Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Otomatisasi Dengan Pemantauan Data Real-Time untuk Komposter Digital Berbasis IoT Danila, Irgi Faisal Putra; Hertiana, Sofia Naning; Dwi Sanjoyo, Danu
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan populasi di Kota Bandung menyebabkan lonjakan volume sampah dengan mayoritas berupa sampah organik yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menggunakan metode open dumping. Hal ini memicu emisi gas rumah kaca dan kontaminasi lingkungan. Pengomposan dapat menjadi solusi pengelolaan sampah organik, tetapi metode manual kompos seringkali tidak optimal dari segi waktu dan keberhasilan. Implementasi Internet of Things (IoT) dapat dikembangkan sebagai solusi permasalah sampah tersebut. Sistem Dicompos berbasis IoT untuk otomatisasi dan pemantauan proses pengomposan aerobic melalui aplikasi dan website. Sistem ini menggunakan sensor PR-3001-ECTHPH-N01 untuk mengawasi suhu, kelembapan, dan pH, serta aktuator unuk otomatisasi kontrol. Hasil pengujian menunjukkan sistem ini mampu mengoptimalkan suhu pada fase mesofilik 17,8% lebih baik dari metode manual, dengan suhu optimal 35°C dan kelembapan 40-65% dan fase termofilik dipercepat menjadi 5 hari. Sensor PR-3001-ECTHPH-N01 memiliki akurasi tinggi dengan 98,18% untuk suhu, 98% kelembapan, dan 97,63% pH. Koneksi LoRa mampu mencapai 400m dan performa API cukup dengan response time rata-rata 257,142 ms. Tingkat kepuasan pengguna mencapai 90,74% untuk website dan 91,13% untuk aplikasi, menjadikan Dicompos solusi efektif untuk proses pengomposan aerobic. Kata kunci — aerobic, IoT, kompos, otomatisasi, sampah organik.
Sistem Otomatisasi Dengan Pemantauan Data Real-Time Untuk Komposter Digital Berbasis IoT Iskandar, Hari; Hertiana, Sofia Naning; Dwi Sanjoyo, Danu
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan populasi di Kota Bandung menyebabkan lonjakan volume sampah dengan mayoritas berupa sampah organik yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menggunakan metode open dumping. Hal ini memicu emisi gas rumah kaca dan kontaminasi lingkungan. Pengomposan dapat menjadi solusi pengelolaan sampah organik, tetapi metode manual kompos seringkali tidak optimal dari segi waktu dan keberhasilan. Implementasi Internet of Things (IoT) dapat dikembangkan sebagai solusi permasalah sampah tersebut. Sistem Dicompos berbasis IoT untuk otomatisasi dan pemantauan proses pengomposan aerobic melalui aplikasi dan website. Sistem ini menggunakan sensor PR-3001-ECTHPH-N01 untuk mengawasi suhu, kelembapan, dan pH, serta aktuator unuk otomatisasi kontrol. Hasil pengujian menunjukkan sistem ini mampu mengoptimalkan suhu pada fase mesofilik 17,8% lebih baik dari metode manual, dengan suhu optimal 35°C dan kelembapan 40-65% dan fase termofilik dipercepat menjadi 5 hari. Sensor PR-3001-ECTHPH-N01 memiliki akurasi tinggi dengan 98,18% untuk suhu, 98% kelembapan, dan 97,63% pH. Koneksi LoRa mampu mencapai 400m dan performa API cukup dengan response time rata-rata 257,142 ms. Tingkat kepuasan pengguna mencapai 90,74% untuk website dan 91,13% untuk aplikasi, menjadikan Dicompos solusi efektif untuk proses pengomposan aerobic. Kata kunci —aerobic, IoT, kompos, otomatisasi, sampah organik.
