praktek.
Leadership Education at Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Campus 1, Ponorogo Nurul Salis Alamin; Syarifah; Defi Firmansyah; Riza Ashari; Neri Wijayanti
Attanwir : Jurnal Keislaman dan Pendidikan Vol. 15 No. 01 (2024): Maret
Publisher : Institut Attanwir Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53915/attanwir.v15i01.170

Abstract

Leadership is the process of leading a group towards its goals. Pondok Modern Darussalam Gontor, an Islamic boarding school educational institution, emphasizes social orientation and leadership in its students. Its motto is "high-minded, able-bodied, knowledgeable, and free-thinking." In order to provide discourse, input and new ideas regarding efforts to produce cadres with character so that they can be used in Islamic boarding schools in general, this discussion aims to reveal the advantages and disadvantages of leadership education held in one of the Islamic boarding schools. boarding school. modern. Pondok Modern Darussalam Gontor intends to appoint a strong and militant leader on this basis.
The Application of Active Knowledge Sharing Method in Microteaching Courses to Improve Communication Skills Nurul Salis Alamin; Nurul Azizah; Mutiara Dewi
At Turots: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 Juni (2026): At Turots: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51468/jpi.v8i1.1196

Abstract

This study examines the effectiveness of the Active Knowledge Sharing strategy in improving the communication skills of pre-service teachers in Microteaching courses. Microteaching provides a practical bridge between theory and classroom practice, while 21st-century teaching requires strong interpersonal and verbal competencies. The Active Knowledge Sharing approach, which emphasizes collaboration, discussion, and knowledge exchange, encourages active participation, reflective thinking, and effective communication. This study employed the Kemmis and Taggart action research model across two cycles, revealing significant improvement in students’ communication skills, with the mean score rising from 2.91 (Good) in Cycle I to 3.70 (Excellent) in Cycle II. The most notable progress was observed in the “Using Language Effectively” aspect, indicating enhanced confidence, clarity, and active engagement during microteaching sessions. These results suggest that Active Knowledge Sharing is an effective pedagogical method for developing communication competence and can contribute to improving the quality of teacher training programs.