Implementasi Monitoring dan Controlling Lingkungan Budidaya Maggot Sebagai Pengurai Sampah Organik Berbasis Machine Learning dan Internet Of Things Dendi Rifqi Hibatullah; Tazkia Rizkiani Putri; Marlia Putri; Sinta Ramadani; Sofia Naning Hertiana; Iman Hedi Santoso
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maggot yang berasal dari larva Black Soldier Fly (BSF) banyak diteliti karena kandungan nutrisinya yang tinggi serta karakteristik biologisnya. Maggot ini berpotensi sebagai sumber protein alternatif untuk pakan ternak, seperti ayam dan lele. Namun, suhu dan kelembapan lingkungan sangat memengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan teknologi Machine Learning untuk memantau dan mengendalikan suhu, kelembapan, serta volume sampah pada media budidaya maggot secara real-time. Sistem ini terhubung dengan aplikasi seluler untuk memungkinkan pemantauan dan pengendalian jarak jauh. Perangkat menggunakan mikrokontroler Raspberry Pi 3B+ dan diprogram dengan bahasa Python. Data dari sensor diproses untuk mengontrol aktuator dan dikirimkan ke Firebase, kemudian ditampilkan dalam aplikasi mobile. Hasil menunjukkan bahwa budidaya dengan sistem IoT menghasilkan bobot 160 gram per 100 maggot, sedangkan metode konvensional hanya 100 gram per 100 maggot. Sensor DHT22 memiliki akurasi 97,06%, dan sensor kelembapan media mencapai 95,67%. Pengujian aplikasi menggunakan metode System Usability Scale (SUS) memperoleh skor rata-rata 74,5 yang menandakan tingkat kebergunaan yang baik. Maggot dengan sistem IoT mampu menguraikan sampah rata-rata 3,43 kg dalam 10 hari, dibandingkan 2,054 kg tanpa IoT. Kualitas layanan (QoS) menunjukkan throughput sebesar 204.795,86 bps, packet loss 0,22%, delay rata-rata 105,03 ms, dan jitter sebesar 6.151,71 ms.Kata Kunci— Black Soldier Fly, Internet of Things, Machine Learning, Mobile Application
Implementasi Perangkat Pemantauan dan Pengendalian Lingkungan Budidaya Maggot sebagai Pengurai Sampah Organik Berbasis Machine Learning dan Internet of Things Marlia putri; Sofia Naning Hertiana; Iman Hedi Santoso
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maggot yang berasal dari larva Black Soldier Fly (BSF) banyak diteliti karena kandungan nutrisinya yang tinggi serta karakteristik biologisnya. Maggot ini berpotensi sebagai sumber protein alternatif untuk pakan ternak, seperti ayam dan lele. Namun, suhu dan kelembapan lingkungan sangat memengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan teknologi Machine Learning untuk memantau dan mengendalikan suhu, kelembapan, serta volume sampah pada media budidaya maggot secara real-time. Sistem ini terhubung dengan aplikasi seluler untuk memungkinkan pemantauan dan pengendalian jarak jauh. Perangkat menggunakan mikrokontroler Raspberry Pi 3B+ dan diprogram dengan bahasa Python. Data dari sensor diproses untuk mengontrol aktuator dan dikirimkan ke Firebase, kemudian ditampilkan dalam aplikasi mobile. Hasil menunjukkan bahwa budidaya dengan sistem IoT menghasilkan bobot 160 gram per 100 maggot, sedangkan metode konvensional hanya 100 gram per 100 maggot. Sensor DHT22 memiliki akurasi 97,06%, dan sensor kelembapan media mencapai 95,67%. Pengujian aplikasi menggunakan metode System Usability Scale (SUS) memperoleh skor rata- rata 74,5 yang menandakan tingkat kebergunaan yang baik. Maggot dengan sistem IoT mampu menguraikan sampah rata- rata 3,43 kg dalam 10 hari, dibandingkan 2,054 kg tanpa IoT. Kualitas layanan (QoS) menunjukkan throughput sebesar 204.795,86 bps, packet loss 0,22%, delay rata-rata 105,03 ms, dan jitter sebesar 6.151,71 ms.Kata Kunci— Black Soldier Fly, Internet of Things, Machine Learning, Mobile Application
Implementasi Monitoring dan Controlling Lingkungan Budidaya Maggot Sebagai Pengurai Sampah Organik Berbasis Machine Learning dan Internet Of Things Dendi Rifqi Hibatullah; Tazkia Rizkiani Putri; Marlia Putri; Sinta Ramadani; Sofia Naning Hertiana; Iman Hedi Santoso
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maggot yang berasal dari larva Black Soldier Fly (BSF) banyak diteliti karena kandungan nutrisinya yang tinggi serta karakteristik biologisnya. Maggot ini berpotensi sebagai sumber protein alternatif untuk pakan ternak, seperti ayam dan lele. Namun, suhu dan kelembapan lingkungan sangat memengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidupnya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan teknologi Machine Learning untuk memantau dan mengendalikan suhu, kelembapan, serta volume sampah pada media budidaya maggot secara real-time. Sistem ini terhubung dengan aplikasi seluler untuk memungkinkan pemantauan dan pengendalian jarak jauh. Perangkat menggunakan mikrokontroler Raspberry Pi 3B+ dan diprogram dengan bahasa Python. Data dari sensor diproses untuk mengontrol aktuator dan dikirimkan ke Firebase, kemudian ditampilkan dalam aplikasi mobile. Hasil menunjukkan bahwa budidaya dengan sistem IoT menghasilkan bobot 160 gram per 100 maggot, sedangkan metode konvensional hanya 100 gram per 100 maggot. Sensor DHT22 memiliki akurasi 97,06%, dan sensor kelembapan media mencapai 95,67%. Pengujian aplikasi menggunakan metode System Usability Scale (SUS) memperoleh skor rata-rata 74,5 yang menandakan tingkat kebergunaan yang baik. Maggot dengan sistem IoT mampu menguraikan sampah rata-rata 3,43 kg dalam 10 hari, dibandingkan 2,054 kg tanpa IoT. Kualitas layanan (QoS) menunjukkan throughput sebesar 204.795,86 bps, packet loss 0,22%, delay rata-rata 105,03 ms, dan jitter sebesar 6.151,71 ms. Kata Kunci— Black Soldier Fly, Internet of Things, Machine Learning, Mobile Application
Implementasi Basis Data Real-time untuk Sistem Monitoring dan Controlling Lingkungan Budidaya Maggot Sebagai Pengurai Sampah Organik Berbasis Machine Learning dan Internet Of Things Sinta Ramadani; Sofia Naning Hertiana; Iman Hedi Santoso
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan maggot sebagai agen pengurai sampah organik sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan seperti suhu dan kelembapan. Penelitian ini merancang sistem monitoring dan pengendalian berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan basis data real-time menggunakan Firebase Realtime Database. Sistem ini mencatat data suhu, kelembapan, serta hasil deteksi visual sampah melalui kamera dan machine learning, lalu menyimpannya secara otomatis ke dalam basis data. Seluruh data yang terkumpul diakses melalui aplikasi mobile, memungkinkan pengguna memantau dan mengontrol sistem dari jarak jauh. Firebase digunakan untuk mendukung sinkronisasi data secara dua arah antara perangkat dan aplikasi, serta memastikan keakuratan dan kontinuitas data selama proses berlangsung. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu menyimpan dan mengelola data secara efisien serta meningkatkan efektivitas budidaya maggot dalam mengolah sampah organik. Kata Kunci— Basis Data, Firebase, Internet of Things, Machine Learning, Mobile Application, Reat-time
Perangkat UCPE Sebagai Solusi SD-WAN Vendor Lock-in Triprayogo, Alvin Riza; Fathurrahman, Wahyu Athief; Hertiana, Sofia Naning; Wahyudi, Andi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vendor lock-in merupakan tantangan utama dalam implementasi Software-Defined Wide Area Network (SD-WAN), di mana pengguna menjadi bergantung pada solusi dari satu vendor. Ketergantungan ini dapat membatasi fleksibilitas sistem, menghambat inovasi, dan meningkatkan biaya manajemen jaringan dalam jangka panjang. Masalah ini mendorong kebutuhan akan arsitektur jaringan yang lebih terbuka dan tidak bergantung pada satu merek perangkat keras. Penelitian ini mengusulkan penggunaan Universal Customer Premises Equipment (uCPE) sebagai solusi terbuka untuk mengatasi masalah vendor lock-in. Solusi ini diimplementasikan menggunakan perangkat lunak SD-WAN open-source, yaitu flexiWAN, yang dijalankan pada dua perangkat uCPE dari vendor yang berbeda: Silicom Cordoba IA3003 dan Advantech FWA-T011. Fokus utama dari studi ini adalah untuk menguji interoperabilitas, performa, dan fungsionalitas dari sistem gabungan ini sebagai fondasi untuk jaringan yang fleksibel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa solusi uCPE dengan flexiWAN berhasil membangun koneksi yang fungsional dan stabil di antara perangkat yang berbeda, dengan performa latensi rata-rata di bawah 15 ms. Meskipun terdapat overhead yang membatasi throughput maksimum, performa transfer data antarperangkat (rata-rata 17-18 Mbps) dianggap memadai untuk kebutuhan operasional. Fitur-fitur utama SD-WAN seperti Zero Touch Provisioning (ZTP), Link Failover, dan firewall juga terbukti berfungsi dengan baik. Penelitian ini memvalidasi bahwa uCPE berbasis open-source merupakan alternatif yang valid dan hemat biaya untuk mendukung solusi SD-WAN yang fleksibel. Kata kunci— flexiWAN, Open-source, SD-WAN, uCPE, Vendor Lock-in.
IMPLEMENTASI SISTEM MONITORING SUHU SMOKED BEEF BERBASIS INTERNET OF THINGS DAN MENGGUNAKAN APLIKASI ANDROID Ahsanuddin, Rafiq Irham; Munadi, Rendy; Hertiana, Sofia Naning
Telkatika: Jurnal Telekomunikasi Elektro Komputasi & Informatika Vol. 1 No. 1 (2021): Desember 2021
Publisher : Perpustakaan Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Smoked beef brisket merupakan jenis kuliner western yang memiliki teknik memasak yang cukup rumit dengan teknik pengasapan yang membutuhkan waktu selama 18 jam. Selama pengasapan suhu nya pun harus diperhatikan agar bisa matang dengan sempurna, suhu nya pun harus tetap dan tidak boleh ada perubahan yang signifikan. Hal tersebut menyebabkan harus nya ada pengecekan suhu di setiap saatnya. Pada penelitian ini penulis merancang suatu sistem dan aplikasi untuk memonitoring suhu pembakaran yang berbasis android. Aplikasi android akan mendapatkan data dari sensor suhu yang terintegrasi dengan NodeMCU. Data dari sensor tersebut akan dikirimkan ke database menggunakan konektivitas wifi. Platform database yang digunakan adalah Platform Internet of Things (IoT) yaitu Antares. Aplikasi android yang telah dirancang akan mengambil data sensor suhu dari Antares. Hasil data yang diambil oleh aplikasi android akan ditampilkan secara real time. Pada hasil penelitian ini menunjukan sistem bekerja dengan baik dan menghasilkan delay terkecil sebesar 0.02689 detik, throughput terbesar sebesar 1575.8 bytes/s dan packet loss terkecil sebesar 0.02145 persen dengan skenario Line of Sight dengan jarak 5 meter. Untuk skenario Non-Line of Sight delay terkecil sebesar 0.02755 detik, throughput terbesar sebesar 1402.2 bytes/s dan packet loss terkecil 0.03394 persen dengan penelitian berada di ruang 1 yang berjarak 9 meter.Kata Kunci: Aplikasi,NodeMCU, IoT,Antares
IMPLEMENTASI FIREWALL MIKROTIK SEBAGAI MARKING ROUTE UNTUK MANAJEMEN JARINGAN MULTI ISP DI CV. NATUSI Assyifavi, Shofia; Hertiana, Sofia Naning; Negara, Ridha Muldina
Telkatika: Jurnal Telekomunikasi Elektro Komputasi & Informatika Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Perpustakaan Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akses internet saat ini sangat tinggi. Hampir di seluruh tempat kerja atau kantor mengintegrasikan internet ke dalam manajemen pekerjaan. CV. Natusi merupakan perusahaan yang menginginkan aktivitas sosial media berbasis video dapat berjalan tanpa mengganggu aktivitas kerja kantor. Namun, CV. Natusi belum dapat mengarahkan trafik tertentu sebagai prioritas seperti konten sosial media video ke ISP tertentu pada sistem multi ISP yang dianggap memiliki kualitas dan kinerja lebih baik dibanding sistem CV. Natusi saat ini.Dalam Tugas Akhir ini telah dilakukan perancangan dan implementasi firewall mikrotik sebagai mark routing untuk jaringan multi ISP untuk jaringan internet di CV. Natusi. Perancangan dilakukan menggunakan tiga skenario pada konten video media sosial dengan melakukan analisis beban data dan analisis kualitas jaringan. kualitas jaringan dilakukan dengan pengukuran QoS yaitu latency dan jitter.Dari penelitian tersebut, marking route diaplikasikan pada mikrotik router yang ada di gedung utama CV. Natusi. Perusahaan ini memiliki 2 ISP yang sama yaitu Indihome. Setelah itu, melakukan analisa beban data dan analisa kualitas jaringan. Pada analisa beban data, skenario firewall mikrotik sebagai marking route memiliki hasil stabil dan sesuai yang diharapkan dibanding skenario lainnya. Firewall mikrotik memiliki kualitas jaringan yang lebih baik dibanding skenario lain, diantaranya memiliki latency 49% lebih kecil dibanding ECMP 1:1 dan 6% lebih besar dibanding ECMP 1:2. Pada jitter, memiliki hasil lebih kecil 9% dibanding ECMP 1:1 dan 41% dibanding ECMP 1:2. Dapat disimpulkan performa dari skenario firewallmikrotik sebagai marking route memiliki hasil yang lebih baik dibanding skenario lainnya.
Analisis Performansi Load Balancer Menggunakan Zevenet dan Haproxy pada Tiga Web Server Ghifary, Prasydha A; Hertiana, Sofia Naning; Irawan, Arif Indra
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Server merupakan layanan pada client pada sebuah jaringan. Untuk membuat satu server dibutuhkan penyimpanan kapasitas besar sehingga biaya yang dibutuhkan untuk membuat server tergolong mahal, untuk meminimalisir biaya adalah membuat server virtual namun dibutuhkan aplikasi hypervisor/virtual machine. Load Balancing adalah kondisi dimana saat server atau aplikasi menerima traffic dari luar maka Load Balancer akan membagikan traffic tersebut ke server yang tersedia. Dari hal di atas, maka peneliti melakukan < analisis performansi load balancing menggunakan Zevenet Load Balancer dan HAproxy pada web server =. Peneliti mengembangkan dari jurnal sebelumnya, pada jurnal sebelumnya menggunakan dua buah server, peneliti menggunakan tiga buah server untuk analisa dan performansi antara Zevenet dan HAproxy pada algoritma round robin dan least connection pada hypervisor/Virtual machine. Pada pengujian dengan algoritma round robin pada 5 parameter, HAproxy dan Zevenet mendapatkan selisih nilai rata rata sebesar 10% CPU usage, 40 M Memory usage, 8,362 ms Time per request, 267,28 kb Transfer rate dan 9,239 s Time taken for test. untuk pengujian algoritma least connection selisih nilai rata rata yang didapat HAproxy dan zevenet adalah 16% CPU usage, 45 M Memory usage, 6,600 ms Time per request, 238,47 kb Transfer rate dan 6,713 s Time taken for test.Kata kunci— web server, hypervisor/virtual machine, load balancing, zevenet load balancer, HAproxy
Co-Authors Abu Riza Sudiyatmoko Abu Riza Sudiyatmoko, Abu Riza Achmad Rizal Achmad Rizal Danisya Adi Arief Wicaksono Adit Kurniawan Afrimadani, Salsa Nabilla Ahsanuddin, Rafiq Irham Ajisaka, Tito Alfian Firdaus Darmawan Alfonso Jan Primus Ari Putra Andi Wahyudi Arif Indra Irawan Arkaan , Annastya Azhar Assyifavi, Shofia Astuti , Sri Astutia, Sri AT Hanuranto Ayu Nurdiana, Fitria Bachtiar, Moch. Aril Bagus Aditya Basuki Rahmat Baswara, Muhammad Raihan Cahyo, Nathanael Dwi Cendika Deby Hartanta Danila, Irgi Faisal Putra Danu Dwi Sanjoyo Dendi Rifqi Hibatullah Depa Panjie Purnama Dicky Rahadian Dinata, Ericha Septya Dwi Sanjoyo, Danu Erna Sri Sugesti Fadhlul Wafi Siddhi Fahry Adnantya Faishal Yusuf Baqir Fardan Fardan Fathurrahman, Muhammad Rinaldy Fathurrahman, Wahyu Athief Fauzi, Fadhillah Padmanaba Favian Dewanta Febri Surya Hadi Fitria Ayu Nurdiana Ghifary, Prasydha A Haidlir Achmad Naqvi Harimasari, Dafadil Fitra Hedi, Iman Hendrawan Hendrawan Hezron Eka Lattang Ibrahim, Raymond Icha Nurlaela Khoerotunisa Ihsan Aris Saputra Ilhamsyah, Muhammad Iman Hedi Santoso Indrarini Dyah Irawati Iqbal Firda Rusdiansyah Iskandar, Hari Istikmal Kris Sujatmoko Kurniawan, Bintang Leanna Vidya Yovita M., R. Rumani Malik, Fikry Maulana Mangkudjaja, Rumani Marlia Putri Muhammad Atalarik Syach Ajay Mulyana, S.T., M.T. , Asep Nicholas Teja Pratama Noor, Alfarabi Ivandi Nur Iftita Nyoman Bogi Aditya Karna P, Muh Naufal Setiawan Putra, Daffa Naufal Putri, Michelle Ananda R. Rumani M. R. Rumani Mangkudjaja Ratna Mayasari Rendy Munadi Ridha Muldina Negara Ryanda Pratama HP Salihima, Sulhan Syahli Salwa Aulia Farida Y Saputra, Ihsan Aris Saputra, Maulana Reza Satria Akbar Mugitama Sinta Ramadani Sri Astuti Subagyo, Lutfi Bramantio Sugito Sugito - Sugondo Hadiyoso Sussi Taqwiim, Muhammad Ahsani Tarigan, Muhammad Fahri Taufiq , Achmad Tazkia Rizkiani Putri Tiko Hadi Prabowo Tody Ariefianto Wibowo Tri Brotoharsono Triprayogo, Alvin Riza Udjianna Sekteria Pasaribu Veby Riza Fransiska Wardana, Fareza Arya Xavier Samuel MFP Zufar Dhiyaulhaq